Senin, 25 Juli 2011

..............................L a g i K e s a l.......................

Hai, kamu pikir aku berniat melakukan kesalahan ini.

Akupun sedang belajar bagaimana membuat sesuatu hal menjadi baik

Akupun sadar mungkin kelambananku menyebabkan hilangnya kesabaranmu.

Tapi itu bukanlah sebuah alasan untukmu mengabaikan dan memarahiku.

Bukankah kita ada disini untuk belajar, mengajar, mengerti dan dimengerti.

Kalaupun kamu pandai , lebih tepatnya kamu lebih dahulu tahu dan lebih dahulu menggunakan hal yang belum ku tahu..........

Untuk hal lainnya pun aku bisa lebih baik darimu.

Jadi jangan pernah menganggapku sebodoh yang ada dibayanganmu.


......Untuk semua orang sombong dan angkuh yang ada di muka bumi ini...........


God Is Good (Ps. Jefrey Rahmat)

Tema hari ini God Is Good diambil dari Markus 10 : 17 – 22 Pada saat itu Yesus sedang melanjutkan perjalanan dan dihadang / dikejar seorang pemuda  dan dia menanyakan hal untuk memperoleh hidup yang kekal?
Dalam Yohanes 3 : 14 -15 yaitu meninggikan nama Tuhan Yesus Kristus merupakan cara untuk memperoleh hidup yang kekal.
Kalau kita mau orang percaya kepada kita, maka kita harus  mengembangkan karakter kita.
Standar baik bagi manusia adalah jika :
1.       Berdasarkan apa yang dia / orang berikan kepada kita.
2.       Atas dasar yang kita rasakan tentang seseorang.  Menggunakan perasaaan (biasanya kaum perempuan)
3.       Apa yang kita harapkan dari orang tersebut. Kalau kita tidak mendapatkan sesuatu dari orang itu maka kita akan menilai orang tersebut tidak baik.
Anak muda dalam injil Markus  ini cenderung seperti  uraian yang ke 3. Anak muda ini sudah melaksanakan hampir semua perintah yang tertulis dalam kitab suci. Lalu Yesus memandang anak muda itu dengan penuh kasih (kasih yang tidak menghakimi) dan Yesuspun menjawab, Juallah harta bendamu dan berikan kepada orang miskin dan ikutlah Aku (Yesus).
Persoalannya adalah anak muda ini tidak sepenuhnya percaya bahwa Yesus itu baik, dan permasalahan berikutnya adalah hati anak muda ini masih tertambat pada harta benda.
Apapun yang terjadi pada diri kita, kita haru tetap percaya bahwa Tuhan itu baik, apapun itu. Terminologi baik bagi Tuhan berbeda dengan terminologi baik bagi manusia . Terminologi Baik-nya Tuhan itu Tetap, kalau manusia tergantung terhadap apa yang diterima dan apa yang dirasa.
Dan semua yang Tuhan perintahkan untuk kita lakukan adalah baik bagi Manusia, bukan untuk kebaikan Tuhan sebab Tuhan itu sudah baik dari awalnya.
Hidup mengikut Tuhan tidak berpusat kepada keuntungan diri sendiri tetapi berpusat kepada pelayanan sesama manusia. Juallah apa yang kau miliki dan berikan pada orang  miskin, kita diajar untuk memberi, kalau kita belajar untuk memberi kita akan terhindar dari ketamakan dan kerakusan. Yesus menawarkan harta yang lain kepada anak muda ini, tetapi dia meragukan Yesus (sama seperti kita pada saat ini)  Dalam prinsip melayani kita harus berfikir da bertindak seolah – olah melayani Tuhan dan bukan untuk manusia.
Dan Tuhan tetap konsisten menolak untuk anak muda yang tidak mau mengikut perintahNya. Untuk mengikut Tuhan kita harus rela berkorban (ini yang masih sulit). Meskipun kita belum melihat dan mengerti maksud dan tujuan Tuhan di kemudian hari.
Ingat satu hal, Tuhan tidak pernah meracangkan sesuatu yang jahat dan buruk bagi kita.
AMEN

Senin, 18 Juli 2011

Hadiah Ultah ke- 31 (Jam Tangan Lasebo)

Jam Tangan Lasebo
Jam yang merupakan Produk Cina Asli ini, di katakan oleh penjualnya mampu untuk di bawa menyelam hingga kedalaman kurang lebih 30-50 Meter. Lasebo Mereknya, bentuk yang ditawarkan ada berbagai macam, dan saya pilih yang bentuknya simple.

