Mengetahui Dan Mengasah Perkembangan Motorik Anak



perkembangan motorik anak
Perhatikan Perkembangan Motorik Anak 

Memperhatikan dengan detil tumbuh kembang anak a.k.a buah hati sangat diperlukan, selain konsultasi dengan dokter selaku yang pihak yang ahli, bertukar pikiran dengan teman dan orang tua hingga membaca buku atau mendapat informasi yang valid melalui dunia maya. Mengapa demikian, karena usia buah hati kita memiliki masa-masa ke-emasannya, sebisa mungkin jangan sampai kehilangan moment terbaik dalam perkembangan motorik anak.

Hal berikutnya yang patut kita ketahui sebagai orang tua adalah perkembangan motorik kasar dan halus   anak berbeda di setiap tahapan usianya. Sekedar info saja bahwa Motorik kasar dan halus ini tidak hanya berpengaruh kepada gerak fisik anak, melainkan berpengaruh juga terhadap cara berfikir, beraktivitas hingga proses mencerna makanan.

Pertumbuhan Motorik Kasar Dan Halus

Motorik kasar itu sendiri adalah gerakan tubuh yang menggunakan otot besar atau seluruh anggota tubuh dan dipengaruhi oleh kematangan anak itu sendiri. Dan motorik halus adalah kemampuan anak untuk mengamati sesuatu, melakukan gerakan yang melibatkan bagian tubuh tertentu dan dilakukan otot kecil dan memerlukan koordinasi yang cermat. Sederhananya sesuai namanya motorik kasar berhubungan dengan gerakan kasar sementara motorik halus berhubungan dengan ketrampilan yang halus dan detil. Anak-anak yang terlatih dengan motorik kasar yang baik akan menyukai bidang-bidang seperti olahraga, berlari, lompat dan sejenisnya kebalikannya yaitu motorik halus biasanya akan memilih bidang yang disukai seperti mewarnai, menggambar tidak keluar garis. Yang beruntung bahkan memiliki kedua kemampuan tersebut dengan baik.

Kegiatan Fisik untuk melatih motorik kasar anak


Dancow.com sendiri mencatat dalam situs mereka bahwa perkembangan motorik yang paling penting terjadi pada tahap usia emas tumbuh kembang 3-4 tahun sebab diusia inilah anak mengalami perkembangan yang pesat didalam otak dan sel sel tubuhnya.

Sebagai orang tua yang baik kita dituntut untuk terus belajar bagaimana melatih kemampuan motorik kasar dan halus anak kelak. Nah sebelum ada baiknya mengetahui tahapan tumbuh kembang motorik kasar anak usia 3 tahun setidaknya sudah dapat melakukan hal berdiri dan melompat dengan satu kaki, diusia ini perkembangan otot punggun, kaki dan keseimbangan sudah semakin meningkat. Anak dapat mengubah arah saat berjalan tanpa tersandung kaki sendiri, bergerak ganti posisi dari merangkak dan berjongkok lalu berdiri. Berikutnya adalah menangkap bola besar dengan tangan, diusia 3 tahunnya anak dapat menggunakan kedua tangannya untuk mengayunkan dan menangkap bola dengan kedua tangannya. Hal lainnya adalah mengendarai sepeda roda tiga, seperti usianya yang menginjak 3 tahun, anak sudah belajar hal koordinasi seperti menggerakan kaki dan tangan pada waktu yang bersamaan  

Anteng duduk diatas bola basket 

Sementara untuk kemampuan motorik halusnya, anak diusia ini sudah belajar memegang pensil dengan baik, setidaknya anak dapat mengendalikan jari jemarinya untuk menggenggam sebuah benda.  Berikutnya adalah menggunakan satu tangan ketika beraktivitas, biasanya setelah mampu menggenggam dengan benar akan tertarik untuk untuk melakukan sebuah dengan menggunakan satu tangan  dan mencoba mengarahkan benda ke posisi tertentu. Lainnya adalah menumpuk bola mainan hingga tingkat enam, hal ini dapat menunjukkan semakin baiknya koordinasi tangan dan mata. Bantu anak untuk menyusun balok sesuai kemampuannya tanpa membuat balok di bawahnya jatuh.   

Melatih Motorik halus anak sekaligus berinteraksi dengan teman

Ketika sudah mengetahui hal-hal yang dapat dilakukan anak di masa-masa usia emasnya. Sebagai orang tua melatih dan memberikan dukungan kepada anak adalah sebuah kewajiban a.ka keharusan.

