Metode Pendidikan Berbasis STEAM dari Sekolah Internasional Sampoerna Academy




Kita sepakat bahwasannya pendidikan adalah hal mendasar untuk mencapai masa depan yang lebih baik. Beruntungnya tinggal dikota besar seperti ibu kota, pilihan lembaga pendidikan sudah beragam lengkap dengan fasilitas yang diberikan baik sekolah Nasional maupun Internasional.  Beberapa sekolah bahkan sudah memiliki visi dan misi yang sudah diatas rata-rata seperti menciptakan generasi pemimpin masa depan dengan memanfaatkan potensi usia emas anak saat ini.

Beberapa lainnya bahkan berusaha memaksimalkan usia emas semenjak dini dengan mengenalkan berbagai macam jenis pengetahuan kepada  anak. Artinya pendidikan terbaik sudah dimulai semenjak dini bukan.

Pendidikan anak   adalah sebuah investasi terbesar dalam perkembangan material sebagai manusia, sangat penting mengarahkan anak  ke dalam suatu wadah atau sekolah yang berpotensi mengeluarkan sisi unggul anak.

Sementara saat ini kurikulum sekolah internasional sudah mulai familiar dan diterapkan dibeberapa sekolah – sekolah yang ada di ibu kota.

Berkenalan Dengan Sampoerna Academy
Salah satu sekolah Unggulan yang memiliki Kurikulum sekolah internasional adalah  Sampoerna Academy, sekolah ini  memberikan sebuah lingkungan belajar yang aman, penuh perhatian, dan pembelajaran kolaboratif berkualitas tinggi dan memenuhi ekspektasi global untuk prestasi siswa dan pengembangan karakter.

Dasar pendidikan mereka  berpusat pada siswa yang memberikan  penekanan kuat dalam bidang Science, Technology, Engineering, Arts, and Math (STEAM)  dan akan  memberikan ruang bagi siswa untuk menjadi warga dunia yang dewasa, percaya diri dengan tujuan hidup yang kuat.

Fasilitas Pendidikan di Sampoerna Academy (sumber gambar dari vemale(dot)com)

Tujuan akhir yang coba mereka capai dan ciptakan adalah mempersiapkan siswa untuk pendidikan tersier dan membuat siswa-siswa mereka siap untuk  bekerja serta siap di dunia nyata.

Harapa berikutnya adalah Lulusan Sampoerna Academy dapat  mengambil peran kepemimpinan dalam masyarakat global dengan menjadi pembelajar seumur hidup yang kreatif, penuh semangat, mampu menghadapi tantangan dunia yang berubah dengan cepat serta peduli terhadap sesama manusia dan lingkungan.

Sumber Gambar dari Web Sampoerna Academy 

Filosofi pengajaran  yang memotivasi para siswanya  untuk bertanya, bereksplorasi, berinovasi dan berkomunikasi, serta memberikan keterampilan penting yang dibutuhkan untuk   kepemimpinan baik di Indonesia maupun di luar negeri.

Ditambah dengan kualifikasi akademik yang diakui secara internasional, Sampoerna Academy mempersiapkan siswa untuk bersaing dan berhasil dalam setiap tahap kehidupan.

Dengan munculnya era informasi yang tersedia di ujung jari, tugas Sampoerna Academy sekolah adalah mengajarkan siswa “untuk belajar bagaimana cara belajar”. Sepakat dengan mengerti bagaimana kita belajar cara belajar, setidaknya semakin membuat kita untuk terus selalu mau untuk belajar.

Senada dengan Sampoerna Academy, mengutip perkataan  Menteri Pendidikan, bahwa anak-anak semenjak di usia dini lebih penting untuk mendapatkan kebebasan berekspresi serta berinteraksi dengan anak lain dibandingkan mengenal sistem baca tulis hitung. Sehigga ketika masuk ke jenjang berikutnya mereka sudah semakin siap untuk berinteraksi. Sebab Sampoerna sendiri dalam filosofi pengajaran mereka yang saya sebutkan diatas tadi, memotivasi siswa untuk bertanya, melakukan eksplorasi dan komunikasi untuk menjadikan diri pemimpin berkualitas di masa depan.

