Kisah Selena Ketika Masih Berada Di Klan Bulan (Review Buku Selena)

Selena-Tereliye
Selena-Tereliye


  
Setidaknya sudah selesai 3 Novel terdahulu, yaitu Bumi, Matahari dan Komet. Selena sendiri dihadirkan sosok yang membantu Ali, Raib dan Seli, tiga sahabat yang tinggal di Klan Bumi, Klan terendah dengan kemampuan masih kasar ketimbang klan lainnya.

Siapa sangka Raib dan Seli merupakan keturunan dari klan  lainnya sementara Ali yang murni Klan Bumi memiliki kisahnya sendiri. Tapi saat itu belum dijelaskan benar siapa Selena? Baru di buku Selena Dan Nebula, semua terjawab. Seru juga mengikuti kisah Ali, Raib dan Seli. Sekarang Ada Selena, Tazk dan Mata.

Di kisah Selena saya menemukan serpihan awal cerita dari kejadian-kejadian yang diperjuangkan Ali, Raib dan Seli.

Wahai, aku akan pergi sendiri
Ke tempat yang tak pernah dikunjungi
Tak usah bersedih hati
Kita berpisah disini

Wahai, aku akan pergi sendiri
Ke tempat hati terluka di penjara
Aku akan menjaga cawan keabadian
Biarlah ku tebus kesalahanku

Wahai, lihatlah gunung-gunung menjulang
Sungai-sungai berkelok ribuan jumlahnya
Persis di delapan sisi bertemu
Pintu menjulang ditutupi kabut
Tunggulah bulan purnama
Bawalah kunci yang dibutuhkan
Yang beruntung akan membukanya
Jika engkau rindu, ku tunggu disitu.



Tentang Selena dan Awal Kehidupannya.

Usianya masih 15 tahun ketika ayah dan ibunya meninggalkan ia. Dibesarkan di lingkungan yang miskin. 

Padahal sedari awal kenal dengan dengan novel dunia paralel-nya Tere Liye. Klan Bulan itu isinya manusia-manusia yang sudah lebih mupuni kehebatan teknologi dan kemajuan di bidang lainnya.

Sayangnya Selena tidak tersentuh itu. Ia tinggal di sebuah (katakanlah) desa sejauh 200 KM dari  kota Tishri. 

Terakhir ketika sang ibu meninggal, Selena kecil hanya ditinggali wasiat untuk mengunjungi paman di Kota Tishri, kota yang hanya belum pernah ia kunjungi.

Paman Ref dan Bibi Leh, menyambut dengan hangat, tetapi berhadapan dengan Paman Ref Selena dibentuk sedemikian rupa ia sudah harus bekerja dibidang Konstruksi untunglah Bibi Leh yang tidak memiliki anak perempuan memberikan kasih sayangnya kepada Selena.

Selena remaja harus belajar cepat, dengan kemampuan daya ingat dan supel, mudah bergaul yang luar biasa Selena disukai teman-teman yang sebagian besar adalah pria dewasa.

Bahkan Mandornya sendiri yang mengajari Selena berkenalan dengan dunia konstruksi dan mensupport ia untuk terus mencoba dan sekolah lagi. Aq nama sang mandor, “Tidak ada salahnya dicoba, demikian kata orang bijak. Kita tidak akan lebih menyesal jika tidak melakukan karena takut dibanding melakukan meskipun gagal. Pelajaran yang diberikan Aq kepada Selena kecil.” Demikian pesan Aq ketika melihat kebimbangan Selena apakah ia akan ikut mendaftar ke Akademi Bayangan Tingkat Tinggi (ABTT). Halaman 63. 

Selena-Tereliye
Selena-Tereliye


Siapa sangka keterampilan yang diberikan Aq sepanjang bekerja di kontruksi dan Selena  juga sosok yang memang cerdas dan fast learner, ia tembus dua seleksi awal.

Hingga seleksi akhir dimana seseorang yang mau masuk ABTT harus memiliki keterampilan bertarung. Ini yang membuat Selena khawatir sedari awal. Dan GAGAL TOTAL. 

Ya iyalah Selena dibesarkan tidak dilatih untuk bertarung. Makan dan bertahan hidup saja susah, apalagi melatih ketrampilan lain. 