Rabu, 13 Juli 2011

MANUNGGALING DEWA AHMAD DHANI


Beralih ke buku yang ke dua yaitu buku tentang perjalanan Grup music  Dewa, dengan membaca buku ini informasi yang saya tahu seputar Grup ini menjadi lengkap. Semua di bahas dengan detail dan gamblang. Buku yang cetakan pertamanya tahun 2006  ini dan juga  yang saya dapatkan adalah edisi hardcover dengan versi limited edition no 842 yang di tanda tangani oleh masing – masing personilnya. Meskipun agak sedikit basi, tak apalah. Toch akhirnya saya bisa tahu bagaimana perjalanan Grup ini. Gonta – ganti personil dan peran Ahmad Dhani yang sangat dominan. Dan testimony dari orang – orang di sekitar Group ini, dan testimony terhadap kepimpinan Dhani itu sendiri.
Ibu Nunun pun yang saat ini  di cari pihak kepolisian, sempat memberikan komentar dan dukungan terhadap Dewa.   Dan ada juga dari kalangan artis hingga praktisi – praktisi marketing yang turut memberikan komentar.
Sosok Dhani lebih banyak di bicarakan dalam buku ini.
Hal positif yang saya dapat :
1. Dhani sangat senang membaca buku sehingga itu membuat dirinya semakin berwawasan luas dan membantu proses kreatifitasnya. Hal ini terbukti dalam karya – karyanya (lagu “kangen” yang liriknya sangat sederhana pada awal terciptanya grup ini, sekarang “laskar cinta” yang terlihat kompleksnya kata – kata puitis yang terkandung)
2. Dhani juga mendengarkan banyak sekali jenis – jenis music, baik yang ia sukai ataupun tidak dia sukai. Semuanya dia dengarkan, dan hal ini terbukti sangat membantu juga dalam proses kreatifitasnya.
3. Untuk berhasil tidak hanya di perlukan bakat dan potensi saja, kerja keras mutlak diperlukan. Dan ketiga hal ini dimiliki oleh dhani.
Ahmad dhani di gambarkan pula sebagai pribadi yang arogan, dikarenakan memang pembawaanya seperti itu. Tetapi terserah seberapa arogannya dia, saat ini yang telah terbukti adalah dia mampu membawa dewa hingga membuat album ke 7 dengan gonta – ganti personilnya yang sempat di khawatirkan beberapa pihak akan membuat dewa goncang. Dan teori ini tidak berlaku bagi seorang Dhani. Semakin di khawatirkan orang, semakin bertambah besar dia. Dan tidak hanya dalam negri saja keharuman nama Dewa terdengar, Jepang, Amerika dan masih banyak beberapa Negara asing yang sudah mereka kunjungi.
Semoga Dewa dan Dhani mampu membawa ciri musikalitas music Indonesia dan mampu mewarnai blantika music dunia yang selama ini melulu di kuasai pihak asing (Inggris, Amerika, dll).
Bravo…

MATA KEENAM (Novel Kristiani) karya Melody Carlson.