Sampoerna Academy sendiri saat ini  sudah mengadopsi kurikulum terbaik dunia dan metode berbasis STEAM – Science, Technology, Engineering, Arts, and Math yang diterapkan di Amerika, Sampoerna Academy mempersiapkan siswa dengan landasan global dan kualifikasi akademik yang diakui secara internasional.

SAlah satu bagian di Sampoerna Academy (Sumber gambar vemale(dot)com)

Manfaat  Metode Pendidikan Berbasis STEAM.
STEAM (SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, ARTS, AND MATH) Keahlian STEAM sangat penting untuk mempersiapkan siswa meniti  karir mereka di masa depan dan keperluan tenaga kerja nasional serta global yang membutuhkan persyaratan keterampilan   tinggi.

Dari tingkat dasar dan seterusnya, siswa akan belajar memecahkan dan menganalisis masalah dengan menggunakan perangkat teknologi dan strategi pembelajaran kolaboratif di seluruh kurikulum.  Project Based Learning (PBL), sebuah pendekatan instruksional konstruktivis dimana siswa terlibat dalam penyelesaian masalah yang bermakna sesuai dengan minat pribadi mereka, serta dimana kolaborasi dan pembelajaran personal ditekankan.

·         PBL pada mata pelajaran STEAM terbukti mengembangkan keterampilan abad ke-21, seperti:

·         Kreativitas dan inovasi
·         Komunikasi dan kolaborasi
·         Riset
·         Pemikiran kritis dan pemecahan masalah
·         Kewarganegaraan digital
·         Keterampilan hidup dan karir

ilustrasi gambar dari web Sampoerna Academy 

Jadi buat kalian yang  masih memilih Sekolah Internasional Favorit terbaik untuk anak, Sampoerna Academy  dapat  dijadikan sebagai salah satu pertimbangan. Saat ini institusi pendidikan ini  sudah terdapat di beberapa lokasi di antaranya Sampoerna Academy Jakarta, Tangerang (BSD), dan Bogor (Sentul). Untuk kawasan Tangerang (BSD) kampus Sampoerna Academy terletak di JalanRaya Serpong BSD, CBD Lot II-2 Serpong- Tangsel didirikan diatas lahan seluas 6300 meter persegi.

Sampoerna sudah membuka beberapa kelas mulai dari Play Group, Preschool (TK), Elementary School (SD), Middle School (SMP) dan High School (SMA).

Terakhir untuk biaya, sepertinya dengan program yang mereka tawarkan tidak dapat dipungkiri akan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Tapi seperti yang kita pahami bersama, pendidikan adalah investasi masa depan buah hati kita dan pastinya yang terbaik akan diberikan. Sebaiknya datang langsung ke Sampoerna Academy terdekat untuk lebih jelasnya sekaligus melihat lebih dekat fasilitas yang mereka miliki. 

Sebagai informasi saja, Sampoerna Academy menyediakan beberapa fasilitas beasiswa untuk murid-murid dengan kualifikasi tertentu. Penasaran….. sampai bertemu di Sampoerna Academy terdekat J



40 komentar

  1. Meilia Wuryantati13 Desember 2019 11.36

    Iya bener jaman sekarang milih pendidikan buat anak bikin puyeng,biaya udah pasti, bisa buat referensi nih beasiswa dari sampoerna academy

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu dia...memang ada harga ada rupa... secara kualitas internasional...tapi Sampoerna Academy tetap membuka keran beasiswa untuk beberapa siswanya

      Hapus
  2. Seneng banget kalau lihat ada perusahaan (apapun jenis usahanya, asal legal) mempunyai kegiatan yang langsung dirasakan dampak positifnya bagi masyarakat. Mempelajari sesuatu dengan fokus dan langsung bisa digunakan untuk berkarya begini sangat bagus, untuk mempercepat akselerasi dunia industri dan ekonomi.

