SoG4iGVrlm2d0xVc7TbcWuGl8F4PkcCzhtCrmamZ

Sistem Antrian Online dan Offline di RSCM

(Ilustrasi) Taman di seberang RSCM Jakarta Pusat 


Dua hari sebelum hari ini mencatat detil kunjungan tanpa menggunakan antrian online. Dan memang selama ini menggunakan sistem ini, tapi tidak mencatat detil-detilnya. 


Sistem Antrian Manual (Offline)
Tepat pukul 06.00 wib pagi, sudah tiba di antrian pasien rawat jalan untuk memgambil nomor antrian, bayangin jam 6 itu sudah dapat antrian yang ke 138. Pernah juga sampaindi Rumah Sakit Cipto Mamgunkusumo (RSCM) jam 7 pagi, nomor antrian sudah 199. Ini baru nomor antrian dibawah ya, mereka menyebutnya SEP  (Surat Elegibilitas Peserta) kenapa juga bukan pasien ya, padahal kan yang datang ke sini adalah pasien yang mau berobat bukan peserta yang mau mengikuti lomba (entahlah). 




Selesai dari sini (antrian SEP) lalu pasien di bagi-bagi merujuk ke poli yang dituju. Di poli pun kembali harus mengambil nomor antrian. Namun antrian kali ini adalah untuk masuk ke dokter. 

Dan antrian kali ini adalah tidak kalah uniknya menurut saya. Mungkin jumlah angkanya kecil tapi tidak kalah lama dengan yang jumlahnya banyak. Pengalaman kami sendiri, nomor antrian di bagian Bedah Digestif 033 membutuhkan waktu hampir 4 jam baru masuk ke ruang dokter. Sementara di bagian Gastroenterologi, nomor antrian 007 pun tidak kalah, setidaknya hampir 3 jam.




Intinya dengan sistem antrian manual tidak online waktu antrian SEP dan Poli hingga selesai hampir butuh waktu setengah hari (6 jam) masuk antri jam 6 pagi selesai sekitar jam 12 siang (bahkan seringan lebih).


Sistem Antrian Online. 
Yang membedakannya adalah pertama kalian harus melakukan download (unduh) aplikasi RSCM Online di playstore untuk smartphone android. Saya sendiri sempat gagal beberapa kali instal aplikasi ini (rupanya memang beberapa hari lalu sempat ada gangguan di aplikasi mereka). Lalu lakukan pemesanan janji di aplikasi dengan sebelumnya memasukan nomor rekam medis dan tanggal lahir kalian dan keluar secara otomatis nama kalian disana. 

Tampilan aplikasi RSCM Online 


Masukan tanggal rencana kalian untuk berkunjung, tanggal hanya bisa minimal dimasukkan 2 hari sebelum kunjungan dan hitungan hari kerja plus termasuk untuk poli yang buka. Contoh, Poli Anastesi kita mau datangi hari Jumat, maka kita sudah harus pesan di hari Rabu sebelumnya, tidak bisa di hari Kamis. Itupun kalau Poli Anastesinya buka kalau tidak buka maka akan muncul notifnya. Tapi semakin jauh harinya semakin tidak masalah sepertinya (tapi ini belum saya lakukan uji coba ya). 

Bukti untuk mencetak SEP di mesin


Selesai dengan langkah instalasi, pada saat hari kedatangan (janji temu) kalian harus ke anjungan  mesin mereka di bagian pendaftaran untuk melakukan print out lembar pendaftaran. Di sini letak perbedaanya, kalau manual harus antri dari jam 5 dan loket baru buka jam 7 (itupun saya datang jam 6 sudah kebagian nomor 138). Kalau di aplikasi, datang jam 6 masih 4-5 orang yang antri di depan mesin cetak (ada 4 mesin cetak/komputer), dan selesai cetak langsung tunggu didepan poli yang bersangkutan. Ga harus nunggu sampai buka pendaftaran jam 7, selesai di sana, ambil nomor ke bagian poli kembali.


Alhasil, waktu antrian terpotong sangat banyak. Dan lebih cepat antri di depan poli.