Kemunculan Tamus.

Dan cerita dimulai ketika cermin dalam kamar Selena muncul sosok pria jangkung kurus ala-ala kakek sihir (kalau dalam bayangan saya) yang awalnya membantu Selena, Tamus demikian ia mengenalkan dirinya.

Tamus juga yang membuka semua keahlian bertarung, dalam sebuah percakapan mereka diloteng rumah paman Raf. "datanglah ke stadion Kota Tishri besok tengah malam, aku akan menunjukkannya. Kamu akan memahaminya dan ingatlah selalu  saat kamu tidak memiliki jawaban lagi, saat tidak ada lagi jawaban yang tersisa, aku adalah orang yang bisa memberikan jawabannya,"  halaman 73. 

Tapi disini pula inti cerita, bahwa Tamus yang membuka keahlian bertarung Selena, membuat Selena berhutang budi dan harus mau melakukan permintaan Tamus. Dan Tamus mencicil semua yang ia perlukan dari Selena. 

Dengan keahlian bertarung yang sudah terbuka, Selena mendatangi ABTT dan meminta agar ia diujikan kembali agar dapat masuk ke dalam akademinya. 

Akademi Bayangan Tingkat Tinggi

Pelajaran di akademi juga terbilang unik tapi pada prinsipnya tidak jauh berbeda dengan klan kasar seperti bumi, namun Klan Bulan ini jauh lebih maju teknologinya. Lihat saja di halaman 113, saat Selena dikenalkan pelajaran "Sejarah dan Catatan Lama"  ada filosofi dari kelas ini, masa depan di pahat melalui masa lalu, hari ini adalah cerminan hari-hari kemarin. Kita bisa belajar banyak hal dengan membaca catatan-catatan lama. Misteri pengetahuan peradaban banyak sekali penjelasan  yang bisa diberikan oleh sejarah. Mata kita mungkin saja abai, tidak melihatnya tapi sejarah bisa menjadi petunjuk terbaik.

Selena-Tereliye
Selena-Tereliye

Di Akademi juga sedari awal, Selena sudah menemukan sahabat terbaiknya. Siapa sangka, ketika ia masuk meminta dirinya diuji ulang, para senior ABTT tidak setuju dan mengeroyok Selena. Tazk dan Mata tidak tinggal diam meskipun tidak saling mengenal, demi melihat Selena terkepung sendirian, Tazk dan Mata turut membantu. 

Waktu berjalan cepat di akademi, Bibi Gill, penjaga kantin (rupanya) sekaligus dosen Malam dan Misterinya (ada ada aja nama mata ajarnya), hanya yang pernah mengambil kelas ini yang mengetahui kalau Bibi Gill ada seorang pengajar senior ketimbang penjaga kantin. Sayangnya sedikit yang mengambil mata ajar dan lolos di kelas Malam dan Misterinya. 

Bibi Gill sendiri berpesan ke Selena (ia murid ke 2 yang cerdas dan cepat menemukan kelas Bibi Gill), "kamu memiliki bakat besar seorang pengintai dan kamu bersedia melakukan apapun demi ambisimu. Semoga itu membawamu ke jalan kebaikan bukan sebaliknya karena seorang pengintai dekat sekali dengan jalan kegelapan." Halaman 180. 

Disini kisah sudah mulai menarik. Karena di ABTT Tamus sudah menunjukkan dirinya dan meminta Selena melakukan sesuatu yang tidak mudah pastinya. 

Buku Kematian, pusaka milik Klan Bulan. Buku yang hanya bisa menutup, mengirim, mengabarkan dan semua hal tentang keburukan dan kegelapan. Sudah ada ada ditangan Tamus. 

Misinya sederhana, menemukan sebuah Buku Kehidupan, kebalikan dari buku kematian. Buku kehidupan, buku yang bisa mengabarkan dan menulis semua hal tentang kebaikan termasuk membuka pintu yang tidak bisa dibuka oleh benda apapun. Dan entah buku ini ada atau tidak, bagaimana mendapatkannya. Tugas Selena membantu Tamus mengumpulkan puzle-puzle tersebut.

