Era Baru Booming Aplikasi Keuangan Menggunakan QR Code (II).



Perkembangan zaman terus bergerak ke arah lebih baik, penggunaan teknologi informasi yang ramah users memudahkan setiap kita untuk bertransaksi lebih efektif dan efesien. Salah satu teknologi pendukung itu adalah penggunaan QR Code.

Saat bertransaksi dengan dompet digital, kita melakukan proses scan pada QR Code. Bukan sembarang kode, QR Code mampu mempercepat dan mempermudah proses transaksi.  QR Code menunjang transaksi  Card Less yang kini digaungkan di mana-mana. 

Di postingan sebelumnya saya rangkumkan kelebihannya, sekarang ini dia kekurangannya


Berikut kekurangannya. 
1. Jadi Lebih Sering Belanja karena Banyaknya Promo
Saya pribadi merasakan penggunaan uang elektronik memang memberikan banyak sekali promo menarik dan menguntungkan. Namun, hal ini akan membuat kita mudah tergiur dengan promo-promo tersebut yang kemudian menyebabkan tidak dapat mengontrol pengeluaran. Alih-aih yang awalnya menguntungkan tentu saja  akan berubah dan  membuat pengeluaran semakin boros. Gunakanlah sebijak mungkin, ambil manfaatnya buang mudaratnya. Bukankah begitu pesan bijak yang sering diutarakan.
2. Rentan Aksi Cyber Crime
INGAT!!! Transaksi dengan uang elektronik sangat rentan terhadap aksi cyber crime? Hal inilah yang menjadi salah satu kekurangan yang dimiliki uang elektronik.
Karena itu, berhati-hatilah untuk menyimpan uang elektronik yang kita miliki. Jangan lupa untuk selalu mengganti password-nya sesering mungkin dan pastikan paswordnya hanya kita sebagai pengguna yang tahu. Sehingga kalaupun jatuh ke tangan-tangan jahil tidak dapat disalah gunakan. 
3. Cenderung Ingin Terus Berbelanja
Nah, memang ini bagian sulitnya, karena banyak promo yang diberikan, kemudahan yang ditawarkan. Kalau tidak bisa menahan diri,  rasa konsumtif muncul, dan akhirnya membeli barang yang tidak perlu dibeli. Sebut saja Go Pay dengan Promo Pay Later mereka.
Karena muncul rasa tidak mengeluarkan uang sama sekali (saat itu ya, padahal tidak), membuat kita terus-menerus membeli barang-barang yang dinginkan. Setelah itu, barulah sadar ketika pengeluaran sudah menjadi besar. Dan terakhir kekurangan dari cash less ini adalah,
4. Masih Terbatas
Meskipun mudah saat proses transaksi, namun saat ini masih sedikit vendor yang melakukan kerja sama dengan pihak bank yang menerbitkan dan bekerjasama dengan uang elektronik tersebut. Ini juga yang membuat users  kesulitan untuk menemukan tempat yang dapat melakukan pembayaran menggunakan uang elektronik karena tidak semua tempat menawarkan pembayaran menggunakan sistem cashless.

Tidak Semua Rumah Makan Menerima Pembayaran Cash Less/Cardless 

☆☆☆☆
Nah, metode Cashless ini bekerjasama dengan metode Cardless, hadirlah QR seperti disebutkan diatas. Semakin memudahkan dalam menjembatani transaksi yang dilakukan. Hal ini dilihat dari sisi pengguna.

Sebagai sisi produsen (baca gerai makanan, warung kopi dll) selain diuntungkan juga dengan promo kerjasama yang menarik (biasanya cash back) sehingga membuat konsumen lebih banyak datang ke gerai/merchant mereka dan pastinya akan menggerakan #gairahkanekonomi dimasyarakat itu sendiri. Gerai atau merchant  yang sudah  #pakaiQRstandar sebagai alat transaksinya tidak perlu lagi menyimpan atau membawa uang tunai transaksi yang terjadi. Ini artinya jumlah uang tunai yang beredar dapat semakin diminimalisasi peredarannya tanpa membatasi transaksi yang terjadi.

Sisi konsumen atau sebagai aplikasi users #pakaiQRstandar hanya akan memaksimalkan penggunaan smatphone yang sudah dimiliki. Bahwa saat ini penggunaan smartphone tidak lagi terbatas sebagai alat komunikasi dan dokumentasi saja, bahkan QR yang dapat diunduh di dalamnya dapat digunakan sebagai alat bayar yang sah.

Saat ini memang  tidak dapat dipungkiri QR  sudah menjadi alat pembayaran digital ala Milenial. Tapi tenang, kaum Kolonial seperti saya masih tetap dapat menggunakannya kok. 

Teknis Transaksi Menggunakan QR.
Buka aplikasi yang akan kita gunakan, ambil contoh Go Jek. Pilih menu yang terdapat kata BAYAR/PEMBAYARAN. Ini pastinya menu untuk melakukan pembayaran. Klik menu tersebut, nanti akan muncul permintaan untuk men-scan kode bar (barcode) dekatkan smarpthone ke barcode tersebut. Nanti akan muncul otomatis jumlah yang perlu dibayarkan, sebagian lagi mungkin perlu input manual.

Contoh Go Pay  dari Apk Gojek 


Selesai dengan langkah tersebut. Masukan Pasword yang kita miliki setelah memastikan jumlahnya sesuai dengan yang diinginkan.



Masih bingung juga, TENANG!!! Awal-awal saya juga demikian kok, berikan saja smartphone ke petugasnya dan biarkan ia melakukan langkah yang saya sebut atas. Nah pasti ia akan meminta password yang kita miliki, ingat harus kita yang isi sendiri, jangan biarkan orang lain yang melakukan hal itu, jangan juga menyebut password di depan umum.

So masih ragu untuk beralih ke Cash Less dan Card Less menggunakan QR Code. Semoga sekarang sudah tercerahkan dan mendapat informasi yang cukup ya.
Salam Literasi Keuangan Indonesia

Sumber rujukan
https://www.cermati(dot)com/artikel/yakin-mau-coba-pembayaran-cashless-ketahui-dulu-untung-ruginya
https://www(dot)jaringanprima.co.id/id/mengenal-qr-code

Tidak ada komentar

Untuk Sementara Pesan di Moderasi....
Menghindari Beberapa konten2 yang negatif ...
Berfikir yang Baik dan tinggalkan jejak yang baik..
Terima kasih