Rabu, 20 Juli 2016

Romantisme Ksatria Bumi dan Pangeran Bulan (Resensi e-book dengan judul yang sama)


Pusat ceritanya adalah Geo sebagai perwakilan dari pangeran Bumi sementara Kstaria Bulan adalah Juno. Ditingkahi polah lucu Okta dan Septi. Kembar yang tidak identik. Lahir beda 10 jam yang satu sempurna yang lainnya berkebutuhan khusus. 

Judulnya unik dan menarik. Sedikit membaca reviewnya membuat hati jadi tertarik.
Benar saja. Novelnya ringan bersahabat. Isinya juga mudah di cerna. Pesan moral disampaikan ringan tanpa berbelit-belit.

Berikut kisahnya.
Mereka tinggal di rumah yang terbilang sederhana. Tapi siapa sangka mereka rupanya bukan anak-anak kandung dari bunda Wulan.

Awalnya hanya May yang diangkat dan diasuh bunda wulan. Cerita berlanjut hingga ada beberapa anak asuh lainnya. Uniknya penamaan yang diberikan kepada mereka berdasarkan bulan, di asuh oleh bunda. Maylana bertepatan dengan bulan Mei disusul Juno di bulan Juni di ikuti Augy dan si kembar, Septi dan Okta  bulan Oktober dan September. 

Cerita bergerak maju, May tumbuh menjadi sosok yang dituakan selain bunda di rumah penampungan mereka. Alhasil ini pula yang menjadikan May sebagai tulang punggung.


Segala pekerjaan dilakoninya. Hingga sebuah pekerjaan antar jemput anak menuntunnya kepada pertemuan dengan Geo. Geo sendiri adalah paman dari Keysa, Mba Nitnit (kakak Geo) kebetulan tinggal sekitaran Maylana.

Nah, pusat ceritanya adalah Geo sebagai perwakilan dari pangeran Bumi sementara Kstaria Bulan adalah Juno. Ditingkahi polah lucu Okta dan Septi. Kembar yang tidak identik. Lahir beda 10 jam yang satu sempurna yang lain berkebutuhan khusus. 

Kisah Maya diantara 2 pilihan. Khas sinetron sekarang ya. Pangeran Bumi bersaing dengan Ksatria Bulan memperebutkan perhatian Maylana.


Bukan pilihan mudah, Geo dengan kecerdasan dan keluguannya sebagai seorang advokat muda berbakat. Datang dari latar belakang keluarga yang berada di lingkaran kesuksesan. Sementara Juno, mengalami ikatan bathin yang kuat dengan May sedari kecil. Latar belakang sama, tetapi Juno sedikit lebih beruntung telah berhasil menemukan ibu kandungnya. 

Perpisahan dengan Juno dan pertemuan dengan Geo merubah peta hati Maylana. Pertemuan dengan ibu Juno juga ikut ambil peranan.


Diselingi kisah Okta yang mengalami penyakit Asperger dan Hemifacial Microsomia. 

Atau ada lagi bumbu yang hadir sepanjang cerita. Tanaman Spathodea Campunulata.

Saya sich tertarik dengan bumbunya. Ini bagian yang menambah ilmu selain jalan ceritanya ya.


Apa itu Asperger?
Saya kutip dari wikipedia Indonesia menjelaskan bahwa Sindrom Asperger (bahasa InggrisAsperger syndromeAsperger's syndromeAsperger's disorderAsperger's atau AS) adalah salah satu gejala autisme di mana para penderitanya memiliki kesulitan dalam berkomunikasi dengan lingkungannya, sehingga kurang begitu diterima. Sindrom ini ditemukan oleh Hans Asperger, seorang dokter anak asal Austria pada tahun 1944, meskipun baru diteliti dan diakui secara luas oleh para ahli pada dekade 1980-an. Sindrom Asperger dibedakan dengan gejala autisme lainnya dilihat dari kemampuan linguistik dan kognitif para penderitanya yang relatif tidak mengalami penurunan, bahkan dengan IQ yang relatif tinggi atau rata-rata (ini berarti sebagian besar penderita sindrom Asperger bisa hidup secara mandiri, tidak seperti autisme lainnya). Sindrom Asperger juga bukanlah sebuah penyakit mental.

Para penderita sindrom Asperger memiliki kecenderungan lebih baik dibandingkan orang-orang lain dalam beberapa hal seperti tulisan dan literatur, pengetahuan umum, ilmu alam serta pemrograman komputer. Banyak penderita sindrom Asperger memiliki cara penulisan yang lebih baik dibandingkan dengan cara mereka berbicara dengan orang lain. Mereka juga memiliki sebuah minat yang khusus yang mereka tekuni dan bahkan mereka menekuninya sangat detail, serta mereka justru menemukan hal-hal kecil yang orang lain sering dilewatkan atau diremehkan

Hmm..ini jenis penyakit langka yang penyebabnya masih diteliti. Dan Okta mengidapnya. Sementara Septi sebagai kembarannya tidak. Ini juga yang menyebabkan Okta menjadi pandai dalam hal detil dan sering membantu May dalam mengerjakan tugas. Asperger ini juga yang membuat Septi sangat melindungi Okta. 

