Sabtu, 07 Oktober 2017

Menapaki Kisah Hidup Ray (Buku : Rembulan Tenggelam Di Wajahmu)




Kalau Tuhan menginginkannya terjadi, maka sebuah kejadian pasti terjadi, tidak perduli seluruh isi langit bumi bersekutu menggagalkan. Sebaliknya, kalau Tuhan tidak menginginkannya, maka sebuah kejadian niscaya tidak akan terjadi, tidak perduli seluruh isi langit-bumi bersekutu melaksanakannya.

Setiap buku apapun menceritakan hal berbeda, meninggalkan setiap kenangan akan pengalaman setelah membacanya. Demikian juga setelah membaca Rembulan tenggelam diwajahmu. Sekilas memang dari judulnya agak sedikit “dangdut” gimana gitu (sambil cengir-cengir sendiri inget lagunya Caca Handika yang judulnya Rembulan bersinar lagi.... ).

Tapi terlepas dari judulnya yang menurut saya tidak ear cathing, tetap saja saya memutuskan untuk menjadikannya salah satu koleksi buku perpustakaan pribadi. Dan benar saja, meskipun judulnya sederhana  buku Rembulan Tenggelam d Wajahmu sudah masuk Cetakan ke 33 tepat bulan juni 2017 lalu. Cetakan pertaman sendiri itu 1 Februari 2009. Memang si Tere Liye ini kalau bikin buku kebanyakan ngehits, beberapa yang telah saya baca dan rangkumkan, kalau menurut saya pribadi beliau (tere liye) kaya dalam meramu sebuah rangkaian cerita namun tetap sederhana menyampaikannya kedalam kata-kata.

Untuk buku Rembulan Tenggelam di Wajahmu saya dapatkan ketika mengunjungi Pameran IIBF 2017 lalu, secara sering ke Toko Buku “G” ngga pernah liat buku yang satu ini. Baru kemarin buku terbitan Republika Publishing ini menyasar mata. Tidak penasaran awalnya dengan tampilan warna sampul yang merah sederhana dan judul yang alakadar-nya, setelah membaca sebagian, penasaran dan memutuskan untuk membelinya dan menuntaskannya.

Rabu, 13 September 2017

Kembali diingatkan Tupoksi masing-masing bagian. (Rapat Bulanan Kali ini)


KPTTUN Jakarta dan WAKPTTUN Jakarta 


Ruang rapat kembali dipenuhi jajaran pimpinan dan  staf Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta. Secara untuk bertemu dengan lain bagian akhir-akhir ini semakin sulit, karena kesibukan masing-masing bagian yang sudah mendekati akhir tahun berjalan. 

Tanpa berpanjang lebar, Ketua Pengadilan Tinggi (KPT) Tata Usaha Negara Jakarta membuka rapat, beliau ingat terakhir rapat itu 2 bulan lalu, sempurnanya setiap bulan. Tapi beliau juga mahfum akan kesibukan masing-masing bagian.

Beberapa waktu lalu tepatnya 2 minggu lalu, ia  hadir dalam acara Peresmian Pelayanan Terpadu Pengadilan Negeri Jakarta pusat. Nah, dilaunching kemarin juga sekaligus dilakukan Sosialisasi Mengenai Lingkungan Peradilan.

Pencapaian Mahkamah Agung RI (MARI) sendiri dalam capaiannya sudah beberapa kali memperoleh prestasi yang membanggakan, salah satunya 4 kali WTP. Bahkan Presiden sendiri memuji MARi yang sudah mencapai tahapan Akreditasi meskipun beberapa lainnya  sudah lebih dulu memiliki sertifikat ISO.

Jumat, 08 September 2017

Akhir Pekan ini ke IIBF ajah !!!!



Tahun ini salah satu perhelatan buku yang harus dihadiri, ya Indonesia International Book Fair. Masih seperti biasa lokasinya di pusat Jakarta. Persisnya Jakarta Convention Center.

Padahal beberapa waktu lalu kita masih merasakan euforia big bad wolf, serupa hanya saja beda gaung dan lokasi tapi tetap menampilkan buku-buku berkelas untuk mencerdaskan bangsa.

Rabu, 06 September 2017

Berkunjung sebentar ke Pabrikan Genset (Pengalaman Membeli sebuah Genset)





Melihat langsung pengerjaan adalah sebuah hal yang diperlukan agar benar-benar pasti dan mengetahui sejauh mana progress yang sudah selesai, bagian penting lainnya memastikan spesifikasi barang sesuai dan dicocokkan dengan permintaan diawal.