    Anak saya sejak dini, akan saya tekankan bahwa penguasaan skill seperti ini adalah esensial. Semoga ada kesempatan gabung akademi seperti ini. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip...pendidikan anak yg berkualitas semenjak dini diperlukan agar masa depan gemilang dapat diraih

      Hapus
  3. Science, Technology, Engineering, Arts, and Math (STEAM). Untuk generasi alfa ke depan, semua udah pake AI dan robotik, maka arts (mau itu seni apapun, selama itu mendorong kreativitas) itu lah yang akan bertahan. Saya ingat pesan Jack Ma, ubah pendidikan anak supaya bisa bersaing dengan robot karena robot akan menggantikan sekitar 800 juta pekerjaan pada 2030. Nah, masalahnya, anak tidka mungkin bersaing dengan mesin karena mesin lebih pintar. Makanya anak perlu diajarkan kemampuan bersosiaisasi yang baik, empati, kemampuan bekerja sama, dan itu semua relevan dengan bidang-bidang olah raga, musik, dan seni.

    Matematika, Sains, Teknologi, Engineering, semua di masa depan sudah pasti diautomasi. Meski demikian, keempat faktor tersebut penting untuk mengasah pengembangan daya kreativitas anak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga pendidikan handal diawal usia emas anak...mampu menjadi pondasi awal yang baik

      Hapus
  4. Sampoerna Academy ini bagian dari Csr Sampoerna bukan bang? Semoga saja feedback dari program ini menghasilkan generasi mendatang yang membangun Indonesia secara maksimal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya iya.
      .dan saya aminkan.. semoga generasi masa datang lebih baik lagi dari saat ini

      Hapus
  5. Sekolah-sekolah dengan sistem yang fokus untuk pengembangan kreativitas kaya gini lagi banyak banget dicari. Semoga aja nantinya semua sekolah diberlakukan sistem kaya gini. Biar semua siswa di banyak sekolah dari negeri sampai swasta bisa punya kesempatan yang sama

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya..semoga semua bisa mendapatkan kesempatan yang sama ya kak ipeh

      Hapus
  6. Sudah komplit banget ya sekolahnya dari TK sampai SMA. Sepertinya ada yang tertinggal di sekolah-sekolah sekarang, pendidikan agama dan budi pekerti sepertinya di"abai"kan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hmmmm... sepertinya iya..atau memang gaungnya kurang kali ya...karena skill tinggi tanpa diberkati pemgetahuan budi pekerti akan berbahaya juga nantinya

      Hapus
  7. Pengadopsian sistem pembelajaran anyar dari luar saya rasa memang bisa memberikan dampak baik bagi proses belajar dan mengajar. Sistem STEAM ini sangat baik, dan tepat untuk digunakan di sekolah swasta bertaraf internasional seperti Sampoerna Academy ini.

    Cuma kalau untuk sekolah negeri, agaknya masih butuh beberapa tahun lagi untuk bisa mengatur kurikulum yang serupa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga kurikulum kita juga mengadopsi sistem mereka dan mengkolaborasikan dengan sistem yang sdh berjalan

      Hapus
  8. Saya pernah ikut seminar 2hr ttg fintech bersama sampoerna academy. Sampoerna academy memang mrka sngat concern soal dunia pendidikan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oooo..kk pernah ikutan seminar fintech nya sampoerna...yup mereka memang concern dengan dunia pendidikan juga sich

      Hapus
  9. Aku pernah ke Museum Sampoerna di Surabaya. Kata guide di sana, perusahaan keluarga hanya smp 4 generasi. Sesudah itu harus diversifikasi. Sepertinya arah Sampoerna jadi ke pendidikan yah. Bagus nih, gercep, menghadapi Revolusi Industri 4.0. dengan STEAM. Ortu hrs cermat memilih pendidikan u anak²nya. STEAM bisa jadi pilihan...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setidaknya melalui tulisan ini kita jadi terinfokan kk ... mana pendidikan yang terbaik buat anak2 kita kelak... jadi semakin bersemangat untuk memberikan tempat pendidikan terbaik buat anak

      Hapus
  10. Sudah semestinya pendidikan di indonesia menggunakan metode STEAM seperti ini, karena setiap anak didiknya akan dituntut terampil ketika sudah lulus sekolah.

