Rabu, 06 Juni 2012

Messiah Conspiracy

Novel Messiah menceritakan perebutan seputar sebuah peninggalan dari masa lalu. Alur cerita yang diberikan pun maju mundur.  Sekilas jika membaca buku ini diawal adalah perebutan harta karun.  Tetapi berubah pada ending novel. Novel karya Raymond, jika ditelaah lebih dalam dapat menimbulkan perdebatan, terutama bagi kalangan kristiani khususnya kalangan Katholik. Mengapa?
“Veritas Vos Liberabit “ Kebenaran akan membebaskanmu.

 Kisah bermula dari pada tahun 1291 dengan latar belakang kekalahan para Ksatria Templar, ksatria dimana diawal didirikannya bersumpah dalam hal kesederhanaan, kemiskinan dan kepatuhan meskipun pada perjalanannya ditambah sumpah abadi untuk melindungi para peziarah tanah suci dalam perjalanan mereka dari para perampok dan bandit yang berada sepanjang pantai hingga ke kota.

Sehingga semakin besarlah perkumpulan para ksatria templar ini, ciri khusus dari mereka adalah seragam perang sederhana ditambah logo salib yang mencolok didada mereka. Diduga juga para ksatria templar inilah yang menciptakan pertama kali sistem Travellers Cheque. Dimana seseorang yang hendak berkunjung ke Yerusalem (tanah suci) tidak perlu membawa uang dan barang mereka, mereka hanya perlu menukarkannya dengan para kstaria templar didaerah mereka berasal dan nantinya bisa di ambil di tanah suci. Singkat  cerita, entah kenapa para ksatria templar ini mengalami kekalahan dalam peperangannya, sehingga beberapa harus melarikan diri guna menyelamatkan harta mereka. Dalam hal ini ksatria Martin dan Ksatria Aimard. Didalam perjalanan mereka menyelamatkan diri dan  menyelamatkan harta. Akhirnya kandas juga di tengah jalan. Dimulai dari tengelamnnya kapal Falcon Temple yang mereka tumpangi. Dan juga peperangan kecil yang harus mereka hadapi. Sementara sebagian harta itu disembunyikan di dalam kapal Falcon temple, sementara yang lain di bawa oleh Martin dan Aimard.


Cerita pun beralih ke New York city, dimasa sekarang, manakala masyarakat menyiapkan sebuah pesta perayaan rutin ‘The Met’. Acara rutin tahunan yang diadakan setiap tahunnya. Hanya saja perayaan ini dikacaukan dengan munculnya 4 orang penunggang kuda yang berdandan ala ksatria templar. Mereka mengacaukan pesta yang sedang berlangsung, satu tujuan mereka adalah mengambil sebuah alat, sebuah rotor pembuat sandi multi–roda gigi. Dimana alat ini dapat menuntun untuk menemukan harta tersebut. Dan mereka pun sukses mendapatkan alat ini.
Hal inilah yang membuat para polisi kebingungan, mengapa pada zaman ini masih ada “kolektor gila” yang mempertaruhkan nyawanya demi alat peninggalan beberaparatus tahun lalu. Tessy Chaykin “seorang arkeolog” yang merupakan saksi mata ketika kejadian itu berlangsung ikut membantu agen FBI yang ditugaskan. Dua orang agen FBI yang diguaskan khusus untuk kasus ini adalah Sean Seiily dan Aparo. Bahkan Sean terlibat hubungan yang khusus dengan Tessy ini. Bahkan untuk memecahkan kasus ini, dikirimkan utusan dari vatikan (Wakil dari kepausan) Monsignor De Angelis.

Ditengah cerita De Angelis merupakan utusan dari vatikan yang memang ditugaskan agar kasus ini tidak pernah dapat dituntaskan dengan baik. Dengan kata lain tugas  de angelis adalah memusnahkan para pelaku yang mencuri peninggalan tadi. Diselidikilah para pelaku yang bersembunyi di belakang pakaian ksatria templar ini. dan ketiga pencuri ini mati sebelum dapat dimintai keterangan oleh FBI. Diduga mereka dibunuh oleh kaki tangan de angelis. Tetapi tokoh utama, yaitu penunggang kuda yang ke 4 sangat sulit di temui. Dan ditemui secara tidak sengaja oleh Tess yang mencari arti dari benda bersejarah tersebut. Inilah yang menguhubungkan Tess dengan Prof Bill Vance. Karena memang Prof inilah yang ahli dalam bidang ini. Dialah aktor utamanya. Ada alasan mengapa prof Vance melakukan hal ini, dipicu dari kematian istri dan anaknya. Dimana menurut dokter ahli, istrinya yang sedang mengandung anak mereka divonis harus aborsi karena dapat membahayakan nyawa istrinya, Vance pun berkonsultasi dengan pastornya yang mentah – mentah menolak rencana Vance dan mengatakan bahwa aborsi itu adalah pembunuhan. Kecewa dengan keputusan yang diberikan pastor-nya dan kecewa karena telah kehilangan istri dan anaknya. Dia pun membakar gereja dimana pastor tadi tinggal. Dan mulai saat itu dia berjanji akan mengungkapkan kebohongan – kebohongan setiap hal yang telah tertulis di Injil.

