Manfaat dan Keunggulan Busi Iridium Yang Perlu Kalian Tahu.



Busi Iridium
Busi (sumber Gambar dari webnya yamaha motor (dot) co id 

Busi menjadi salah satu faktor penting bagi kendaraan motor yang kita miliki. Coba busi kendaraan kamu cabut dari tempatnya atau sekedar renggangkan saja, alhasil selain mesin mati a.ka tidak dapat dihidupkan. Kalaupun dapat dihidupkan mesin biasanya ada kendala biasa teknisi awam menyebutnya “brebet” atau pincang atau nembak. Saat ini ada banyak jenis busi yang beredar di pasaran dan  Busi Iridium adalah salah satu busi yang berkualitas.

Mengenal Busi

Busi mengalirkan energi listrik yang dapat mengubah bahan bakar menjadi energi penggerak mesin. Diperlukan tegangan listrik yang cukup dari sistem pengapian untuk menjadikan percikan api pada celah elektroda busi . Ini biasanya disebut "Kinerja listrik” .

Penting untuk diingat bahwa busi tidak menciptakan panas , busi hanya dapat melepas panas . Busi bekerja sebagai penghantar panas dengan menarik energi panas yang tidak diinginkan jauh dari ruang pembakaran, dan memindahkan panas ke sistem pendingin mesin.
Busi sendiri diibaratkan sebagai "jendela" dalam mesin (satu-satunya “saksi mata” di ruang bakar ), dan dapat digunakan sebagai alat diagnosa yang dapat diandalkan. Seperti termometer untuk pasien, busi memperlihatkan gejala dan kondisi kinerja mesin.
Mekanik yang berpengalaman dapat menganalisa gejala-gejala tersebut untuk melacak akar penyebab masalah mesin, menentukan rasio udara / bahan bakar , dan untuk meningkatkan performa  mesin.
Fungsi utama busi sendiri terdiri dari untuk membakar campuran udara / bahan bakar dan  untuk melepas panas dari ruang pembakaran

Busi Rusak dari web nya carmudi(dot) co.id 

Tips Memilih Busi
Sesudah mengenal baik busi pada kendaraan, beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih busi untuk performa mesin yang lebih baik yang terdiri dari
1. Ukuran busi
Pastikan ukuran busi terutama diameter ulir, panjang ulir dan jangkauan insulator sesuai dengan spesifikasi mesin. Karena jika tidak sesuai maka kemungkinan busi akan longgar, overheat, terkena endapan karbon sehingga pengapian tidak sempurna dan bahkan bisa merusak piston.
 2. Angka panas busi
Pastikan angka panas busi yang tepat dan sesuai dengan spesifikasi mesin kendaraan anda,  apabila angka panas busi yang dipakai terlalu besar atau busi terlalu dingin, maka akan mengakibatkan pengendapan karbon pada busi anda (carbon fouling).
Apabila angka yang dipakai terlalu kecil atau busi terlalu panas, maka busi akan mengalami overheat dan mengakibatkan misfire (gagal pengapian).
 3. Keaslian busi
Bagaimana memeriksa keaslian busi yang digunakan,  adapun cara membedakannya adalah sebagai berikut :
a. Pada busi asli terdapat kode nomor produksi, sedangkan busi palsu tidak.
b. Pada busi asli, gasket (ring) sangat sulit dilepas, sedangkan busi palsu gasket mudah lepas   (longgar)
c. Pada busi asli, metal shell lebih mengkilap karena diproses plating Cr3 sedangkan busi palsu warna metal shell agak buram dan mudah berkarat
d. Pada busi asli, ulir terminal nut lebih halus dan rapi daripada busi palsu (bagian ini terlihat jelas dengan mata kok, saya sudah pernah menemukannya)
e. Konstruksi ujung elektroda, gap dan penyambungan pada busi asli sangat rapi, pada busi palsu tidak rapi
Ilustrasi 


