Jumat, 11 Januari 2019

Penandatanganan Pakta Integritas PTTUN Jakarta 2019


 
KETUA PTTUN Jakarta Bpk. DR. Istiwibowo, SH, MH Menandatangani Pakta Integritas
Apa yang kita tulis itu yang kita kerjakan apa yang kita kerjakan itu yang kita tulis. Ketua sendiri sepakat dengan ungkapan diatas, dan inilah yang menjadi dasar dari Pakta Integritas, agar kita selalu ingat akan apa yang sudah kita tuliskan dan janjikan.

Jumat pagi, kebiasaan rutin yang dilakukan adalah senam pagi. Berbeda dengan jumat ini, seluruh staf dan pimpinan harus hadir di aula demi mengikuti upacara penandatanganan Pakta Integritas.

Pendantanganan PaktaIntegritas ini sendiri sudah dilaksanakan beberapa tahun kebelakang. Semua dilakukan demi Mewujudkan Badan Peradilan Yang Agung, Visi Mahkamah Agung itu sendiri.

Mau atau tidak mau, suka atau tidak suka, selama menjadi Aparatur Sipil Negara di bawah Mahkamah Agung, dituntut harus menandatangani Pakta Integritas, sebagai wujud patuh dan perduli agar tercapainya Visi dan Misi Mahkamah Agung dan Good Corporate Governence.

Dalam sambutannya, Ketua Pengadilan Tinggi TUN Bpk. DR. Istiwibowo, SH, MH Jakarta mengatakan, bahwa pertama-pertama yang harus kita selalu kita ucapkan adalah  syukur  kepada Tuhan karena hari kita yang hadir masih dapat melangsungkan penandatanganan Pakta Integritas.


Dan ini merupakan janji pada kita kepada diri sendiri dan komitmen untuk melaksanakan tugas serta kesanggupan untuk tidak melakukan hal yang berkaitan dengan kolusi, korupsi dan nepotisme.

Penandatangan pakta Integritas ini  bukan sekedar formalitas dan seremonial saja, harus kita lakukan dengan kesadaran tulus dan iklas.


Memang dengan penandatangan Pakta Integritas tidak serta merta membuat sebuah instansi bersih. Tapi ini adalah sebuah langkah awal dan nyata. 

Apa yang kita tulis itu yang kita kerjakan apa yang kita kerjakan itu yang kita tulis. Ketua sendiri sepakat dengan ungkapan diatas, dan inilah yang menjadi dasar dari Pakta Integritas, agar kita selalu ingat akan apa yang sudah kita tuliskan dan janjikan.

Dengan melakukan komitmen penandatanganan Pakta Integritas, PTTUN Jakarta sendiri sedikit lagi mencapai more than expectation, karena saat ini PTTUN Jakarta sudah terakreditasi dan sudah dilaksanakan uji petik Reformasi Birokrasi (RB) yaitu membangun Zona Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Yang Bersih dan Melayani.

Sementara itun di lingkungam Mahkamah Agung RI sudah ada yang mendapatkan penghargaan Zona Integritas, dan ini adalah tantangan bagi kita untuk mendapatkan penghargaan itu. 

Penandatanganan Pakta Integritas  ini sebagai salah satu bukti kontribusi awal yang nyata untuk mencapai jenjang berikutnya.

Penandatanganan Pakta Integritas 2019


Dan pada kesempatan kali ini demi  efektifitas pelaksanaan Pakta Integritas perlu adanya suatu mekanisme pengawasan, memastikan bahwa pakta ini berjalan dalam pelaksan√†an tugas sehari-hari. 

Maklumat KMA No 1 tahun 2018 membahas mengenai bagaimana meningkatkan efektifitas pencegahan terjadinya penyimpangan pelaksanaan tugas dengan melakukan pembinaan secara berkala. 

Perma 7, 8 dan 9 tahun 2016 juga terbit sebagai landasan kita untuk.semakin memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pelayanan. 

Semua ini jadikan pedoman dan di implementasikan dalam tugas keseharian.

Harapan kedepannya PTTUN akan menjadi lebih baik lagi dan mencapai suatu tingkatan Lembaga Peradilan Yang Agung,

Terakhir Ketua menutup pesan dengan mengucapkan selamat atas pelaksanaan penandatanganan Pakta Integritas dan mari kita laksanakan sebaik baiknya.

Bersalaman usai penandatanan Pakta Integritas 2019


Semoga dengan penandatanganan Pakta Integritas ini akan memantabkan hati para petugas-petugas pengadilan demi memberikan pelayanan terbaik dan berkualitas (Layanan Cepat, Tepat dan Berbiaya Murah)  kepada masyarakat pencari keadilan.




Comments
0 Comments

Tidak ada komentar: