Kenali Cara Mencuci Tangan Yang Baik Dan benar.


7 langkah cuci tangan
Ilustrasi Dok pri 

Saat ini negara kita memasuki masa sulitnya. Masa perubahan musim belum selesai, penyakit pun mengintai, terlepas dari itu semua wabah virus   Covid 19 melanda Indonesia juga dunia. Salah satu untuk melawan penyakit yang sedang melanda ini sebenarnya sangat mudah yaitu sering dan rajin untuk mencuci tangan. Tapi kita harus tahu 6 langkah cucitangan yang baik agar dapat efektif membunuh kuman. 

Wabah yang melanda jangan juga membuat kita panik  berlebihan tapi jangan juga sampai lengah. Terutama anak-anak kita perlu diajarkan akan pentingnya menjaga kebersihan melalui cuci tangan yang baik dan benar. 

Mengapa anak-anak? Karena anak-anak termasuk dalam golongan yang rentan terhadap infeksi kuman. Daya tahan tubuh yang masih berkembang, kurangnya kesadaran akan pentingnya kebersihan, serta lingkungan anak bermain memungkinkan berbagai kuman menempel dan masuk ke tubuhnya. 

Tidak berhenti disana,  umumnya anak-anak juga memiliki rasa penasaran yang tinggi. Mereka senang menyentuh, membawa, bahkan memasukkan sesuatu yang mungkin terinfeksi ke dalam mulutnya. 

Ini adalah penyebab dari anak-anak yang sering mengalami pilek, flu, atau diare. Masa penuh rasa ingin tahu yang dilalui anak-anak tersebut perlu diimbangi dengan pengetahuan langkah cuci tangan yang tepat, agar risiko infeksi bakteri dapat dikurangi. Berikut langkah cuci tangan yang tepat menurut Kementerian Kesehatan.

6 Langkah Cuci Tangan Sesuai Anjuran Kemenkes

Upaya mencuci tangan yang baik dan benar sesuai dengan anjuran Menkes  memang terdengar sepele, namun sangat efektif menghindarkan anak dari infeksi kuman penyebab penyakit seperti diare pada anak, cacingan, pilek, meningitis, hingga hepatitis. Pastikan kita sebagai orang tuanya  mengajarkan langkah cuci tangan yang tepat padanya, agar ia tak rentan terkena penyakit yang disebabkan oleh bakteri.

6  langkah cuci tangan sesuai anjuran Kementerian Kesehatan yang perlu kita ajarkan kepada anak. Namun, sebelum memulai langkah cuci tangan, pastikan dulu kita dan keluarga sudah membasahi tangan dengan air mengalir. Sebaiknya kita tidak mencuci tangan dengan air yang sudah didiamkan dalam wadah, karena umumnya sudah terkontaminasi oleh bakteri. Dilanjutkan dengan menuangkan 1-2 pompa sabun cuci tangan. Jangan terlalu berlebihan, perkirakan hingga setidaknya dapat menghasilkan busa yang cukup. Lalu, lanjutkan dengan langkah-langkah berikut ini:

1. Gosok Telapak dengan Telapak

Telapak tangan juga adalah bagian utama yang bersentuhan dengan benda dan sumber kotoran. Saling gosokan telapak tangan yang satu dengan telapak tangan lainnya untuk menghilangkan bakteri. 
Bagian telapak tangan ini bisa jadi mengandung banyak kuman dan bakteri. Saat kita sedang berkeringat, keringat bisa berkumpul di telapak tangan. Jika dibiarkan, bakteri atau kuman yang menempel bisa terus berkembang biak. So saling menggosokan telapak tangan dengan telapak adalah langkah pertama. 

2. Gosok Telapak Kanan di Atas Punggung Tangan Kiri & Sebaliknya

Langkah berikutnya adalah membersihkan punggung tangan. Punggung tangan ini juga berpotensi menyimpan kuman dan kotoran. Membersihkan  punggung tangan juga tak boleh dilewatkan saat  sedang mencuci tangan. Salah satu cara untuk membersihkannya, kita dapat  menggosok punggung tangan kiri dengan telapak tangan kanan. Sebaliknya, punggung tangan kanan dibersihkan dengan cara digosok menggunakan telapak tangan kiri. Mudah bukan.