Manfaat dan Keungulan Busi Iridium

Dalam beberapa tahun terakhir ini NGK (Salah satu produsen Busi) telah mengembangkan teknologi dengan memanfaatkan material logam mulia (precious metal) sebagai elektroda yang diharapkan dapat memberikan keunggulan-keunggulan dibandingkan busi standard (nickel). Dua keunggulan utamanya adalah Daya pengapian yang tinggi  dan Umur busi lebih tahan lama.
Berikut perbandingan penggunaan material yang digunakan dari bahan material Platinum dan Iridium, karena memiliki titik lebur yang lebih tinggi dibandingkan bahan nickel dengan hasil Iridium – 2410°C, Platinum – 1772°C, Nickel – 1453°C.  Platinum terbukti memiliki titik lebur tertinggi.
Sederhananya dengan menggunakan precious metal platinum dan iridium, diameter elektroda tengah dapat diperkecil menjadi 0,6 mm sehingga dapat mencegah penyerapan panas bunga api (quenching action) yang dapat mengurangi daya pengapian.
Busi precious metal yang ada dan beredar di pasaran Indonesia  yaitu busi G Power dengan material elektroda Platinum dan busi Iridium IX dengan material elektroda Iridium (yang kita bahas adalah busi iridiumnya ya).
Busi Iridium IX  memiliki diameter elektroda tengah 0.6 mm dengan titik lebur yang lebih tinggi dari platinum sehingga tegangan untuk memercikkan api pada elektroda lebih kecil lagi dibandingkan busi platinum.

Sehingga busi Iridium IX dapat menjadikan mesin lebih mudah start, akselerasi lebih cepat, bahan bakar lebih ekonomis dan lebih tahan lama.

Busi Iridium IX juga memiliki teknologi yang sudah dipatenkan NGK yaitu Thermo Edge Design, dimana terdapat celah di ujung elektroda yang pada saat terjadi percikan api saat pengapian, percikan api tersebut membakar habis endapan karbon yang berada di celah tersebut sehingga lebih memastikan anti carbon fouling.
Oh iya sebagai info tambahan busi iridium,  beberapa teman menggunakannya untuk balapan dan ketika mereka merasa sudah tidak maximal lagi dialihkan untuk motor sehari-hari masih bisa. Memang dari pemakaian yang saya gunakan busi iridium mampu membuat motor lebih gesit karena efektifitas diruang pembakaran. Sejauh ini kelemahannya masih di harga dan tidak semua bengkel menyediakan busi iridium.

Sumber https://www.yamaha-motor.co.id/part-accessories/ygp/busi/

46 komentar

  1. Waktu kuliah pernah motor mogok kan, katanya businya nih perlu dignati. Belum paham apa itu busi dan sebagainya wkwkw. iya-iyain aja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe..sekarang jadi paham kan kak hani mengenai dunia perbusian... 👍🏾👍🏾

      Hapus
  2. Bang Kornel, liat busi aku inget masa kecil..

    Ini busi biasanya jadi mainan sama petasan.

    Bang Kornel pernah kah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha....iya.iya..pernah dulu..wah..samaan kita kak

      Hapus
  3. Tempatku banyak busi bekas om, kbtulan dkt bengkel , busi ga laku diloakan jdinya dbuangin ga guna gitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah...banyak busi bekas ga laku diloakin... bukannya laku dikiloin ya

      Hapus
  4. oalah busi tuh begitu bentuknya haha, sering banget suami bilang busi motor tapi gak paham, iya iya aja. ternyata penting ya untuk mesin motor. makasih mas jadi sedikit paham hehe

    BalasHapus
  5. Ini namanya kupas tuntas busi
    Karna ga ngerti kadang aku iya iya aja deh ganti busi, tukar busi dll
    Tq tq tq hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya... banyak juga yg belum paham ttg busi kak...

      Hapus
  6. Saya pahamnya busi itu penting untuk motor. Kalo ada masalah ama motor, pasti yang dicek duluan businya. Waktu motor saya kelelep banjir, yang dikeringin juga businya. Tapi baru kali ini saya baca info lengkap tentang busi. Makasi ya bang.

    BalasHapus
  7. Aku yang nggak ngerti busi jadi sedikit tercerahkan. Yang kutahu, kalau ngadat-ngadat mesin motor, berarti businya kotor atau rusak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau rusak baiknya ganti aja kak..ga usah dibersih2an

      Hapus
  8. Yuni nggak ngerti busi-busi an. Pernah pas ke Surabaya naik motor dan hujan. Jalanan ada yang tergenang, yuni main terobos-terobos aja, tiba-tiba mesin mati. Kalang kabut dan kata temen yang kebetulan membersamai, ini businya. Duh nggak ngerti terus kelanjutannya diapain. Hehehe

    BalasHapus
  9. Nah, bagus nih penjelasannya ya Bang,, scr saya dulu pas masih SD membedakan busi dengan gusi gak bs hehe... Tfs Bang

