SoG4iGVrlm2d0xVc7TbcWuGl8F4PkcCzhtCrmamZ

Ujian Examinasi Panitera Pengganti di PT. TUN Jakarta

 

Ujian Examinasi Panitera Pengganti di PT. TUN Jakarta


Akhirnya hari ini tiba juga, setelah mempersiapkan diri dengan membaca beberapa modul-modul materi bahan bintek serta memahami kembali beberapa peraturan-peraturan terkait. Secara saya sendiri menganggap ujian kali ini sangat serius, besar harapan saya untuk dapat kembali ke PT.TUN Cikini.

Tidak dapat dipungkiri PT. TUN Cikini rumah pertama saya ketika menjadi CPNS dan diangkat PNS. Meniti karir pelan-pelan ditempatkan di bagian Kepegawaian kemudian bergeser ke bagian Keuangan sebagai Bendahara Pengeluaran. Dan selanjutnya memutuskan untuk berpindah ke bagian Kepaniteraan Muda Hukum sebagai Analisis Perkara Peradilan yang kemudian dari bagian ini kemudian akan diangkat menjadi Panitera Pengganti namun tidak dapat ditempatkan di PT. TUN Jakarta. Sehingga harus “turun” ke Pengadilan Tingkat Pertama dahulu, dan di PTUN Jakarta saya ditempatkan menjadi Panitera Pengganti.

Sebenarnya ada kesempatan sebelumnya untuk menjadi Panitera Pengganti di PT.TUN Cikini, namun karena kesibukan sebagai Panitera Pengganti kesempatan tersebut berlalu begitu saja. Nah muncul kesempatan kedua kali ini dan saya akan menggunakan kesempatan yang hadir dengan sebaik-baiknya. Saya akan “ngotot” (baca: berupaya keras) untuk dapat kembali ke PT. TUN Cikini. Mulai dari mempersiapkan bahan-bahan ujian dengan baik plus menjaga kesehatan, meskipun sempat jatuh sakit ketika mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian.

Setidaknya ada lima bahan ujian yang disampaikan untuk dipelajari dan kemudian akan diujikan yaitu Teknis Yuridis dan Hukum Acara PTUN, Manajemen ASN dan Kepemimpinan, Integritas dan Kode Etik Panitera Pengganti, Administrasi Perkara dan Administrasi Persidangan secara manual dan elektronik kemudian praktik komputer Teknologi Informasi mengoperasikan aplikasi SIP, Ecourt.   


Ujian Examinasi Panitera Pengganti di PT. TUN Jakarta
Ujian Examinasi PP di PT.TUN Jakarta

Waktu sudah menunjukkan pukul 08.30 WIB, dan ujian baru dilaksanakan tepat pukul 09.00 WIB, mundur 30 menit karena bersamaan dengan pelaksanaan ujian dilaksanakan juga persiapan rapat online dengan Dirjen Badimiltun.

Bapak Esau Ngefak, S.H., M.H. selaku Ketua Panitia Pelaksana Ujian Examinasi membuka acara ujian ini dengan sederhana sembari mengingatkan kepada peserta ujian untuk tetap tenang dalam memberikan jawaban yang disampaikan oleh Penguji, adapun pertanyaan yang diajukan adalah keseharian tugas dari Panitera Pengganti yang seharusnya dapat menjawab pertanyaan dari Penguji dengan baik.

Oh iya, dari sembilan peserta yang mengikuti ujian kali ini, satu orang mengundurkan diri dikarenakan sakit dan delapan orang tetap maju mengkuti ujian. Dari PTUN Jakarta terdiri tiga orang dan  PTUN Serang terdiri dari lima orang. Ujian hari ini terbagi dua, enam orang melaksanakan ujian secara tatap muka langsung dengan penguji di PT. TUN Cikini sementara dua orang lagi melaksanakan ujian secara daring melalui aplikasi zoom.

Ujian Examinasi berjalan hampir dua jam, peserta langsung dibagi berdasarkan urutan untuk masuk ke dalam ruangan Penguji, ketika selesai di Penguji A maka dilanjutkan ke Penguji B, begitu seterusnya hingga peserta ujian telah bertemu dengan seluruh Penguji.


Ujian Examinasi Panitera Pengganti di PT. TUN Jakarta


Aura ujian terasa ketika memasuki ruangan dari Penguji, ada perasaan tidak dapat menjawab pertanyaan dengan baik atau terlupa hingga khawatir tidak lulus ujian examinasi ini.

Bahkan karena gugup dan grogi saya sendiri sempat terlupa dan tidak dapat menjawab ketika ditanyakan siapa nama Ketua MA. Sedikit aneh kan, secara himbauan dari Bapak Ketua MA sering didengar setiap hari dan beberapa kali sempat bertemu dengan beliau namun entah kenapa ketika ditanyakan nama beliau pada saat mengikuti ujian, tetiba terlupa begitu saja.

Namun ada juga pertanyaan lain yang dapat dijawab dengan baik karena terbiasa melakukannya setiap apel, ketika ditanya terkait dengan Delapan Nilai Mahkamah Agung, selebihnya terkait dengan pertanyaan yang diajukan oleh Penguji ada yang dapat dijawab dengan baik dan ada juga yang tidak dapat dijawab, beberapa materi yang dipersiapkan dengan baik ditanyakan oleh Penguji dapat dijawab dengan baik namun ada juga materi yang tidak ditanyakan. Ada juga materi yang ditanyakan diluar dari materi yang diujikan seperti KMA dan delapan nilai tadi. Ya sudah yang terpenting Ujian Examinasi PP PT. TUN ini sudah selesai dan dapat berjalan dengan baik.

Oiya ada yang unik dari Ujian Examinasi kali ini, hampir sebagian besar peserta ujiannya terbilang berusia muda sehingga semangat kompetisinya sedikit lebih terasa namun tidak untuk saya sendiri sih. Saya lebih suka dengan kolaboratif ketimbang kompetisi, karena tujuan akhir dari ujian ini sejatinya bukan hanya mendapatkan dan menempatkan the right man on the right place, tetapi esensi terbesarnya adalah Memberikan Pelayanan Yang Berkeadilan (baca : Terbaik) Kepada Masyarakat Pencari Keadilan, sesuai dengan Point ke dua dari Misi Mahkamah Agung RI.

Kiranya Tuhan memberkati segala usaha dan upaya saya untuk dapat kembali mengabdi ke PT.Cikini ya. Amin....

Related Posts
Terbaru Lebih lama
Kornelius Ginting
Orang Baik Rejekinya Juga Baik

Related Posts

Posting Komentar