SoG4iGVrlm2d0xVc7TbcWuGl8F4PkcCzhtCrmamZ

Temukan Zeolit Omega dan Kembali Ke Bumi (Film Pelangi Di Mars)

Studio XXI

 

Lebaran tahun liburannya lebih  sedikit lebih panjang karena ada beberapa hari libur bersama dan beberapa hari ditetapkan untuk WFA. Sehingga untuk teman-teman yang hendak pulang kampung bisa berangkat lebih awal, hitung-hitung mengurangi jumlah penumpukan kendaraan. Dan untuk yang tidak pulang kampung palingan menikmati suasana Jakarta yang lowong dan mengunjungi kerabat pada hari yang idul fitri ini.

 

Salah satu kegiatan kami ketika libur lebaran kali ini dan tetap di Jakarta salah satunya adalah nonton ke XXI. Secara bocil dari kemarin meminta untuk mengisi waktu liburnya dengan mengunjungi XXI dan nonton film. Alhasil disinilah kami XXI Mall Aeon BSD, jam pertunjukan 11.55 WIB dengan jumlah penonton 15 orang. Dan Film Pelangi Di Mars menjadi pilihan kami karena film ini cocok untuk semua usia (mungkin ini maksudnya cocok ke film anak-anak/ keluarga) sementara saya sendiri beberapa kali sempat menguap (ngantuk) karena bosan. Tapi ga papalah demi menyenangkan bocil. Biar ga semakin ngantuk dalam menyaksikan film ini, saya sedikit fokus untuk mengikuti alur ceritanya. Dan ini sedikit cerita Film Pelangi Di Mars.

 

Studio XXI
Studio XXI 


Ibu Pratiwi Ketinggalan di Mars.

Peran Ibu Pratiwi sangat baik dimainkan oleh Lutesha. Ia seorang peniliti yang dikirim dari Indonesia ke Mars namun siapa sangka penelitiannya tentang batu Zeolit Omega yang awalnya didukung oleh Nerotech tiba-tiba menarik dukungannya dan meninggalkan Mars. Dan semua angkutan ditarik ke bumi kecuali satu angkutan yang tersedia untuk mengangkut Batu Zeolit Omega.  Ibu Pratiwi ini meneruskan penelitiannya meskipun ia sendirian tinggal di Mars. Rupanya Ibu Pratiwi sedang mengandung (baca hamil) dan melahirkan Pelangi. Bersama Batik (robot) ia membesarkan Pelangi. Demi meneruskan keyakinannya tentang Batu Zeolit Omega ini, ia mengajak Pelangi dan Batik menuju sebuah tempat.

 

Sialnya ditengah perjalanan badai atmosfer terjadi sehingga ibu Pratiwi meninggal dan Pelangi dibesarkan oleh Batik. Pesan terakhir Ibu Pratiwi kepada Batik agar selalu menemani Pelangi dan kepada Pelangi dipesankan agar tidak mempercayai siapapun selain Batik.

 


Pelangi Di Mars
Pelangi Di Mars 

Diusia 6 tahun, misi mencari Zeolit Omega dilanjutkan berbekal peta yang ditinggalkan ibu Pratiwi. Dan disinilah petualangan itu dimulai, mulai dari perjuangan Pelangi dan Batik menyelamatkan diri, bertahan dari badai hingga konflik yang terjadi diantara mereka.

 

Dan Pelangi juga pada akhirnya bertemu dengan robot lainnya, ada robot yoman si robot kreatif robot siul dan robot koki dari korea si Kimchi.

 

Pelangi juga pada akhirnya dapat menghubungi Pimpinan Nerotech yaitu Mirna yang diperankan oleh Livy Renata. Jreng peta diberikan kepada Mirna dan sialnya Zeolit Omega tidak juga ditemukan.

 

Ah, kalau Pelangi tidak berhasil menemukan Batu Zeolit Omega tersebut maka ia akan gagal kembali ke bumi dan terjebak selamanya di Mars.

 

 

Berikut alasan memilih menyaksikan Pelangi Di Mars :

1. Film karya anak bangsa.

2. Film fiksi ringan cocok untuk anak usia 4-12 tahun menyaksikan Film Pelangi Di Mars.

3. Film Pelangi di Mars diputar bertepatan dengan waktu liburan.

 

Seru juga mengisi waktu liburan dengan menyaksikan Film Pelangi Di Mars ini.


Related Posts
Terbaru Lebih lama
Kornelius Ginting
Orang Baik Rejekinya Juga Baik

Related Posts

Posting Komentar