SoG4iGVrlm2d0xVc7TbcWuGl8F4PkcCzhtCrmamZ

Hari Kejepit Nasional-Tetap Semangat Kerjanya

Apel-Pagi-PTUN-Jakarta


Secara hari ini Senin 15 Juni 2026 dan esok hari Selasa 16 Juni 2026 adalah libur Nasional bertepatan dengan Tahun Baru Islam. Praktis bagi yang hendak berlibur lumayan bisa panjang dari Sabtu hingga Selasa, ya kan.

Namun beberapa waktu lalu dalam rapat bulanan Ketua PTUN Jakarta telah mengingatkan  dalam pengambilan cuti agar memperhatikan keadaan kantor sehingga tetap dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pun juga memperhatikan kebutuhan dari cuti itu sendiri, agar diatur sedemikian rupa sehingga efektif memang bagi yang membutuhkan dan merayakan hari libur terkait.

Dan karena saya juga kebetulan tidak ada kebutuhan cuti yang mendesak dan saya kristen sehingga pesan Ketua PTUN Jakarta yang telah disampaikan dapat dilakukan.

Jadi hari Senin ini yang masuk kategori Harpitnas (Hari Kejepit Nasional) dan memang tidak banyak berbeda antara hari kejepit nasional dengan hari biasa pada umumnya. Pelayanan tetap berjalan dengan baik.

Senin-Hari Kejepit Nasional-Tetap Beraktivitas Seperti Biasa

Tidak ada yang berbeda seperti hari biasa lainnya, bahkan penumpang KRL pun tetap sama, berjubel dan penuh sesak seperti hari senin pada umumnya.


Apel Pagi PTUN Jakarta


Pun sama dengan kegiatan senin pada umumnya, Senin pagi  selalu dimulai dengan apel pagi dan memastikan kehadiran pegawai, berapa orang yang melaksanakan cuti dan berapa orang yang sakit atau tidak masuk sehingga semuanya terdata dan sesuai dengan keseluruhan jumlah pegawai.

Pekerjaan pun tidak jauh berbeda, ada yang tetap bersidang seperti biasa atau ada juga seperti saya menyelesaikan beberapa Berita Acara Persidangan.

Dan jam pulang pun tidak berbeda, tetap sama absensi dengan aplikasi yang sama, gambar diri yang sama dengan latar belakang tempat kerja dan posisi yang harus berada di kantor.

Yup, PNS saat ini seharusnya sudah tidak dapat lagi berbuat “semaunya” semuanya sudah mulai terukur dan telah dibantu dengan teknologi informasi. Sehingga mendengar penuturan salah satu menteri beberapa waktu lalu PNS versi 9.0.5, datang absen jam sembilan pagi lalu tidak berbuat apa-apa kemudian pulang di jam lima sore.

Meskipun tidak dapat dipungkiri ada PNS yang demikian namun sepertinya jumlahnya tidak banyak saat ini. Kalau PNS datang jam sembilan dan itu sudah dipastikan telah maka aplikasi otomatis akan memotong kehadirannya.

Kalaupun ada PNS yang tidak bekerja itu sih lebih kepada atasan atau pimpinannya tidak mampu mengorganisasikan seluruh bawahannya dengan baik.

Karena dikami sendiri dengan adanya beberapa target-target kinerja yang harus dicapai sehingga akan memaksa pegawai untuk memenuhi target tersebut meskipun dengan standar minimal, tetapi pada akhirnya tercapai semua PNS dapat dikaryakan atau dibuat bekerja sehingga tidak ada lagi PNS yang kosong atau tidak bekerja pada saat jam kerja.

Terlebih saat ini jika hendak keluar kantor, datang terlambat, ijin pulang lebih awal semuanya harus terdata tidak seperti pada masa itu yang semuanya dapat datang dan pergi sesukanya. Saat ini ijin akan diberikan tetapi dengan syarat harus mengisi form yang sudah ada dan atas sepengetahuan atasan langsung. Lalu kalau melanggar, saat ini surat peringatan sudah mudah untuk dikeluarkan. Dan untuk memberhentikan PNS sudah tidak sesulit seperti dahulu.

Jadi ketika hari kejepit nasional sekalipun maka semangat untuk tetap masuk kantor dan beraktivitas sama seperti hari biasa pada umumnya.

Semangat bekerja dan semangat memberikan pelayanan yang terbaik.


Related Posts
Terbaru Lebih lama
Kornelius Ginting
Orang Baik Rejekinya Juga Baik

Related Posts

Posting Komentar