Sementara itu persahabatan antara Selena, Mata dan Tazk semakin erat. 
Trio unik yang membumi, Tazk adalah cucu dari pensiunan Panglima Tentara Bayangan (salah satu korps tentara elit yang dimiliki klan bulan) dan Tazk sendiri adalah anggota boyband di klan bulan. 

Sementara Mata, seorang yatim piatu yang diangkat anak dan tinggal di daerah sungai-sungai jauh, konon disinilah trah petarung klan bulan alami. Terlahir dengan kemampuan khusus diatas rata-rata. 

Semester pertama berlalu, pelajaran semakin menarik di semester berikutnya. Demi melihat kemajuan Selena yang pesat sebagai pengintai Bibi Gill memberikan teori kepada Selena (yang menurut saya pas banget dengan keadaan saat ini), "hari ini dengan teknologi, informasi tidak lagi dikuasai oleh individu atau orang-orang. Informasi dikuasai oleh perusahaan besar, pemerintah dan penguasa. Dalam beberapa kasus yang sangat ekstrem klasifikasi super rahasia misalnya, informasi memang masih bersifat eksklusif hanya satu dua orang yang tahu. Tapi sejatinya informasi-informasi itu tetap tersebar ke berbagai jaringan yang ada. Kita tetap bisa menemukannya, membuat polanya lantas mengambil kesimpulan yang akurat." 

Disela-sela pelajaran Tamus masih menemui Selena melalui cermin yang ada. Misi dimulai dengan mencari sebuah perkamen tua (semacam peta kulit dan kuno). Dan hanya ada di perpustakaan kota Tishri, sejauh ini tidak ada yang pernah berhasil menerobos masuk ke perpustakaan itu. Pun demikian dengan Selena dengan segenap kemampuan yang ia miliki sebagai pengintai, ilmu membuka kunci, melompat tidak terdeteksi semua sudah dikeluarkan. Tapi toch tetap saja gagal untuk menerobos salah satu ruangan di perpustakaan. Bahkan alaih-alih Selena meregang nyawa kalau tidak  ditolong bertemu Av. 

Selena beruntung, demi mengetahui ia bersekolah di ABTT, Av mengijinkan ia melihat hal yang membuatnya penasaran. 

Kesempatan ini ia gunakan untuk memuluskan niatnya. Ia mengandalkan kekuatan menangkap dan merekam semua detail perkamen yang ia inginkan.

Demi bertemu Tamus, Selena sendiri bingung kenapa juga perkamen itu yang diinginkan Tamus. Tapi Selena tidak punya pilihan, kalau ia melanggar permintaan Tamus, "tombol" itu akan ditekan. 

Selena-Tereliye
Selena-Tereliye

Tapi Tamus sendiri berbagi sebuah rahasia kepada Selena, "dengarkan baik-baik ya, dunia yang kita lihat tidak sesederhana yang terlihat. Klan Bulan bukan satu-satunya dunia yang ada. Diluar sana ada banyak klan lain. Dalam lingkaran terdekatnya, ada Klan Bumi, tempat mahluk rendah tinggal, peradaban paling primitif. Juga ada Klan Matahari yang memiliki teknologi lebih maju serta Klan Bintang yang bersemayam dalam tanah.  Empat klan ini berada dalam konstelasi yang sama. Berjalan secara serempak, tidak saling mengetahui, kecuali orang-orang tertentu." Halaman 259.

Cerita berlanjut semakin seru, guru besar ABTT Guru  Ox sendiri memisahkan latihan bertarung Tazk, Mata dan Selena dalam ruang simulasi. Pilihannya adalah bukan latihan lagi tapi bertahan hidup dari serangan robot yang sudah dimodifikasi dengan kemampuan super klan bulan.  Sementara puluhan teman mereka latihan bertarung dengan pasukan klan bulan yang lebih ringan pastinya. Tapi di tempa di ruang simulasi memaksa Mata mengeluarkan kemampuan melebihi apa yang biasa ia lakukan, sementara Tazk juga semakin terasah jiwa kepemimpinannya sementara Selena, banyak menimba ilmu dari teman dan lingkungannya. 