♡♡♡♡♡
Tapi tetap saja namanya pasien BPJS, banyak-banyak berdoa saja, meskipun sudah cepat datang, terkadang dengan membludaknya pasien, sistem antrian suka kacabalau apalagi ditingkahi perawat atau petugas yang masih suka leyeh-leyeh atau malas-malasan menangani pasien.


Sebab sepengalaman kami, di Poli tertentu cepat pelayanannya sebut saja Poli Anastesi, jam 7.30 buka antri jam 9.00 sudah selesai ditangani dokter. Dan lanjut ke Case Manager (ini bagian yang menentukan kapan sebuah tindakan akan dilakukan) , hampir 2 jam menunggu, dan ketika dipanggil hanya dinyatakan menunggu (akan ditelp) sampai petugas yang sedang cuti datang. Kami bisa apalagi selain mengikutinya.


Tapi memang dengan adanya sistem antrian menggunakan aplikasi memotong waktu antri di bagian SEP bawah dan antrian Poli karena masih sedikit yang paham dan mau menggunakan aplikasi. 


Saya juga jadi bingung, berharap supaya semua ngerti dan menggunakan aplikasi biar mudah, etapi nanti malah sistem aplikasi mereka yang error kalau belum siap. Atau tetap membiarkan keadaan seperti ini, tumpukan antrian mengular baik dibawah, di poli dan dimana-mana. Dan yang bisa menikmati dan memanfaatkan teknologi jadi sepertinya menikmati keuntungannya (sedih juga sebenarnya, kok ga seragam ya). 


Tapi mau bagaimana lagi.
Related Posts
Kornelius Ginting
Orang Baik Rejekinya Juga Baik

Related Posts

100 komentar

  1. Beberapa bulan lalu papa mertua saya kontrol ke RSCM, tapi masih daftar manual. Ya Allah, kalo tahu udah ada yg online gini, duuh kasihan si papa udah 60 tahun lebih usianya. Makasih infonya bang. Buat next time harus diinfokan nih ke papa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup.. luamayan menghemat waktu dengan antrian on line ini

      Hapus
    2. Pak kalau pasien baru bagaimana ya daftar online nya

      Hapus
    3. Untuk pasien baru harus daftar offline dulu.. datang ke rscm secara manual utk mendapatkan nomor rekam medis perdana

      Hapus
    4. Gedung apa ya klo mau daftar pertama.. Saya mau ke poli mata.. Dapet rujukan ke rscm

      Hapus
    5. Pengalaman kami dahulu...Daftar dulu di gedung utama nanti semua di bagi2 berdasarkan poli yg dituju..

      Hapus
    6. Saya mau tanya... Apakah pendaftaran pasien baru dengan bpjs di gedung urjt? Dan apakah harus antri jam 5 untuk ambil no antrian juga.. Apa ada antrian pendaftaran pasien baru sndiri?

      Hapus
    7. Kalau URJT belum tahu juga apakah harus ke gedung utama dahulu atau langsung . Baiknya telp langsung ke informasinya kak biar lebih jelas 🙏🙏

      Hapus
    8. izin bertanya pak, nomor rekam medis akan kita dapatkan apabila telah mendaftar offline dan selesai berkonsultasi di poli ybs ya pak? jika mendaftar offline dan belum berkonsultasi, tidak akan mendapatkan nomor rekam medis, apa benar begitu?

      Hapus
    9. iya.. untuk perdana harus offline terlebih dahulu.. baru berikutnya bisa daftar secara online

      Hapus
  2. harusnya teknologi itu memudahkan kita ya. tapi kalau mental petugas kesehatan masih malas, ya sama juga bo'ong

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener kak..saat ini masih banyak yg belum sejalan... apps nya bagus.. petugas pendukungnya ga support

      Hapus
  3. emang di rumah sakit nggak ada papan-papan pengumuman gitu tentang keberadaan sistem antrian online? Kali aja mereka yang antri offline itu karena nggak tahu kalau ternyata ada sistem online nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyak papan nya kak.. tapi kan pasien yang berumur dan ga familiar dengan apps sedikit

