Senin, 29 Mei 2017

Dampak Kafein terlalu banyak.

Paling Enak Ngopi temennya pisang goreng :)
Berhitung komposisi yang terkandung didalam sebuah makanan lalu mengkalkulasi dengan yang sudah kita konsumsi menjadi sebuah hal yang patut diperhatikan untuk saat ini. 

 
Membaca koran tempo pagi ini sedikitnya membuat saya terhenyak dan sadar, terkadang bahaya mengintai disekitar kita tanpa kita sadari bahkan sebagian adalah yang kita konsumsi. 

Salah satunya kafein, memang segala sesuatu yang kebanyakan pastinya tidak akan baik bagi tubuh. Tapi konsumsi kafein dalam kopi siapa juga yang sadar kali (menurut sayah).

Tempo menyebut adanya seorang remaja di Ameriksa serikat meregang nyawa setelah mengkonsumsi jenis minuman tertentu. Yang sebelumnya remaja tersebut telah mengkonsumsi coffe late di salah satu resto.

Dokter yang melakukan pemeriksaan telah sampai pada kesimpulan, akibat meninggalnya remaja tersebut adalah jumlah kafein yang terlalu banyak yang menyebabkan gangguan irama jantung bahasa kedokterannya Arrhytmia

Secara garis besar dokter menyimpulkan agar kita berhati-hati terhadap apa yang kita konsumsi. Berhitung komposisi yang terkandung didalam sebuah makanan lalu mengkalkulasi dengan yang sudah kita konsumsi menjadi sebuah hal yang patut diperhatikan untuk saat ini. 

Lalu batas aman konsumsi kafein itu?  Kafein untuk remaja dan dewasa berbeda untuk asupan kafein yang diperbolehkan. 

Remaja usia 12-18 tahun maksimal diperkenankan 110 milligram perhari setara dengan 1 cangkir kopi atau 2 cangkir teh. Sementara untuk orang dewasa maksimal itu ada di angka 400 milligram perhari setara dengan 4 cangkir kopi atau 8 cangkir teh. Beda lagi untuk wanita hamil dan menyusui yang disarankan maksimal konsumsi 200 milligram kafein atau 2 cangkir kopi atau 4 cangkir teh.

Morning Coffe
 
Hmm, jadi semakin terinformasi kan akan bahaya kafein jika berlebih. Sebab tanpa kita sadari kafein yang kita konsumsi tidak didapat dari kopi dan teh saja. Sumber lain kafein itu didapat dari biji coklat, kacang kola, cokelat, minuman energi, suplemen makanan, es krim, roti atau panganan panggang, minuman bersoda, permen lembut.

Jadi bisa ditarik kesimpulan konsumsi kafein yang berlebih dapat berbahaya bagi tubuh. Kalau mau aman perhatikan asupan kafein dengan cermat, perhatikan apa yang sudah dikonsumsi dan perhatikan komposisi kafein pada produk makanan yang hendak dikonsumsi.

Selamat beraktivitas.

20 komentar:

  1. He..he..
    Minum kopi memang perlu diatur agar jangan sampai berlebihan.

    Mungkin doi yang minum coffe latte kondisi tubuhnya sedang kurang sehat ditambah lagi masuknya kafein hingga akhirnya meregang nyawa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup..segala sesuatu yang berlebihan memang tidak baik ya mas..:) ditambah kondisi tubuh yang tidak fit... ya jadi berakumulasi dan fatal akibatnya

      Hapus
  2. Wah, itu yang berita tentang remaja Amerika Serikat meregang nyawa karena kebanyakan kafein serem juga ya. Bisa sampe ngalamin gangguan irama jantung. Saya termasuk tipe yang kurang suka konsumsi kafein, lagipula akhir-akhir ini kalo masukkin kafein ke tubuh, dampaknya luar biasa banget buat lambung hehe.

    Kadang kepengen sih minum kopi dengan segala jenis variannya yang tersebar di banyak gerai kedai kopi populer, cuma ya itu tadi... lambung bisa sakit kalo dosis kafeinnya kebanyakan. Meski untuk orang dewasa konsumsi kafein maksimal per hari setara 4 cangkir kopi, tapi... mending saya stop aja lah.

    Wah, saya malah baru ngeh sumber kafein bisa dari suplemen makanan dan minuman bersoda. Emang kita mesti berhati-hati ya terhadap apa yang kita konsumsi.

    Thanks infonya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Syukurlah mas.. kalau early warning system tubuhnya diperhatikan...beberapa kadang suka mengabaikan

      Hapus
  3. Waduh ngeri juga efeknya , padahal gua suka sama cooffe latte.. :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau bisa dikurang-kurangi konsumsinya lattenya

      Hapus
  4. Waah, ternyata kebanyakan kafein dalam tubuh bisa menimbulkan efek yang berbahaya. Padahal aku pecinta coffee... Harus berusaha ngurangin nich... makasih infonya mas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang apapun kalau kebanyakan dampaknya kurang baik mas afifuddin.

      Hapus
  5. Saya dulu pernah ngalamin ngopi 2-3 gelas sehari. banyak efek yang terasa seperti mual dan justru mudah mengantuk. gak tau kenapa semakin banyak minum kopi(sachet) justru makin ngantuk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang kalau sachet beda mas.. kalau mau coba yg orinya biar dampaknya lebih berasa.. tapi gitu kalau kebanyakan..efeknya ada juga :)

      Hapus
  6. Wah infonya bermanfaat ni mas, kalau teh tarik kandungan kafeinnya berapa mg ya tiap porsi saji?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Teh tarik kan canpuran teh dengan susu.. jadi ngga jauh beda dengan konsumsi teh biasa mas

      Hapus
  7. Saya mlh ga bisa minum kopi mas, bawaan eneg n maagh gitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah mba gembul nita berarti bukan kopi lovers ya.. tubuhnya langsung nolak

      Hapus
  8. untung aku sudah bisa ngurangin kopi... Ternyata efeknya bahaya juga... Terima kasih infonya... salam kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama kita mas..sama2 sudah bisa ngurangin kecanduan kopi..memang apapun kalau kebanyakan dampaknya jelek :)

      Hapus
  9. Wah aku masih suka ngopi... Untuk usia 18 tahun sebaiknya sekali saja dalam sehari brti yah... terima kasih infonya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Malah kalau bisa dikurangi juga mas... tapi kalau saya sendiri sich masih sulit

      Hapus
  10. saya biasanya minum kopi murni tanpa gula bro....lebih asik, yang bahaya sebenarnya mencampur kopi dengan berbagai macam seperti susu, gula dan lainnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah ini dia ...katanya sih memang baiknya kopi tanpa gula.. tapi bukannya rasanya pahit ya.

      Hapus

Untuk Sementara Pesan di Moderasi....
Menghindari Beberapa konten2 yang negatif ...
Berfikir yang Baik dan tinggalkan jejak yang baik..
Terima kasih