SoG4iGVrlm2d0xVc7TbcWuGl8F4PkcCzhtCrmamZ

Memberdayakan sesama karena Tuhan telah lebih dahulu memberdayakan kita

 


Judul asli yang Pendeta sematkan adalah kasih Kristus mendorong orang percaya mewarta. Hal ini karena konsep pengajarannya adalah menjadi warta bagi kasih Kristus yang telah dialami oleh orang yang percaya padaNya. Btw saking seriusnya hendak mempelajari pesan khotbah sampai-sampai lupa mencatat siapa nama pendetanya. Anyway pesan yang disampaikan minggu ini ringan dan berkesan. Semoga saya tidak berhenti hanya sebatas pendengar khotbah saja tetapi yang melakukannya dalam kehidupan sehari-hari.

 

Dimulai dengan ayat pembuka yang meskipun telah berulang kali saya baca tetap menbuat terkesan yaitu 1 Yohanes 4:20 TB [20] Jikalau seorang berkata: ”Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.

 

dan 1 Yohanes 4:12 TB

[12]  Tidak ada seorang pun yang pernah melihat Allah. Jika kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita, dan kasih-Nya sempurna di dalam kita.

 

Pemberdayaan bentuknya banyak salah satunya adalah menolong orang yang membutuhkan pekerjaan. Sehingga melalui pekerjaan yang diberikan seseorang menjadi mampu untuk memiliki penghasilan sendiri dan mampu untuk menghidupi keluarganya.

 

Contoh lainnya pemberdayaan adalah  menolong orang sakit, ditengah pertolongan kita pada akhirnya orang sakiit tersebut sembuh dan pada akhirnya memiliki daya untuk beraktivitas kembali.

 

Ini juga yang dilakukan Allah dalam kehidupan umatNya. Ia lebih dahulu memberdayakan jemaatNya agar mereka mampu memberdayakan sesamanya.

Ingat sesama, tidak terbatas pada orang kristen saja atau jemaat gereja saja. Tetapi sesama dalam artian luas, orang sekitar yang kita kenal bahkan yang tidak kita kenal. Selama kita mampu untuk memberdayakan maka lakukanlah.

 

Karya kasih Tuhan adalah bentuk pemberdayaan. Allah mengasihi umat agar umat yang tidak berdaya memiliki daya untuk melakukan apa yang menjadi tugas mereka.

 

Pengorbanan Yesus di kalvari hingga kebangkitanNya menjadi karya pembebasan kita dari dosa. Kita dibersihkan dahulu lalu diberikan tanggung jawab. 

 

Karya keselamatan bukan hanya untuk diri kita semata, tapi memberdayakan diri kita menghasilkan  sesuatu guna kemuliaan nama Tuhan, karena ketika kita diselamatkan, diberkati dan setiap kebutuhan kita dicukupi, Allah berharap melalui kehidupan kita lahir buah-buah yang membuat nama Tuhan semakin dimuliakan.

 

Berbuah bagi nama Tuhan itu apa, apakah membawa seseorang menjadi kristen saja (ini konsep klasik, yang saat ini sudah tidak relevan lagi) tentu saja tidak, konsep berbuah itu adalah setiap tindakan yang kita produksi adalah tindakan baik dan tindakan benar. Juga perkataan yang membangun, keputusan yang berdampak positif bagi kehidupan yang lahir dari  nilai2 yang sudah Tuhan ajarkan kepada kita.

 

At the end, jika hidupmu sudah diberkati Tuhan maka produksilah tindakan kehidupan yang benar, perkatakan yang membangun. sehingga melalui hidup kita kasih Tuhan dinyatakan.

 

selamat hari minggu ..

Tuhan memberkati kita semua....

Related Posts
Kornelius Ginting
Orang Baik Rejekinya Juga Baik

Related Posts

Posting Komentar