Kisah Aladin Yang Dikemas Menarik Dengan Alur Sedikit Berbeda.


Ilustrasi Dok Pri


Waktu sudah menunjukkan pukul 22.45 wib, tetiba terbangun. Tenggorokan sulit menelan, hidung meller keluar cairan. Bah ini sudah mulai gejala flu berat, memang sich sedari siang kepala mulai berat nafas mulai mampet. Secara sudah dua hari ini juga cuaca ga menentu, kadang hujan mendadak lanjut panas tiba-tiba.

Ya sudah kandung sudah bangun dan sulit untuk melanjutkan tidur kembali, menyaksikan televisi di beberapa stasiun isinya mengkhawatirkan mulai dari berita penyebaran virus corona (isu global) sementara lainnya menayangkan berita korupsi  (isu lokal).

Untunglah zaman informasi sudah bergerak maju alhasil tv berbayar menjadi pilihan menarik untuk dinikmati apalagi disaat kritis ga ada hiburan seperti malam ini.

Kisah Aladin.

Film yang setahu saya sudah beberapa kali dibuat berbagai macam versinya, baik yang kartun atau layar lebar atau layar kaca bahkan hingga sinetron. Intinya Aladin selalu menarik untuk diceritakan ulang dengan berbagai macam versinya.

Kali ini tv berbayar menayangkan versi layar lebarnya, itu loch Jin yang diperankan Will Smith, setidaknya Aladin ini lebih menarik ketimbang yang pernah saya saksikan sebelumnya.

Mengambil kisah di dataran gurun pasir negara Timur Tengah sana, Jafar (salah satu pembantu/orang kepercayaan sultan) meminta Aladin untuk mengambil sebuah lampu di dalam sebuah Goa. Siapa sangka disinilah keseruan cerita itu berawal.

Sumber Gambar keepo(dot)me


Aladin sosok polos yang berhasil menemukan lampu tapi sayangnya tidak berhasil memberikannya kepada Jafar, Goa keburu hancur lebur, untunglah ada permadani ajaib yang mampu menyelamatkan. Ingat permadani ini jadi ingat jubahnya Dr. Strange yang bisa berkomunikasi dengan manusia a.ka pemiliknya.

Di dalam goa, Aladin berhasil menggosok lampu ajaib dan mengeluarkan Jin, bah senang lah Jin tersebut, secara sudah 1000 tahun di dalam lampu kecil nan sesak. Alhasil Jin memberikan 3 permintaan kepada siapa pun yang sudah mengeluarkannya dari lampu.

Permintaan pertama Aladin adalah bagaimana keluar dari Goa dengan selamat, ini adalah hal mudah yang jin mampu lakukan.

Permintaan kedua Aladin, bagaimana ia memikat pujaan hatinya Putri Jasmine. Inti cerita adalah seputaran sini dengan bumbu manis didalamnya, Aladin diubah oleh Jin menjadi Sultan Ali dari sebuah kerajaan antah berantah, Dengan segala kekayaannya datang mengunjungi kerajaan Sultan Agrafah. Sultan Ali polos-polos saja mengutarakan minatnya untuk membeli Putri Jasmine (bukan ini maksudnya tapi itu adalah yang keluar dari mulutnya). 

Kesan pertama berantakan, tapi untunglah Jin yang sejatinya menempatkan diri menjadi pelayan selalu bersedia membantu Ali baik dengan penampilannya. Tiba-tiba Ali menjadi sosok yang pandai menari.

Jafar sadar siapa Ali, ia berupaya merebut lampu dari tangan Aladin hingga akhirnya lampu tadi berhasil berpindah tangan dan dikuasai Jafar.



Permintaan ketiga, sebenarnya sebelum permintaan ketiga diajukan, secara tidak resmi, ketika Ali a.ka Aladin tenggelam dibuang Jafar ke laut. Jin secara official mengabulkan permintaan Ali untuk maju satu hari dan menyelamatkan nyawanya. Artinya dihitung dari permintaan Ali sudah 3 buah yang dipenuhi Jin.

Tapi Jin sendiri terkesan dengan Ali karena ia menganggap Jin sebagai teman bukan sebagai pelayannya.

Sementara Lampu dibawah kekuasaan Jafar membuat Jin berpindah tuan yang hendak dituruti kemauannya. Jafar meminta Jin mengabulkan 3 permintaannya sesuai kemauan dan keserakahannya. 

Jafar ingin ia menjadi Sultan, lalu Jafar juga meminta Jin membuatnya menjadi penyihir terkuat, terakhir ia meminta Jin membuatnya menjadi sosok yang tidak terkalahkan. Siapa sangka permintaanya yang ketiga ini yang membuatnya menjadi Jin dan harus masuk kedalam lampu.

Cerita ditutup manis dengan permintaan ketiga dari Aladin, ia meminta Jin menjadi bebas tidak lagi jadi Jin yang selalu memenuhi permintaan tuan yang membebaskannya. Dan ini adalah hal yang jarang dan tidak mungkin terjadi.

