Selasa, 15 Januari 2019

Melepas Rindu Oleh-Oleh Nusantara



Ilustrasi dari pixabay.dot.com

Apa yang pertama kali terpikirkan ketika mendengar kata oleh-oleh? Sebuah perjalanan, kampung halaman atau keluarga? Oleh-oleh atau buah tangan memang membawa kesan personal bagi setiap orang.

Budaya membawa oleh-oleh di setiap kunjungan dari kampung halaman atau sekedar “traveling” ke berbagai destinasi kota di Indonesia telah menjadi tradisi silaturahmi yang selalu ditunggu kehadirannya.

Keunikan di setiap kuliner khas juga membawa kerinduan tersendiri dan tidak jarang kehadiran produk khas tersebut hanya dapat dibeli jika ada kerabat atau keluarga terdekat berkunjung ke kota tersebut.

Lewat platform OMIYAGO, buah tangan yang jarang ada di sekitar Anda, bisa dengan mudah ditemukan. Seperti Bagea, Halua Kenari dan Bangket dari Manado, Sotong Pangkong dari Pontianak, Sambal Goreng Jamblang dari Cirebon, Timus Ubi dari Semarang, sampai Itiak Lado Mudodari Padang, dan masih banyak lagi.

Senin, 14 Januari 2019

Melipir Menikmati Sate Di Warung Kandara Kota Bunga


Jalan-Jalan Cuman Pengen Liat Yang Beginian 

Daripada meratapi keadaan, lebih baik bersyukur bukan, sebab dengan bersyukur kecenderungan akan ada jalan keluar baru atau setidaknya semakin menikmati setiap keadaan yang hadir.

Pernah ga dalam hidup kalian, keluar rumah tanpa tujuan yang jelas. Sekedar jalan keluar aja, sekenanya, kalau kuat lanjut kalau ga kuat ya balik kanan (alias pulang).

Dan ini yang guwe lakukan kemarin, secara cuti harus diambil kalau ga hangus (agak aneh ya, disaat kita lagi pengen kerja-kerjanya, harus ambil cuti) sisi baiknya adalah semakin banyak waktu buat keluarga. 

Tapi masalah ga berhenti di situ genk, seperti kata Mark dalam bukunya sebuah seni bersikap bodo amat, kita harus terus menyelesaikan masalah demi masalah untuk menghadapi tingkatan masalah berikutnya.

Secara, kalau liburan dadakan, nyari tiket kereta udah pada habis, hotel pada mahal, tiket pesawat udah terbang semakin tinggi. Ya namanya juga kroco mumet ya, kalau mau pesan tiket sama penginepan jauh-jauh hari, memang sich dapat yang murah. Pas mau berangkat, lah si bos ga ngasih cuti (disini kadang suka kuciwanya).

Minggu, 13 Januari 2019

Menikmati Kekocakan Murad dan Pipit (Review Film : Preman Pensiun)



Dimana ada Murad disitu ada Pipit, sebab mereka satu paket, itu yang diucapkan ketika Pipit diajak bergabung dengan bang Gobang. Jadi ingat film Titanic yang bagian Kate Winslet sama Leonardo-nya mau loncat trus bilang, “you jump, I jump”, tapi kalian bayangin yang ngucapin Pipit ke Murad 

Setidaknya XXI Epiwalk tidak hanya 1 studio saya yang menayangkan film Preman Pensiun, beberapa kalau tidak saya katakana semua studio memainkan film serupa. Dan setidaknya dari Indonesia Social Blogger sendiri hadir setidaknya 90 an orang.

Kalau blogger sudah hadir ada saja tingkah lucu yang ditampilkan. Mulai dari foto-foto disetiap spot bagus yang ditemukan atau menciptakan spot foto sendiri dan masih banyak lainnya.

Sementara saya, menikmati setiap moment yang hadir, karena acara pressscrening kali ini ini tidak hanya diikuti komunitas blogger saja, ada juga komunitas lainnya, seperti  fan base nya Preman Pensiun sendiri atau media yang memang sudah kewajibannya meliput dan memberitakannya.

Kebayangkan, XXI Epiwalk lumayan penuh diisi orang-orang dengan berbagai macam kepentingan yang hadir demi menyaksikan Preman Pensiun yang sempat mendulang sukses ketika di layar kaca beberapa tahun lalu.

Secuplik Kelucuan Preman Pensiun
Epi Kusnandar memainkan peran sebagai Kang Mus dengan total, bahkan di presscon kali ini ia hadir tetap sebagai kang Mus dimana ia berperan.

Jumat, 11 Januari 2019

Penandatanganan Pakta Integritas PTTUN Jakarta 2019


 
KETUA PTTUN Jakarta Bpk. DR. Istiwibowo, SH, MH Menandatangani Pakta Integritas
Apa yang kita tulis itu yang kita kerjakan apa yang kita kerjakan itu yang kita tulis. Ketua sendiri sepakat dengan ungkapan diatas, dan inilah yang menjadi dasar dari Pakta Integritas, agar kita selalu ingat akan apa yang sudah kita tuliskan dan janjikan.

Jumat pagi, kebiasaan rutin yang dilakukan adalah senam pagi. Berbeda dengan jumat ini, seluruh staf dan pimpinan harus hadir di aula demi mengikuti upacara penandatanganan Pakta Integritas.

Pendantanganan PaktaIntegritas ini sendiri sudah dilaksanakan beberapa tahun kebelakang. Semua dilakukan demi Mewujudkan Badan Peradilan Yang Agung, Visi Mahkamah Agung itu sendiri.

Mau atau tidak mau, suka atau tidak suka, selama menjadi Aparatur Sipil Negara di bawah Mahkamah Agung, dituntut harus menandatangani Pakta Integritas, sebagai wujud patuh dan perduli agar tercapainya Visi dan Misi Mahkamah Agung dan Good Corporate Governence.

Dalam sambutannya, Ketua Pengadilan Tinggi TUN Bpk. DR. Istiwibowo, SH, MH Jakarta mengatakan, bahwa pertama-pertama yang harus kita selalu kita ucapkan adalah  syukur  kepada Tuhan karena hari kita yang hadir masih dapat melangsungkan penandatanganan Pakta Integritas.

Senin, 07 Januari 2019

Era Keterbukaan Prostitusi

Illustrasi dari pixabaydotcom
Payahnya, ketika informasi masuk baru diterima, alih alih untuk mengelolanya, yang terjadi adalah rasa ingin tahu lebih dalam, jiwa penasaran yang mendadak keluar, kalau tidak merasakan sendiri rasanya kurang pas.

Dunia medsos kembali ramai, kali ini tidak hanya melulu membahas  politik. Mulai dari kontainer yang berisikan surat suara yang sudah di coblos atau award-award-an atas hoaks yang beredar.

Memasuki tahun politik, bangsa ini mengalami berbagai macam kegaduhan. Pun kali ini yang disasar adalah prostitusi on line. 

Acung jempol untuk kinerja polisi yang sudah mampu membongkar prostitusi on line. Tapi dengan maraknya pemberitaan di media setidaknya ada efek lainnya yang terjadi. 

Jumat, 04 Januari 2019

Belajar Leadership Dari Abah (Review Film Keluarga Cemara)

Sumber Gambar Pixabay(dot)com
Yang berbeda dari Keluarga Cemara dahulu dengan sekarang hanya setting dan latar belakang cerita, tapi tetap sama dalam menyampaikan pesan dan gagasan kepada para penikmatnya. 

Bagi saya bahagia itu sederhana kok, pas awal tahun pas ada yang ngajakin nobar. Lah secara filmnya menarik, pokoknya semua film Indonesah itu menarik buat saya asalkan jangan yang horor, yang roman picisan bolehlah, semi action juga masuk lah ini film bergenre keluarga, siapa juga yang nolak.

Nah masalahnyw, pelupanya saya udah masuk kategori semi akut, daftar nobar di tanggal 2 untuk nobar tanggal 3 Januari 2019. Pas jam mau nobarnya malah keasikan main pingpong. Iya main pingpong, padahal reminders udah beberapa kali getar dan pesan di group sudah panjang mengingatkan. 

Beruntungnya lokasi nobar yang berada di kokas tidak berjauhan dengan lokasi saya sendiri, meskipun tidak sepelemparan batu juga sich. Kalau naik gojek butuh waktu 5 sampai 10 menit.

