19 Juli 2026- ah terasa sudah hari ini genap berusia 46 tahun. Rupanya semangat masih sama namun badan sudah perlahan mulai menyesuaikan. Dahulu tahan berdiri hingga dua jam dan saat ini setiap jam sudah harus dijeda istirahat.
Di usia 46 tahun, rutin sudah 6 bulan terakhir
konsumsi Amlodipin 10 MG untuk mengatur tensi yang keseringan naik ketimbang turun.
Kalau telat makan atau makan terlalu pedas siap-siap berhadapan dengan asam
lambung. Bahkan kopi pun sudah harus
dikurangi maksimal satu cangkir per hari atau kalau bisa sih seminggu satu kali
(ini yang masih menjadi PR). Olahraga juga sudah mulai berkurang mulai dari
yang dahulu bersepeda kemudian beralih ke jogging dan sekarang sepertinya jalan
kaki adalah pilihan terbaik.
Namun ada yang tetap tidak berubah, SEMANGAT. Iya
semangat, ini yang tidak berubah dan akan menjadi bencana bagi diri sendiri
kalau tidak diimbangi (baca: mengerti) dengan keadaan fisik. Sederhana saja, sebelum
memasuki usian 46 tahun ini tidur kurang dari enam jam palingan hanya flu biasa
dan pusing-pusing sedikit, lah sekarang pusingnya mulai terasa seperti dunia
berputar belum lagi terkadang disertai tengkuk yang pegal dan terasa perih.
Apalagi ditambah kalau lupa konsumsi obat tensi, ampun deh.
Fokus Latih Manejemen Diri
Target ke depan, tidak muluk-muluk hanya sebatas
konsisten jalan pagi agar badan tetap sehat, jaga pola makan, hindari stress di
tempat kerja, rutin minum obat amlodipin dan melakukan hal yang disukai.
Pada intinya semua hal yang dilakukan tadi (pola hidup
sehat) adalah salah satu ikhtiar (upaya) diri agar mendapatkan umur panjang dan
tetap sehat. Jangan juga umur panjang namun sakit-sakitan dan jangan juga
(amit-amit) umur pendek karena sakit-sakitan. PANJANG UMUR DAN SEHAT
SENANTIASA-Amin.
Lalu kalau mendapatkan umur panjang akan melakukan apa
saja, setidaknya ada beberapa hal yang akan saya lakukan yaitu menyaksikan dan
menemani tumbuh kembang anak langsung, menemani dan melihat langsung ia
mendapatkan kesuksesannya kelak. Lalu mau apalagi dengan umur panjang dan badan
sehat, hmmm... tentu jalan-jalanlah, mulai dari keliling Indonesia (negeri tercintah)
lalu berencana untuk wisata rohani ke Yerusalem dan mengelilingi negara Asia
dan Eropa.
Namun itu semua tidak akan tercapai kalau saya sendiri
tidak fokus dalam melatih manajemen diri, seperti saat ini saya sudah mulai
rutin tidur setidaknya 6-8 jam ketika malam hari, makanan pedas sudah jauh
berkurang, pun dengan kopi-kopian. Stres pekerjaan, ugh,, jauh-jauh itumah,
kalau mampu selesaikan pekerjaan maka lanjutkan namun ketika sudah tidak kuat,
biarkan dan tinggalkan sejenak dan lanjutkan kemudian-intinya agar membuat
pekerjaan bukan menjadi beban lagi.
Pekerjaan rumah yang berat itu adalah konsisten dalam
melakukannya. Kadang ada bolongnya juga seperti ketika keasikan bekerja akhirnya
konsumsi kopi hingga dua gelas, keasikan membuat berita acara membuat jam tidur
jadi berantakan.
Hari ini diusia ke empat puluh enam saya menancapkan
tonggak komitment untuk diri sendiri. Mencatat hal yang hendak diraih dan berusaha
mendapatkannya.
Karena tulisan baik merupakan doa baik dari penulisnya
dan doa baik tersebut akan kembali lagi pada dirinya untuk menjadi sebuah
catatan perjalanan baru.
Tetap sehat, tetap kuat dan tetap semangat masih ada
46 tahun lagi yang harus dilewati….
Kiranya Tuhan Menyertai, Memberkati dan Membersamai semua
perencanaan ini... Amin..
Kalau kamu saja merencanakan yang terbaik masa iya Dia
yang kamu panggil Tuhan tidak memberkati rencanamu.