Pernah ada yang hendak mengadopsi Septi tetapi tidak mengambil Okta. Septi menolaknya mentah-mentah. Bahkan sempat diawal sebelum akrab dengan Kesya, hanya Septi yang boleh bermain ke rumah Kesya sementara Okta tidak. Karena Okta memikiki kecenderungan buat berantakan. Dan Septi lagi-lagi menolak bermain jika Okta tidak di ajak. Sebuah hubungan kembar yang bukan identik tapi sangat terkait. 


Spathodea Campunulata.
Geo kebetulan suka dengan pohon-pohon besar. Dan entah sebuah kebetulan atau tidak, ia juga suka dengan tanaman Spathodea, tumbuh besar di sekitar rumah May. May juga kagum akan pengetahuan Geo tentang tanaman. 
 
Spathodea Campanulata

Lalu apa itu Pohon Spathodea?  Pohon hujan (Spathodea campanulata, tidak sama dengan ki hujan atau trembesi) adalah pohon asal Afrika yang biasa ditanam sebagai pelindung di taman atau tepi jalan. Karena kuncup bunganya yang mampu memuncratkan air, dalam bahasa Sunda ia dikenal sebagai ki acret ("pohon muncrat") dan dalam bahasa Jawa disebut crut-crutan. Nama "pohon hujan" juga terhubung dengan sifat ini, karena orang merasa seperti turun hujan jika berjalan di bawah pohon ini. Dalam bahasa Inggris, ia dikenal dengan namaAfrican tulip, karena warna bunganya yang mirip bunga tulip.

Lalu bagaimana kisah perjuangan Pangeran Bumi dan Ksatria Bulan?

Bagaimana juga kisah ketika salah satu adik angkatnya, Augy mengamuk di salah satu stasiun televisi?


Enakan baca sendiri, masih GRATIS  di Bookmate.com

Masih ada ratusan bahkan ribuan buku tersedia secara eletronik disana. Seru kan sambil nunggu kendaraan umum, atau selama dikereta baca baca buku elektronik.

Ok.. Saya masih membaca beberapa buku di Bookmate.

Sampai ketemu di bookmate ya.

Di pengen buku.net infonya seperti ini
Harga:Rp59,000 / Rp50,150 (15% Off) 
Penulis:@Ary_Nilandari | 
Penerbit:Qanita 
Code:- 
Rencana Terbit:Juli 2014 
Jenis Cover:Soft Cover 
Halaman:320 
Ukuran:135 x 200 mm 
Berat:300 gram 
Bahasa:Indonesia




10 komentar:

  1. Saya suka novel novel berlatar belakang psikologi atau kedokteran seperti ini. Belajar secara tidak langsung atau melalui cerita seperti ini jauh lebih lengkap dibanding membaca literaturnya. Dan jalan cerita di novel ini juga indah ya, Bang Lius :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe.. bener ibu evi.. novel menyederhanakan menjadi sebuah bacaan ringan yang menyenangkan :)

      Hapus
  2. Wah, banyak wawasan baru yang belum saya kenal saya temui disini. Keren bang, ebook setebal itu kalau dibuat buku (cetak) gak kebayang tebal dan bacanya, mengingat novel dengan 'isinya yang berat' gitu, belum-belum bbaca baru lihat saja sudah merasa 'keberatan' hehehe...

    Trims bang, banyak ilmu saya dapat dari ulasan nya ;)

    BalasHapus
  3. Kayaknya seru ceritanya. Dapet pengetahuan baru juga tentang penyakit asperger (baru denger, hehe).

    Bookmate.com ya, okelah entar coba baca-baca.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang lumayan seru ceritanya kok...

      Harus coba bookmate om achmad.. Temen setia perjalanan kemanapun

      Hapus
  4. Balasan
    1. Sip.. Sila baca mba siti di bookmate

      Hapus
  5. Wah, baru tau nih bookmate. Saya sudah baca buku ini dalam versi cetaknya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah mba leyla malah sudah baca versi cetaknya, saya malah baru baca versi digitalnya dari cipika bookmate :)

      Hapus

Untuk Sementara Pesan di Moderasi....
Menghindari Beberapa konten2 yang negatif ...
Berfikir yang Baik dan tinggalkan jejak yang baik..
Terima kasih