Telat 5 menit, pas film mulai, nyari tempat duduk, ketemu orang kaku, yang satu baris itu dia sendirian, mau minta duduk di sebelahnya atau beberapa bangku dari dia khawatir ada temannya, ditolak mentah-mentah sambil seraya bertanya nomor bangku saya berapa? Siapa juga yang memperhatikan nomor bangku kalau nobar seperti ini, kecuali dia memang sudah booking satu baris itu lain cerita (sebab sampai film selesai, dia tetap sendirian, (bah egois kian kawan inilah ya).

Belum mulai film aja, udah banyak drama yang dilalui ya. Tapi overall setelah menyelesaikan film Keluarga Cemara ada perasaan terhibur, bangga, haru biru lah.

Senin, 24 Desember 2018

Ini Tentang N A T A L



Natal sebuah perayaan, entahlah ......Natal sebuah pesta, mungkinkah?

Tapi yang pasti dirayakan atau tidak, pesta atau bukan, Natal akan selalu hadir.

Iya Natal akan selalu hadir, bersama setiap pesan yang hendak disampaikannya.

Pesan Damai, Pesan Kasih, Pesan Kebaikan.
Sebab Natal itu sendiri sejatinya merayakan kembali lahirnya Kasih, 
Kedamaian dan Kebaikan bagi semua.

Kamis, 20 Desember 2018

Hijau Di Tanahku



Hijau terserak disetiap sudut pandangan mata
Semerbak segar daun menusuk hidung 
Tak kalah aroma tanah membawa harumnya

Mungkin inilah alasan mereka ingin mengusir kita dari sini
Atau keindahan ini yang mereka iri untuk kita miliki.

Kamis, 13 Desember 2018

BPK SINABUNG Ada Di Bumi Serpong Damai



Halooo, orang baik yang sudah bersedia mampir dan melipir sejenak di lapak ini, terimakasih banyak buat yang mau meninggalkan komentar.

Kali ini saya membahas makanan/kuliner yang tidak biasa tapi ga ekstrem juga sich. Tidak biasa atau tidak boleh terlebih untuk teman-teman umat muslim karena kuliner ini mengandung B2 yang tidak boleh di konsumsi.

B2 kayaknya lebih sopan disebut ketimbang makan b**i, jadi sampai akhir tulisan ini dan tulisan yang akan datang kita sepakati terlebih dahulu kata ganti untuk panganan b*b* adalah B2.

Selasa, 04 Desember 2018

Dikerjain Selang Intake Mesin Cuci Otomatis 1 Tabung.


Ini dia penampakan kepala selang dan sambungannya yang putus 
Saya coba masukkan paksa awalnya karena saya coba geser sana-sini ga bisa bergerak sambungan selangnya. Alhasil memutuskan untuk langsung melakukan penggantian saja. Taraa, rupanya yang baru juga demikian ada sambungannya (antara kepala selang dengan selangnya) lah yang rusak aja belum nemu caranya bukanya, ini yang baru juga begitu. Tanya ke petugas toko perabotnya, dia juga bingung.

Semua berasal dari selang yang tiba-tiba putus begitu saja dari sambungan keran yang menghubungkan antara keran ke mesin cuci. Sehingga kayak saya yang baru pertama kali mengalaminya sempat panik. Pertama karena tiba-tiba air nyembur keluar dari keran, karena selama ini keran air terpasang otomatis dalam keadaan menyala atau on, sehingga kalau mesin mau mencuci air sudah langsung keluar. Beberapa mesin cuci sebelum yang saya gunakan sekarang, terutama yang dua tabung, pengisian air dapat dilakukan manual, nah kalau yang satu tabung sepertinya dia harus otomatis karena sesudah mencuci akan masuk ke langkah berikutnya tanpa melakukan penyetelan ulang, mungkin ini yang membutuhkan air dari keran untuk selalu tetap mengalir.

Nah, kaget setelah air keluar dari sambungan selang ke keran, tutup keran itu langkah pertamanya, ya iyalah kalau ga ditutup bisa banjir kemana-mana, coba buka drat pengunci ke keran air lalu longgarkan dan lepas selang intake air yang di mesin cuci.

Kalau sudah berhasil dilepas (kasus saya) teliti apakah ada kerusakan atau hanya sekedar terlepas saja. Biasanya keadaan yang sering terjadi adalah hanya terlepas saja antara sambungan dari keran ke kepala selang dan selang.