      Hapus
  4. Sayang sekali kalau ternyata belum semua pengunjung RSCM mengetahui teknologi ini. Semoga pihak rumah sakit juga bisa mengembangkan teknologi ini hingga antrian panjang tidak terjadi lagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener kak... antrian panjang menyebalkan .. semoga dengan apps ini bisa mengurangi antriannya yg terjadi

      Hapus
  5. Terutama pasien sepuh memang engga biasa ya pakai apps. Kecuali yg mengantar alert. HP nya hrs android dong? Semoga sistem antrian gini semakin rapi ya, dan nyambung dng medrec di RS.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener kak..pendampingnya yg harus allert...dan memang android yg banyak diunduh, tali sepertinya aple juga support (kayaknya)

      Hapus
  6. sistem antrian online saya kira bisa menguntungkan calon pasien, karena dengan demikian pasien bisa menunggu di rumah. semoga ke depannya makin bagus, dan SDM juga bisa menyesuaikan diri...

    BalasHapus
  7. wah keren sistem antrian online dan offilen dii RSCM.. sepertinya semakin di permudah akses pelayananyaa dan perizinan untuk mendaftar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beberapa bagian dipermudah memang dengan kehadiran aplikasi tapintetap harus didukung dengan sdm yg berkualitas

      Hapus
  8. Wah aku baru tahu sekarang di RSCM ada sistem antrian online dan offline kayak gini
    Jaman dulu sekitar tahun 2007 - 2008 saat aku masih rutin ke sana belum ada kayak gini

    Semoga makin baik ya sistemnya
    Dan memudahkan para pasien yang ingin berobat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayaknya ini inovasi terbaru mereka kak...memudahkan pelayanan bagi pasien

      Hapus
  9. Nah ini juga cerita bulanan dari orang tuaku bang, mereka kan rutin konsul pake BPJS. Jadi aku familiar banget pas baca topik ini. Dan memang antrian online or via telepon itu bener-bener memangkas waktu antri sih karena didahulukan dibandingkan yang go show pake antrian offline.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener kak..sekarang zamannya aplikasi..semoga ke depannya semakin dimudahkan ya

      Hapus
  10. Sistem antri online sangat memudahkan pasien. Saya selalu menggunakannya saat periksa. Aplikasinya saya instal hanya jika butuh saja. Wkwkwkwk

    Bagaimana lagi... Antri online itu lebih sedikit pengantrinya, kalau di kota saya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Samaan di Jakarta juga serupa kak... habis kalau diinstal trus ga dipakai..lumayan space kuota internal yang terpakai ya kak . .

      Hapus
  11. Salah satu kenikmatan pasien BPJS, adalah antriannya yg luar biasa. Untungnya ada antrian online begini, lumayan sih mengurangi antri. Soalanya aku udah biasa juga klinik buka jam 8, jam 6 udah d rumah sakit antri. hahaha

    BalasHapus
  12. Mungkin lebih ke sosialisasi terlebih dahulu ke masyarakat dalam penggunaan aplikasi tersebut.
    Mungkin sebagian orang sudah mengetahui tapi kurang paham cata menggunakannya.
    Semoga next lebih baik lagi ya, dalam pelayanan

    BalasHapus
  13. Sekarang apa-apa udah dimudahkan dengan teknologi ya. Sampai-sampai antrian untuk konsultasi dokter pun bisa pakai online. Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kak.. antrian untuk konsultasi ya.. bukan konsultasi online dengan dokternya

      Hapus
  14. Pelayanan di RSCM makin dimudahkan ya kak.. jadi makin mudah kalo mau berobat.

    BalasHapus
  15. Nah iya begitu, yang bikin antrian lama sebetulnya pelayanannya. Sebab meski pasien penuh, ya itu perawat kadang-kadang sukanya leyeh-leyeh aja. No offense ya, maaf kalo ada yang tersinggung, soalnya punya pengalaman juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener,, saya juga punya pengalaman buruk. Dilempar sana sini, dan pegawainya rata2 jutek kalau ditanya.

