Kamis, 19 Januari 2017

Pengantar Tugas sekaligus Purna Bhakti di PTTUN Jakarta




Tepat pukul 10.00 WIB, semua Pejabat hingga pegawai  Pengadilan TInggi Tata Usaha Negara Jakarta sudah hadir memenuhi aula lantai 3. 

Hanya dihadiri seluruh keluarga besar PTTUN Jakarta dengan perayaan sederhana. Pengantar Tugas Pak Arif Nurdu’a ke PTTUN Surabaya dan Purna Bhakti ibu Ratna Soejoto dan Ibu Tiambun Simanjuntak.

Sambutan Pak Arif Nurdu’a
Tanpa berpanjang lebar dan mengulur waktu Pak Arif diberikan kesempatan maju untuk  emberikan sepatah kata perpisahan kepada warga PTTUN yang hadir. 

Senin, 16 Januari 2017

Semalam di Penang, Negeri Orang.

Pagi di jalan hijau 

Matahari sudah lumayan terik disekitaran jalan hijau 5. Tapi lalu-lalang kendaraan belum seramai seperti di jalanan ibukota Jakarta.

Iya, Penang sedikit lebih lengang daripada Jakarta.

***
Sedari semalam, tepatnya pukul 03.00 pagi waktu setempat. Rumah sakit Lam Wah Ee sudah dipadati antrian pasien.

Sepertinya kehidupan sudah mulai disini. Meskipun matahari belum menampakan dirinya.

Persis pukul 06.30 seorang perawat bertubuh subur dan berkulit legam sepertinya keturunan india mendekati meja dan mengaktifkan nomor antrian.

Sontak semua yang antri sigap berdiri dan merapatkan barisan.

Minggu, 15 Januari 2017

Sekarang mau cerita naik Lion Air

LION AIR 


Baru kemarin saya merasakan kenyamanan dengan maskapai citilink. Bahkan beberapa bulan lalu sempat juga menggunakan Lion,  Minggu sore beranjak dari Sumatera ke Penang menggunakan Lion air.

Bandara Kualanamu ramai dipadati pengunjung sore kemarin. Mungkin karena besok itu hari senin semua siap-siap kembali ke kota asalnya untuk ber-aktivitas seperti sedia kala.

Berbeda sedikit dengan saya. Lepas menghadiri hajatan kerabat di Kabanjahe kami (saya dan istri) meneruskan perjalanan ke Penang.

Yup. Pilihan jatuh kepada Lion selain karena ketersediaan pesawat harga juga merupakan salah satu unsur yang menjadi pertimbangan.

Dari Medan ke Penang menggunakan Lion itu jatuh di harga Rp. 665.000,- tapi kalau menurut saya sich ngga murah-murah banget kan ya.

Kamis, 12 Januari 2017

Pengalaman naik Citilink rasa Garuda.


Citilink Pagi Parkir di Bandara


Semoga kehati-hatian dalam lepas landas citilink tetap terjaga bukan karena hati-hati hanya pasca kejadian pilot mabok.

Pasca rame-rame insiden pilot mabok beberapa waktu lalu yang setidaknya membuat mundur direktur Citilink. Tetap tidak membuat para pecintamoda transportasi udara enggan untuk menggunakan Citilink.

Pastinya akan ada penurunan dari pengguna maskapaiini meskipun jumlahnya tidak seberapa.

Tapi dari sepengamatan saya menggunakan citilink untuk penerbangan Jakarta-Kualanamu. Untuk jam keberangkatan pukul 05.00 pagi hampir sebagian besar terisi penuh.

Rabu, 11 Januari 2017

Tanya dan Ale dititik kritisnya (Resensi Novel Critical eleven)

Critical Eleven by Ika Natassa
Kita memilih pasangan seperti memilih biji kopi yang terbaik. Bukan salah mereka (baca:pasangan) jika rasanya kurang enak. Salah kita yang belum bisa melakukan yang terbaik sehingga mereka juga menunjukkan yang terbaik buat kita.

Ok, akhirnya dapat juga bukunya mba Ika Natassa. Sempat beberapa kali ke Gramedia buku ini tidak tersedia. Sekilas melihat sampul depan bukunya, teringat dengan sampul buku Sabtu Bersama Bapak (edisi lawas) nuansa biru mendominasi hampir keseluruhan covernyadan infonya sampul depan ini didesain sendiri oleh mba Ika.

Buku Critical Eleven sendiri resmi terbit di tahun 2015 dan Desember 2016 sudah masuk cetak ulang yang ke 16.

Salah satu keunikan dari novel ini selain nomor halaman yang biasanya terletak dibawah, mba ika menyusunnya di tengah. Sempat bingung nomor apaan ini? Dan jalan ceritanya sedari awal ketebak juga berasa Abegeh yang beranjak dewasa. Bahasa inggrisnya nyampur bareng bahasa lokal.

Tapi bukan gw kalau baca novel yang berkesan ringan dan renyah tapi ngga ngedapetin kata-kata baik. Halaman awal aja langsung digeber, “Berani menjalin hubungan berarti berani menyerahkan sebagian kendali atas perasaan kita kepada orang lain. Menerima fakta bahwa sebagian dari rasa kita ditentukan oleh orang yang menjadi pasangan kita.”

Sabtu, 07 Januari 2017

Terkadang niat dapat berubah ditengah perjalanan (Film: The Great Wall)


Wiliam demi melihat keseriusan Orde Tanpa Nama melumpuhkan Tao Tei terutama komandan Lin, sedikit banyak hatinya terbagi dua. Bubuk mesiu atau membantu komandan Lin dan William memutuskan yang ke dua.

Sebenarnya ada beberapa acara yang harus dilakukan hari ini, tetapi karena ada kerabat yang kebetulan tidak bisa. Ya sudah habiskan acara sabtu siang ini bersua dengan teman di sekitaran Metropole Jakarta Pusat.

Berasa udah lama juga ngga main ke sini (baca Metrople) meskipun lokasinya ngga jauh dari tempat kerja, sudah banyak berubah nich tempat. Palingan sempat tahun lalu ke sini tapi di parkiran depan aja, ngobrol di salah satu tenda warung kopinya.

Hmmm, film apa yang menarik disimak siang ini dan pilihan jatuh ke film The Great Wall, rupanya sekarang XXI sudah ada buletin dan terbit setiap bulan.


Jumat, 30 Desember 2016

NgeMall di Kota Malang

Suasana di Mall Olympic Garden (MOG)
Setelah siang tadi puas explore di Museum Angkot dan sehari sebelumnya juga lelah berputar-putar di Jatim Park 2. 

Waktu masih menunjukkan pukul 16.30 sore ketika keluar dari Museum Angkot. Penasaran juga mau menjajal Jatim Park 1 tetapi demi melihat jumlah kendaraan yang ke sana sedikit alhasil sedikit ragu.

Ya sudah banting setir, coba searching di Google Mall Terbesar di Malang dan pilihan jatuh ke Mall Olyimpic Garden (MOG).

Bayangan di kepala ketika menemukan kata terbesar langsung membandingkan dengan Mall Jekardah yang pernah dimasuki.

Selasa, 27 Desember 2016

Menjelang Malam di Alun2 Jogjakarta

Ilustrasi (Dok. Pri)

Setelah melewati 565 KM dari Bandung menuju Jogjakarta via Tol Padalarang lanjut ke Cipali keluar di Brebes Exit (Brexit). Butuh waktu tempuh 12 jam. Berangkat persis jam 7 pagi tiba juga jam 7 dimalam hari.

Ada sebuah keseruan sendiri, ketika menggunakan jalan darat dan hanya bermodalkan aplikasi sebagai penunjuk jalan. Yah, diajak muter-muter mah hayok ajak. Versi Waze apps lewat sini, sementara versi Gmaps lewat sana. Heheheheh, bingungkan?

Punya waktu sedikit dan hanya malam ini saja, sebab beaok harus lanjut lagi ke Malang. Praktis hiburan malam yang  bersahabat ada di Jogja jatuh ke Alun-Alun Kidul.

Kalau saya ngga salah hitung ini kali ke 3 saya mengunjungi Alun-Alun Kidul (Selatan) tapi baru pertama kali dengan pasangan.

Jadi penasaran dan sedikit browsing mencari tahu informasi seputaran Alun-alun.

Senin, 26 Desember 2016

Wisata foto di The Lodge Maribaya Bandung



Kekuatan The Lodge Maribaya adalah dikeindahan alamnya. Ditingkahi sedikit trik fotografi seolah-olah kita sedang berada di alam liar, gmana gitu.

Libur akhir tahun sudah tiba, saatnya keluar sebentar dari rutinitas keseharian. Yup. Pilihan libur kali ini beruntung mencoba mengitari pulau Jawa via darat. Biasanya hanya mendengar cerita lengkap dari sahabat-sahabat yang rutin mudik ketika musimnya tiba.

Untuk tujuan pertama, Bandung. Berangkat dari jam setengah 6 pagi. Disaat sekitar masih dengan geliat bangun pagi atau yang lainnya sedang berolahraga pagi. Kami sudah memulai terdampar di Tol Cikampek- Padalarang.

Sepanjang perjalanan tidak menemukan antrian yang berarti, hanya sedikit tersendat di ruas tol Padalarang di Jembatan Cisomang persisnya.

Ada retakan yang menyebabkan pengaturan lalu-lintas menjadi lebih disiplin,semua kendaraan besar dilarang keras melintas jembatan Cisomang.

Kamis, 22 Desember 2016

Menikmati SOP Iga Sapi betawi di Blok S



Berawal dari siang tadi ke salah satu bank CIMB Niaga dimana tempat saya dan teman mengambil cicilan rumah, Iya Bank CIMB Niaga Cabang  Bursa Efek Indonesia (BEI). BEI sendiri lokasinya tepat depan sebarang Plaza Pacific Place dan untuk parkir kendaraan memang ditempatkan di Pacific Place. Ini kali ke dua saya ke Bursa Efek Indonesia.

Sedikit berbeda penjelasan yang saya dapat dari pihak Bank CIMB Niaga beberapa tahun lalu,  seingat saya 2 tahun lalu penjelasan dari Bank jika hendak melakukan pelunasan maka perhitungan sederhananya adalah Cicilan tiap bulan dikalikan sisa pembayaran, Cicilan saya katakanlah Rp. 4 juta dengan sisa pembayaran 5 tahun (12 bulan X 5 tahun=60 bulan) maka pelunasan yang saya bayar adalah 4 juta dikalikan 60 bulan. Nah lalu bedanya apa saya percepat pelunasan dengan mengangsur setiap bulannya.