Minggu ini, saya sudah berhasil membaca 2 buah buku ringan hasil hunting dari pesta buku Jakarta 2011 yang ke 21. Dua buah buku itu adalah Mata Keenam (sebuah novel kristiani) karya Melody Carlson dan Manunggaling Dewa Ahmad Dhani (penerbit serambi).
Sekarang kita mulai bahas kesimpulan dari masing – masing buku, setelah selesai apa yang saya dapat dari membaca ke dua buku ini. Kita mulai dari MATA KEENAM (Novel Kristiani) karya Melody Carlson.
Terkesan dari judul yang ditawarkan bernuansa angker / horror tapi hal itu hilang ketika sudah membacanya. . Buku yang cetakan pertamanya dibuat tahun 2009 ini, menceritakan kehidupan seorang gadis yang bernama Samantha Mcgregor, dimana diceritakan Sam (nama panggilannya) bisa melihat sebuah kejadian yang akan terjadi (melaui mimpi ataupun secara langsung). Dan ini merupakan sebuah berkat tersendiri bagi dia, dan dengan berkat ini nantinya di ceritakan bahwa Sam berhasil menyelamatkan sahabatnya.
Terlahir dari keluarga yang sederhana dengan seorang saudara pria, dan seorang ayah yang bertugas di kepolisian lalu sang ibu yang  bertugas di kedinasan social. Dimulai ketika sewaktu kecil Samantha bermimpi ada sebuah lorong kepada ayahnya di mana ada seekor kucing yang terjepit. Beberapa hari kemudian memang ditemukan seekor kucing yang terjebak di sebuah lorong kecil. Hal ini sedikit banyak membuat Samantha kecil sedikit bingung, tetapi ayahnya mampu meyakinkan dia bahwa apa yang dia miliki saat ini adalah sebuah berkat. Naasnya ayahnya tertembak pada saat bertugas, dan ini merupakan pukulan yang berat bagi Samantha, mengapa dia tdak di berikan penglihatan akan hal ini sehingga dia bisa mencegah hal itu terjadi.
Cerita pun beralih ke kehidupan sekolahnya dimana salah seorang sahabatnya  (Kayla) menghilang begitu saja, tanpa ada kejelasan. Dibantu sahabatnya yang lain (Olivia) Samantha berusaha membuka sebuah tabir kejahatan yang terorganisir tentang penculikan gadis dibawah umur. Dan banyak hal yang terjadi di luar yang di harapkan Samantha, dukungan dari Olivia pun sangat membantu untuk menguatkan Samantha akan arti dari setiap hal yang didapatnya. Termasuk ketika bimbang dengan kelakuan saudara prianya yang kecanduan narkoba ringan (hal ini menjadi pertanyaan sam, mengapa orang yang tidak dia kenal, di berikan mimpi dari Tuhan untuk ditolongnya, lalu mengapa saudaranya sendiri tidak bisa dia lakukan). Meskipun pada akhirnya terungkap bahwa Tuhan tetap menolong saudara Sam dengan cara Tuhan yang ajaib dan waktu Tuhan yang dia tidak bisa tahu kapan.
Buku yang berisikan 340 halaman ini, juga menyelipkan ayat – ayat alkitab yang bisa menguatkan kita. Dan ada bahan diskusi di akhir buku ini untuk bisa di bahas bersama teman, ataupun  pada saat Pendalaman Alkitab.
Hal yang saya dapat ketika membaca buku ini adalah :
1. Buku ini ringan di baca, ceritanya pun khas untuk anak – anak muda sekali.
2. Pentingnya memahami sebuah hubungan doa yang kuat dengan Tuhan Yesus.
3. Mengerti dan pasrah akan setiap rencana dan tuntunan yang Tuhan sediakan.
Sebagai informasi tambahan buku ini saya dapatkan di Stand Penerbit Gloria  dengan harga yang relative murah Rp. 7.500,- . semoga saja penerbitGloria tidak hanya memberikan diskon besar – besaran pada saat pesta buku Jakarta saja, tetapi kalau bisa setiap saat dan juga untuk buku – buku baru. Sehingga makin banyak anak-anak Tuhan yang terberkati dengan buku – buku yang harganya terjangkau.