      Hapus
    2. Untuk saat ini begitulah keadaannya kak.. suka tidak suka ga ada pilihan lain. . . Kemarin saya telan bulat2 itu semua... suster yg jutek, dokter yg jutek... tapi tetap ada juga kok dokter yang baik dan suster yang melayani dengan hati...

      Hapus
  16. kejadian nunggu menunggu ini juga terjadi wkt saya berobat ke dokter gigi, saya sudah tanya ke suster klau sedang sakit demam apakah masih bisa dilakukan tindakan, suster malah berkata saya harus menunggu, pas sampai di ruang dokter, saya diminta pulang karena sedang demam dan ga bisa dilakukan tindakan apa2. Waktu 4 jam menunggu yang sia-sia

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yah...emang terkadang dibutuhkan kesabaran yang luar biasa kak, bahkan ketika sedang sakit pun

      Hapus
  17. naaah emang sudah seharusnya ya segala bidang itu melek teknologi. dengan adanya antrian online ini bisa memudahkan sistem antri di rumah sakit! coba deh bayangin lagi sakit terus harus disuruh antri lamaaaa banget yaampun :(
    untungnya skrg hidup dipermudah dengan teknologi semacam ini.. semoga bisa terus ditingkatkan lagi kedepannya.. aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin....sehat sehat kita semua kak... dsn dijauhkan dari sakit penyakit ya

      Hapus
  18. Praktis nih pendaftaran secara daring. Memangkas waktu antrian. Semoga SDM RS cepat tanggap terhadap teknologi baru ini. Setidaknya pemerintah pusat sudah ada kemauan untuk memperbaiki sistem antrian yang sangat menyita waktu pasien ini. Tapi saya juga daftar di RS swasta juga berjam-jam, pernah daftar dari sore. Baru selesai jam 10 malam lebih. Karena antrian pasian sangat banyak. Maklum, dokter spesialis terkenal. Padahal sudah daftar lewat telepon.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau swasta biasa kalau udah terkenal..sementara yang RS Negri.. biasa anak bangsa sendiri... (eeeh)

      Hapus
  19. eror/bug dalam sebuah aplikasi adalah hal yang biasa, tapi bukan error yang nyeleneh :D saya yakin aplikasi yang developer buat bagus kalo ditangani swasta tanpa ada plat merah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hmmmm... teknis beginian belum paham mas.. semoga teknisi yg paham bisa melakukan maintenance update aplikasi2..kyk yg di android2 gitu

      Hapus
  20. Tapi sistem online hanya bisa untuk peserta bpjs yg udh pernah berobat di rscm ya? Kalau pasien rujukan baru apakah harus manual dulu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya utk peserta baru harus mendapat nomor rekam medis terlebih dahulu.. baru berikutnya dapat menikmati layanan antrian on line...

      Hapus
    2. Baik, terimakasih byk utk infonya.

      Hapus
  21. Ini pasien rujukan baru ke bagian mata ko supaya dapet nomer nya susah banget yaa, masa udah di rscm jam setengah 5 pagi nomer nya udah abis, ini gmna yaa, minta saran nya dong mas" dan mba" nya yg udh berpengalaman, terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau via aplikasi harus 2 hari sebelum datang mas/mba. Dan hari kerja.. eg.. mau datang hari rabu hari senin harus sudah dapat antrian di aplikasi.. kalau mas/mba nya datang langsung.. setengah 5 biasanya belum banyak coba tanya satpamnya jangan2 ada gangguan nomor antrian.. kalau masih banyak juga.. minta saran sama satpam bagaimana baiknya

      Hapus
  22. Untuk pertama kali datang ke RSCM apakah bisa daftar online? Soalnya belum punya kartu berobat (nomor rekam media)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau pertama kali ga bisa kak..harus manual dulu biar dapat nomor RM nya

      Hapus
  23. Malam , mau tanya h-2 sebelum hari h,jam berapa pendaftaran online di buka ya saya daftar jam 00.45 kok belum bisa , mohon info kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Biasanya kalau seperti itu lagi ada trouble aplikasinya atau quota sudah penuh . . Baiknya datang lebih awal saja...

