Berawal dari Driver Grab yang menyampaikan bahwa ia mengendarai kendaraan dengan nomor polisi yang terdaftar di aplikasi. Namun pengalaman-pengalaman sebelumnya (beberapa kali) tidak pernah ada masalah dengan nomor kendaraan yang berbeda dengan yang terdaftar. Memang sih beberapa driver grab yang tertib administrasi biasanya selain menginfokan bahwa no polisi kendaraan yang berbeda juga akan menanyakan kesediaan kita apakah tetap akan melanjutkan order atau membatalkan.
Saya
sendiri memiliki prinsip satu kesalahan masih dapat ditoleransi, seperti saat
ini ketika meminta tolong ART (baca- Asisten Rumah Tangga) untuk menjemput bocah
selepas sekolahnya, yaitu nomor kendaraan grab yang tidak sama dengan aplikasi.
Tetapi toch driver grabnya sudah menginfokan dan sudah tiba dilokasi
penjemputan. Seharusnya satu kesalahan ini tidak membuat khawatir yang berlebihan.
Nah muncul
masalah yang menjadi ke khawatiran adalah ketika ada lagi masalah baru yaitu:
· Di aplikasi menunjukkan bahwa driver menurunkan
penumpang sebelum Lokasi yang dituju, ada apakah ini.
·
Tetiba driver tidak dapat dihubungi
·
Nomor telp ART pun tidak dapat tersambung.
Makin
parno dan khawatir dong, driver sudah menyelesaikan perjalanan sementara ART dan Bocil belum tiba dirumah dan sempat
beberapa menit belum dapat terhubung dengan ART. Cek CCTV rumah dan memang
mereka belum tiba dirumah.
Merunut
kejadian terakhir ketika naik grab car masih dapat dihubungi dan menyampaikan
bahwa memang nomor kendaraan berebda Degnan aplikasi namun sama dengan yang
tertera dalam pesan.
Memang
sih ending-nya tidak terjadi apa-apa (jangan juga sampai ada kejadian deh,
amit-amit). Setelah masuk ke dalam rumah dan terdeteksi ole CCTV setidaknya
kekhawatiran sudah sngat jauh berkurang. Dan ART pun sudah dapat dihubungi dan
menyampaikan tidak ada kejadian apa-apa selama dijalan, tidak mampir ke tempat lain
dahulu ataupun berhenti disuatu tempat dulu. Langsung kerumah dan diturunkan di
rumah yang sesuai tujuan. Memang selama dijalan, nomor ART tidak dapat
dihubungi karena tiba-tiba HP ART bergerak sendiri dan tidak dapat mengangkat
panggilan masuk (tombol jawab dan tolak panggilan tidak muncul).
Yang
menjadi catatan saya dan perhatian adalah:
1. Kalau untuk urusan jemput anak dengan ART upayakan agar nomor kendaraan yang digunakan sama dengan yang terdaftar dalam aplikasi.
2. Menyediakan HP cadangan untuk Bocil sehingga ketika HP ART mengalami kendala masih ada nomor yang dapat dihubungi.
Pesan
untuk Drive/ Penyedia Aplikasi :
1. Upayakan untuk nomor kendaraan selalu sama dengan yang tercantum dalam aplikasi.
2. Sediakan nomor kontak / nomor telp yang dapat dihubungi atau terdaftar resmi di aplikasi sehingga memudahkan untuk berkomunikasi jika terdapat kendala.
Memang
sih dilema ketika urusan transportasi antar jemput anak menggunakan transportasi
on line dengan driver yang berganti-ganti. Kalau dapat driver yang
bersahabat memang enak etapi kalau dapat driver yang jutek, judes, galak, cemberut
sepanjang jalan, apes banget kan. Belum lagi banyak banget juga berita-berita
yang aneh, kejadian dengan driver online yang ga jelas.
Semoga
kita semua dijauhkan dari hal-hal yang jahat dan selalu dipertemukan dengan
orang-rang baik.