Selasa, 12 Juli 2011

Pemeriksaan Lanjutan di RS. Pondok Indah

Senin, 11 Juli 2011 kemarin seharian kami melakukan pemeriksaan lanjutan di RS. Pondok Indah Jakarta Selatan. Setelah sebelumnya beberapa kali kami melakukan pemeriksaan di bulan maret. berbeda dengan kunjungan sebelumnya, kunjungan kali ini melakukan pemeriksaan HSG (Histerosalpingografi). lebih lengkap mengenai HSG bisa baca di blog ini.  Memang pemeriksaan ini hanya memerlukan waktu sekitar 10 - 15 Menit, yang memakan waktu lama adalah penjelasan sebelum dilakukan HSG (Apa itu HSG, bagaimana cara dilakukannya, dampak setelah dilakukannya dan lain sebagainya) dan Proses Recovery-nya yang memakan waktu sebab untuk masing - masing wanita berbeda dampaknya tergantung daya tahan tubuhnya masing - masing.
Total waktu yang di perlukan untuk proses ini dari penjelasan hingga selesai kurang lebih 1- 1,5 Jam. Setelah dilakukan proses ini maka kami diharuskan kembali untuk berkonsultasi dengan dokter Kandungan kami Dr. Aswin Satrowardoyo. Sebab dr kami inilah yang nantinya akan menentukan langkah berikutnya, apa yang akan kami lakukan.
Hasil HSG pun selesai kisaran pukul 3 sore dan pukul 6 sore-nya kami berkonsultasi dengan dr. Aswin. Dan dilihat semua hasil HSG tidak memiliki kelainan yang berarti, semua berada dalam kondisi normal. Maka yang perlu dilakukan adalah konsul kembali pada hari kamis tanggal 14 Juli 2011, sebab pada masa itu sudah memasuki masa subur. Tetapi Dr. Aswin juga menyarankan saya untuk bertemu dengan Dr. Ani. Dia merupakan salah satu Dr Ahli dalam hal menganalisa sperma. Meskipun sebelumnya Dr Aswin mengatakan kondisi sperma semua dalam batas normal. Dia berpendapat untuk lebih jelasnya bisa di konsulkan ke dr. Ani ini.
Yup, kami pun menyepakatinya tetapi setelah ataupun sekalian pada saat konsul nanti.
 Semoga Tuhan Memberkati setiap usaha yang kami lakukan dalam memperoleh keturunan. AMEN

Persiapan menjelang HSG (Histerosalpingografi)



Sabtu, 09 Juli 2011

3C Putri Impian

Akhirnya ada juga, Trio anak yang tetap menyanyiakn lagu yang sesuai dengan usia mereka. Kalau beberapa tahun yang lalu  ada Trio Kwek - kwek, Sherina, Tina Toon yang membawakan lagu anak - anak. tetapi karena faktor usia yang beranjak dewasa, mau atau tidak mereka berubah sesuai usianya.  Untuk saat ini, tongkat estafet itu diteruskan oleh 3C, yang merupakan Akronim dari Cerdas, Cantik dan Ceria. Ke tiga anak kecil yang rata - rata usianya berkisar 8- 9 tahun  ini membawakan sebuah single yang berjudul PUTRI IMPIAN.

Setidaknya dengan kehadiran Trio 3C ini semakin menambah referensi lagu buat anak - anak seusianya. Tidak lagi menyanyikan lagu - lagu yang bertemakan putus cinta dan di bawakan oleh orang dewasa.

Memang lagu untuk anak - anak ini tergolong sedikit sekali, karena yah, memang juga sedikit peminatnya, tapi apakah kita akan tetap mebiarkan anak - anak kita menyanyikan lagu yang bukan buat seusianya.
Kedepannya harus di perbanyak lagu - lagu yang bertemakan anak - anak, sehingga anak - anak kita akan memiliki banyak sekali referensi lagu buat mereka. 