Menjadi seorang Blogger yang juga staf Pengadaan Barang dan Jasa adalah sebuah keseruan tersendiri. Ada pengalaman unik dan menarik yang dapat diceritakan. Lah secara untuk blogger itukan mencari sesuatu untuk diceritakan, dan beruntungnya sayah, ntu cerita sudah datang sendiri. 

Secara segala mesin cuci aja bisa dijadikan bahan tulisan, nah sekali waktu  berkunjung ke Pabrikan Genset, kan jarang-jarang a.ka kesempatan langka.


Mesin Genset 

Seperti pengadaan genset keperluan kantor tahun ini, untuk memutuskan membeli harus melalui sebuah proses panjang yang harus dilewati. Mulai dari proses pengumuman, seleksi hingga menentukan pemenang dan ini semua dilakukan dengan semangat keterbukaan. Sampai nanti keputusan siapa yang memenangkan pengadaan genset muncul dan tidak ada sanggahan dari pihak lainnya. Barulah dapat diputuskan yang menang untuk segera memenuhi persyaratan selanjutnya.

Senin, 28 Agustus 2017

Launching Wahana Roma Sky Pirates dalam rangka Mengedukasi Masyarakat.


Siapa yang belum kenal dengan produk-produk olahan dari Roma? Kalau saya sich kenal Roma sudah lama, secara biscuit olahan mereka disarankan beberapa ahli kesehatan untuk mengurangi sakit yang berhubungan dengan pencernaan. Sederhananya untuk saya yang memiliki masalah dengan lambung (pencernaan) disarankan untuk mengkonsumsi biscuit sebagai cemilan agar perut tidak sempat kosong.

Tapi bukan produk makanan Roma yang akan kita bahas, memang sich masih ada kaitannya tapi bukan yang biasa kita konsumsi. Tapi tetap menyenangkan meskipun ngga mengenyangkan ya.

Roma Sky Pirates
Beberapa waktu lalu PT. Mayora Indah Tbk  bekerjasama dengan Trans Studio Bandung, melalui brand Roma meluncurkan Roma Sky Pirates, sebuah wahana permainan yang akan memperkaya pilihan pengunjung Trans Studio Bandung. Roma Sky Pirates adalah wahana permainan berbentuk kapal layar yang dapat dinikmati oleh pengunjung dari seluruh kategori usia.  Pengunjung akan merasakan sensasi berpetualang bersama kawanan bajak laut untuk mencari Ladang Gandum Keemasan

Sabtu, 19 Agustus 2017

Keliling Kebun Teh Gunung Mas (Selamat Ulang Tahun MARI ke 72)

Gerbang Masuk Kebun Teh Gunung Mas
Momentum kali  ini tidak terpaut jauh dengan HUT ke 72 NKRI dan dengan tema Kerja Bersama selaras dengan pesan Mahkamah Agung mewujudkan keselarasan semangat dalam bekerja.

Kebun Teh Gunung Mas, Puncak Pas Jawa Barat sudah penuh sesak dengan Warga Peradilan yang hendak merayakan Hari jadi Mahkamah Agung RI yang ke 72 Tahun. Langsung  berkumpul ditengahl tanah lapang berumput, sekaligus gladi resik untuk upacara dan tidak lupa melatih Yel-yel untuk kali ini yelnya adalah ... Mahkamah Agung ...Yess...Jaya..Jaya ..Jaya .. Yess. 

Upacara tidak akan berlangsung lama, jadi dimohon yang sudah hadir harap masuk ke dalam barisan yang sudah ditentukan dan diharapkan tidak ada yang mondar-mandir ditengah lapangan, setidaknya suara peringatan itu sudah 2 kali diucapkan demi  hendak dimulainya Upacara Hari Ulang Tahun Mahkamah Agung RI

Jumat, 18 Agustus 2017

Satu Malam Menginap di Evergreen Village Puncak Cisarua



Kali ini "ngawal" bos ke sekitaran Puncak Jawa Barat. Acara ringan dan terkesan mendadak. Jadi penginapan pun ya gitu, sedapatnya saja (itu juga sudah untung ada yang mau di booking dadakan). Pilihan jatuh ke penginapan sekitaran Cisarua, Puncak KM 84 Tugu Cisarua. 

Seingat saya dulu dibagian atas ada Resto Ayam Bangkong sebelum masuk ke Ever Green Village, tapi sekarang sudah berganti dengan Alfa.

