Untuk menuliskan judul postingan ini saya memerlukan beberapa waktu “apa ya kira-kira judul yang tepat untuk dapat mewakili rasa dari film penerbangan terakhir ini”. Secara tidak mudah mendeskripsikan film penerbangan terakhir ini dalam satu rangkaian kata, sehingga setelah beberapa waktu saya sepakat dengan “Yang Tulus Akan Kalah Sama Yang Modus”
Film Penerbangan Terakhir ini telah tayang pada bulan Januari
2026, beberapa bulan yang lalu. Dengan tokoh sentral di ketiga orang ini yaitu Kapten
Dave diperankan oleh Jerome Kurnia, Tiara diperankan oleh Nadya Arina dan tokoh
Nadia diperankan oleh Aghniny Haque.
Yang Tulus Akan Kalah Sama Yang
Modus
Ketampanan dan kesuksesan dari Kapten Dave memang sudah
diakui di kalangan pramugari-pramugari dan sialnya si kapten ini mampu memanfaatkan
ketampanan dan daya tariknya untuk mengambil keuntungan dari pramugari yang
tertarik kepadanya.
Sialnya, cerita bermula dari sosok polos Tiara yang
baru terjun menjadi pramugari bertemu secara tidak sengaja dengan Kapten Dave. Berawal
dari sentuhan tangan yang terjadi secara tidak sengaja, menyadarkan Dave akan kecantikan
Tiara sementara Tiara sendiri rupanya sudah kenal Dave semenjak SMA dahulu,
mereka tergabung dalam satu tim basket dimana Dave adalah salah satu seniornya.
Pertemuan yang tidak sengaja menjadi awal pintu masuk
untuk saling mengenal lebih dalam, bagi Tiara ini merupakan momen keberuntungan
secara selain dapat berkenalan kembali dengan salah satu senior dari sekolah
dan merupakan kapten di tempat ia bekerja. Sementara bagi Dave, Tiara akan
masuk menjadi korban berikutnya.
“jika bola basket ini masuk ke ring, maka itu artinya
semesta mendukung dan kamu (Tiara) akan memberikan kesempatan kepada kita untuk
menjalin hubungan” salah satu percakapan ketika Dave berupaya mendekati Tiara
yang awalnya enggan untuk lebih dalam mengenal Dave.
Pada akhirnya pesona Kapten Dave Angkasa mampu membuat
Tiara “bertekuk lutut-menyerah” dan akhirnya memilih untuk mencintainya. Cerita
cinta Dave dan Tiara berjalan manis untuk beberapa saat, Tiara mengenalkan Dave
kepada Ibu dan Adiknya. Mendeklarasikan hubungan mereka diantara semua
pramugari dan terbang bersama.
Hingga ada disuatu waktu tidak ada hujan angin atau
badai, pertengkaran kecil ataupun pertengkaran besar, tiba-tiba saja Kapten
Dave menikah dengan Nadia.
Tiara tidak terima dan mendatangi tempat pernikahan
yang sedang berlangsung ketika ia tiba disana, ada wanita lain yang sedang
mengamuk marah dan kecewa dengan pernikahan yang berlangsung.
Tiara memilih diam, menyimpan luka hatinya sendiri.
Sialnya, beberapa bulan setelah itu, Kapten Dave
datang kembali kepada Tiara dan menyatakan bahwa sebenarnya ia tidak mencintai
Nadia, namun harus tetap menikahinya karena ada satu alasan penting dan
mendesak.
Nadia adalah sosok toksik, manipulatif sehingga Dave tidak
nyaman berada bersamanya. Ia menyampaikan bahwa hanya Tiara-lah cinta sejatinya,
hanya Tiaralah yang mengerti diri Dave dengan baik.
Awalnya Tiara tidak percaya mentah-mentah dengan perkataan
Dave, namun Dave memilih melompat dari kamar Tiara (dan Dave sudah mengetahui
bahwa dibawah kamar tersebut sebenarnya ada kolam) kembali lagi Tiara dibodoh-bodohi
oleh Dave. Tiara kembali memutuskan percaya dan kembali jatuh cinta dengan Dave,
karena ia merasa Nadia-lah yang telah merebut Dava darinya.
Plot twistnya itu ketika Kapten Dave memiliki hutang
judol sehingga ia harus menikahi Nadia untuk dapat membantu melunasi hutangnya
tersebut. Dan Nadia memanfaatkan hal tersebut dengan sangat baik.
Nadia pun mencium adanya hubungan antara Tiara dan Dave dan ia bermain “playing victim” dengan menggunakan jaringan medsos yang ia miliki. Alhasil hubungan terlarang Kapten Dave dan Tiara menjadi viral dan Tiara dicap sebagai perempuan jahat yang tega merebut suami orang, sementara Nadia adalah sosok istri yang dikhianati. Dan Kapten Dave sendiri, dalam suatu percakapan Dave berujar “Laki-Laki tidak pernah disalahkan, perempuan yang akan selalu disalahkan” ia memilih menyelamatkan dirinya sendiri, tetap kembali ke pelukan Nadia dan karirnya sebagai Pilot tetap selamat. Sederhananya kelakuan Kapten Dave hanya dicap sebagai kelakuan “casanova” dan “donjuan” yang dapat dimaklumi.
![]() |
| Tiara (ditengah) Penerbangan Terakhir |
Sementara Tiara, karirnya sebagai Pramugari, habis
total. Ia harus diberhentikan
karena dicap mengganggu ruamh tangga orang lain, tanpa diberikan ruang pembelaan
diri yang adil.
Dan Nadia adalah sosok yang tertawa puas dibelakang
itu semua.
Film Penerbangan Terakhir sendiri diangkat dari sebuah
Novel Badai Gerimis. Dan beberapa menghubungkan dengan fenomena hubungan terlarang
antara pramugari dan pilot yang selalu terbang bersama. Tetapi kayaknya ga semuanya
begitu kali ya.
Kembali lagi dari Film Penerbangan Terakhir ini mengajarkan
bahwa Yang Tulus Akan Kalah Sama Yang Modus.










