SoG4iGVrlm2d0xVc7TbcWuGl8F4PkcCzhtCrmamZ

KASIH YANG MENEGUHKAN IMAN DAN PENGHARAPAN

 

KASIH YANG MENEGUHKAN IMAN DAN PENGHARAPAN

KASIH YANG MENEGUHKAN IMAN DAN PENGHARAPAN ADALAH KASIH YANG DIWUJUDKAN MELALUI KEBERANIAN KITA UNTUK MENGHAMPIRI MEREKA YANG SEDANG MURUNG, MENYENDIRI DAN MELAMUN. DAN INILAH YANG TUHAN MAU UNTUK DILAKUKAN DALAM KEHIDUPAN.

 

Minggu Pagi ini dilayani oleh Pdt. Yonatan Wijayanto dan langsung dihadapkan dengan cerita yang lagi ramai yaitu Jembatan Cangar. Iya, Yembatan Cangar dimana beberap hari belakangan menjadi viral karena menjadi tempat untuk bunuh diri. Dan benar bunuh diri adalah sebuah fakta kerapuhan manusia. Sadfact bahwa dua orang bunuh diri di jembatan ini dengan selisih waktu tidak sampai sebulan.

 

Dan tahukah bahwa fenomena yang ada dan yang sedang terjadi ini adalah sebuah fenomena gunung es, ada banyak anak muda yang menghadapi tantangan hidup dan kerasanya tekanan namun memilih keputusan untuk bunuh diri, menyerah dengan keadaan, mengalah untuk mau terus berharap dan melanjutkan kehidupan.

 

Sialnya banyak dari kita (terutama orang kristen-termasuk saya) yang tidak perduli entah karena tidak mengenal orang tersebut atau tempat kejadian yang jauh dari tempat tinggal kita.

 

Dorongan keputusasaan menguat ketika manusia berhadapan dengan kerapuhan dirinya. Sementara lingkungan sosial disekitarnya tidak memiliki kepekaan dan kepedulian.

 

Dan fakta tersebut dilanjutkan oleh Pendeta bahwa hal itulah yang dihindari Yesus terjadi dalam diri murid-muridNya, putus asa-hilang harapan paska kematian diriNya di salib. Hal tersebut diceritakn jelas yang terdapat didalam injil Yohanes.

Sekilas Fakta unik dari injil Yohanes;

  • 1.     Injil Yohanes seting disebut injil yang paling filosofis dibandingkan injil sinoptik (Matius, Markus Dan Lukas)
  • 2.     Hampir 25% dari pasal yang ada di injil Yohanes berfokus pada peristiwa malam terakhir sebelum Yesus disalibkan.

Mengapa ini penting bagi Yohanes untuk diceritakan. "Jangan gelisah hatimu, percayalah kepada Allah dan kepada Aku" ini terdapat di dalam injil Yohanes. Percakapan terakhir ketika bersama murid-murid-Nya baik itu Yudas Iskariot maupun Petrus dan lainnya. Yesus menekankan penguatan kepada murid-muridNya.

 

HAL PENGHIBURAN JUGA TERDAPAT DI INJIL YOHANES YANG MENUNJUKKAN YESUS PERDULI TERHADAP MEREKA.

 

Yesus peka dan perduli pada suasana hati para murid. Ia memberikan penghiburan yang meneguhkan kembali keyakinan dan pengharapan mereka.

 

LALU DITENGAH KONTEKS KEHIDUPAN KITA SAAT INI KESALAHAN TERBESAR YANG SERING KITA LAKUKAN  NAMUN KADANG TIDAK KITA SADARI BERSAMA ADALAH PENGABAIAN.

 

"Kemana kamu ketika kami berteriak," ini yang akan dikatakan orang yang sedang berputus asa.

 

Bukan karena mereka lembek tetapi karena tidak ada support ditengah kerapuhannya.

 

Kasih yang meneguhkan iman dan pengharapan, maka praktiknya adalah STOP PENGABAIAN, sediakan diri untuk mereka sedekat mungkin untuk menyelamatkan mereka. SEDIAKAN TELINGA UNTUK MENDENGAR.

 

ORANG YANG TERBEBAN TIDAK BUTUH SOLUSI TETAPI UNTUK DIDENGAR KETIKA MENGHADAPI KEBUNTUAN.

 

KETIKA KITA MENEMUI ORANG SEPERTI ITU MAKA TUNJUKKAN KASIHMU DAN HADIRLAH PENUH UNTUK MEREKA.

 

Kasih yang meneguhkan iman dan pengharapan adalah kasih yang diwujudkan melalui keberanian kita untuk menghampiri mereka yang sedang murung, menyendiri dan melamun. Dan inilah yang Tuhan mau untuk dilakukan dalam kehidupan.

 

Sehingga semakin banyak orang yang dikuatkan ditengah kerapuhan mereka. Amin

Related Posts
Kornelius Ginting
Orang Baik Rejekinya Juga Baik

Related Posts

Posting Komentar