Senin, 05 Oktober 2015

Seharian keliling Bandung, lelah tapi berkesan.




Jakarta Dengan Kemacetannya yang luar biasa :)
Misinya tidak hanya Piknik seputaran Bandung, tetapi sekalian menyambung silaturahmi yang ada. 

Jakarta, setiap harinya semakin padat. Kendaraan motor baik roda 2 ataupun roda 4 saling serobot. Bahkan kenyamanan para pejalan kaki terpaksa dirampas demi tiba di lokasi tujuan. Pun tidak berbeda dengan kendaraan umum, jejal-jejalan para penumpang ditingkahi pengamen jalanan yang tak peduli terus mendendangkan lagu sesukanya. Sepertinya keruwetan tadi sudah santapan setiap harinya di Jakarta. Harus kuat mental untuk dapat menghadapi itu semua.

Beberapa hal sederhana dapat dilakukan, mulai dari berganti rute yang dilewati, berganti jenis angkutan yang di naiki hingga bagi yang memiliki kendaraan lebih, berganti-ganti kendaraan bisa menjadi sebuah solusi untuk sekedar keluar rutinitas. 

Lalu apakah masalah berhenti sampai di situ? Tidak, pastinya  kejenuhan akan tetap muncul. Untuk saya pribadi, pastinya  akan melakukan sesuatu yang berbeda dari biasanya. Ambil cuti akhir Minggu lakukan sesuatu yang benar-benar berbeda. Mengunjungi sebuah tempat yang belum pernah dikunjungi sepertinya menjadi pilihan yang menarik. 

PIKNIK, itu bahasa yang akrab di telinga. PIKNIK sangat manjur untuk menurunkan tensi (baca: tekanan) pikiran yang ruwet.  Tidak harus jauh di luar pulau. Yah masih di dalam pulau yang sama selama itu  belum pernah di explore, sepertinya tidak masalah bukan. 


***
Awal tahun ini, tepatnya akhir Januari lalu, kami sekeluarga merencanakan mengambil liburan. Dan tidak jauh-jauh, hanya sekitaran 3 jam dari Jakarta. Bandung, Paris Van Java-nya Indonesia. Hanya saja konsepnya, tidak hanya saya dan istri. Orang tua tua  pun kami ajak. Pastinya kalian pikir hanya kami berempat  berlibur ke Bandung.   Oooo. .. tidak, sepupu (anak dari adik ibu saya) Ia beserta istrinya sudah menanti di Bandung.  Bahkan adiknya yang kuliah di Universitas Padjajaran pun di ajak serta. Kebetulan pula adik saya dan adik sepupu tadi masih “Paribanan”, itu loh kalau di suku Batak  semacam bisa di jadikan pasangan hidup gitu, tentunya kalau mereka merasa cocok ya.

Motor Cross diatas kawah putih
Jadi misinya tidak hanya Piknik seputaran Bandung, sekalian menyambung silaturahmi yang ada. Meskipun sepupu pulang pergi Jakarta Bandung setiap minggunya, jarang juga kami menyempatkan waktu bahkan sekedar ngopi bersama. 

Saya pun kalau bertugas ke Bandung tidak sempat mengunjungi wisatanya secara mendetail, palingan wisata kuliner di sekitaran tempat menginap saja, lepas itu kembali ke Jakarta. 

Kebetulan juga pada saat kami berkunjung, sedang musimnya mahasiswa libur. Adiknya sepupu yang tinggal di rumah Kost menawarkan agar selama di Bandung menginap di rumah kost saja. Kebetulan teman-teman kost sedang belibur ke luar Bandung. Wah, kebetulan yang sangat kebetulan. Lumayan dapat menghemat biaya penginapan selama di Bandung. 

