SoG4iGVrlm2d0xVc7TbcWuGl8F4PkcCzhtCrmamZ

Delapan Nilai Utama Mahkamah Agung (Bertugas di Apel Sore)

 

Kegiatan Apel di PTUN Jakarta


Sebagai PNS Mahkamah Agung dengan Satuan Kerja di Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta, rutin setiap Senin Pagi dilaksanakan Apel Pagi dan Jumat Sore untuk Apel Sore. Tujuannya dilaksanakan Apel ini adalah menyampaikan pesan dan semangat positif untuk beraktivitas diawal minggu dan tetap semangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sementara untuk apel jumat lebih kepada pesan untuk selamat beristirahat dan berkumpul serta berakhir pekan bersama keluarga.

Komponen Apel sendiri tidak banyak dan tidak membutuhkan waktu lama, paling tidak sekitar 15-20 menit, mulai dari yel-yel untuk menyemangati kegiatan apel, dilanjutkan membaca Delapan Nilai Utama Mahkamah Agung, Pesan Pembina Apel dan Doa bersama, sebentaran kan.

Dan hari ini kebagian untuk saya membacakan Delapan Nilai Utama Mahkamah Agung yang isi dan gerakannya saya rangkumkan dalam bentuk tulisan sebagai berikut:  

1.     Kemandirian (Tangan Terkepal)

2.     Intergritas (Telunjuk Diacungkan Keatas)

3.     Kejujuran (Tangan Diletakkan datas Dada Sebelah Kiri)

4.     Akuntabilitas (Kedua Jempol Terbuka Ditunjukkan)

5.     Responsibilitas (Telapak Tangan Saling Terlipat0

6.     Keterbukaan (Kedua Tangan Terbuka ke depan)

7.     Ketidakberpihakan (Tangan Disilangkan di Depan Dada)

8.     Perlakuan Yang Sama Di Hadapan Hukum)

Oiya, untuk petugas Apel yang membacakan Delapan Nilai Utama Mahkamah Agung ini bergantian ya. Begitupun pun dengan petugas-petugas lainnya, dan saya pernah berada dibeberapa posisi seperti menjadi Komandan Apel, Pembaca Yel-Yel, Pembaca Delapan Nilai Utama Mahkamah Agung bahkan pernah juga menjadi Pembina Apel.

Setidaknya menjadi pengalaman tersendiri untuk dapat mengalami semua kegiatan posiitif yang coba dilakukan oleh Mahkamah Agung dan jajarannya dalam memberikan semangat positif kepada Pejabat dan PNS serta ASN yang berada di  Mahkamah Agung.

Terus semangat untuk Mewujudkan Visi dan Misi Peradilan Tata Usaha Negara Yang Agung, dari saya keroco beruntung yang ikut memberikan setitik warna dan setitik kontribusi terhadap pelayanan peradilan Indonesia.

Related Posts
Terbaru Lebih lama
Kornelius Ginting
Orang Baik Rejekinya Juga Baik

Related Posts

Posting Komentar