Keahlian Selena sendiri sebagai pengintai jauh melebihi ekspektasi Bibi Gill, semakin ia mendekati dan lolos di ujian terakhir pesan Bibi Gill selalu serupa kepada Selena. "Dunia kita (pengintai) dekat sekali dengan kegelapan. Maka saat gelap menyelimuti  pastikan kamu tetap berusaha mencari cahaya di sekitar mu. Dirimu sendiri adalah satu-satunya yang bisa kau percaya. NURANI. Cahaya kecil itu akan selalu ada di hatimu, gunakanlah." Halaman 339

Selena-Tereliye
Selena-Tereliye

Puzle-puzle perintah yang diberikan Tamus berhasil Selena tuntaskan, demi sebuah pesan sederhana. Pesan didapat bukan berarti masalah selesai dan cerita berhenti. Tidak kawan, perjuangan masih terus berlanjut dan kehidupan tidak semakin mudah untuk Selena.

Bahkan demi mendapatkan pesan Selena berjuang yang ia sendiri masih bingung. Mau diapakan? Untuk apa dan bagaimana cara menggunakannya? 

Lalu bagaimana dengan tombol yang digunakan Tamus untuk mengontrol Selena agar tetap mengikuti perintahnya.

Selena sosok pembelajar yang ulung, gigih pejuang dan tidak kenal kata menyerah. Bahkan ia tidak mau kalah bersaing dengan Tazk bocah boyband cucu panglima yang berwajah tampan.

Atau tingkah lainnya ketika Boh berpesan kepada Selena agar tidak menaruh hati kepada Tazk. Apakah Selena juga menaruh hati kepada Tazk?

Pelan-pelan baca Selena biar mendapatkan benang merah keseluruhan cerita dan dapat nyambung juga ke kisah Ali, Raib dan Seli.

Menarik dan menghibur mengikuti alur kisah Selena.

SELENA

Penulis : Tere Liye

No. ISBN : 9786020639529

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Tanggal terbit : Maret - 2020

Jumlah Halaman : 300  

NEBULA

Penulis : Tere Liye

No. ISBN : 9786020639536

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Tanggal terbit : Maret - 2020

Jumlah Halaman : 376  



Selena-Nebula-TereLiye
Selena-Nebula-TereLiye





32 komentar

  1. Sepertinya bagus ya bukunya mas. Walau bahasanya Tere Liye agak-agak "berat" gitu. hehehe. Saya follow Tere Liye di Facebook namun belum pernah baca bukunya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yg ini Selena dan Nebula tergolong ringan kok menurut saya kak Maria

      Hapus
  2. Suka dengan quote ini : masa depan dipahat melalui masa lalu. Hari ini adalah cerminan hari-hari kemarin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama kak saya juga suka dengan qoute itu πŸ™πŸ™

      Hapus
  3. Paling suka dengan quote ini"Tidak ada salahnya dicoba, demikian kata orang bijak. Kita tidak akan lebih menyesal jika tidak melakukan karena takut dibanding melakukan meskipun gagal". Memang dengan mencoba melakukan sesuatu yang belum pernah kita lakukan, meskipun gagal tetapi kita tetap mendapatkan ilmu yang sangat berharga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Toss..sepakat ya kak.. lebih baik ga penasaran karena sudah mencoba (apapun hasilnya) ketimbang penasaran karena belum mencoba ya

      Hapus
  4. Keren banget buku ini, saya sendiri baru tamat buku Matahari dan Bulan. Novel Tereliye emang jago banget membuat imajinasi dalam diri. Jadi pengen baca novel Selena ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lepas matahari dan bulan, kisah Raib, Seli dan Ali. . Ini awalnya Selena, kisah Raib berasal. .hiks. . Syedih 😭😭

      Hapus
  5. Waah jadi ingin beli novelnya. Tapi kok halamannya banyak sekali ya gan, menghitung jumlahnya saja sudah malas hahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. 300-400 halaman kak..ringan kok bahasanya..sehari selesai kak

      Hapus
  6. Jadi penasaran nih. Banyak yg merekomendasikan buku ini. Kemarin sebelum pandemi sudah mau beli, tapi urung lagi ketumpuk sama buku2 lain. Ah kayaknya bulan ini jatahnya beli Selena dan Nebula yah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kak..lumayan bisa mengisi waktu selama pandemi dan tetap berfikir waras melalui kegiatan membaca