Cara Saya Melatih Perkembangan Motorik Anak.
Kalau saya pribadi sering membawa anak ke beberapa taman-taman kota atau tempat rekreasi yang luas sehingga disana Kevin dapat melatih kemampuan motorik kasar seperti berlari, lompat sepuas – puasnya tetapi tetap dalam pengawasan saya. Sekaligus ketika di taman tidak hanya melatih kemampuan fisik, sekaligus berinteraksi dengan orang lain atau dengan alam sekitar. Bahkan kalau ada kesempatan saya juga mengajak Kevin berenang bersama-sama, setidaknya moment kebersamaan kami tetap dapat dan moment untuk melatih dan melakukan aktivitas motorik kasar kevin tetap juga dilakukan  

Lempar Tangkap Bola bersama ABang 


Lalu untuk motorik halusnya, untuk hal ini saya dibantu dengan pasangan (baca: istri) untuk menemani Kevin mulai dari melatih organ pendengarannya dari mendengar cerita-cerita yang diberikan, bermain dengan balok-balok dan menyusunnya. Bahkan beberapa aktivitas lainnya seperti membaca, kevin sudah mampu meniru ayahnya.

Membaca Koran Baren Anak

Perkembangan motorik anak diperlukan untuk tumbuh kembangnya, sehingga apa yang sudah didapat maksimal saat ini dapat berguna untuk mensupport masa depannya kelaknya. Serta doa-doa baik yang diberikan semoga generasi masa depan lebih baik lagi ketimbang generasi saat  ini.

Salam Tumbuh Kembang Anak.





50 komentar

  1. Setuju banget nih
    Kemampuan motorik anak memang harus distimulasi dengan tepat agar maksimal perkembangannya. Terutama latihan keseimbangan agar kelak kuat menopang setiap geraknya

    BalasHapus
  2. Wah... Ilmu yang bagus nih untuk saya nanti memiliki anak

    BalasHapus
  3. Senang sekali kalo ayah pun mau ikut terjun dalam melatih motorik anak. Selamat ya bang , Abang termasuk orangtua /ayah yang cerdas. Yang ikut membantu mengasuh dan juga mendidik anak..
    Emak-emak senang sekali liat ayah yang juga aktif mendidik bukan hanya sekedar mencari nafkah.

    BalasHapus
  4. Maaas, dulu Kevin usia berapa mulai babbling bicara mama papa dada tata dll? Trus, usia berapa mulai lancar ngomong? Anak kembarku salah satunya ini super duper pendiam. Gak mau ngomong sama sekali, kecuali tertawa dan nangis. Langka banget dia celotehnya. Aku agak worried, meski dokter bilang tak apa-apa dan minta kami terus mengamati tumbuh kembangnya. Kalo motorik kasar dan halusnya sudah lincah banget. Alhamdulillah. Sehat-sehat yaaa Kevin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. babbling mama papa itu sekitar 8 bulanan... saat ini untuk beberapa kata sudah lancar.. kalau agak cepet2 jadi sebuah kalimat masih belum jelas...

      kalau kata dokter ga pa pa.. ya sudah ka mut.. terus awasi saja...

      kan ka mut sendiri yang sering utarakan.. jangan pernah membanding-bandingkan anak kita dengan yang lain.. mungkin yang lain sudah lebih dahulu ngomong,, kita belum... selama sehat dan ga ada masalah ... kita nikmati dan amati tumbuh kembangnya ka mutia :)

      Hapus
  5. Sambil jalan2, sambil refreshing bisa juga sambil melatih motorik anak di taman2 kota, asik ya bisa ditiru nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya dong...biar dapat semua manfaatnya berkegiatan bersama keluarga

      Hapus
  6. wah ini pengetahuan yang sangat bagus untuk mengetahui dan mengasah perkembangan anak di masa mendatang kalau sudah punya anak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul kak husna..jadi sudah siap dan paham sedari sekarang

      Hapus
  7. Kita juga harua jadi orang tua yg cerdas ya untuk menciptakan anak anak yang cerdas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali kak vita..menjadi orang tua yang cerdas ya

      Hapus
    2. Syiaaap Mas. Nggak ada larangan juga untuk menjadi ibu rumah tangga yang berpendidikan tinggi ya

      Hapus
    3. engga malah kalau jadi ibu rumah tangga sekalipun harus tetap memiliki pendidikan yang tinggi.... jadi ingat teman kuliah dulu.. cita2nya tetap mau ambil s2 sekalipun dia ibu rumah tangga... katanya ilmu yang dia dapat mau digunakan untuk mendidik anak2nya kelak... mulia banget kan cita2nya

      Hapus
  8. Kevin lucu banget sih. Mirip Papanya. Ya iyalah ya, wong papanya. Seneng ama ayah yg perhatian tentang tumbuh kembang anak. Ngajak maen ke taman itu dah paling tepat deh. Sekalian eksplorasi dan sosialisasi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya iyalah ka hani...namanya juga papanya..pasti miriplah...dan memang ke taman bareng adalah waktu we time kita...😍😍

      Hapus
  9. Bener nih harus dilatih dan dicontohkan ortu untyk melatih motorik anak sejak dini...krna jmn now anak malah sejak dini udh kenal gadget ortunya jg sibuk gadgetan..jd motorik anak kurang seimbang alias anak.kurang gerak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul kak..gadget sekarang adalah masalah baru buat tumbuh kembang anak kita saat ini