      Hapus
  24. Kenapa ya kak susah sekali masuk ke pendaftaran online?selalu quota penuh pdhl tertera h'2 br bisa daftar

    BalasHapus
  25. Kak saya mau daftar online ke kirana poli anugrah , pas di cari poli anugrah kok tidak ada yah, apa pasien anugrah tidak bisa daftar online?? Mohon pencerahannya, Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harusnya bisa ya kak... coba telp cs nya (sapa tau ada trobel dgn aplikasinya) atau ambil manual dahulu nomor antriannya dan sekalian ditanyakan

      Hapus
  26. klo jadi pasien BPJS emang harus sesabar itu sihh. sekarang sudah tidak bisa daftar manual karena COVID, eh daftar online juga bukan harus H-2. bahkan sampe sebulan sebelumnyaa. Itu pun belum tentu dapet.
    Yaampun kasian yang sakit, harus nunggu. Begitu sampai sana ngantriiiii. Sebelum daftar manual dihapus, saya datang jam 3 pagi buat naruh nama di warung. Jam 5 dapet antrian. jam setengah 9 baru masuk. Jam setengah 2 siang baru bisa bertemu dengan dokter. Lautan manusia depan poli. Sampai duduk di lantai...... Sehat-sehat ya kita semua. Aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget seperti kenyataannya, antri, ribet dan penuh sesak lautan manusia...tapi mau apalagi secara ini RSCM rujukan terbesar se jabodetabek bahkan ada yg datang juga dari luar pulau Jawa.... namun buat saya kalau ada trobel dgn aplikasi saya infokan ke mereka agar mereka tahu dan melakukan perbaikan (itu sich harapan saya kak)

      Hapus
  27. Bang saya dari rs awalbros batam di rujuk ke rscm bisa gak ya adek saya yang daftarkan buat ambil nomor rekam medis setelah dapat nomor antriannya baru saya datang ke rscm

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa bisa aja... asal bisa main kucing2an sama petugasnya. . . Asal bawa surat rujukan asli dan pandai ngejelasin ke petugas jika ditanya.. kalau ga ditanya diem2 aja ya

      Hapus
  28. Bang, semenjak covid rujukan manual kan di tutup.. Nah ini status rujukannya ke IGD apa tetep gak bisa ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Assalamualaikum ...mw tanya bsok berobat daftar online sekarang bisa g....

      Hapus
    2. Ga biisa kak... harus 2 hari sebelum waktu kunjungan

      Hapus
    3. Kalau IGD berbeda mas....coba ditanyakan langsung ke admin IGD nya ya

      Hapus
  29. Assalamualaikum mw tanya bsok saya dirujuk ke rscm poli mata bisakah daftar secara online bpjs

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ga bisa mas, karena on line bpjs harus dua hari sebelumnya daftar secara online

      Hapus
  30. Bang mau tanya, untuk pasien baru proses pendaftaranya gimana ya trus apakah benar sekarang dibatasi/kuota perharinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau pasien baru harus dafar manual dulu.. dan usahakan datang lebih awal (lebih pagi) biar masih kebagian ...

      Hapus
    2. Kalau pendaftaran baru pasien harus ikut ?

      Hapus
    3. Pasien harus ikutlah kan sekalian menuju poli yg dituju utk pemeriksaan....

      Hapus
  31. Bang mau tanya.. udh daftar online.. nah nanti yg bikin SEP nya 2 jam sebelum waktu kunjungan gimana ya bang blum ngerti..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan 2 jam sebelum.waktu kunjungan kak... usahakan datang sepagi mungkin... lalu nanti cetak SEP di mesin atau kalau bermasalah biasanya di bantu petugas... saya seringnya dibantu petugas kak..

