SoG4iGVrlm2d0xVc7TbcWuGl8F4PkcCzhtCrmamZ

Surat Untuk Jakarta

Monas Jakarta
 

Jakarta, apa kabarmu hari ini?

Semoga tetap semangat ya

Meskipun tidak mudah untuk selalu menjaga asa di tengah gempuran gegap gempita nyinyiran kaum julid

 

Yang memberi koreksi tanpa mau untuk berinteraksi apalagi memberi sedikit arti 

 

Ada juga yang ikut memberi kontribusi sekedar ingin dicatat agar ikut terlibat dan  dibilang berprestasi


Monas Menjelang Senja
 

Jakarta tetap semangat ya..

Kota yang katanya lebih kejam dari ibu tiri...

Tapi selalu saja banyak yang datang untuk mencari rejeki

Atau mampir, singgah sejenak sekedar untuk menenangkan hati, mencari pasangan hingga menemukan jati diri

 

Ah..Jakarta... engkau dengan pesona dan kontroversimu

 

Dibangun dan ditata dengan sedemikian rupa untuk mempercantik tampilanmu

 

Sehingga semakin banyak yang tertarik dan datang untuk mengadu nasib 

 

Kota yang semakin hari semakin ramai, penuh sesak dari pagi hingga sore hari bahkan hanya berkurang ketika malam tiba

 

Kota dimana setiap orang dapat hidup untuk sekedar mencari makan hingga saling memakan

 

Ah Jakarta engkau dan kontroversimu semakin menarik

 

Tidak membuat orang semakin  menjauh  tetapi  penasaran untuk mendekat

 

Beberapa bilang Jakarta semakin macet tapi tahukah kalian jumlah kendaraan yang lewat semakin meningkat

 

Banjir juga kerap hadir, tapi masih saja pada enggan untuk menyinggkir

 

Salahkan sana sini padahal perilaku diri juga masih perlu untuk dibenahi

 

Jakarta, kota macet, kota bisnis, kota wisata, kota... sebut saja sesuka mu

Tetap tidak akan mengubah pesona jakarta yang selalu menarik untuk dikunjungi

 

Pasar Tanah Abang, Pasar pagi, Pasar Modern, Pasar Sore, Pasar Tumpah.. tinggal pilih semua ada di Jakarta

 

Pasar yang murah meriah hingga pasar yang mewah sumringah...  semua tersedia

 

Ancol, Ragunan, dan Monas mulai dari wisata ringan hingga wisata bersejarah

 

Berdoa
Berdoa (sumber dari Pexels dot com)


Klenteng, Pura, Mesjid Istiqlal juga Gereja Katedral membuktikan bawa Jakarta tidak melupakan Tuhan Yang Maha Kuasa dan memberikan ruang warganya untuk beribadah juga berkomunikasi kepada sang pencipta

 

Ah Jakarta... tetap semangat ya 

Selalu menjadi tempat terbaik meskipun hanya sekedar untuk mencurahkan cerita curhat

Tempat mampir sejenak kala hati sedang penat

Tempat mencari sesuap nasi agar sekedar tidak mati

 

Apapun yang akan mereka katakan nanti, tetaplah berbenah dan memberikan yang terbaik Jakarta

 

Sejatinya banyak yang hanya akan sekedar singgah, menikmati keindahanmu lalu kembali melanjutkan perjalanannya

 

Tetap semangat Jakarta-ku

Related Posts
Kornelius Ginting
Orang Baik Rejekinya Juga Baik

Related Posts

Posting Komentar