Kisah Manis Aladin  yang berakhir dengan mendapatkan cinta kekasihnya


Lalu bagaimana dengan kisah Sultan dan para pengikutnya… saksikan sendiri lanjutannya ya. Seru, menyaksikan versi lain kisah Aladin. Selain sudah tayang di tv berlangganan nanti juga (biasanya) akan muncul di layar kaca lokal. 

Selamat Menyaksikan 




Tanggal rilis: 24 Mei 2019 (Indonesia)
Sutradara: Guy Ritchie
Produser: Dan Lin, Jonathan Eirich


24 komentar

  1. Udahhh nonton sih ak film ini, seru dan asik lah pokoknya.. Ga jauh beda sama film kartun nya hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya malah baru nonton semalam.. memang kalau yang main will smith ga diragukan lagi lah ya mas kris

      Hapus
  2. eh kok ceweknya ada 2? saya belum pernah nonton aladin versi full sih. jd gak ngikutin sampai akhir cerita. penasaran. kali ini kudu nonton nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Film inu Cocok utk mengisi dan mnghabiskan waktu luang kak...

      Hapus
  3. Ini salah satu film yang menarik menurutku. Lagu-lagu Disney ala Kisah 1001 Malam dikemas apik di sini. Sayangnya pemeran Aladin di film ini curhat katanya belum ditawarin main lagi habis film ini. Padahal lawan mainnya yang menjadi Jasmine udah memainkan film lain, yang terbaru kalau tidak salah Charlie's Angel

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bah... mas rifqi malah tau detil pemain2nya ... saya mah hanya penikmat saja mas

      Hapus
  4. bener ms, film ini seru juga. dulu udah pernah nonton dan cukup menegangkan juga alurnya apalagi ada beberapa kelucuan yg buat kita gak bosen nonton sampai akhir. Recomended dah pokoknya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Secara yg main om will smith.. biasanya dia main film..ok banget

      Hapus
  5. Belum nonton film ini, waktu masih trailer, will smith dicerca netizen katanya gak pantes. Eh waktu udah main, netizen muji dan terpukau. Suka lucu emang netizen kalo ngejudge suka separo-separo

    BalasHapus
    Balasan
    1. Loh...saya malah ga tau kalau film ini awalnya ada kontroversi... mungkin karena will smith banting stir dari yg biasa main film action beralih ke comedy... tapi memang overall akting WS disini ok kok

      Hapus
  6. Wah, saya belum pernah nonton film Aladin versi ini, Mas. Dan dari reviewnya menarik, apalagi diproduksi oleh Disney sendiri. Yang saya tunggu dan suka juga sountrack-nya, Mas. Wajib segera saya cari ini, untuk referensi menulis cerita anak juga hehehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip... memang menarik untuk ditonton bersama keluarga mas bambang ... ada beda dengan versi kartunnya tapi tetap dapat alur ceritanya

      Hapus
  7. Pas tenggelam sebenarnya nggak bisa dibilang permintaan karena yang minta bukan aladin, cuma si jin pengen nyelamatin jadi secara nggak resmi dibikinin kontrak. Tapi kasian banget emang pas tenggelam, posisinya udah dikunci banget :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi total 3 permintaan plus 1 kontrak gitu ya kak fira firdaus

      Hapus
  8. Wah seru sekali film Aladin, saya masih terbayang dengan kisah Aladin versi kartun tahun 90an yang sangat mengesankan apalagi serial filmnya ya yang di layar lebar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya seru mas.. ada lucunya juga sich..cocoklah buat disaksikan bareng keluarga

      Hapus
  9. Saya sudah menyaksikan film Aladin versi terbaru ini juga. Paling suka sama karakter jin nya pas awal awal. Lucu.

    BalasHapus
  10. Aku nonton iniii
    Seru dan lucu filmnya
    Will Smith mantap kali jadi jinnya, bikin ngakak sepanjang film
    Soundtracknya juga bagus, menghibur sekali
    Suka deh

    BalasHapus
  11. Wehh lucu jugaa yaa.. jadi penasaran nih sama film nyaa🤤🤤

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seru pastinya mas ichun jika menyakaikannya bersama keluarga

      Hapus
  12. Keren banget film ini, banyak pesan yang tersirat di dalamnya, yang paling saya ingat adalah "Jadilah diri sendiri" dan bikin saya makin PD. Tapi sayang film ini disetting untuk orang dewasa tapi banyak aja ortu yang kasih film ini ke anak-anak ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya gitulah kak... meskipum film keluarga tetap untuk anak2 dibutuhkan pendampingan ketika menyaksikan film ini

      Hapus

Untuk Sementara Pesan di Moderasi....
Menghindari Beberapa konten2 yang negatif ...
Berfikir yang Baik dan tinggalkan jejak yang baik..
Terima kasih