***
Karena terlalu bersemangatnya dan ini juga merupakan liburan kami 3 keluarga bersamaan. Semua destinasi wisata di Bandung mau dikunjungi. Wallah.... kami lupa berhitung macetnya kawasan Bandung. Ditambah wisata yang satu ke wisata  lainnya jaraknya lumayan berjauhan. Alih-alih membuat tujuan wisata, yang terjadi, lihat situasi dan kondisi ke mana kendaraan dan jalanan membiarkan kami berjalan. 

Rumah reyot di atas kawah putih
Tujuan wisata yang pertama adalah kawah putih, satu kata untuk lokasi wisata alam ini SEEEGGGGGEEEEER. Lepas dari kota Bandung naik ke menuju kawah putih kita akan disuguhi pemandangan  hijau dan merah. Perkebunan strawbery meriah di kiri dan kanan. Kalau kalian suka, boleh berhenti sebentar dan mencicipi strawbery langsung dari kebunnya. 

Pesan saya untuk yang membawa kendaraaan pribadi, pastikan kendaraan dalam kondisi sehat ya. Jalur ke kawah putih memang sudah “licin” tapi medan yang menanjak sedikit membuat kewalahan. Terlebih untuk kendaraan matic. 

Kalau sudah mencapai diatas, mendekati kawah putih. Kendaraan roda 2 tidak diperbolehkan menuju kawah putih, tapi tenang pengelolanya sudah mempersiapkan transportasi yang memadai kok.  Pastikan kamu mengisi perut dulu ya sebelum naik ke kawah putih. Dilokasi parkiran banyak juga warung dan semi restoran dengan harga yang masih terjangkau.

Kalau semua sudah siap, yang terakhir tarik napas, siap-siap mengagumi ciptaan Tuhan. Kalian naik menuju kawah putih. Masih disuguhi hutan hijau yang bersahabat. Bau daun segar pastinya terasa belum lagi kicauan burung atau sejenisnya. 

Menikmati kawah putih

Kawah putih yang mempesona

Jangan lupa bawa alat dokumentasi ya
Jangan berkedip, nikmati semua yang ada, rasakan aroma berbeda. Hingga kalian sampai di sebuah puncak. Syukur-syukur ada kabut putih tipis yang menyambut kehadiran kalian. Turun ke bawah sekitaran 10 meter. Ini daya tariknya, kawah putih diatas sebuah puncak. Gradasi warna danau yang kadang berubah-ubah, kalian harus perhatikan, jangan berkedip. Eits, jangan lupa gunakan masker ya, aroma belerangnya menusuk dan tidak baik untuk kesehatan. Petugas disana menyediakan masker gratis bagi pengunjung. 

jangan berenang


Jangan juga kalian berenang ya, tidak diperbolehkan. Kalian hanya boleh, merekam setiap keindahan yang ada. Gunakan peralatan kalian (kalau bawa) atau gunakan setiap indera kalian. Resapi setiap momentnya.

***
Selesai dengan pesona alam, turun kembali ke bawah. Tujuan berikutnya adalah Floating Market. Anak-anak pastinya akan senang di ajak ke sini. Pilihan jajanan disajikan beraneka rupa. Tapi jangan lupa untuk menukarkan uang kita dengan mata uang yang berlaku di Floating Market ya. Di Floating Market mereka memiliki mata uang sendiri. Atau kalian mau menjelajahi danau dengan sampan atau kapal kecil. 
Jajanan Floating Market


Uangnya Floating Market

eksplore floating market

Pastinya kalian harus mengelilingi Floating Market, pesona Bandung ditampilkan di sini. Ada Angklungnya, taman kelinci, kereta kecil. 

Floating Market sepertinya memang diciptakan untuk dunia anak-anak.

