Servis Rutin Honda Scoopy


Pertama Kali Nyoba Servis Di sini, Doakan Semoga Cocok....


Wadidaw, udah rencana masuk servis rutin yang ke 3 aja nich, kuda besi saya. Secara kayaknya baru kemarin servis rutin yang ke 2, yang pertama udah terlewat. Ya iyalah terlewat, ga ada juga yang ngingetin perawatan berkala. Plus pengalaman saya berkendara, servis roda dua minimal 1000 KM atau ga dua bulan sekali. Lah ini bulan Juli kemarin udah masuk servis berkala ke 2 atau 1000 KM yang pertama 500 KM. 

Yo wes ga pa pa, itung-itung nambah pengalaman, artinya setiap dua bulan sekali aja servis rutin dan ganti oli. Sebab saya sudah perhitungkan disetiap dua bulan baru mencapai 1000 KM. 

Uniknya (menurut saya pribadi) masing-masing bengkel menerapkan standar berbeda untuk menerima servis gratis bergaransi. Karena kuda besi saya ini masih mendapatkan servis gratis  beberapa kali ke depannya.. 

Bengkel resmi yang pertama berada di sekitaran manggarai, dia menolak servis gratis kalau lewat tanggal 26 setiap bulannya, karena merujuk pembelian pada tanggal 26. Sementara bengkel yang lain, sekitaran bassura, cipinang, ga perlu lagi liat-liat tanggal, masih ada kartu garansi, diterima dan dilayani dengan baik. 

Hanya saja yang seragam itu kalau ganti oli harus bayar, karena jasa servis saja yang garansi gratis, untuk barang seperti oli dan teman-temannya di kenakan biaya pada umumnnya.

Ruang Perawatan (servis) Kendaraan


Yah gitulah, namanya market leader di dunia otomotif terutama roda dua. Honda menjanjikan kendaraan yang berkualitas dengan layanan purna jual (bengkel) yamg tersedia di mana-mana. Coba aja kalian keliling Jakarta, semua penjuru ada bengkel Honda. Liat saja sepanjang jalan Cipinang menuju Jatinegara setidaknya lebih 3 bengkel hadir disana.

Hmmm, soal pelayanannya, ya gitulah. Mulai dari awal memiliki Scoopy aja sudah dilema sebenarnya, harus indent dengan waktu yang lama banget. Ada yang menjanjikan 3 bulan ada yang lebih, saya mah ogah. Apalagi salesnya ketika kita ambil kredit Scoopy barang langsung siap seminggu kemudian, coba bayar dengan cash keras aja ada alasannya, mulai dari barang ga ada, hingga ga dikirim atau ga diprioritaskan ke luar daerah dahulu. 

Mereka (sales) pun ga ngotot ngejar-ngejar konsumen, kalau konsumen mau, silahkan kalau engga ya sudah cari aja ke dealer lain (edan, kan).

Memang sich harus diakui juga produk Honda sudah memiliki nama dan tempat tersendiri di hati konsumennya. Dengan kualitas produk mereka yang diatas rata-rata, konsumsi bahan bakar ekonomis dsn harga jual yang lumayan. 

Alhasil, betapapun kecewa dengan pelayanan sales, tetap saja produk mereka dicari, plus kebijakan pemerintah yang memperluas ganjil genap untuk kendaraan roda empat, lihat saja kedepannya pengguna roda dua semakin bertambah. 

Saat ini saja masing-masing rumah tangga sudah memiliki minimal 1 atau 2 kendaraan kuda besi untuk keperluan rumah tangga, belum kebutuhan transportasi kantor ke rumah ya.

Itu belum ditingkahi promo-promo menarik yang gencar di keluarkan, DP 0 Rupiah, cash back, kupon belanja, masih banyak lah.


Final Check di isi angin Nitrogen

Ya gitulah suka dukanya menggunakan produk yang sudah memiliki nama, suka dengan kualitasnya duka dengan pelayanan yang tidak seragam dan tidak maksimal dari bengkel resmi mereka, harus milih-milih bengkel dan tentukan mana yang sreg dengan selera kita. Kalau saya biasanya memutuskan servis di hari kerja agar tidak ramai dan pelayanan mereka maksimal  kalau diakhir pekan biasanya padat dan layanan suka asal-asal-an, asal selesai servis dan ganti oli aja, cukup. Perihal besok ada kendala ya balik lagi, belum lagi kita mau ngasih keluhan-keluhan motor kita. 

Bersyukurnya itu kalau sudah menemukan montir dan bengkel yang cocok dan paham benar akan kendaraan yang kita sering bawa. 

Tapi biasanya ini butuh waktu dan terkesan menjadi ketergantungan, dahulu sempat dapet montir yang ciamik (jago) etapi dia pindah, ya kita juga pelanggannya kalau masih mau dia yang pegang motor kita harus ikutan pindah juga. Kan sedih yak. 

Biar bagaimanapun saya kurang suka dengan pelayanan mereka demi mendapatkan perawatan berkualitas dan hasil yang baik, selalu saya kembali ke gerai resmi Honda. Tidak ada pilihan lain, bukan. 

Salam SENATOR (Senang Naik Motor).

2 komentar

  1. Dulu service gratis saya malah Angus mas, gara gara udah bulannya service tapi belum service karena KMnya masih sedikit, motor gak di bawa jauh jauh hahaha

    BalasHapus
  2. Honda memang pilihan terbaik. Aku juga pake honda dari tahun ke tahun. Hehe kalau masalah sales sih belum pernah ngalamin kayak gitu, Mas. hehe

    BalasHapus

Untuk Sementara Pesan di Moderasi....
Menghindari Beberapa konten2 yang negatif ...
Berfikir yang Baik dan tinggalkan jejak yang baik..
Terima kasih