Ok. Lanjut ke penginapannya sendiri, awalnya sempat bingung juga kok banyak hilir mudik pria berhidung tinggi dan berjanggut lebat (dugaan sich ada berbau Timur Tengahnya) patut saja, rupanya ada perkampungan Arab sekitaran Ever green. 

Sementara itu Ever Green Villages sendiri menjagokan konsep Family Hotel dan Convention yang merupakan  Unique Hotel dan sudah terkenal dari semenjak dibangunnya tahun 1970. Dan juga merupakan hotel pertama yang ada di Kawasan Wisata Puncak Jawa Barat dengan panorama yang indah dan udara yang masih bersih.  

Selasa, 15 Agustus 2017

Menikmati Lukisan Istana Negara di Galeri Nasional Jakarta.

Komunitas Blogger 

SENANDUNG IBU PERTIWI, TANAH AIR INDONESIA. Yup, Ibu Pertiwi mencoba bersenandung akan keindahan dan kekayaan Bumi Indonesia dalam rupa lukisan. Terlalu banyak untuk disenandungkan, tapi nikmati bagian kecilnya di Galeri Nasional, Jakarta.

Sebagai seorang blogger bergabung dengan komunitas tertentu akan sangat menyenangkan dan membantu dalam hal berbagi informasi acara. Pun demikian dengan beberapa waktu lalu, notifikasi email memberitahukan bahwasannya saya terpilih sebagai salah satu blogger yang beruntung untuk di ajak berkeliling Galeri Nasional. Acara yang di gagas oleh Jadi Mandiri ini mencoba mengajak Blogger untuk lebih dekat dengan koleksi lukisan Istana.

Lah secara setiap hari selalu lewat Galeri Nasional, tapi belum pernah masuk kesana dan mengetahui aktivitas apa saja yang ada disana. Berbekal undangan ditangan, dengan beberapa blogger senior lainnya kami di pandu untuk mengelilingi Galeri Nasional.

Jumat, 28 Juli 2017

Bakmi 7 Menteng, Jakarta Pusat

Bakmie 7 Menteng


Hmmm, keluar dari rutinitas melakukan sesuatu yang berbeda atau datang ke tempat berbeda pastinya akan menyenangkan, ya mungkin juga sekaligus mengenyangkan akan lebih baik.

Pun demikian pagi kemarin, jarang-jarang tiba dikantor masih pukul 6 pagi. Efek jalan kepagian dan ngga kena macet ya diganjar sampai pagi pastinya. 

Karena kepagian juga alhasil waktu sarapan dirumah ngga sempat. Untungnya jalan sama bos yang kebetulan sudah hapal sama sekitaran menteng. Lah secara saya juga sering muter-muter sekitaran situh baru ngeh ada warung pojok yang menawarkan bakmi ayam pagi-pagi dan panas-panas gituh. 

Memang sich ada juga abang-abang bakmi  yang mangkal disekitaran menteng. Tapi yang berbentuk warung pojokan dan berkolaborasi (hassiek) sama warung nasi dan warung kopi kan masih sedikit. 

Rabu, 26 Juli 2017

3 Jam merajut rasa kekeluargaan dan kebersamaan (Outbound ringan @ HuluCai)


Kalau sudah mulai panas sedikit, inovasi dilakukan dengan gerakan yang berbeda dengan teman sisi kiri dan kanan. Hingga berujung di sebuah games ringan telapak tangan kanan diharuskan menangkap jari telunjuk teman sebelah kanan pada saat yang bersamaan telunjuk tangan kiri harus menghindari tangkapan dari teman sebelah kiri.

Seumur-umur baru kali ini merasakan outbound bareng  rekan kerja. Iya, sebab outboundnya sendiri merupakan acara sisipan dari acara lainnya.  Dan bukan perkara mudah mengumpulkan hampir 50 orang pegawai untuk meluangkan waktu bersama selain untuk keperluan rutinitas sehari-hari perkantoran.

Mengambil lokasi yang tidak jauh dari Jakarta, setidaknya membutuhkan waktu (kalau tidak terjebak macet) 1,5 jam, jauh lebih cepat ketimbang waktu tempuh bekasi-jakarta via tol jakarta Cikampek. Hulu Cai Outbound nama tempatnya. Untuk luas areanya sendiri menurut pengakuan salah satu fasilitator outbound kurang lebih 25 hektare. Bukan main luas tempatnya.