      Hapus
  7. Banyak yang udah baca novel-novelnya Tere Liye. Aku belum satupun. Berat ga sih bahasanya? Aku harus baca review ini pelan-pelan dulu nih Bang...supaya bisa membayangkan...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yg ini serialnya tergolong ringan kak. . Memang harus ngikutin kisahnya biar paham..kalaupun engga. . Bisa kebayang juga sich.. overall karya tereliye kebanyakan ringan menurut saya . Ada juga yg berat dan ribet. Kayak di novel negeri diujung tanduk sama negeri para bedebah. . Harus saya ulang2 bacanya baru paham

      Hapus
  8. Jadi pengen baca ceritanya langsung kak. Suka dengan gaya imajinasinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup..memang menarik selena dan nebula ini. . Jadi tahu benang merah kisah Raib, Ali dan Seli di buku lainnya

      Hapus
  9. Novel Selena, Nebula dan sejenisnya ini kayak fiksi ilmiah gitu ya Bang Iyus, fan fiction yg mengasah imajinasi plus sarat pesan moral, pingin deh berselancar lg di dunia baca novel. Thank resensinya Bang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip. Memang bagus bagus kok karyanya om darwis ini dan ringan serta menyenangkan mengikuti alurnya

      Hapus
  10. Lengkap banget reviewnya Kak, emmbuatku semakin penasaran dengan serial lanjutnya Bumi ini. Belum baca Selena dan Nebula huhu. Tapi suka banget cerita-cerita Ali, raib, dan Seli dari dulu XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah ini kisah awalnya Selena dan terungkapnya orang tua Raib kak

      Hapus
  11. Emang karya-karya dari tereliya ini luar biasa semua. Keren-keren banget, penyampaiannya itu asik banget buat para pembaca.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dan ringan serta mudah dimengerti kak riska karya om darwis

      Hapus
  12. sy sdh baca ug Nebula..yg Selena belumm sptinya bagus ya jadi pengen pnya bukubya..mksh resensinya kak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selena dulu sich kak baru Nebula. . Biar nyambung kak . . Etapi ngga pa pa juga sich

      Hapus
  13. Senang baca novel ya Kakak?? Pas banget di saat stay at home, bisa lebih rajin baca buku/novel ya. Karya Tere Liye sudah gak diragukan lagi kualitas tulisannya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kak... pas banget buat menghabiskan waktu disela sela kegiatan selama dirumah saja

      Hapus
  14. Saya belum pernah baca buku Mas Tere Liye.

    Soalnya menurut saya bahasanya berat, termasuk dari beberapa kutipan yang mas Ius paparkan.

    Meski dari paparan menarik. Tapi bahasanya justru membuatku takut tak menikmati. Heheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yg ini tergolong ringan kak.. buku tere yg ribet itu ,(menurut saya) negeri diujung tanduk.. sama negeri para bedebah... kalau yg ini berat.. masih ada penulis lainnya yg lebih berat lagi mengemas sebuah cerita satu diantaranya leila s chudori...saya sampe baca berkali kali biar paham jalan ceritanya kak

      Hapus
  15. bahasa dari tere liye ini lumayan ringan karena mudah paham tapi ada beberapa buku yg saya gak paham karena berat bahasanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup bener kak..beberapa karya om tere memang ringan2 kok... kalau yg berat dan menyiksa..baiknya tinggalin aja kak

      Hapus
  16. huhuhu... jadi penasaran sama bukunya. pasti bagus banget nih kisahnya tere liye. btw nebulanya sama kayak judul novelku. tapi gak nyontek tere liye ya. selena oh selena. nanti aku baca kau sampai habis. hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah...boleh juga nich baca nebula nya kak wahyu indah πŸ‘πŸΎπŸ‘πŸΎ

      Hapus

Untuk Sementara Pesan di Moderasi....
Menghindari Beberapa konten2 yang negatif ...
Berfikir yang Baik dan tinggalkan jejak yang baik..
Terima kasih