Minggu, 09 Maret 2014

Sekali lagi tentang Integritas.. :)

Suasana Sebelum Kebaktian @Jpcc kota Kasablanca
Pergumulan dalam hidup adalah ketika kita jujur sementara yang lain tidak, analoginya ketika kita terjebak macet sementara yang lain bisa menerobos jalur busway. Pertanyaannya masihkah ada untungnya hidup jujur di hari gini? Di Amsal 10:9  Siapa bersih kelakuannya, aman jalannya, tetapi siapa berliku-liku jalannya, akan diketahui. Sepintar-pintarnya tupai melompat suatu saat akan jatuh juga. Value tentang integritas selalu dihadapkan pada kerasnya kehidupan. 

Karakter adalah  dasar dimana diatas seseorang berpijak maupun menapak, kalau dasarnya tidak kokoh bisa dipastikan akan roboh atau jatuh. Karakter itu perlu dibangun terus menerus. Karakter dibangun dengan perbuatan bukan dibangun dengan perkataan. Integritas adalah bahan baku yang diperlukan. "Can I Walk the talk". 


Integritas adalah ketika semua perbuatan kita sama dengan perkataan kita. Dalam  Yakobus 1:21-26
Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu. Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri. Sebab jika seorang hanya mendengar firman saja dan tidak melakukannya, ia adalah seumpama seorang yang sedang mengamat-amati mukanya yang sebenarnya di depan cermin. Baru saja ia memandang dirinya, ia sudah pergi atau ia segera lupa bagaimana rupanya. Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya. Jikalau ada seorang menganggap dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri, maka sia-sialah ibadahnya.

Kredibilitas adalah saat orang lain percaya kepada kita. Jika kita hendak membangun dasar yang kokoh maka kita harus adil, katakan yang benar jika benar dan katakan salah jika memang salah.
Dalam Ulangan 25:16  Sebab setiap orang yang melakukan hal yang demikian (perbuatan jahat dan tercela), setiap orang yang berbuat curang, adalah kekejian bagi TUHAN, Allahmu.

Di Amsal 21:2-3 di tulis Setiap jalan orang adalah lurus menurut pandangannya sendiri, tetapi TUHANlah yang menguji hati. Melakukan kebenaran dan keadilan lebih dikenan TUHAN dari pada Korban.  Di Mazmur 15:1-5 tertulis  TUHAN, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu? Siapa yang boleh diam di gunung-Mu yang kudus? Yaitu dia yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya, yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya, yang tidak berbuat jahat terhadap temannya dan yang tidak menimpakan cela kepada tetangganya; yang memandang hina orang yang tersingkir, tetapi memuliakan orang yang takut akan TUHAN; yang berpegang pada sumpah, walaupun rugi; yang tidak meminjamkan uangnya dengan makan riba dan tidak menerima suap melawan orang yang tak bersalah. Siapa yang berlaku demikian, tidak akan goyah selama-lamanya. 

Percaya diri adalah ketika kita yakin pada diri sendiri, kredibilitas adalah ketika orang percaya kepada kita dan Integritas adalah ketika Tuhan percaya kepada kita.

#Happy sundae..
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Untuk Sementara Pesan di Moderasi....
Menghindari Beberapa konten2 yang negatif ...
Berfikir yang Baik dan tinggalkan jejak yang baik..
Terima kasih