SoG4iGVrlm2d0xVc7TbcWuGl8F4PkcCzhtCrmamZ

Karya Allah Trinitas Membaharui Kehidupan Kita

 



 

Gereja dulu kita untuk mendapatkan siraman rohani, menguatkan hati, jiwa dan pikiran kita dalam menjalani kehidupan ini. Secara tidak dapat dipungkiri dalam pikiran berkecamuk sehingga muncul sakit maag yang tidak kunjung sembuh sudah satu minggu ini plus persiapan untuk Ujian Examinasi Panitera Pengganti di PT. TUN Cikini. Daripada pikiran yang melayang bebas kemana ga tentu arahnya, setidaknya ke gereja mengembalikan fokus pikiran-atau setidaknya mendistraksi pikiran sejenak.

Dibuka dengan bacaan dari kitab Matius 28:18-20 TB

[18] Yesus mendekati mereka dan berkata: ”Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. [19] Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, [20] dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

Ketika membaca Matius 28: 18-20 jadi teringat bahwa ayat ini pernah menjadi kontroversi ayat yang akan mengkristenkan orang lain, atau misi orang kristen untuk menjadikan orang lain kristen.  Kalau zaman dulu pada saat perang salib mungkin iya (karena masih banyak yang tidak beragama dan menyembah berhala), tetapi kalau saat ini mengkristenkan orang-ah ga penting juga- secara hampir sebagian besar telah memiliki agama-nya dan beribadah sesuai dengan agamanya. Dan kalaupun memaksakan untuk mengkristenkan orang akan menjadi masalah dan ini tidak sesuai juga dengan prinsip ajaran kasih kristiani lainnya.  

Tapi tenang bukan topik ini yang dibahas.

Minggu ini dilayani oleh Pdt. Chrisnadi Putra Hendra, dari GKI Semarang.

Karena pikiran saya juga lagi ga fokus alhasil hanya mendengarkan saja sudah hebat tanpa mampu mencernanya dengan benar dan baik. Tapi setidaknya ada yang saya dapat ketika bergereja hari ini.

Any way, Pdt. Chrisnadi Putra Hendra mengingakan melalui slide yang ditampilkan bahwasannya saat ini keadaan yang ada dan terjadi adalah :

·       Ruang hidup kita makin kesini makin menyempit,

·       Ego dan takut menyempitkan ruang batin.

·       Kebencian menyempitkan ruang relasi.

·       Eksploitasi menyempitkan ruang ciptaan.

·       Penghakiman menyempitkan ruang komunitas.

·       Diskriminasi menyempitkan ruanh bernaung.

Jadi jauhkan diri dan pemikiran kita dari hal-hal (pemikiran) tersebut untuk dapat tetap sehat dan berpikir positif.

Trinitas (Tritunggal- Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh Kudus) mengingatkan soal ruang dan pesannya adalah :

·       Yang berbeda tidak harus disingkirkan

·       Trinitas, Ada ruang bagi yang lain

·       Satu tidak berarti seragam

Sebagai orang Kristen kita dituntut untu memiliki kasih yang meluap, meluaskan dam terus mengalir. Diberkati untuk menjadi berkat, berbagi dengan yang lain apa yang kita miliki, membantu sesama dan lainnya yang sesuai dengan ajaran kasih Yesus itu sendiri. Dan terkadang ini yang sering disalah artikan bagi sebagian teman lainnya bahwa tindakan kasih ini seringnya dianggap untuk mengkristen-kan.

Lalu kenapa Allah disimbolkan Trinitas karena tiga pribadi tersebut ikut membagikan sukacita kepada yang lain. Karena ketika disimbolkan hanya dua maka hanya akan berbalas-balasan kasih saja, seperti sepasang kekasih yang hanya membalas kebaikan hanya kepada pasangannya. Namun berbeda dengan tiga pribadi, pesannya adalah berbagi sukacita kepada yang lain tanpa memandang siapa dan latar belakang apapun.

Ini sejalan dengan Merit Sistem yang saya pelajari, namun Merit sistem terkait dengan pekerjaan berdasarkan Kompentensi, Kualfikasi dan Kinerja. Ini lagi di gereja tetiba teringat bahan pelajaran ujian Examinisi.

 

Kini kehidupan kita perlu diperbaharui.

v Pentakosta menegaskan hadirnya tatanan dunia baru.

v baptisan selalu jadi ruang yang terbuka bagi yang lain.

v melestarikan kehidupan baru melalui anugera, kasih dan persekutuan.

 

Sudahkah kita berkarya bersama?

*     Membuang segala sesuatu yang menyempitkan kehidupan.

*     Berjuang untuk membuka ruang bagi yang lain.

*     Tinggalah diruang keempat:  Persekutuan dengan Allah Trinitas.

Selamat Hari Minggu Tuhan Memberkati

 

Related Posts
Kornelius Ginting
Orang Baik Rejekinya Juga Baik

Related Posts

Posting Komentar