Jumat, 28 April 2017

Berburu Buku di Bigbad Wolf Jakarta 2017

Booth Foto Big Bad Wolf Jakarta 2017 
Untuk buku import saya lihat lumayan lebih lengkap (karena saya melihat sebatas tumpukan buku dan space yang lebih besar saja) tapi tetap saja bukunya John Grisham masih sulit saya cari belum lagi kumpulannya Harry Potter tulisan  JK. Rowling, yang mudah menemukannya itu buku Mocking Jay The Series.

Perhelatan buku tahun ini adalah yang ke dua, perdana setelah mendulang sukses di tahun sebelumnya. Masih mengambil lokasi yang sama, ICE Bumi Serpong Damai.  Belajar dari tahun lalu pihak penyelenggara melakukan perbaikan dibeberapa pelayanan. Sebut saja dari jumlah buku yang ada hingga kasir yang ditugaskan untuk melayani pembayaran.

Tapi tetap saja itu semua tidak memuaskan para penggila dan yang hidupnya dari buku untuk berbelanja di BBW Jakarta 2017.


Tumpukan Belanjaan  salah satu pengunjung BBW Jakarta 2017
Sebenarnya saya juga sedikit bertanya, ini yang datang para penggila buku, pustakawan dan para reseller buku atau masih ada lainnya? Animonya luar biasa.  Informasi yang saya dapat jumlah buku yang disajikan lebih banyak dari tahun lalu, selisihnya sekitar 3 juta buku, saat ini yang disajikan lebih dari 5 juta buah buku. Sementara untuk petugas kasir belajar dari tahun lalu hanya 20 petugas, 2017 ini ditambah menjadi kisaran 50 petugas.

Dan kalian tahu ngga, hari perdana pembukaannya yang khusus untuk komunitas buku, blogger dan dan pemegang kartu mandiri, hadir penuh sesak. Padahal terbatas hanya untuk beberapa komunitas tadi. Bahkan untuk pembayaran dikasir butuh lebih 2-3 jam antrian.  Memang sich untuk hari perdana komunitas dibuka hingga pukul 23.00 WIB saja. Barulah keesokan harinya BBW Jakarta dibuka gratis untuk 24 jam. Siapa saja boleh masuk ke ICE BSD baik sekedar cuci mata, belanja buku atau sekedar berolahraga ringan mengitari seluruh rak di BBW Jakarta.

Antrian kasir BBW Jakar ta
Beberapa teman-teman blogger memberikan masukkan kepada siapa saja yang hendak hadir di BBW Jakarta  beberapa diantaranya agar setidaknya menggunakan sepatu yang nyaman (untuk wanita hindari penggunaan higheels ke BBW) yang cocok itu sepatu kets atau sendal. Jangan juga menggunakan pakaian resmi atau formal ya, T-shirt dan oblong lumayan pas untuk berkunjung ke BBW. Siap-siap juga jaket karena kalau  hujan diluar lumayan dingin bagian dalam ruangan BBW. Tapi kalau lagi banyak pengunjung lumayan panas loh di hall ICE BSD.

Nah yang terakhir yang perlu disiapkan selain sejumlah uang untuk melakukan pembayaran adalah hati yang sabar, terlebih ketika melihat jumlah antrian, terutama di beberapa hari tertentu jumlah antrian diluar kewajaran. Saya sendiri sempat curi dengar pembicaraan beberapa pengunjung disana, mereka  tiba pukul 14.00 wib dan belum selesai memilih buku demi melihat antrian yang mengular dan bela-belain menunggu hingga jumlah antrian  berkurang. 

Dan demi mengurangi antrian beberapa lainnya melakukan sedikit inovasi dengan  menggunakan jasa titipan. Atau yang lain terutama yang berkelompok kesana, berbagi tugas, sebagian berbelanja dan menugaskan seseorang untuk antri di meja kasir, dan bersedia disela jika teman yang berburu buku belum selesai.

Ketemu Bukunya Steve Jobs harganya 65 rebu aja 
Sedikit aneh memang (menurut saya loh) ketika BBW yang hadir 1 tahun sekali menawarkan potongan harga 60-80% untuk semua buku dan yang datang itu gila-gilaan dari sekitaran Jakarta, sebut saja  Bekasi, Bogor hingga Depok rela berjejalan antri berburu buku. Sementara toko-toko buku yang biasakita kunjungi dan  buka setiap harinya tidak seramai animonya seperti Big Bad Wolf. Apa yang salah ya? Apakah karena diskon harga yang sedemikian besar ditawarkan BBW Jakarta atau jumlah buku yang bervariasi dan sebagian besar buku buku import dengan bahasa asing.  Istri saya berpendapat, mungkin sebagian yang belanja di BBW Jakarta memutuskan dari pada harus belanja buku  di negara tetangga selain harganya sama (bahkan beberapa lebih murah di BBW Jakarta bagi yang tahu ya) setidaknya tidak perlu menghabiskan uang untuk biaya  transportasi.

Memang beberapa buku yang sudah menjadi koleksi perpustakaan saya itu harganya jauh lebih murah di BBW ketimbang saya beli pada saati itu dan juga sekarang (apalagi versi bahasa inggris).  Tapi kalau dikatakan BBW Jakarta menawarkan buku terlengkap, saya tidak setuju. Saya mengambil sampel untuk beberapa buku karya anak bangsa sebut saja Dewi “dee” Lestari atau Tere Liye atau karya lawasnya Pramoedya Ananta Toer dan beberapa lainnya sulit saya temui. Adapun beberapa buku kepunyaan Tasaro GK, itupun tidak banyak ya. 

Salah satu Buku import yang disajikan BBW Jakarta 2017 

Untuk buku import saya lihat lumayan lebih lengkap (karena saya melihat sebatas tumpukan buku dan space yang lebih besar saja) tapi tetap saja bukunya John Grisham masih sulit saya cari belum lagi kumpulannya Harry Potter tulisan  JK. Rowling, yang mudah menemukannya itu buku Mocking Jay The Series.

Sempat juga bertanya sama petugas yang sibuk menata buku (habis itu diacak-acak sama konsumen lalu si petugas merapihkan kembali, begitu seterusnya) perihal buku-buku dengan genre yang saya suka. Beberapa bilang ada kok, tapi untuk mengetahui persis lokasinya mereka sendiri juga kebingungan, alhasil mereka menyarankan agar saya (selaku konsumen) lebih teliti jeli dalam mencari buku yang diinginkan.

Tapi memang pihak penyelanggara sendiri saya lihat upaya yang dilakukan demi suksesnya acara ini luar biasa. Mulai dari jumlah hari yang diberikan yang jauh lebih banyak ketimbang tahun lalu. BBW Jakarta ini berlangsung dari 21 April hingga 2 Mei dengan durasi 280 jam Nonstop. Gerai makanan bagian dalam juga ada atau kalian mau keluar juga sekitaran parkir di jalanan juga tersedia.

Bahkan sepengamatan saya, gerai pengiriman barang juga ada loh. Mungkin maksudnya agar yang berbelanja (terutama dari daerah) bisa langsung melakukan pengiriman dari ICE BSD.

Dan terakhir bagi kalian yang membawa kendaraan roda 4, sedikit yang tahu bahwa kendaraan yang kalian bawa itu (dikenakan biaya parkir Rp. 20.000,-) dapat masuk kembali gratis ya selama tidak lewat jam 12 malam, info dari petugas parkir.

Kalau kalian memiliki fasilitas kartu dari Bank Mandiri (baik debit dan kredit) gunakan antrian dari mereka (bank Mandiri, Fast Line) lumayan untuk memangkas waktu antrian.  By the way, diacara BBW Jakarta kartu selain Mandiri (maaf-maaf aja ya) berasa di perlakukan kayak anak tiri (ngga ada harganya).

Hehehe.. overall meskipun sedikit kecewa dengan pelayanan antriannya tapi terpuaskanlah dengan banyak buku yang ditawarkan.

Semoga event-event seperti BBW Jakarta ini ditiru oleh provider-provider  buku lainnya. Kalau tidak salah (seingat saya) untuk Jakarta sendiri selalu mengadakan acara serupa di Senaya, Jakarta Book Fair dan Indonesia Book Fair, tapi kok rasanya animonya tidak sama loh.

Tulisan ini hanya sekedar sharing pengalaman saya berkunjung ke Big Bad Wolf Jakarta 2017, pastinya akan berbeda dengan pengalaman masing-masing lainnya tergantung hari dan kunjungan ya.  Mengingat tahun sebelumnya hadir juga di BBW Jakarta tapi tidak sempat menuliskan, nah sayang aja kalau hadir kali  ke dua tahun ini tapi tidak menuliskannya, bukan.

Salam Book Lovers


Berikut Big Bad Wolf 2017  dalam dokumentasi saya 

Foto Booth BBW Jakarta 2017

Antria pembayaran ke Kasir BBW 2017 

Rencanaya beli buku ini

Ada Hiburan Musik biar pengunjung ngga bosan

Beberapa buku yang saya kenal di BBW Jakarta 2017 

Sore di ICE BSD BBW Jakarta 2017 

Kartu VIP yang diberikan untuk para Blogger dan Komunitas 

Suasana Pengunjung BBW Jakarta 2017 

Tumpukan Buku BBW Jakarta 2017 




2 komentar:

  1. wahh,, di tunggu ni d surabaya. tahun kemaren di sby juga ada, meskipun katanya hari pertma terbatas, tai sya nekat datang aja dan ternyata semua orang bisa masuk tanpa tiket apapun... hehehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga surabaya juga kebagian tahun ini..memang untuk masuk tudak ada tiker apapun mas..hanya untuk hari perdana wilayah jakarta dibuka untuk blogger dan member dari bank mandiri cs

      Hapus

Untuk Sementara Pesan di Moderasi....
Menghindari Beberapa konten2 yang negatif ...
Berfikir yang Baik dan tinggalkan jejak yang baik..
Terima kasih