Rabu, 31 Januari 2018

Arahan dari Kepala Kamar Badan Pengawasan mengenai Pelatihan dan Penyegaran Aplikasi SIWAS Versi 2.0 dan Aplikasi eLHKPN.



Tidak hanya alpikasi SIWAS saja, kali ini Badan Pengawasan menggandeng KPK untuk memberikan soisialisasi mengenai e-LHKPN (Electric Lampiran Harta Kekayaan Pejabat Negara).

Acara yang seharusnya dimulai tepat pukul 19.30 WIB harus mundur beberapa menit, hal ini terjadi karena  Kepala Badan Pengawasan  Bapak Nugroho Setiadji harus terlebih dahulu menghadiri Rapat Pleno Fit and Proper Test Hakim, beliau menjelaskan perihal ini diawal kedatangannya.  Sebelum memberikan arahan, Ka. Bawas menyempatkan diri untuk bersalaman dengan semua peserta yang hadir.

Kedatangan Ka.Bawas ditemani juga oleh pihak Sustain bagian Sektor Pengawasan yang diwakili oleh Bapak Fattahilah,  ia menjelaskan sedikit bahwasannya pelatihan dan penyegaran ini didanai oleh UniEropa dan kerjasamanya sendiri sudah terjadi sejak tahun 2014. Beliau juga menambahkan bahwa setidaknya ini adalah kali yang ke 9 diadakan pelatihan dan penyegaran seperti ini. Ditambah dengan adanya versi yang terbaru SIWAS 2.0 adalah adanya akun Inisiatif tingkat banding. 

Selasa, 30 Januari 2018

Semalam Menikmati Olympic Renotel Sentul Bogor




Yup, kali ini saya beruntung dapat menikmati suasana perbukitan Bogor dari lantai 7 Hotel Olympic Renotel, Sentul Bogor.

Mudah untuk sampai ke Hotel ini, pastikan saja keluar Tol di Pintu Sentul  Satu, kalau kalian jeli sebelum keluar pasti “ngeh” ada hotel besar terletak di sebelah kanan jalan. Tapi karena pintu keluar dari arah Jakarta berada disebelah kiri, alhasil kita harus mengambil belok kanan dibawah jalan tol dan memutar untuk mencapai pintu masuknya.

Lokasinya yang berada di CBDnya Sentul menjadikan Hotelnya tidak dikelilingi spot wisata atau perbelanjaan yang ada dikeleilingi kantor-kantor besar .

Jumat, 26 Januari 2018

Pengalaman Perpanjang Paspor 2018


Mall Pelayanan Publik 
Total waktu saya habis 4 jam dalam 4 hari yang berbeda, 1 jam untuk mendapatkan informasi, 30 menit untuk daftar via apps dan 30 menit berikutnya memastikan langkah yang saya lakukan sudah benar, 1 jam 30 menit pembuatan paspor dan 30 menit (estimasi) untuk pengambilanya.

Ok, langsung saja ya..... Pasport sebagai identitas untuk keluar masuk negara asing sangat diperlukan keberadaannya. Dan untuk masa berlaku normal adalah 5 tahun, artinya setiap 5 tahun dilakukan perpanjangan, serupa dengan SIM (Surat tanda mengemudi). Hanya saja sedikit berbeda ketika 6 bulan mendekati masa berakhirnya paspor, praktis tidak dapat digunakan untuk berkunjung ke luar negara.  Jadi praktis masa berlaku paspor hanya 4 tahun 6 bulan.

Lalu bagaimana dengan perpanjangan paspor apakah sulit dan ribet seperti ketika pertama kali mendaftar? Pengalaman saya mengurus perdana paspor, harus jauh-jauh ke imigrasi Depok, karena sekitaran Jakarta sudah padat yang melakukan pendaftaran. Ditambah ketika perdana melakukan pengurusan berkas yang disiapkan tidak sedikit. Sebut saja semua fotokopi identitas diri hingga rekomendasi atasan (tempat kita bekerja) diperlukan untuk mendapatkan paspor. Itu belum termasuk proses yang cukup melelahkan (menurut saya) karena harus melewati beberapa proses mulai dari pengisian formulir, wawancara dan sesi foto (kayak artis aja yah). Yang melelahkan itu adalah antriannya, karena jumlah petugas tidak sebanding dengan jumlah yang melakukan pengurusan paspor.

Kamis, 25 Januari 2018

Siap-siap untuk Akreditasi (Rapat Bulanan)

Ketua dan Wakil Ketua PTTUN Jakarta 
Perubahan itu abadi, Succes is not a destination but a journey.

Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta Bapak. DR. Kadar Slamet, SH, Mhum selaku Moderator Rapat bulanan menegaskan agenda rapat kali ini diantaranya adalah Evaluasi, Capaian dan Monitoring. Dan kalau masih tersisa waktu mungkin akan membahas masalah yang dihadapi oleh masing-masing bagian.

Sementara Bapak Ketua PTTUN Jakarta Dr. Istiwibowo, SH, MH melanjutkan agenda rapat, terlebih mengenai kinerja saat ini kita sudah memiliki Perma 7,8,9.

Ada juga peraturan dari BKN dimana menitik beratkan pada cuti yang dapat diambil walau hanya 1 (satu) hari saja. Sebelumnya cuti minimal 3 (tiga) hari kalau dibawah itu hanya diberikan cuti dengan pemotongan kompensasi sementara cuti tidak ada pemotongan. Detil teknisnya akan dijelaskan nanti oleh bagian Kepegawaian.

Hal penting berikutnya, jika ingin berpergian keluar Negeri baik Hakim dan Panitera tidak hanya ijin dari pimpinan tapi juga harus mendapat ijin dari Dirjen. 

Selasa, 23 Januari 2018

Jakarta di goyang gempa.


Gempa yang berpusat di Banten Lebak, merusak beberapa rumah dan infrastruktur, info dari running text sekitar 200 rumah rusak berat. Dan info dari BMKG sendiri gempa susulan sudah terjadi sebanyak 20 kali dengan intensitas skala yang lebih kecil.

Sekitaran Cikini akhir-akhir cuaca tidak menentu, kadang pagi panas terik, siangnya hujan atau terjadi sebaliknya. Tapi pagi tadi, Selasa 23 Januari 2018 tidak ada yang aneh hampir se-normal hari-hari sebelumnya,

Hanya saja siangnya, sekitaran Jakarta digoyang gempa, tidak lama setelah gempa berlangsung, informasi dari BMKG beredar cepat menginformasikan pusat gempa yang terletak di Lebak Banten dengan kekuatan 6,1 Skala Richter. Medsos langsung ramai dengan informasi mengenai gempa yang terjadi.

Sementara gempa yang berlangsung singkat tidak lebih dari 2 menit (dugaan saya) memiliki berbagai macam versi cerita.

Rabu, 17 Januari 2018

Kembali diingatkan untuk selalu menjaga Integritas (Pakta Integritas 2018)




Kata kuncinya adalah kejujuran dan keiklasan kita untuk merubah mindset dan perilaku dengan niat tulus berubah ke arah yang lebih baik.

Ruangan Aula sudah dipenuhi pegawai tepat pukul 10.00 WIB, tanpa berpanjang lebar, agenda upacara hari ini adalah menandatangani Pakta Integritas. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.