SoG4iGVrlm2d0xVc7TbcWuGl8F4PkcCzhtCrmamZ

Gagal War Tiket Planetarium

Planetarium



Selasa- 1 Juli 2026- Setelah sebelumnya hanya terinfokan antrian tiket online untuk berkunjung ke Planetarium selalu habis dan memang saya juga coba pada saat itu habis, karena saya berkunjung ke aplikas loket bukan pada saat dibuka antriannya.

Oke, kali ini saya mencoba berstrategi, notifikasi di instagram diaktifkan  dengan rutin mengunjungi ig planterium sehingga setiap ada pembaruan akan muncul diberanda ig kepunyaan saya.

Tidak berhenti disitu upaya yang saya lakukan, shotcut site dari loket pun sudah saya buatkan di beranda depan smartphone saya dengan harapan ketika antrian terbuka saya langsung masuk ke dalam antrian.

Lalu apakah strategi saya berhasil? Berhasil masuk antrian iya, tetapi tidak untuk mendapatkan tiket.

Bahkan dua kali saya masuk antrian untuk mendapatkan tiket, tetapi hanya sebatas masuk antrian sahaja sementara untuk tiketnya sudah penuh a.ka habis, mulai dari tanggal 1 Juli 2026 hingga 31 Juli 2026.

Dan memang ketika saya melihat komentar di ig mereka sangat banyak yang kecewa karena telah berhasil masuk antrian tetapi tetap tidak mendapatkan tiket, seperti yang saya lakukan.

Pesan Untuk Admin Planetarium

Saat ini euforia berkunjung ke Planetarium sangat tinggi, namun fasilitas antrian yang admin buat sepertinya belum maksimal. Saya juga tidak mengetahui kendalanya dimana. Dan respon kecewa dari masyarakat tergambarkan dari komentar-komentar kecewa yang berada di ig Planetarium karena tidak mendapatkan tiket. Euforia ini lebih kepada karena Planetarium yang sempat tutup dan aktif kembali per bulan Desember 2025 sehingga animo kebahagian masyarakat untuk dapat berkunjung ke Planetarium sangat luar biasa. Namun sepertinya tidak dibarengi kesiapan dari tim admin untuk memfasilitasi euforia masyarakat tersebut.

Bahkan beberapa masyarakat yang kecewa menyampaikan dalam postingan ig kekecewaan mereka dan berasumsi bahwa ada “sesuatu” dalam sistim antrian Planetarium. Sementara saya sendiri masih mencoba berfikir positif bahwa memang antrian tersebut penuh tanpa ada tendesi pikiran macam-macam seperti ada “sesuatu” tadi.

Namun dengan kelambatan tim admin merespon ditambah ketidaterbukaan dalam sistem antrian yang dibuat memang akan akan membuat pikiran jadi “bermacam-macam” jangan-jangan ada proyek nih dalam sistem antriannya atau memang dibuat sengaja demi satu tujuan tertentu.

Saran saya sih sebenarnya yang diinginkan masyarakat agar diberikan kesempatan untuk dapat menyaksikan Planetarium yang baru dibuka ini. Namun difasilitasi dengan beberapa cara seperti :

1.     Antrian berdasarkan KTP atau BPJS atau identitas lainnya demi mengurangi beberapa orang yang hendak menyaksikan kembali padahal sudah pernah menyaksikan Planetarium tersebut.

Atau kenakan harga lebih malah (seperti 5 kali lipat) untuk kunjungan ke dua, ketiga dan seterusnya ketika masuk menggunakan identitas yang sama, namun ini diberlakukan pada saat ini saja dimana volume kunjungan sangat luar biasa.

2.     Untuk Antrian On The Spot, apakah memang sedemikian perlu antri untuk membawa anak dan keluarga besar, sementara mereka mendapatkan tiket untuk masuk Planetarium pertunjukan jam sore atau malam dan mereka harus antri dari pagi.

Cobalah admin berempati dengan keluarga yang membawa anak atau keluarga besar dan berupaya untuk mendapatkan tiket ke Planetarium ketimbang pasangan muda atau anak-anak muda yang memang memiliki banyak waktu luang untuk antri dan kesempatan serta keahlian dalam masuk antrian online.  

3.     Untuk Antrian Online sebaiknya ketika sudah masuk dalam antrian langsung diarahkan ke tanggal yang kosong tanpa harus diberikan untuk mencoba-coba tanggal yang ada atau tanggal yang muncul di aplikasi. Sehingga waktu antrian tidak terbuang untuk mencoba tanggal yang mana di tanggal tersetbut antrian sudah penuh.

Dan ketika antrian telah penuh agar aplikasi tersebut ditutup untuk sementara waktu sehingga orang tidak perlu untuk masuk ke dalam antrian dan mencoba-coba tanggal lainya.

Untuk sementara ini sih yang dapat dilakukan untuk mengurai kepadatan jumlah pengunjung Planetarium. Atau yang paling mudahuntuk mengurai kepadatan antrian pengunjung Planetarium tapi jelas biayanya sangat mahal adalah dengan membangun Planetrarium lagi.

Tetap semangat antri di bulan berikutnya lagi (demi menyemangati diri sendiri) kalau untuk antri on the spot saya masih belum kepikiran, masa iya harus datang pagi-pagi bersama keluarga untuk mendapatkan antrian pertunjukan siang atau sore hari, Hmm, mungkin para admin IT atau staf atau orang-orang DKI dapat mencoba antrian online dan merasakan sensasinya dan memberikan masukan atau saran perbaikan terhadap sistem antrian yang telah mereka buat.

Oiya, upayakan sistem yang dibuat itu memudahkan bukan semakin sulit dan malah ribet untuk digunakan.


Related Posts
Terbaru Lebih lama
Kornelius Ginting
Orang Baik Rejekinya Juga Baik

Related Posts

Posting Komentar