Setelah menunggu tiga jam
akhirnya mendapat kesempatan juga naik ke Kapal Pameran Buku Doulus Hope.
Jadi bagi yang belum
terinfokan dengan baik, Kapal MV Doulus Hope ini merupakan kapal yang didesain
menjadi Kapal Pameran Buku.
![]() |
| Diatas Kapal Doulus Hope_2026 |
Kita diberikan kesempatan
untuk merasakan sensasi Pameran Buku diatas sebuah kapal.
Dan fakta lainnya yang tidak
disampaikan dengan baik adalah bahwa hampir sebagian besar buku yang ditawarkan
adalah buku-buku kristiani. Namun ada juga buku terkait leadership dan buku
anak-anak bergambar atau novel dan semuanya berbahasa inggris.
![]() |
| Pameran Buku di Kapal Doulus Hope-2026 |
![]() |
| Pameran Buku di Kapal Doulus Hope-2026 |
Selain buku di kapal Doulus
Hope ini menawarkan juga souvenir-souvenir menarik seperti lanyard, kartu pos
Doulus Hope dan beberapa note book mini.
Oiya, di Doulus Hope juga
ada kafe kecil yang menawarkan snack-snack ringan.
Lalu bagaimana dengan harga
buku mereka. Hmm, secara garis besar yang saya amati sih mereka menggunakan
satuan unit sebagai acuan harganya. Contoh jika dibuku tertera tulisan 200 unit
artinya buku tersebut dibanderol dengan harga Rp.100.000,- seratus ribu rupiah.
![]() |
| Harga Buku di Kapal Doulus Hope-2026 |
Untuk pembayaran transaksi dikapal menggunakan rupiah dan dilakukan
secara tunai. Namun dapat juga bertransaksi menggunakan kartu kredit dengan
harga tetap sama tetapi pastinya akan ada biaya tambahan dari bank yang
bersangkutan.
![]() |
| Cara Bayar Buku di Kapal Doulus Hope-2026 |
Nah upayakan kalau datang ke
Pameran Buku di Kapal Doulus Hope ini membawa uang tunai dengan pecahan nominal
beragam. Berangkat dari pengalaman kami yang hendak makan di Cafe Doulus Hope
namun akhirnya harus batal karena mereka tidak memiliki uang kembalian. Hal ini
juga berlaku untuk pembelian buku.
![]() |
| Promo Buku di Kapal Doulus Hope-2026 |
Memang sih harga bukunya terbilang murah untuk buku berbahasa inggris dibanderol seratus ribuan namun perlu digarisbawahi buku yang ditawarkan bukan buku-buku terbaru juga dan bukan dari penulis-penulis ternama. Jadi jangan harap ada Harry Potter dari JK Rowling atau novel dari Dan Brown atau buku-buku dari Jostein Gaarder.
Tetapi menemukan buku dalam
bahasa inggris seharga seratus ribuan tidak mudah didapatkan di Indonesia ini
kecuali kamu mengetahui beberapa spot-spot tempat tertentu seperti toko buku
bekas di kwitang, pasar kenari atau pameran-pameran buku.
![]() |
| BukuBuku Kristiani di Kapal Doulus Hope-2026 |
Jadi bagi yang tertarik dengan buku dan hendak merasakan sensasi menikmati pameran buku terapung diatas kapal, Pameran Buku di kapal Doulus Hope harus kamu datangi.
Strategi untuk dapat naik
ke Doulus Hope dengan nyaman.
Karena waktu tersisa
beberapa hari lagi, pastinya dugaan saya akan semakin padat, terutama diwaktu
akhir pekan sabtu dan minggu. Sehingga jumat ini menjadi lilihan menarik untuk
menikmati Doulus Hope dalam keadaan sepi.
Atau jika memang tidak bisa
di hari kerja seperti kami kemarin yang datang dan terjebak dalam antrian
selama tiga jam. Datang di waktu sore menjelang malam menjadi pilihan menarik.
Sepengamatan saya pribadi di sore menjelang malam antrian sudah jauh berkurang
ketimbang siamg hari. Sekitar jam 18.00 WiB sudah mulai lowong antriannya.
Oiya, Pameran Buku Terapung
dari Doulus Hope ini merupakan kunjungan mereka perdana loh. Infonya setelah
dari Pelabuhan Tanjung Priok mereka akan berlayar ke Batam dan beberapa daerah
lainnya. Dan mereka (rencananya) akan berkunjung kembali dua
atau tiga tahun lagi.
Jadi sebagai penutup, untuk dapat merasakan sensasi Pameran Buku
Terapung Doulus Hope ini (yang sedang sandar di pelabuhan Tanjung Priok) kalian
dapat daftar on line (biasanya sudah full booked) namun tetap bisa datang
langsung on the spot ke GRJU Yos Sudarso.
Kita sebagai pengunjung tidak diperbolehkan datang langsung ke pelabuhan
Tanjung Priok ke Kapal Doulus Hope. Titik kumpul yang mereka tentukan adalah di
GRJU Yos Sudarso untuk melakukan pembelian tiket terlebih dahulu seharga
Rp.15.000 perorang, dan untuk anak dibawah 12 tahun tidak dikenakan biaya.
Kemudian dari GRJU Yos Sudarso dengan shutle bus yang tersedia akan mereka
antar ke Kapal Doulus Hope.

Volunteer Asing di Kapal Doulus Hope-2026
Jadi konsep yang mereka sampaikan adalah tidak hanya pameran buku
terapung saja tetapi menikmati kapal Doulus Hope itu sendiri, menikmati suasana
dermaga/ pelabuhan dan berinteraksi dengan volunteer-volunteer (relawan) dari
berbagai macam negara.
Sempat ngobrol-ngobrol dengan dua orang volunteer yang berasal dari
Brasil dan Spanyol, untuk melakukan perjalanan ini mereka harus melalui
beberapa seleksi dan sebagai relawan mereka tidak mendapatkan bayaran (gaji)
loh, hanya mendapatkan kesempatan berlayar, berinteraksi dengan volunter
lainnya dan pengalaman tentunya.
Dan relawan asing ini sempat terkaget-kaget ketika mengetahui kami antri
tiga jam untuk dapat naik ke Kapal Doulus Hope ini. Ia juga menyampaikan bahwa
kunjungan hari ini dan kemarin terbilang padat berbeda dengan hari-hari kerja
yang terbilang lebih sepi.
Kami memutuskan membeli beberapa buah buku untuk saya pribadi dan
beberapa lagi buku untuk bocil. Kenang-kenangan yang berkesan selain menikmati
suasana dermaga/ pelabuhan dan Kapal Doulus Hope adalah ketika berinteraksi
dengan volunteer asing tersebut bahkan bocil juga antusias berkomunikasi dan
menyampaikan pendapatnya terkait dengan Kapal Doulus Hope ini.
Hmmmm....seru juga menikmati Pameran Buku Terapung Kapal Doulus Hope
ini.
Besok kemana lagi ya..
