Cerita mulai menarik ketika fakta – fakta kelahiran Yesus dipertanyakan, Mukjizat yang pernah terjadi. Bahkan Vance hendak membeberkan ke publik bahwa itu semua merupakan kebohongan yang telah terjadi. Agen FBI Sean tidak tinggal diam ditemani Tessy mereka pun melakukan pengejaran hingga ke Pantai Selatan, Turki.   Tanpa  mereka sadari de angelis pun melakukan pengejaran dengan cara mereka sendiri.

Ditengah gurun, setelah berhasil melumpuhkan Prof Bill Vance.  Agen Sean berusaha mebawanya kambali ke newyork untuk diadili disana. Sementara jiwa ingin tahu Tessy membuatnya melepaskan Prof Vance dan meninggalkan seorang diri Agen Sean. Tanpa disadari Tessy hal iniah  yang akhirnya membawa dirinya ke dalam arus yang lebih berbahaya.
Sean pun di tolong oleh De angelis, bersama – sama mereka melakukan pengejaran terhadap Prof Vance dan Tessy. Dimana Sean mulai mempertanyakan sikap tessy, mengapa dia melakukan semua ini terhadap Sean. Hingga bertemulah mereka di tengah badai pantai selatan. Saat itu Prof Vance dan Tessy berhasil menemukan Kepala Falcon yang telah tenggelam di dasar lautan dan sudah berhasil mengangkatnya kepermukaan. Tanpa memperhitungkan keselamatan diri dan kapal yang membawa mereka semua.

De angelis dapat dilumpuhkan oleh agen sean, sementara dalam usaha menyelamatkan Tessy, sean tidak sadarkan diri. Dirinya dan Tessy terdampar di sebuah kepuluan Yunani. Dimana Para penduduknya penganut Katholik dan terjalin susana keakraban di sana. Hampir 2 minggu sean tidak sadarkan diri, sementara tessy secara tidak sengaja menemukan kepala Falcon temple terdampar di pantai di sekitaran kepulauan itu. Dan dipulau yang sama Prof Vance juga diselamatkan oleh penduduk sekitar. Hanya saja keakraban yang diberikan penduduk sekitar merubah pendirian dan pola pikir dari Tessy. Bahwa usahanya selama ini sia – sia. Apa tujuan mereka membuktikan benar atau tidaknya cerita yang sudah tertulis di injil sementara, cerita tersebut dapat memberikan inspirasi dan semangat terhadap penduduk katholik sekitar.

 Kepala Falcon Temple yang terdampar di pantai, mampu di buka oleh Tessy dan dia sejatinya menemukan sebuah kumpulan Tulisan yang ditulis asli oleh Kristus orang Nazaret. Dan tessy membutuhkan beberapa pemeriksaan lebih lanjut untuk dapat menelaah isi kitab yang disembunyikan ini. Disini, cerita diawal yang diperkirakan harta karun yang tersembunyi menjadi terkuak, bukan hanya harta saja, tetapi niat dari awal Prof Vance adalah menguak setiap kebohongan yang tertulis dalam Injil. Bahwa ritual yang selama ini diikuti bukanlah gagasan Yesus melainkan tradisi budaya sekitar pada masa itu. Ditambah Prof ini juga meragukan setiap cerita heroik Yesus seperti mengubah air menjadi anggur, menyembuhkan orang dan lain sebagainya.

Pada saat yang bersamaan prof Vance melihat Tessy dan Sean memiliki kitab tersebut dan berusaha merampasnya. Dan hal ini membahayakan dan membuat dirinya terjatuh dan akhirnya kehilangan nyawanya. Ditambah Kitab yang ditulis Yesus ini berhamburan entah kemana. Sean dan Tessy pun memutuskan bahwa sudah cukup sampai disini usaha mereka.
Mereka sepakat, ketika kita telah melihat dan merasakan apa yang telah dilakukanNya (Yesus) dan berhasil dan kalau kita memikirkan rasa cinta kasih dan murah hati yang telah diinspirasikannya, disitulah  letak keajaiban yang nyata.

Fakta seputar buku ini, buku ini di cetak tahun 2005 dan diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia pada tahun 2007 (Cetakan I)  dan buku ini merupakan karangan dari Raymond Khoury. Buku setebal 618 halaman ini dapat saya selesaikan membacanya dalam tempo 2 hari. Lumayan cepat artinya kemampuan membaca saya 1 hari adalah ± 300 halaman.

“Orang Baik Rejekinya Juga Baik”

Selamat beraktivitas, sekiranya Tuhan Menyertai kita semua.



2 komentar:

  1. ini ttg messiah atw al-masih y??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hanya sebuah Novel biasa yang mempertentangkan kebenaran Yesus dan peninggalannya...
      Terima kasih sudah mampir

      Hapus

Untuk Sementara Pesan di Moderasi....
Menghindari Beberapa konten2 yang negatif ...
Berfikir yang Baik dan tinggalkan jejak yang baik..
Terima kasih