Kamis, 17 November 2016

Bahkan untuk menjadi hantu pun ada audisinya. (Film Adrenalin, Rumah Hantu Indonesia)


Berpose bareng hantunya sebelum masuk ke studio
Akhirnya hari ini keluar juga film Adrenalin, Rumah Hantu Indonesia. Satu lagi film yang bernuansa Hantu dan Horor kembali mewarnai film nasional. Pastinya seru juga, secara sudah lama ngga lagi menyaksikan film genre ini.

Sebenarnya untuk menyaksikan film bergenre horor dan yang berbau hantu-hantuan saya sedikit enggan untuk menyaksikannya. Selain karena saya sendiri agak pemalu (kalau ngga mau dibilang penakut) juga memang sedari awal tidak tertarik untuk hal-hal berbau klenik.

Terakhir saya menyaksikan film bergenre horor berjudul tusuk jelangkung (heheheh, lama banget ya) lepas itu jarang banget bahkan hampir tidak pernah. Hingga  ada kesempatan untuk menyaksikan kembali film bergenre gelap.

Jadi kalau bisa diibaratkan makanan, Film Adrenalin, Rumah Hantu Indonesia  itu seperti jenis makanan yang menyenangkan tetapi tidak mengenyangkan  (ngerti kan maksudnya). Sebagai film untuk hiburan bersama pasangan dan untuk menghabiskan berakhir pekan cocoklah, tapi jangan coba-coba bawa anak dibawah umur ataupun orang yang memang kadar penakutnya ekstrem banget.  

Secara Keseluruhan Film Adrenalin, Rumah Hantu Indonesia berdurasi 2 jam. Tokoh sentralnya berpusat kepada 2 orang saja, Anjani dan Viktor. Kisah diawali pertemuan dan pertemanan mereka yang singkat. Bertemu di panti asuhan, dititipkan oleh seorang ibu, yang tiba-tiba ditelan oleh setan danau.

Suasana awal yang cerah dan terang bederang berubah perlahan menjadi suasana  gelap. Musik yang diawal riang berubah perlahan menjadi sendu dan gothik gimana gitu. Eh, ngomongin soal musik, waktu diputer diawal film, suaranya bersih banget dan nuansanya riang, pas liat di kredit terakhir pantes aja, music directornya disusun sama Vicky Sianipar. Untuk kualitas musik sudah okelah tinggal kualitas film dan jalan ceritanya.
Poster Adrenalin Rumah Hantu Indonesia
 
 
Adrenalin, Rumah Hantu Indonesia
Akhirnya waktu berjalan, Anjani ada yang mengadopsi dan diajak ke kota berpisah dengan Victor. Hingga akhirnya mereka bertemu kembali ketika sudah dewasa dan hendak mengikuti audisi menjadi hantu atau penghuni Rumah Hantu Indonesia.
Siapa sich yang ngga tertarik kalau diiming-imingi dengan hadiah 130 juta  dengan royalti 13% pertahunnya. Syaratnya cukup mudah, hanya bertahan semalam saja di wahana Rumah Hantu.

Rumah Hantu Indonesia sendiri sudah rutin mengadakan audisi seperti ini setiap tahunnya. Bahkan Anjani dan Viktor mengikuti audisi yang ke 79. Mereka bertemu dengan 3 pesaing lainnya, Michael, Kim dan Catherine. Total hanya 5 peserta lolos untuk audisi yang selanjutnya.

Ke lima peserta dibawa turun kedalam sebuah ruangan jauh, hingga bertemu dengan hingar-bingar pesta. Peserta di sambut oleh Hans selaku moderator audisi dan Mr. Hunt selaku pemilik Rumah Hantu Indonesia.

Cara audisinya pun sederhana, hanya sekedar menikmati setiap makanan dan minuman yang disajikan bersama lainnya.  Nah, kisah dimulai ketika mengkonsumsi makanan di pesta. Sementara Anjani dan Viktor tidak makan dan minum.

Siapa sangka efek dari makan dan minum akan berdampak panjang, sepanjang jalan ceritanya.

