Jumat, 28 Juli 2017

Bakmi 7 Menteng, Jakarta Pusat

Bakmie 7 Menteng


Hmmm, keluar dari rutinitas melakukan sesuatu yang berbeda atau datang ke tempat berbeda pastinya akan menyenangkan, ya mungkin juga sekaligus mengenyangkan akan lebih baik.

Pun demikian pagi kemarin, jarang-jarang tiba dikantor masih pukul 6 pagi. Efek jalan kepagian dan ngga kena macet ya diganjar sampai pagi pastinya. 

Karena kepagian juga alhasil waktu sarapan dirumah ngga sempat. Untungnya jalan sama bos yang kebetulan sudah hapal sama sekitaran menteng. Lah secara saya juga sering muter-muter sekitaran situh baru ngeh ada warung pojok yang menawarkan bakmi ayam pagi-pagi dan panas-panas gituh. 

Memang sich ada juga abang-abang bakmi  yang mangkal disekitaran menteng. Tapi yang berbentuk warung pojokan dan berkolaborasi (hassiek) sama warung nasi dan warung kopi kan masih sedikit. 

Rabu, 26 Juli 2017

3 Jam merajut rasa kekeluargaan dan kebersamaan (Outbound ringan @ HuluCai)


Kalau sudah mulai panas sedikit, inovasi dilakukan dengan gerakan yang berbeda dengan teman sisi kiri dan kanan. Hingga berujung di sebuah games ringan telapak tangan kanan diharuskan menangkap jari telunjuk teman sebelah kanan pada saat yang bersamaan telunjuk tangan kiri harus menghindari tangkapan dari teman sebelah kiri.

Seumur-umur baru kali ini merasakan outbound bareng  rekan kerja. Iya, sebab outboundnya sendiri merupakan acara sisipan dari acara lainnya.  Dan bukan perkara mudah mengumpulkan hampir 50 orang pegawai untuk meluangkan waktu bersama selain untuk keperluan rutinitas sehari-hari perkantoran.

Mengambil lokasi yang tidak jauh dari Jakarta, setidaknya membutuhkan waktu (kalau tidak terjebak macet) 1,5 jam, jauh lebih cepat ketimbang waktu tempuh bekasi-jakarta via tol jakarta Cikampek. Hulu Cai Outbound nama tempatnya. Untuk luas areanya sendiri menurut pengakuan salah satu fasilitator outbound kurang lebih 25 hektare. Bukan main luas tempatnya.

Rabu, 19 Juli 2017

Menikmati Wisata Alam Hijau di Tengah Kota Kelapa Sawit Pekanbaru

Bumi Indonesia kental dengan kekayaan dan keindahan alamnya

Tren back to nature sejak beberapa tahun lalu tidak juga lekang oleh waktu. Pasalnya, alam memang selalu menawarkan keindahan dan kedamaian yang tidak dapat dikalahkan oleh modernitas sekalipun. Itulah mengapa, mayoritas penduduk kota metropolitan dan kota-kota besar lainnya cenderung memilih untuk pergi ke wisata alam ketika ada kesempatan untuk rehat sejenak dari rutinitas.

Sayangnya, hal yang biasa menjadi kendala adalah waktu. Keinginan untuk segara menjalankan sweet escape terpaksa tertunda lantaran waktu yang kurang mendukung. Jatah cuti yang terbatas tentu harus diperhitungkan baik-baik. Maka dari itu, liburan yang cukup panjang adalah salah satu kesempatan yang sebaiknya tidak disia-siakan.

Ada banyak sekali wisata alam di Indonesia yang bisa Anda kunjungi. Terutama bagi Anda yang sedang mudik atau sengaja liburan ke Pekanbaru, beberapa referensi tempat berikut ini bisa membuat Anda menyatu dengan alam.

Minggu, 16 Juli 2017

Motivasi Menulis dari Mas Sidik Nugroho (Resensi Buku Menulis Untuk Kegembiraan)




Saat ini ruang untuk menulis dan menuangkan ide sudah banyak. Nyatanya masih banyak kita menulis hal-hal yang kurang bermanfaat setidaknya bermanfaat untuk diri sendiri dahulu baru orang lain. Alih-alih bermanfaat untuk orang lain yang terjadi lebih banyak tulisan yang hanya membuat kepala orang lain berkerut


Pdf yang saya dapatkan langsung dari penulisnya, kembali mengingatkan saya akan essensi menulis itu sendiri. Iya, di laman facebook beliau, ia membagikan dengan sukarela dan gratis pulak tautan yang siap untuk didonlot.

Langsung saja, mas sidik dihalaman awal ia  geber dengan kalimat ciamik, MENULIS agar sukses? Menulis agar kaya? Tampaknya  itu sudah dibahas dalam buku-buku lain. Buku ini hendak menawarkan pandangan berbeda: anda bisa bergembira dengan menulis. Kegembiraan itu muncul ketika anda bisa menuangkan isi pikiran anda lewat tulisan, bahkan sebelum ada pembacanya. Halaman 6.

Masih dihalaman sama, mas Sidik mengutip Stephen King, penulis yang ia suka dan nantinya akan banyak dikutip pendapat atau tulisannya di buku ini,  Stephen king pernah berkata, buku tentang tulis-menulis semestinya dibuat seringkas mungkin. Semakin panjang, semakin banyak omong kosong di buku itu.

Rabu, 05 Juli 2017

Syukuran Purna Bhakti Panitera Muljadi, SH, MSi

 
 
 
 
Kesempatan bagus hari ini ia sampaikan untuk pamit  kepada keluarga besar PTTUN Jakarta. Sekaligus meminta maaf kalau ada tindakan yang tidak berkenan selama ini baik kepada Hakim dan rekan panitera ataupun staf lainnya. 

Hanya sekedar ucapan syukur sederhana dan hanya dihadiri keluarga besar PTTUN Jakarta. Acarapun hanya berlangsung singkat di ruang lobby Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta. Sekaligus berhalal-bihalal, bermaaf-maafan dibulan yang baik ini. 

Pak Muljadi, SH, Msi, sendiri sejak 1991 sudah melayani Mahkamah Agung  setidaknya sekitar 26 tahun mengabdi pada Pengadilan Tinggi Tata usaha Negara.

Sabtu, 01 Juli 2017

Gear Box Mesin Cuci Denpo Rusak




Dan setelah bongkar-bongkar yang tidak membutuhkan waktu lama, benar saja gear boks yang bermasalah. Sudah “oblak” gear box, rupanya gear boks ini yang menghubungkan dari motor ke piringan atas untuk memutar mesin cuci.

Tjakep banget tuch, pas hari raya pakaian kotor lumayan numpuk dan eng-ing-eng, mesin cuci ikutan “ngambil cuti” (baca:ngambek). Iya, tiba-tiba mesin cuci daya putar berubah menjadi pelan.  Untungnya ada tetangga jauh yang bisa benerin ini mesin cuci, dan benar saja, tikus-tikus nakal bikin ulah lagi. Ada kabel yang hampir putus menyebabkan kapasitor mengalami kerusakan.

Nah, masalah yang muncul kemudian adalah siapakah yang jual itu kapasitor disaat musim liburan gini. Alhasil harus menunggu setidaknya 4 hari untuk mendapatkan ganti kapasitor. Kapasitor baru terpasang rapih, mesin cuci Denpo sudah berputar normal kembali tapi ketika diisi air dan pakaian kotor kembali ngadat dan berhenti tetapi tetap mau berputar asalkan dibantu dorongan tangan. Aneh bin ajaib, masa iya sekarang sudah berputar kencang tapi tenaganya hilang.