      Hapus
  10. Kalo dulu saya, rajin banget gugling bang untuk latih gerak motorik anakku. Sampe aku kenal namanya metode Montessori yang memang menekankan ke motorik anak dan pengenalan life skill untuk anak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup..kedepannya kevin juga akan dikenalkan dengan metode montesori juga kak shyin

      Hapus
  11. Ini yg namanya golden age ya. Harus benar2 diperhatikan dan jangan sampai terlewat satu pun tahapannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harapannya gitu kak..tidak terhilang momen golden agenya

      Hapus
  12. Like father like son banget di foto pas baca koran. Menstimulasi anak biar sensor motorik dan sensoriknya terasah emang harus disesuain ya, pak,sama usia mereka. Dari hal sederhana kaya mainan tangkap bola.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali min tempat ngulas...banyak permainan sederhanan disekitar kita yang melatih kemampuan motorik halus dan kasar buat buah hati kita

      Hapus
  13. Kevin ganteng sekali...
    Beruntung sekali kamu, Nak, ayahmu selalu ada. Jadi kamu generasi yang lengkap pendidikannya. Masih banyak temanmu yang hidup dengan ayah tapi tanpa ayah.

    Jadi anak pinter yaaa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin...makasih buat doanya tante... doa terbaik juga dsri kevin buat tante ya...

      Saya juga masih belajar menjadi ayah yang baik dan selalu ada buat kevin kak susi.. doakan semoga berhasil ya

      Hapus
  14. Bener banget kak, harus melihat perkembangan motorik anak sejak dini malah dari mulai dia ada di dunia ya kan. Wehhh anaknya udah bisa baca koran toh kak wkwkwk. Sehat selalu biar selalu main dan baca koran bareng anak kak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kak..kevin selalu meniru apa yang dilakukan papa nya.. dia tertarik dengan gambar di koran dan ikut2an seperti papa nya membaca koran ...πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€

      Hapus
  15. Saya setuju dan suka banget sama pola asuh kakak, tetap berusaha dekat dan ikut ambil bagian dalam perkembangan si kecil, sehat teruss ya untuk dek Kevin 😊

    BalasHapus
  16. seandainya banyak orang tua yang mengetahui cara Mengasah Perkembangan Motorik Anak pasti Indonesia bisa lebih maju lagu... terima kasih sharingnya bang kornelius..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saat ini udah banyak informasi pendukung ttg melatih motorik kasa dan halus anak... semoga ke depannya generasi penerus kita semakin berkualitas dan lebih baik dari generasi saat ini

      Hapus
  17. Waah keren banget mengenai tumbuh kembang anak ini, noted banget untuk motorik halus dan kasar dan sekecil apapun aktivitas anak-anak kita perhatikan sebagai pertumbuhan mereka ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener kak..sudah selayaknya as a parents kita memperhatikan tumbuh kembang anak

      Hapus
  18. Kemampuan motorik anak menjadi aspek krusial dalam masa tumbuh kembangnya.Ada beragam cara yang bisa lakukan para orang tua untuk menstimulasi perkembangan motoriknya dengan melakukan berbagai kegiatan yang cukup sederhana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener kak siti... banyak kok aktivitas sederhana yg bisa dilakukan anak melatih kemampuan motoriknya

      Hapus
  19. Aku salfok sama anaknya yg lucu dan menggemaskan hehe salam buat dek Kevin. Dan bener banget kita memang perlu mendampingi tumbuh kembang anak setiap hari

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup... tumbuh kembah anak harus didampingi dan diperhatikan... salam hangat dari kevin buat tante titi keke

      Hapus
  20. makasih sharingnya, dulu jaman anak2 masih kecil aku juga melakukan hal yg sama

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip... berarti motorik kak tira saat ini ok... baik yg halus dan kasarnya

      Hapus
  21. Kalau anak sulung saya, lebih aktif motorik kasarnya Bun. Wah kalau melompat, memanjat, berlari ... nggak usah ditanya lagi. Heheheee ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cakep tuch kak...tinggal melatih motorik halusnya ya

      Hapus
  22. Flashback bangetttt ketika aku mengajari motorik anak pertamaku Aria. Saat ini alhamdulillah aku ada anak kedua, Arka yang masih hampir 2 tahun. Jadi semangat buat ngajarin kemampuan motoriknya. Gemes2 lucu ya mas melihat polah anak2 yang masih belajar gini :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehehehe..iya bener2 bikin gemes ya mas ari

      Hapus
  23. Perkembangan anak pastinya berbeda-beda yah sehingga cara melatih dan mengasahnya pun dengan metode yang berbeda pula. Memulai pegang benda yang kecil terlebih dahulu sepertinya bisa untuk membiasakan gerak tangannya yah. Nanti aku coba deh saat punya anak belajar melatih gerak motoriknya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup..minimal udah tahu dan nanti punya anak ga kaget lagi kak

      Hapus

Untuk Sementara Pesan di Moderasi....
Menghindari Beberapa konten2 yang negatif ...
Berfikir yang Baik dan tinggalkan jejak yang baik..
Terima kasih