Mulai dari halusinasi yang muncul hingga memakan korban jiwa. Hingga dimunculkan Cordelia, adik dari Anjani mengikuti audisi serupa menggantikan salah satu peserta.

Anjani memaksa agar si adik untuk mundur, sebelum terlambat seperti dirinya yang sudah menandatangani kontrak dengan darah.

Mr. Hunt sederhana memberikan  aturan main dalam audisi Rumah Hantu miliknya. Jangan tidur, jangan pingsan dan jangan mati. Sesederhana itu, hingga mereka sadar bahwa waktu di rumah hantu tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Lalu bagaimana kelanjutannya, siapa saja yang menjadi korban dan siapa yang selamat. Hanya satu yang selamat, yang lainnya? Anjanikah atau Viktor atau Adiknya.

Adrenaline, Rumah hantu sendiri baru tayang  17 Nopember 2016, efeknya memang masih terlihat sederhana, ada bagian raja iblisnya bergerak cepat tapi keliatan lambat. Atau ada bagian lainnya ketika Frans terbang.
 
 

Labirin-labirin rumah hantu Indonesia bayangin seperti menyaksikan Maze Runner. Ada efek mendekat lalu menjauh. Tapi efeknya masih kurang.

Tapi secara keseluruhan alur ceritanya menarik, banyak tebak-tebakan yang meleset. Hmmm pikir-pikir adiknya akan menjadi korban, eh salah. Atau Michael (salah satu audisi) yang sudah mengerti alur audisi dan terlihat ia yang akan selamat. 

Atau di bagian lain muncul sosok yang memberi pesan agar tidak usah ikutan audisi. Kalau tidak menyimak hingga akhir pasti belum tuntas tahu ujungnya. Karena di ujung baru kebuka semuanya. Dan pastinya tidak terduga. Hanya anggukan kepala tanda mengerti dan lenguhan kata “oooooo” .
Eh... pas diujung cerita, rupanya masih berkaitan dengan awal filmnya. Jelas semuanya terbuka, tapi tunggu dulu, sampai kalian menyaksikannya tuntas hingga akhir.

So  kalian yang masih bingung mau menyaksikan film apa akhir pekan ini bersama pasangan pastinya film Adrenalin, Rumah Hantu Indonesia  cukup menghibur dan ringan untuk disimak.
Tepat jika Edwin Super Bejo yang merupakan Production House dari film Adrenalin menyampaikan bahwa  film ini seram tetapi menghibur.
Mantra sebelum masuk menyaksikan Adrenaline Rumah Hantu Indonesia


Oh iya, sebelum masuk menyaksikan film Adrenalin, Rumah Hantu Indonesia jangan lupa membaca mantra ya, supaya tidak terjadi sesuatu sama kalian.

Selamat Menyaksikan dan selamat menikmati akhir pekan :)

Secuplik info  tentan Adrenalin, Rumah Hantu Indonesia.


Judul Film
Adrenaline
Genre
Drama Horor
Production House
Bejo Production
Andalan Media
Executive Producer
Teddy Tjokrosaputro
Producer
Musri MD
Director & Editor
Dwi Illalang
DOP
Halaston Pakpahan
Script Writer & Producer
Rusli Rinchen
Music
Vicky Sianipar

 

 

                                                                                                                       

4 komentar:

  1. keren filmnya ....sampe sekarang masih kebayang...atuuut

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kakau baca mantranya bener pasti ngga kebayang bayabg mba hanni :)

      Hapus
  2. wuihii iya dong bang, jangan sampe hantunya latahan ya bang, nanti jadi gak seru filmnya hehehee..
    tapi salut deh sama yang pada berani nonton film hantu, sy takut bang, jadi pendengar sama pembacanya aja deh hehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehehe padahal aku kemarin nontonnya buka tutup tangan, tapi karena gelap ngga ada yg liat....

      Hapus

Untuk Sementara Pesan di Moderasi....
Menghindari Beberapa konten2 yang negatif ...
Berfikir yang Baik dan tinggalkan jejak yang baik..
Terima kasih