Kamis, 14 Januari 2016

Penyerahan Sertifikat ISO 9001:2008 wilayah Peradilan Tata Usaha Negara Jakarta




Masih terekam jelas beberapa waktu lalu tepat akhir tahun 2015, segenap pegawai Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta bahu –membahu memenuhi semua kriteria dan semua persayaratan yang dibutuhkan dalam mendapatkan ISO 9001:2008. Tidak sedikit terjadi benturan-benturan kecil dan perbedaan-perbedaan pendapat tapi semuanya berhasil di lalui dengan baik. Kata lembur dan pulang malam adalah hal lazim akhir tahun lalu.  Bahkan pukul 17:00 WIB yang biasanya gedung sudah berangsur-angsur kosong  akhir tahun 2015 masih tetap di penuhi sebagian besar pegawai. Dan semuanya terbayar lunas ketika hari ini penyerahan sertifikat ISO 9001:2008 berjalan dengan baik. 


 ***
Bertempat di lantai 12 Gedung Sekretariat Mahkamah Agung RI, Jalan Ahmad Yani Kavling 58 Jakarta Pusat, segenap pegawai dari beberapa Pengadilan Tata Usaha Negara, sebut saja PengadilanTinggi Tata Usaha Negara Jakarta, PTUN Samarinda, PTUN Jakarta dan PTUN Denpasar hadir untuk menyaksikan secara langsung penyerahan sertifikat ISO 9001:2008. Bukan sebuah hal mudah untuk mendapatkan ISO dan akan lebih sulit lagi untuk mempertahankannya.

Acara Penyerahan Sertifiakt ISO 9001:2008
Pada kesempatan ini hadir para Hakim Agung Mahkamah Agung Kamar Tata Usaha Negara, Sekretaris Mahkamah Agung, Ketua Pengadilan Tinggi TUN Surabaya, Ketua Pengadilan Tinggi TUN Medan, Ketua Pengadilan TUN Jakarta, Ketua Pengadilan  TUN Samarinda dan para undangan lainnya. 

Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta
Sedikit pesan yang disampaikan Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara jakarta DR. Istiwibowo, SH, MH. menegaskan bahwa kita perlu mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan karunianya selain dapat berkumpul dalam suatu acara istimewa khususnya bagi lingkungan Peratun. Hari ini bertepatan dengan HUT PERATUN yang jatuh pada tanggal 14 Januari 2016, pada saat yang bersamaan ada 4 (empat) satuan kerja lingkungan PERATUN yang berhasil mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2008, Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta (PTTUN Jakarta), PTUN Jakarta, PTUN Denpasar dan PTUN Samarinda. Keberhasilan untuk mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2008 tidak terlepas dari arahan dan motivasi dari Ketua Kamar Tata Usaha Negara MARI. 

Barisan yang bertanggung jawab terhadapa kelangsungan ISO
Implemetasi ISO 9001:2008 sendiri di lingkungan peradilan adalah sebagai jawaban atas tuntutan untuk melakukan Reformasi Birokrasi (RB) demi terwujudnya suatu tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance) disetiap kementrian dan lembaga. 

Prinsip-prinsip dalam Good Governance  sendiri menempatkan pemerintah dalam situasi “yang memerintah sebagai pihak yang harus melayani pihak yang diperintah (masyarakat)” prinsip ini paralel dengan prinsip manajemen mutu dalam ISO yang mana salah satunya adalah “Fokus terhadap pelanggan”

Sertifikasi ISO bukan hanya sekedar formalitas, penghias ruangan kerja semata tetapi sungguh-sungguh dilaksanakan, dikembangkan dan dilakukan penyesuaian secara berkala karena Reformasi Birokrasi tak pernah mengenal kata berhenti selalu bergerak dinamis kearah yang lebih baik.
 
Mengingat perjalanan dalam memperoleh sertifikat  ISO membutuhkan komitmen yang kuat dari pimpinan dan melibatkan semua elemen dalam sebuah proses  sehingga kebersamaan dan kerja keras serta sikap mau berbagi, mau berkorban merupakan suatu kondisi “condition sine quanon” atau sebuah syarat yang wajib hukumnya. 

Serah Terima Sertifat ISO 9001:2008
Dalam pencapaian ISO 9001:2008 di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta pegawai terpaksa harus bekerja bukan hanya pada hari kerja tetapi juga kerja ketika hari libur. Sebagian lembur hingga tengah malam dan ada yang hingga subuh. Cuti diakhir tahun yang seharusnya menjadi hak setiap pegawai terpaksa harus ditunda dan diberikan ditahun berikutnya. Hal ini menunjukkan bahwa betapa pegawai telah berusaha keras mengorbankan kepentingan pribadi semata untuk perbaikan bagi lembaga yang di cintai khususnya Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta 

Saat ini sudah 4 (empat) satuan kerja yang mendapatkan sertifikasi ISO 9001-2008. Bertepatan dengan Haul ke 25 Peradilan TUN wajib bagi kita untuk melakukan sujud syukur dan Instrospeksi diri. Jadikan ISO yang kita peroleh sebagai faktor pengungkit capaian yang lebih tinggi, sebagaimana yang disampaikan oleh Sekretaris MA yaitu mencapai Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi yang bersih dan Melayani (WBBM). Ini adalah tantangan bagi semua satuan kerja yang telah memiliki sertfikasi ISO. Jangan hanya berpuas diri hanya dengan mempertahankan prestasi saja tetapi harus meningkat dan terus berkembang secara progesive karena “Bureacracy reform is never ending. “

***
Selesai dengan sambutannya, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua kamar Tata Usaha Negara Mahakmah Agung RI Bapak DR. Imam Subechi, SH,  MH , International Organization for Standardzation atau yang biasa akrab di telinga dengan sebutan ISO dan dalam Indonesia dikenal sebagai salah satu standar Internasional dalam suatu sistem manajemen untuk pengukuran mutu sebuah organisasi.  Bagi badan Peradilan ISO memiliki peran yang sangat penting dan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan Capaian Kinerja, Efesiensi dan Efektivitas dalam upaya meningkatkan kepuasan dan kepercayaan para pencari keadilan dan pengguna jasa pengadilan.
Ketua Kamar Tata Usaha Negara Mahkamah Agung RI

Standar ini memberikan dasar yang diperlukan untuk memastikan konsistensi dalam tingkat layanan yang disediakan oleh masing-masing pengadilan TUN yang memperoleh sertifikasi ISO 9001-2008. Oleh karenanya dalam kesempatan ini beliau berpesan kepada Pengadilan Tata Usaha Negara yang telah memperoleh sertifikasi  agar mempertahankan prestasi terebut dan senatiasa secara berkelanjutan ditingkatkan, karena sistem manajemen mutu ini akan ditinjau secara berkala. 

Dalam kesempatan ini diingatkan pula bahwa Mahkamah Agung sebelumnya telah menerbitkan Keputusan Nomor 026/KMA/SK/II/2012 tanggal 9 Februari 2012 tentang standar pelayanan Peradilan yang berlaku bagi 4  (empat) lingkungan peradilan. Keputusan ini merupakan pedoman bagi tiap-tiap satuan kerja pada seluruh badan peradilan dalam memberikan pelayanan kepada publik dan mengatur lebih lanjut detail pelaksanaan pelayanan yang harus dilaksanakan tiap satuan kerja yang bersangkutan. 

Penyerahan Sertifikat ISO ke Satker PTUN
Dengan demikian penerapan ISO diharapkan dapat bersinergi dengan instrument standar pelayanan peradilan yang diatur dalam SK diatas, sehingga mutu layanan pengadilan dioptimalkan terhadap para pencari keadilan dan pengguna jasa keadilan.

Selaku ketua kamar Tata Usaha Negara  Mahkamah Agung RI, beliau mengajak semua yang hadir untuk bersama-sama turut mensyukuri dengan iringan doa sekaligus dalam rangka memperingati hari Ulang Tahun PERATUN XXV, bertepatan jatuh pada tanggal 14 Januari 2016. Semoga keberadaan PERATUN tetap dapat mempertahankan perannya sebagai badan Peradilan yang melaksanakan fungsi kontrol hukum terhadap tindakan Badan/Pejabat pemerintahan dalam melaksanakan fungsi pemerintahan. 

Semakin leluasa dan kompleks urusan pemerintahan dibarengi dengan perkembangan ketatanegaraan dan pemerintahan serta sistem demokrasi dan politik saat ini menjadi tantangan sendiri bagi PERATUN. Oleh karenanya dalam kesempatan ini beliau berpesan kepada jajaran Peradilan untuk menjaga Marwah Pengadilan dengan cara meningkatkan Integritas Profesionlismenya agar dapat merespon dan menjawan tantangan tersebut dalam penegakan hukum.

Doa syukuran perolehan sertifikat ISO di pimpin Pak M.ALI, SH  Panitera Pengganti PTTUN Jakarta

Syukuran potong tumpeng sederhana


***
Akhir kata dari tulisan ini saya  juga ucapkan selamat kepada para pegawai Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta yang sudah berhasil meraih ISO 9001:2008. Bahkan beberapa teman yang saya lihat sendiri kerja kerasnya dalam mencapai  sertifikasi ini dan tidak hadir dalam acara kemarin karena beberapa tugas yang masih harus dilakukan. Harus saya acungkan 2 (dua) jempol untuk loyalitasnya terhadap pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta. Kerja keras kalian tidak pernah sia-sia kawan.

Berikut dokumnetasi lainnya yang tertangkap kamera :) 
Penyerahan Simbolis tumpeng dari ketua kamar TUN kepada Sekma MARI

Para Hakim Agung yang turut hadir dalam acara serah terima ISO 9001:2008


Perwakilan dari TUV NORD selaku pemberi sertifikasi
ibu Rini H, SH selaku MC memberikan penjelasan dan pengarahan sebelum acara berlangsung

Paduan Suara PTUN Jakarta
TIM ISO  PTTUN JAKARTA












Dan ditutup dengan saya selaku Tim Dokumentasi PTTUN Jakarta
Sukses selalu untuk kita semua, Maju terus Lembaga Peradilan Mahkamah AGung RI.

2 komentar:

Untuk Sementara Pesan di Moderasi....
Menghindari Beberapa konten2 yang negatif ...
Berfikir yang Baik dan tinggalkan jejak yang baik..
Terima kasih