      Hapus
  32. semoga layanan online pendaftaran RSCm semakin baik ya baik dari user, pelayanannya sampai aplikasinya biar lebi mudah dan cepat juga ya bang

    BalasHapus
  33. Pendaftaran pasien baru offline sudah bisa kah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau pasien baru..memang harus daftar offline dulu kak dan biasanya lancar2 aja... baru berikutnya bisa online

      Hapus
  34. Saya pasien lama di RSCM KIRANA cm tgl rujukan saya hr senen bsk tgl 21 /1)2/20)20..saya daftar online ternyata penuh..apa sayahrs daftar offline mksh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya dan usahakan lebih pagi kak.. hari senin dan offline biasanya lebih banyak

      Hapus
  35. Kl pasien baru bs ga daftar lgsg di online atau aplikasinya? Tp no rekam medisnya blm pnya, apakah bisa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Utk perdanna ga bisa on line tapi offline dulu utk mendapatkan nomor rekam medis

      Hapus
  36. Siang pak, saya mau tanya..ibu saya kan baru pertama kali di rujuk ke rscm, klo saya dtg duluan pagi2 utk dftar apakah bs? Nanti ibu saya dtg aga siang krn kasian klo ikut ngantri dr subuh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya bisa...taapi jadi bolak balik ya.. ga pa pa juga sich kalau rumahnya dekat

      Hapus
  37. Kalau sebelumnya udah pernah di RS Kencana, terus mau daftar online di Kiara, bisa ngga ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo kak.. maaf slow respon ya ... seharusnya kalau sudah terdaftar dan memiliki no rekam medis di rscm bisa daftar online ya

      Hapus
  38. Pa, sy mau tanya, Senin nanti anak sy dpt jadwal anastesi dan swan PCR .Apakah bs dftr online d hari Sabtu besok?
    Dan untuk alur pendaftaran anastesi hrs dr mana kemana dulu? Dan untuk swan pcr disana hasilnya brp lama ? Dijadwalnya hari Selasa itu MRI.
    Kami sdh 3x kesana, dan selalu g keburu anastesi dikarenakan menunggu antrian dokter yg lama, padahal dpt no antrian 3 kemarin. Tapi tetep masuk k ruang dokter jam 11.45
    Terimakasih sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. kak lilih, usahakan datang lebih awal dan banyak bertanya ke petugas yang ada.. biasanya informasi tervalid didapatkan dari mereka

      Hapus
  39. Mau nanya bang..rscm kencana apa bisa pake bpjs ya..soalnya saya pasien yg dirujuk dari rs adam malik ke rscm,tp saya baca baca di beberapa vlog ,rscm kencana tdk bisa pake bpjs..mohon info lebih lanjut nya bg..terimakasih sebelumnya

    BalasHapus
  40. ijin untuk bertanya....dari endokrin anak kalau sudah dewasa pemeriksaan lanjut ke poli apa ya....karena ngga ada endokrin dewasa...terimakasih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. baiknya ditanyakan langsung dengan dokter yang bersangkutan kak sebagai pihak yang ahli dan berkompeten,

      Hapus
    2. Maaf kak mau bertanya,,kakak saya mau berobat ke RSCM mengenai keluhan saraf kejepit itu ke poli mana ya,,,apakah bisa pakai BPJS

      Hapus
  41. Kak mau tanya apakah setiap kunjungan ke rscm harus selalu antri untuk dapat no Antrian padahal kita pasien lama terima kasih sebelumnya

    BalasHapus
  42. Ka mau tanya saya kan mau kontrol ketiga di hari Selasa kalo daftar online nya Minggu bisa gak ya.terus kan aplikasi nya di pegang kakak saya kebetulan kakak saya Selasa tidak bisa nganter karena gak bisa ijin lagi dari kerjaan nya,cuma dia tetap yg daftarin,nanti kode nya untuk ngantri di mesin cetak no antrian di kasih ke saya kode nya bisa kan yah ka

    BalasHapus
Untuk Sementara Pesan di Moderasi....
Menghindari Beberapa konten2 yang negatif ...
Berfikir yang Baik dan tinggalkan jejak yang baik..
Terima kasih