    BalasHapus
  10. Info tambahan yang penting banget nih buat yang punya motor sendiri termasuk aku. Tidak paham masalah perbengkelan tapi artikel ini lumayan lah buat aku belajar mengenai busi. Ternyata busi ini salah satu personel penting ya dalam motor

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bangey penting... kalau ga ada..bisa ga jalan

      Hapus
  11. Kalo lihat busi tuh inget motor ortu waktu saya kecil. Motor cowok 4 tak, yang kalo mogok businya yang ada di bawah tangki bensin diambil dan diamplas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup..sampai sekarang metode itu masih bisa dilakukan kalau darurat dan mendesak kak

      Hapus
  12. aku gak ngerti soal busi dan segala macam pernak pernik motor bang. tapi baca artikel ini jadi nambah pengetahuan deh. makasih ya

    BalasHapus
  13. Busi iridium ini di bengkel-bengkel menyebutnya dengan busi balap. Memang mahal, tetapi entah kenapa lebih enak juga sih buat kendaraan sehari-hari. Saya baru sekali memakainya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena lebih tahan panas mas, praktis pembakaran jadi lebih efesien

      Hapus
  14. Jadi ukuran busi itu tidak satu ukuran ya mas?
    Pernah juga bawa motor yg businya rusak (gosong) entah karena arus nya konslet atau apa. Motor jadi gabisa di Doble.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beda2 mas..ada yg buat 2 tak..4 tak.. ada yang biasa aja atau racing seperti busi iridium ini mas

      Hapus
  15. wah, sangat mendalam nih ilmu perbusian. saya mah cuma make aja. kalao mati, ganti busi. hehee terima kasih artikelnya pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lumayan bisa nambah2 pengetahuan tentang busi ya mas supadillah

      Hapus
  16. Waktu saya kecil, sering lihat Bapak membersihkan busi sepeda motornya. Maklumlah sepeda motor tua, sering macet.

    Kini, setelah punya sepeda motor sendiri, saya malah belum pernah membersihkan/mengganti businya. Serahkan aja ke bengkel hehehe....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup... bengkel biasanya paham mengenai busi dan kaoan eaktu menggantinya kak

      Hapus
  17. Gara-gara busi yang kotor saya dan suami beberapa kali dorong motor, hehehe...jadi ingat masa lalu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setidaknya memiliki pengalaman mengenai busi akan mencegah hal seperti itu terulang lagi kak

      Hapus
  18. Baru tahu Iridium ini. Titik leburnya minusnya sampai -2410 C. Suami kayaknya yang ngerti perbusian...hehe...Aku cuma tahu bentuknya aja...

    BalasHapus
  19. Terkadang untuk mempunyai sebuah motor bagi kaum cowok pasti sangat paham betul tentang busi.. untuk kaum wanita harus tau betul nih kenapa motor bisa mati bukan hanya habis bensin tapi juga bisa karena busi

    BalasHapus
  20. Udah jarang ganti busi semenjak pake matic. Mungkin karena lokasinya agak kedalem mesin jadi jarang kena cipratan air.
    Dulu waktu masih pake motor gigi, rajin banget ganti busi. Apalagi katup bensinnya sering bermasalah. Jadi listrik yang di busi sering keganggu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup..matic lebih didalam agar lebih aman dari cipratan air kak

      Hapus
  21. Saya baru tahu ada tipe busi iridium ini, memang logam mulia memiliki sifat yang lebih baik dari logam biasa, tapi mungkin harganya sedikit (atau jauh) lebih mahal ya, Bang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bang..memang harga agak mahal... tapi enak buat tarikan mesinnya

      Hapus
  22. Saya sering tidak peduli dengan komponen yang satu ini, Sehingga kalau sudah bermasalah baru deh ke bengkel.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup...mulai sekarang udah harus berbenah koh.. biar ga jadi masalah nanti dikemudian hari

      Hapus
  23. Sudah sering cek busi saat motor mogok. Namun gak ngeh apa mereknya. Yang penting bisa dipakai aja udah ok

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyak yg gitu bang amir... hanya sebatas pengguna... selama ga ada masalah...jalan terus

      Hapus
  24. Hoo saya baru tau bentuknya busi kaya begini hehehe. Sepertinya harus belajar dikit2 deh biar paham sama permotoran.

    BalasHapus

Untuk Sementara Pesan di Moderasi....
Menghindari Beberapa konten2 yang negatif ...
Berfikir yang Baik dan tinggalkan jejak yang baik..
Terima kasih