***
Kembali ke tengah kota, sekitaran Jalan Riau. Banyak pusat Jajan dan makanan disana. Satu yang berkesan rumah makan yang didesain dari gedung bioskop. MISBAR. Gerimis Bubar, makanan yang disajikan prasmanan. Kalian ambil sendiri yang kalian suka, nah di Misbar ada Layar besar,  dengan gambar tokoh-tokoh perfilman Indonesai di sisi kiri dan kanannya. Kalau kalian beruntung, biasanya akan di putar film-film lawas era 90 an. 
MISBAR rumah makan

hiasan disalah satu sisi MISBAR

Layar yang sedang menampilkan film lawas

Semua wisata diatas kami jalani seharian. Terkesan ngebut tapi semua kami menikmati. Karena kesemuanya baru kali ini merasakan PIKNIK ke tempat tadi.  

PIKNIK membuat otak kembali segar, semua penat hilang. Semangat dan ide-ide segar kembali bermunculan. 

Kira-kira ke mana lagi ya enaknya menghabiskan sisa cuti yang ada, ngga perlu jauh. Hanya sekedar tempat dekat yang belum pernah dikunjungi. 

Liburan di Bogor sepertinya menarik, secara baru kebun raya saja yang pernah dikunjungi. Beberapa tempat yang setidaknya masuk agenda saya, sebut saja kampung budaya sindang barang dan wisata kuliner durian di warso Farm. Ditambah beberapa air terjun yang sudah ke sohor keindahannya. Eits ..tapi siapa kerabat d Bogor ya. 



Comments
43 Comments

43 komentar:

Kania Ningsih mengatakan...

Wah jd teringat saat mahasiswa hiking ke kawah putih:)

Bimo Aji Widyantoro mengatakan...

saya dari dulu pengen banget deh rasanya ke bandung, tapi sampe sekarang belum kesampean.
itu perjalannya keliatan seru juga yah

kornelius ginting mengatakan...

wah.. ibu kania keren.. udah hiking ke kawah putih... salut TOP BGT :)

kornelius ginting mengatakan...

harus coba mas... refresh pikiran... sekaligus menikmati keindahan alam :)

yudha prawira Wibisana mengatakan...

pingin ke kawah putih, semoga kesampaian tahun ini. :)

kornelius ginting mengatakan...

amin.. saya doakan semoga sampe ke kawah putih pa Yudha :)

Reza Bagus Yustriawan mengatakan...

Waaah.... seru banget, Mas...
kapan2 main ke Bogor yak...
saya tunggu...

Keke Naima mengatakan...

belum kesampaian aja saya ke Kawah Putih. Padahal kayaknya bagus banget

melati koekieku mengatakan...

berapa kali ke bandung belum pernah ke kawah putih, sibuk mikir beli jaket di mana hehehe ...

kornelius ginting mengatakan...

wah.. akhirnya dapat juga teman blogger dari bogor :)

kornelius ginting mengatakan...

bukan hanya kayaknya ibu keke,,, tapi memang beneran bagus banget.... Bingits... kalau kata anak sekarang :)

kornelius ginting mengatakan...

hahahahah,,,, secara bandung pusatnya mode ya.. keasyikan milih jaket eh,, lupa jalan2 menikmati keindahan bandung dalam bentuk lainnya :)

Ruli Retno Mawarni mengatakan...

Belom pernah ke kawah putih.. alamak itu floating marketnya manggil banget sih..hehehe

kornelius ginting mengatakan...

dijadwalkan untuk berkunjung ke kawah putih ibu Ruli :) trus melipir ke Floating Market :)

Wignya Wirasana mengatakan...

Bandung yang pinggiran sih oke, masuk ke Pasteur & Dago ampun. Tapi sekarang bandung semakin bagus dan tertata.

kornelius ginting mengatakan...

Bener.. Terlebih di akhir pekan.. Jakarta pindah semua ke bandung... :) semenjak pak ridwan kamil yg pegang semakin tertata...semoga kedepan.. Bandung semakin lebih baik

Reza Bagus Yustriawan mengatakan...

hahaha...
salam kenal, Mas....
entar bilang2 kalo mau ke Bogor...

Reza Andrian mengatakan...

Sayang gue belum pernah ke Kawah Putih :( Kalo ke Bandung cuman di kota-kotanya aja :(
Kalo ke Bandung lagi, gue harus ke Kawah Putih, harus! XD

kornelius ginting mengatakan...

Bener...bro.. kalau ke bandung... Harus mampir.. Jangan main ditengah kota aja... Pinggiran bandung juga cihuy...loh..

kornelius ginting mengatakan...

Siap.. Salam kenalan ya... :)

eva sri rahayu mengatakan...

Waaah, Bang. Kalau ke Bandung lagi kabar-kabarin ya. Saya tinggal di Bandung, bisa sekalian kopdar :D

Nurul Wachdiyyah mengatakan...

saya tinggal di bandung 14 taun belum pernah ke kawah putih. hahahaa dueng!

Nurul Wachdiyyah mengatakan...

saya tinggal di bandung 14 taun belum pernah ke kawah putih. hahahaa dueng!

kornelius ginting mengatakan...

Wah... Mba eva tinggal di bandung.. Kapan2 kita kopdaran ya... :)

kornelius ginting mengatakan...

Biasa itu mah mba.. Saya di jakarta udah 30 tahun baru 2 tahun terakhir ke monas... :)

Suherlin mengatakan...

Kangeeeenn, pengen ke kawah putih lagi
terakhir ke sana tahun 2012 :(

kornelius ginting mengatakan...

Wah... Mas suherlin sudah lebih dulu kesana...ada ngga bedanya saat ini dengan saat mas suher ke sana tahun 2012...:)

mutia ohorella mengatakan...

Bandung sering macet, kesana berkali-kali selalu lupa jalan karna banyak yang searah. Tapi selaluuu kangen Bandung, bukan karna anak-anak kost di sana lhoo... :)

Juki mengatakan...

Keindahan kota kembang memang tiada habisnya

kornelius ginting mengatakan...

Untuk weekend... Bandung sepertinya sudah ngga bersahabat ya... Tapi tetap aja ngangenin :)

kornelius ginting mengatakan...

Bener mas juki... Bandung dan keindahannya tidak akan pernah habis dibahas... :)

duniaspasi mengatakan...

Saya belum pernah ke Floating Market walau saya orang Bdg hehehe kapan2 musti disempatin nih :)

Zamroni mengatakan...

pernah ke kawah putih. meng bagus banget tempatnya. cocok buat foto2.

kornelius ginting mengatakan...

Bener kan mas zamroni...tempatnya bagus :)

kornelius ginting mengatakan...

Biasa ibu yang punya bandung malah belum sempat...ibu ani harus di sempatkan.. Sayang untuk tidak dikunjungi :)

Murtiyarini, Arin mengatakan...

terimakasih partisipasinya. maaf pengumuman diundur tgl 20 oktober. goodluck

Murtiyarini, Arin mengatakan...

terimakasih partisipasinya. maaf pengumuman diundur tgl 20 oktober. goodluck

kornelius ginting mengatakan...

ok... terimakasih ibu Murtiyarini... doakan semoga saya beruntung aya :)

kornelius ginting mengatakan...

iya... semoga saya beruntung :)

mutia ohorella mengatakan...

Waahh...Selamat ya, berhasil jadi pemenang setelah bersaing dengan 199 peserta. Ikut senang tentunya :) Semoga tambah semangat untuk terus menulis.

Intan Novriza Kamala Sari mengatakan...

yey, jadi tertarik deh main ke Bandung. Ternyata tempat wisatanya seru-seru ya mbak xD

kornelius ginting mengatakan...

bandung mah.. banyak tempat yang bisa dikunjungi.... dan ngga akan ada habisnya untuk di ceritakan :)

kornelius ginting mengatakan...

iya.. selamat... mba muthia salah satu donatur di lomba ini.. terima kasih ya :)

benar.. semoga termotivasi untuk semakin baik lagi dalam menulis blog