    Sangat disayangkan banyak juga siswa yang lulusan SMK yang tidak memiliki keterampilan, nah kalo seperti ini yang mesti dikorekasi anak didiknya atau penyelenggara pendidikannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga ke depannya pendidikan kita dapat mencontoh dan memodifikasi metode pendidikan yang ada dan menerapkannya kedalam kurikulum mereka

      Hapus
  11. Awalnya tek kirain Sampoerna Academy ini satu haluan sama perusahaan tembakau itu. Ternyata bukan ya.

    Seneng juga lihat metode pendidikan sebuah sekolah yang berbeda dan mendorong siswanya untuk lebih aktif tanpa harus takut berbeda dengan kurikulum mainstream yang berlaku.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan takut sich... tapi gmana ya... ada plus minusnya kurikulum yg berlaku dengan sitem STEAM ini

      Hapus
  12. Saya melihat untuk Fasilitas Pendidikan di Sampoerna Academy lebih mementingkan kenyamanan tempat untuk belajar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau tempat nyaman maka suasana belajar pun akan nyaman juga

      Hapus
  13. Namanya sekolah standar internasional, pastinya menghasilkan lulusan berkualitas. Paling tidak untuk penguasaan Bahasa Asing (English). Kalau di Indonesia dulu ada kelas internasional di sekolah-sekolah, tapi entah sekarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin beberapa sekolah negeri masih mengadopsi kelas internasional tadi... atau sudha engga???

      Hapus
  14. Keren sih sistem pendidikan Sampoerna Academy, sudah bertaraf internasional juga

    BalasHapus
  15. pendidikan terbaik sudah dimulai semenjak dini. Aku setuju, dimulai dari rumah. Jadi di Smampoerna academy ini dari SD sampai SMA ada. Udah gitu ake sistem Science, Technology, Engineering, Arts, and Math yang diterapkan di Amerika. Gokil sih ini kerennya :)

    BalasHapus
  16. Kemudian ingat, ga keliru bila banyak orang tua yang jor-joran nabung untuk pendidikan anak. Ya karena sekolah berkualitas memang butuh biaya yang ga sedikit.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju...biaya pendidikan memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit

      Hapus
  17. aku sering liat artis nge vlog atau nginsta story di sampoerna academy ini pas anaknya pengenalan mau daftar, gilak skolahnya emang elit bener yaa,, hihi

    btw baru tau aku sistem STEAM ini mas,. pro kontra juga ya masih mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya gitulah kk...emang selalu akan ada pro dan kontra itu kali ya

      Hapus
  18. Wow sekolah sampoerna academy, persis depan kantorku kak, banyak anak artis disitu wkwk tapi terlihat memang beda fasilitas yang didapat dengan harganya semoga ideologi bangsanya juga ada ya di sekolah ini,apalagi ada program beasiswanya, semoga sekolah pendidikan yang lain dapat mengikuti seperti ini ya kak perlahan2.

    BalasHapus
  19. Senang sekali melihat sekolah2 yang concern utk masa depan murid2nya. Ini sih memang yang membuat sekolah2 negeri kita (terutama di daerah) kalah dari sekolah yg sudah mengusung kurikulum internasional. Misalnya aja soal pembekalan karir dan masa depan muridnya, sekolah internasional ini concern banget. Di sekolah negeri? asal lulus saja mungkin sekolah merasa tanggung jawabnya selesai

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah itu dia...asal lulus..tanggung jawab selesai

      Hapus
  20. Keren ya sekolahnya, sistem dan kurikulumnya juga. Sayang mihil....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yah..begitulah ka maya.. hukum ada harga ada rupa berlaku disini sepertinya

      Hapus

Untuk Sementara Pesan di Moderasi....
Menghindari Beberapa konten2 yang negatif ...
Berfikir yang Baik dan tinggalkan jejak yang baik..
Terima kasih