3. Gosok Telapak & Telapak, Dengan Jari Saling Terkait


Langkah ini dilakukan untuk membersihkan kotoran atau bakteri yang ada di sela-sela jari. Rapatkan kedua telapak tangan, lalu saling kaitkan jari layaknya orang tengah berdoa. Selanjutnya, saling gosok sela-sela jari tersebut. 


ilutsrasi dari pixabay(dot)com


4. Putar Punggung Jari di Atas Telapak

Langkah selanjutnya adalah memastikan agar bagian punggung jari juga ikut dibersihkan dan dapat terkena busa sabun secara maksimal. Dilangkah ini kita hanya perlu meletakkan punggung jari tangan kanan di atas telapak tangan kiri dengan posisi saling mengunci. Dilanjutkan dengan  memutar-mutarkan punggung jari tersebut di atas telapak tangan. Lakukan hal yang sama untuk tangan sebaliknya.  

5. Jempol Kanan Digosok Memutar oleh Telapak Kiri & Sebaliknya


Langkah ke lima ini dilakukan untuk memastikan bahwa kuman dan kotoran yang ada di sekeliling jempol ikut terbilas. Sela-sela jempol adalah bagian yang paling sering bersentuhan dengan benda asing, sehingga tak boleh luput untuk ikut dibersihkan.

Cara melakukan langkah ini adalah dengan menggenggam jempol kiri menggunakan telapak tangan kanan. Gosok memutar selama beberapa kali, lalu lakukan untuk tangan sebaliknya. Yakni giliran jempol kanan yang digosok memutar menggunakan telapak tangan kiri. 

6. Kuncupkan Jari dan Putar di Atas Telapak Tangan


Kuku jari salah satu bagian tangan yang rawan menjadi sarang kuman. Untuk itu, kita dituntut untuk membersihkannya saat sedang mencuci tangan. Caranya sederhana, kuncupkan jari tangan kanan di atas telapak tangan kiri, lalu putar selama beberapa kali.

Lakukan hal yang sama untuk tangan sebaliknya. Langkah cuci ini  bermanfaat membersihkan daerah kuku dan tentu akan semakin efektif jika kuku berada dalam kondisi pendek dan rajin dipotong. 

Sederhana dan mudah untuk dilakukan bukan. Bahkan untuk anak-anak sekalipun. Namun perlu diingat setelah semua langkah cuci tangan tersebut sudah rampung dilakukan dan seluruh bagian tangan sudah digosok bersih, saatnya membilas kembali sisa sabun dengan air mengalir.

Lakukan pembilasan tangan hingga tak ada busa sabun cuci tangan yang tersisa. Lalu, keringkan tangan dengan handuk bersih atau tisu kering. Agar higienitas tangan tetap terjaga.

Harapannya dengan rutin melakukan  cuci tangan sesuai anjuran Kementerian Kesehatan tersebut, tangan-tangan si Kecil akan kembali bersih dan meminimalisir risiko infeksi kuman. Dan semoga ini menjadi sebuah kebiasaan positif yang dapat dilakukan baik anak berada di rumah atau disekolah atau disela-sela kegiatan lainnya.  

Namun untuk dapat menciptakan kebiasaan cuci tangan pada si Kecil, disarankan  kitasebagai orang tua secara konsisten mengajarkan langkah cuci tangan padanya selama setidaknya 21 hari berturut-turut.

Karena menurut penelitian, pikiran manusia membutuhkan waktu sekitar 21 hari untuk menyesuaikan diri dengan kebiasaan baru yang ingin mereka lakukan dalam hidup. Dengan konsisten mengajarkan langkah cuci tangan pada anak, ia akan secara naluriah terbiasa menerapkan kebiasaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Mari, ajarkan kebiasaan baik pada buah hati sedari dini! Salam Hidup Sehat.

Sumber Tambahan
https://www.lifebuoy.co.id/7-langkah-cuci-tangan-yang-disarankan-agar-bebas-kuman.html.

58 komentar

  1. Anak-anak emang salah satu yg rentan, apalagi biasanya mereka aktif banget dan soal cuci tangan ini penting banget buat mereka. Kadang tuh habis main langsung Aja hap ngambil makan, hal ini yg penting banget buat diajarin ke mereka

    BalasHapus
  2. Yup ... penting banget untuk tahu cara mencuci tangan yang baik dan benar, karena selama ini kadang hanya sekadar basah aja kalo cuci tangan hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ka wiwid... banyak yg hanya tahunya sekedar basah saja..tapi ga bersih

      Hapus
  3. Harus ditanamkan sejak dini membersihkan tangan sesuai anjuran ini. Saya setuju sekali ini dengan langkah memindahkan sekolah di rumah, dalam dua pekan ke depan. Supaya kegiatan anak lebih terkontrol oleh masing-masing orang tua. Kemungkinan rajin mencuci tangan sesuai anjuran akan sangat berdampak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siap..sepakat ya kak... biar terlatih dan terbiasa dirumah... maka akan terbiasa diluar ya

      Hapus
  4. Cara cuci tangan rekomendasi institusi kesehatan ini sudah mulai saya terapkan. Meski terkadang lupa kalau mulai buru-buru, hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pelan2 aja ka tri...nanti lama2 terbiasa kok

      Hapus
  5. Kadang kita sudah tahu tapi dalam praktiknya masih ada saja yang kurang. Cuci tangan dianjurkan sekitar 40 detik, tapi maunya kita buru-buru terus. Kadang lupa pakai sabun. Sekarang mah sudah harus disiplin, demi kesehatan keluarga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah itu dia ka muthia... tahu tapi tidak dilaksanakan

      Hapus
  6. Bahkan ada survey 75% orang dewasa gak mencuci tangan dengan benar. Harus diperhatikan ini apalagi musim virus kayak gini..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup... saat ini dipaksa mencuci tangan dengan benar ya kak jasmi

      Hapus
  7. Wah.. anak TK ku malah dinyanyikan bang Kornel.


    Ada 6 langkah dalam cuci tangan

    Mulai dari depan sampai ke belakang.
    Sela-sela jari.
    Buku-buku jari.
    Kuku-kuku jari.
    Jempol.
    Pergelangan.


    Nah gitu lagunya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kreatif idenya..bagi anak2 jadi mudah mengingatnya

      Hapus
  8. Saya sendiri memang sering cuci tangan. Tetapi tidak selengkap ink memang. Sampe ada video tik toknya dan makin jelas untuk dipraktekkan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar kak...saat ini mencuci tangan dengan benar adalah sebuah keharusan

      Hapus
  9. mencegah korona lebih baik nih.

    BalasHapus
  10. Anak anak dan sejuta aktivitasnya juga sejuta kumannya. Mamahnya harus siap selalu jadi alarm cuci tangan yang baik,harus jadi teladan nih kita orang tua plus cari cara unik biar mereka doyan melakukan cuci tangan yang baik ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul kak... bahkan sampai ada yg bikin lagu agar mudah diingat anak2 ... hehehe kreatif ya

      Hapus
  11. kadang karena buru-buru suka tidak lengkap langkah-langkah mencuci tangannya, haha. Mari mulai disiplin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah... disiplin ini yang sulit kak... biasanya kalau sudah dispilin... akan mudah untuk menjadi kebiasaan

      Hapus
  12. Setuju. Anak-anak mah begitu. Apa yang menarik dia pegang kalau bisa masuk mulut dimasukin mulut deh. Yang gedhe aja yang kudu waspada, termasuk masalah cuci tangannya ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah itu dia kak...kadang yg dewasa aja ga waspada akan masalah cuci tangan ini

      Hapus
  13. bener bangeet ini cuci tangan yang benar, biasanya asal kena sabun aja juga beres. selama ada virus yang sedang mewabah jadi banyak belajar banget untuk lebih bersih dan higienis.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dari virus yang ada ini... kita dipaksa belajar keras untuk disiplin mencuci tangan

      Hapus
  14. nice, karena tangan itu bagian tubuh sebagai perantara penyakit kalo ga bener cara bersihinnya. Kemarin aku liat video demo tentang step cuci tangan yg baik dan benar dengan pakai tinta gitu, jadi keliatan mana lokasi yg kena bagian sabunnya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah..pake tinta..jadi lebih detil lagi ya kak..mana yang terkena mana yang tidak

      Hapus
  15. Sambil baca sambil dipraktekkan dooong, tapi gak pake air lah ~ hahahha
    Terimakasih ilmunyaaaa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau sudah hapal..baru pakai airnya kak lia

      Hapus
  16. Benar banget bang, tapi sebelum mengajarkan ke anak, orang tua perlu mengerti dulu tata cara mencuci tangan dengan baik. Cuci lah di bawah air yang mengalir

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup bang fadli...orang dewasa harus lebih dahulu tahu sebelum mengajarkan ke anak

      Hapus
  17. Sebelum wabah corona, cuci tangan asal aja. Skrg udah mulai sesuai prosedur haha
    Tq sharingnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kejadian yang ada menyadarkan kita akan pentingnya cuci tangan yang baik dan benar

      Hapus
  18. Udah jadi semacam makan minum nih cuci tangan yang benar ini ya, jangan sampai gak diterapkan. Demi menjaga diri dan keluarga dari penyebaran virus, hiyy...

    BalasHapus
  19. Gak boleh asal cuci tangan ya, ada aturannya huehehe. Ini gak cuma butuh ditanamkan sejak dini ke anak-anak, tapi ke orang dewasa juga deh. Pasalnya bagian cuci telapak tangan kanan dengan punggung tangan kiri dan sebaliknya aku baru sadar suka terlewat. Terima kasih infonya mas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekarang udah ga boleh asal2an lagi kak.. supaya bersih dan sehat2 kita semua

      Hapus
  20. Eh, adeknya pas main bola basket, posenya lucuuu... :)

    Sisi lain korona ini, sekarang kesadaran mencuci tangan di masyarakat kita semakin baik. Misalnya, di teras rumahku sekarang ada kran lengkap dengan sabun cair untuk cuci tangan dan kaki sebelum masuk rumah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kita belajar keras dan cepat melalui kejadian corona ini ya mas arie...semoga kejadian ini cepat berlalu ya

      Hapus
  21. Betul.mba gegara nona Corona skrg dikit2 cuci tangan ke wastafel..hehe..semoga kita semua selalu dlm keadaan sehat ya..

    BalasHapus
  22. Biasanya kita kalau cuci tangan yaa gitu aja sambal lalu. Sekarang harus diperhatikan supaya benar-benar bersih ya. Bahaya virus jadi mengubah pola hidup kita. Makasih sharingnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener kak... virus ini mengajarkan kita utk mengubah pola hidup lebih sehat

      Hapus
  23. Jadi bersih nih tangan bolak balik kena sabun dan air hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang sekarang harus sering bersih kak.. biar jauh2 dari virus itu kak

      Hapus
  24. Satu hal posolitif dri adanya wabah corona ini warga Indonesia jadi sadar betapa pentingnya cuci tangan yaaa kak. Byk yg sepelein kan sebelumnya... Byk yg sepelein juga klo ada cara cuci tangan yg bener..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali ka rini... hadirnya corona membuay hidup kita jadi lebih tertib ya

      Hapus
  25. Meski sudah ada intruksi work from home, tetep aja sebagai pekerja lapangan, ada aja masalah yang tak bisa diselesaikan dari rumah. Apalagi di wilayah saya banyak yang pulang dari Jakarta. Jadi was-was. Makanya rutinitas cuci tangan ini jadi ritual pertama sebelum masuk rumah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup..semoga nanti akan menjadi sebuah kebiasaan baik ya bang doel

      Hapus
  26. Dengan keadaan yang terjadi saat ini ada dampak positif yang kita dapat, sesuai yang di katakan dr. Tirta dalam sebuah podcast yang dilangsungkan bersama dedy corbuzier. Masyarakat kita lebih sering cuci tangan pakai sabun, lebih bisa menjaga diri dari bentuk kuman yang sebelumnya tidak pernah di lakukan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepakat mas kholis.. ada sisi positif dari negstifnya corono virus yg hadir ya

      Hapus
  27. aku yang udah gede gini kadang nyuci tangannya suka ngasal, pokok kena air dan sabun hehe, ternyata salah besar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mulai sekarang beralih ke yang benar kak πŸ™πŸ™πŸ‘πŸΎπŸ‘πŸΎπŸ˜·πŸ˜·☝️☝️

      Hapus

Untuk Sementara Pesan di Moderasi....
Menghindari Beberapa konten2 yang negatif ...
Berfikir yang Baik dan tinggalkan jejak yang baik..
Terima kasih