Sabtu, 11 Agustus 2018

Menginap 2 Malam di Bukit Tinggi (Guest House Asy-syifa)


Guest house Asy-Syifa

Yess, kesampaian juga pergi ke tanahnya urang minang, biasanya selama ini hanya dapat menikmati sajian makanannya saja. Itu pun masakan minang yang diolah oleh bukan orang-orang minang. Hello, sebagai penduduk kota Jakarta diuntungkan dengan macam-macam kuliner Nusantara meskipun yang mengolah bukan orang-orang asli suatu daerah tersebut. 

Dan beruntung disekitaran bulan Juli akhir 2018, saya dapat menjejakkan kaki ke tanah minang. Sebagai kota tempat dimana Bung Hatta lahir dan dibesarkan kota Padang kaya dengan pemandangan dan wisata alam. Yess, Padang sebagai tempatnya Bung Hatta dan juga beberapa mantan menteri menawarkan ragam keelokan wisata. Sebut saja beberapa lembah buatan alam yang kalau kalian menyaksikannya langsung pasti akan terkagum-kagum. Iya, teman seperjalanan saya kala itu, mba Dian, selalu menyebut Masya Allah, setiap kali melihat keelokan alam Padang. 

Makanya ngga heran, dari jaman penjajahan Jepang, mereka  sudah mengincar Tanah Minang untuk membangun benteng bawah tanah. Sayangnya Tuhan masih berpihak kepada bangsa Indonesia dan memberikan kemerdekaan. Tapi untungnya (namanya orang Indonesia selalu ada untung ditengah musibah yang menimpa) bekas benteng yang hendak dibangun dibawah tanah tadi menjadi sebuah peninggalan dan cerita untuk dibagikan pada saat ini. 

 
Ngarai Sianok
Nah, kota Bukit Tinggi serupa dengan Puncak kalau di Jakarta yang menjadi tujuan liburan kala akhir pekan tiba. Itu juga yang membuat penginapan di sini susah-susah mudah mendapatkannya. Meskipun banyak hotel sekitaran kota Bukit Tinggi, pun demikian dengan kami yang sudah mencari-cari beberapa hari sebelum keberangkatan alhasil hanya mendapatkan guest house. 

Yess Sampai juga ke Bukit Tinggi

Tapi namanya liburan ya, selain sudah terpuaskan dengan pemandangan alam yang disajikan, pilihan penginapan yang ada meskipun sekedar guest house jadi ikut ternikmati juga. So, warning bagi kalian yang hendak ke Bukit Tinggi, Padang, kalau mencari hotel susah, guest house juga masih layak dan enak kok disana. 


Guest Asy-syifa.
Lokasinya tidak jauh dari Goa Jepang  dan tidak jauh dari pusat keramaian, Jalan A. Rivai No.36B Bukittinggi, Guguk Panjang, Bukittinggi, Sumatera Barat, Indonesia, 26136 Telp: +62 752 33600.  lokasi persisnya berada tepat di depan Rumah Sakit Umum Daerah Achmad Mochtar dan kalau kalian beruntung, sabtu pagi atau minggu pagi kalian bisa menyaksikan orang-orang bersepeda. Bukan bersepeda dalam artian santai-santai ya, Padang kan terkenal dengan Tour De Singakaraknya. 

1 kamar dengan 3 Bed

Lalu apa yang bisa diceritakan di Asy-syifa, namanya guest house ngga selengkap hotel pastinya. Tapi senyaman rumah kok, kebersihan tempat tidur terjaga cukup rapi, pun kebersihan kamar tidur dan kamar mandi lumayan lah (khas rumah yang biasa ditinggali)

Yummy, lontong sayur panas khas minang :)


Untuk sarapan kalian akan disajikan lontong sayur panas khas minang dan itu bukan buatan sendiri ya, mereka bekerja sama dengan warung depan. Karena saya lihat petugasnya membawa nampan dan piring berisikan lontong sayur padang dari warung depan penginapan. Kayak dirumah beneran kan, sarapan pesen di warung nasi uduk bi ijah depan komplek. 

1 Kamar dengan Bed Kingsize
Yang menyenangkan lagi, menurut saya ya, pas mandi, awal-awal sempat bingung kok ngga ada air panasnya. Dan memang beberapa teman yang tahan dengan air dingin ngga ada masalah. Lah saya, udah udara Kota Bukit Tingginya sendiri dingin lalu harus mandi air dingin pulak, bisa kambuh alergi pagi. Dan memang fasilitas air panas yang tersedia harus bergantian. Harus tau triknya (udah kaya dirumah aja kan?) air dikeluarkan lewat kran yang panas tombol merah sampai dia berangsur-angsur hangat baru buru-buru mandi air hangat, lalu sabunan, matikan dulu biar air hangatnya kembali menjadi lebih hangat, karena kalau dipake sepanjang mandi, ada waktu airnya tiba-tiba menjadi dingin. Seru itu yang dibagian pas mandi itu, ketika kalian pikir kalian masih dapat menikmati air hangat trus yang keluar air dingin tanpa bisa berbuat banyak karena harus menunggu sepersekian detik, seru kan, kayak lagi mandi tiba-tiba mati lampu.

Ruang tengah untuk kumpul bareng.

Ya, memang pastinya diantara kalian akan ada yang berguman, dimana serunya mandi air hangat trus tiba-tiba muncul air dingin. Tenang bos, bukan hanya disitu aja memang serunya, seru lainnya adalah selalu menikmati setiap keadaan apapun yang terjadi. Karena ketika kita bersyukur akan satu hal maka keseruan lainnya akan menyusul loh. 

Eit, tapi ingat ya, kalau kalian mau menginap di Guest House Asyifa, dan kalau kalian suami istri minimal harus dapat menunjukkan alat bukti yang sah yang menandakan kalian suami istri. Ya iyalah, dari namanya aja yang sudah bernuansa Islami plus mereka menerpakna peraturan kalau bukan pasangan sah dan resmi tidak diperkenankan menginap di tempat mereka. 

Rate Guest Assyifa

So, overall, Guest House Asyifa cocok untuk dijadikan referensi penginapan kala yang lain sudah penuh atau cocok juga bagi kalian para backpacker yang tidak mementingkan kenyamanan premium. Atau untuk kalian yang memang masih merindukan suasana rumah ketika pergi berlibur, Asy-syifa pilihan yang menarik.  :)



#goestopadang

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Untuk Sementara Pesan di Moderasi....
Menghindari Beberapa konten2 yang negatif ...
Berfikir yang Baik dan tinggalkan jejak yang baik..
Terima kasih