Selasa, 05 Juli 2011

Pelajaran Untuk Hari Ini


Hari ini saya pribadi, dikantor sudah mendapatkan sebuah meja baru di bagian keuangan, setelah beberapa bulan ini  ( semenjak Januari – Juni ) saya berpindah – pindah meja atau bahkan duduk sembarang tempat (dikarenakan di bagian keuangan , semua stafnya memiliki toleransi yang tinggi ,jadi staf yang kursinya diduduki tidak keberatan). Yup, mungkin sebuah hal yang wajar bagi teman – teman  yang lain, tetapi bagi saya ini merupakan sebuah pencapaian kecil lainnya (mengingat saya masih tergolong baru di PT.TUN ini). Tapi ini tidak seberapa dengan pelajaran hidup yang saya dapat hari ini. Apakah itu?
Hari ini yang saya lakukan berangkat ke KPPN IV dengan agenda menyerahkan SPM (Surat Perintah Membayar) untuk Pembayaran PLN Bulan Juni 2011 dan Pembayaran Gaji Ke 13 untuk Bulan Ke 13 Tahun 2011. Sekaligus saya mengambil SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) atas SPM yang sudah saya masukkan beberapa hari yang lalu. Untuk SPM pembayaran PLN  memang sudah saya siapkan semenjak hari senin tanggal 4 Juli  Kemarin, tetapi karena kemarin juga sudah mengetahui tentang Petunjuk Teknis tata cara pembayaran gaji ke-13. Maka diputuskan sekalian saja hari selasa menyelesaikan semuanya. Dan Format SPTJB untuk pembayaran PLN nya pun sudah saya ikuti berdasarkan standar PerMenKeu 11 yang berlaku. Lalu untuk Gaji ke 13 ini, Pak Imam Wardoyo selaku staf yang mengelola Aplikasi GPP (Gaji Pokok Pegawai) mengorbankan waktu cutinya dengan tetap masuk kekantor demi melakukan pengurusan gaji ke 13 ini.
Semua berkas yang dibutuhkan sudah siap sebelum jam 12.00 WIB, sebab pengambilan nomor di KPPN IV akan berakhir pada pukul itu. Saya pun mendapatkan antrian no B.50 untuk antrian pembayaran PLN dan no D.55 untuk pengajuan gaji ke 13. Tetapi syukurnya mendapat no yang agak jauh adalah jika ada kesalahan atau kekurangan yang kita ketahui sejak awal, dapat saya kembali ke kantor dan memperbaikinya. Seperti yang terjadi hari ini, Gaji ke 13 untuk Salah seorang Hakim tertinggal dikarenakan dia memiliki gaji susulan pada bulan sebelumnya (Sebab baru saja pindah tugas).
Memang sedari awal semenjak saya bergabung dengan bagian keuangan, pastinya saya dituntut untuk selalu cekatan dan memiliki motivasi yang tinggi untuk belajar setiap hal baru. Demikian pun halnya untuk setiap hal yang berhubungan dengan KPPN. Dan juga sedari awal saya sudah menduga gudang ilmu yang paling banyak adalah KPPN ini. Sekiranya  untuk saat ini, ke depannya saya juga pastinya akan berhubungan juga dengan Kanwil (Kantor Wilayah) yang berada di seputaran Otista lalu berikutnya DJA  (Direktorat Jenderal Anggaran) yang berada di daerah lapangan banteng Jakarta pusat. Semoga saja semangat saya tidak kendur dan tetap terbuka serta mau belajar terhadap hal – hal baru.
Kembali ke KPPN untuk ikut antrian, saya sudah sampai pada pukul 14.00 WIB dan saya korbankan untuk tidak makan siang bareng dengan teman – teman keuangan lainnya, takut jika nomornya terlewat. Lewat dari 5 nomor antrian, maka di haruskan untuk mengambil nomor antrian lagi. Singkat cerita, saya pun maju untuk menyerahkan pembayaran PLN bulan Juni 2011. Tetapi ada kejanggalan yang terjadi, tepatnya kesalahan yang saya buat. Tidak pada SPMnya tetapi SPTJBnya, ada kesalahan redaksional, bahwasannya redaksional yang saya buat adalah redaksional untuk GUP bukan LS, sebenarnya saya ingin protes keras, tetapi saya lebih memilih untuk menahan diri. Argumen saya dalam hati adalah seperti ini, pertama kali saya maju untuk pembayaran PLN, saya menggunakan Draft dari Ibu Iis Yulita (Ibu ini biasanya yang membuat SPM dan SPTJB) dan di tolak mentah – mentah dikarenakan ada perubahan dan perubahan itu terjadi sejak bulan Februari (Loh kalau salah kok dari bulan Februari ibu Iis tidak ada masalah, kok giliran saya menjadi masalah) Dan hari ini draft yang di pakai kembali ke awal yang digunakan ibu Iis yang memang sudah sesuai dengan Permen 11. Bahkan saya sempat berargumen dengan Pak Heri (Customer Servicenya KPPN) dengan menunjukkan 2 bukti LS yang saya ajukan bulan lalu dan disetujui oleh mereka tetapi mengapa bulan sekarang sudah tidak disetujui. Kesimpulannya Pak Heri mengatakan bahwa saya yang “Katro” artinya tidak bisa melihat peraturan yang ada. Dan menimpakan kesalahan kepada saya, meskipun bukti menyatakan kesalahan yang saya buat kok bisa mereka luluskan, alasannya adalah mereka (petugas KPPN juga manusia) yang bisa melakukan kesalahan. Kalau mereka salah, mereka berharap toleransi tetapi untuk saya yang merupakan petugas yang baru belajar menjadi bulan – bulanan mereka. Tetapi ini pelajaran berharga yang saya dapat : saya belajar untuk tetap bersabar dan tidak terpancing emosi ketika sesuatu terjadi tidak sesuai dengan keinginan saya. Dan terbukti ini merupakan hal yang sangat sulit untuk di pelajari dan harus terus diulangi agar menjadi mahir dalam hal ini. Otomatis harus melakukan revisi terhadap pembayaran PLN.
Dan berikutnya ketika maju untuk menyerahkan pembayaran Gaji ke 13,  hal lain lagi terjadi dan petugas sedikit menuduh saya melakukan sebuah kecurangan. Sebab petugas menanyakan kemana Ibu si “itu” lalu saya menjawab bahwa ibu itu sudah pindah ke Satuan Kerja yang lain. Dan dia pun menanyakan lalu mengapa nama tetap ada didaftar gaji. Polosnya saya adalah menanyakan rupanya terlihat ya jika ada kesalahan. Dan inilah yang membuat petugas sedikit emosi dan mengatakan bahwasannya “saya jangan coba – coba berbuat curang” waduh….masa iya saya berbuat curang dengan tetap membayarkan gaji seseorang yang sudah pindah, lalu untungnya buat saya apa, toch jika tetap lolos uang tersebut tidak masuk ke rekening saya tetapi ke rekening orang itu. Dan jika tercium di kemudian hari mau atau tidak, suka atau tidak kekeliruan tersebut tetap harus dikembalikan ke Negara. Sesuai dengan klausul di SPTJB. Kenapa juga petugas ini berfikir saya curang, naïf sekali rasanya kalau curang hanya untuk nilai nominal yang tidak seberapa. Selama ini terlintas untuk curang tidak ada dalam pikiran saya, tetapi ketika petugas ini mengatakan saya curang, kenapa saya tidak curang saja sekalian ya, dan nominalnya tidak tanggung – tanggung. Hal yang saya ingin tekankan adalah ada baiknya petugas tetap mengedepankan positif thinking dengan tidak buru – buru mengatakan seseorang berbuat curang. Kali ini pun saya belajar saya belajar untuk tetap bersabar dan tidak terpancing emosi ketika sesuatu terjadi tidak sesuai dengan keinginan saya.”
Inilah pelajaran hidup yang saya dapat kali ini, sangat berat ketika saya mengetahui benar bahwa terkadang kesalahan terjadi bukan dikarenakan factor dari kita pribadi, tetapi factor yang diluar kita itu tetap berusaha mengatakan bahwa kita yang salah. Dan terkadang perkataan seseorang dapat memberikan sebuah intusi baik itu negative ataupun positif, sehingga diperlukan filter yang kuat untuk tetap bertahan dan tidak menjadi seperti yang negative itu.
Hanya Ingin Berbagi, 
Salam pembelajaran