Senin, 14 Maret 2016

Jakarta - Bandung dalam sehari (PP) demi menghadiri hajatan keluarga




Berangkat pagi dan pulang siang dari Bandung
Manusia sebagai makhluk sosial sudah merupakan sebuah keharusan untuk terus dapat berinteraksi dengan sesamanya. Salah satu bentuk interaksi itu adalah dengan saling mengunjugi satu dengan lainnya. 

Begitupun dengan kami keluarga besar Ginting. Sabtu pagi-pagi sudah siap berangkat ke Bandung, sekitaran Lapas Sukamiskin, jalan Ahmad Yani Bandung Jawa Barat.  Gedung PU, persisnya. Ada kerabat dekat sekaligus tetangga sekitaran rumah yang memiliki hajat pernikahan anaknya.

Jarak Jakarta – Bandung sendiri kurang lebih kisaran 121 KM, mengacu pada rambu yang tertera. Berangkat pagi buta jam 3 pagi, melipir sebentar sekitaran Cibubur dan tiba di Tg. Priok tepat pukul 5 pagi. 

Perjalanan dimulai, syukurnya Cikampek Sabtu pagi masih bersahabat. Cukup lenggang dan dapat memacu Black di kecepatan 100KM/jam.
Pesta adat yang sejatinya dimulai pukul 08.30 waktu Bandung dapat dimulai tepat waktu, dan kami tiba pukul 8 teng.

Pesta Batak Karo (Ngelegi Perembah)
Ngelegi perembah  makna harafiahnya adalah menyelesaikan utang adat ke pihak kalimbubu, dimana kalimbubu sendiri adalah sosok (bisa juga kumpulan orang) yang di hormati dalam budaya karo berdasarkan kedudukan seseorang dirunut dari marga dan hubungan dengan yang menikah. Dan Ngelegi Perembah ini merupakan rutinitas (lanjutan) menyambung kerja adat karo diwaktu yang ditentukan kemudian.

Ada acara nangisnya juga di Batak Karo

Dalam tradisi adat masyarakat Karo suatu pelaksanaan adat dapat ditunda seperti ndungi kerja adat, ngelegi perembah dan lain lain. Walaupun satu keluarga telah lama berumah tangga, namun saat mereka kawin dan disahkan menjadi tua-tua (suami/misteri) peradatan mereka seperti “Nggalari Utang Adat” kepada kalimbubu sebagaimana lazimnya  berlaku dalam adat perkawinan yang belum di adati secara tuntas. Meskipun  pasangan suami-istri selama berumah tangga telah mempunyai keturunan/anak, malahan memiliki kempu (cucu) sekalipun.

Warna Merah baju adat Batak Karo

Perkawinan yang membuahkan keturunan atas karunia Tuhan Yang Maha Esa, bila lahir anak laki- laki menurut anggapan masyarakat Karo anak tersebut adalah merupakan “sangap kalimbubu” (mama/mami). Bila lahir perempuan maka anak ini merupakan “sangap anak beru” (bengkila/bibi) keluarga tadi. Harapan dan niat baik orang tua bila anak mereka menjadi dewasa dapat bertemu “kawin sama impal (pariban, Batak toba)” (singumban). Agar tali kekeluargaan tetap terjaga dan semakin erat.

Sedikit ribet memang

Yang perlu ditempuh dan diselesaikan serta menjadi keharusan secara menyeluruh dalam acara adat Karo hanya berkisar tentang pelaksanaan : tukur (mas kawin/utang mahar), bebere, perkempun, perbibin, perkembaren. Selain itu perlu diketahui gantang tumba sebagai berikut : batang unjuken, yang menerima adalah orang tua perempuan. Singalo ulu emas, kalimbubu/impal dari bapak. Singalo bere-bere, mama/turang dari Nande/Ibu. Singalo perbibin, senina dari nande/ibu. Sirembah kulau/perkembaren, bibi turang ayah/bapak. Perseninan, senina.


Saya sendiri belum mengerti benar, makna keseluruhan upacara adat ini. Hanya menyimak dan berusaha mencocokan dari berbagai sumber yang saya gali dari dunia maya.

Mencoba memahami dari kejauhan


oo00oo
Bukan perkara mudah juga, bangun pagi buta dan langsung tancap gas melakukan semua aktivitas aktivitas yang lumayan melelahkan. Ngantuk itu sudah pasti, secara jam tidur harus dikurangi.
Untunglah Kopi Ginsengnya CNI selalu sedia menemani disaat genting seperti ini. 

Ini dia Kopi yang selalu menemani :)

Kopi bagi saya adalah sebuah teman yang harus ada dan hadir mengusir kantuk dan lelah yang menghadang. Kopi Ginsengnya CNI sendiri mudah didapatkan dengan berbelanja di gerai mereka. Ada berbagai pilihan ukuran tentunya. 

·         Manfaaat kopi sendiri menurut Gerai CNI adalah sebagai berikut

  • ·         Dapat menstimulasi otak dan sistem saraf.

  • ·         Mengurangi derita sakit kepala. Kafein dapat mempersempit pembuluh darah ke otak (vasokonstriksi), sehingga pelebaran pembuluh darah di daerah otak yang menjadi penyebab sakit kepala, bisa ditanggulangi.

  • ·         Melegakan nafas pada penderita asma, dengan cara melebarkan saluran bronkial yang menghubungkan kerongkongan dengan paru.

  • ·         Menangkal radikal bebas.

  • ·         Kafein membuat badan tidak cepat lelah.


Pastinya kalian akan bertanya sulit tidak belanja Online di Gerai CNI. Dari dulu juga sudah mudah hanya saja saat ini semakin mudah,  dengan belanja Rp. 500.000,- saja sudah otomatis menjadi anggota. 

Lepas dengan Kopi untuk menjaga tetap “awake” saya juga konsumsi Vitamin C yang baik untuk tubuh. 

Manfaat Vitamin C sendiri untuk tubuh antara lain selain meningkatkan sistem kekebalan tubuh juga sebagai antioksidan alami serta baik untuk menjaga elastisitas kulit.

Nah di CNI sendiri ada CNI Ester Plus yang mampu mendongkrak dan menjaga stamina tubuh tetap fit di segala kondisi.

oo00oo
Acaranya adatnya sendiri belum selesai ketika kami tinggalkan. Berangkat dari Bandung pukul 02.00 siang, cuaca yang tidak bersahabat sedikit menghalangi perjalanan. Hujan dan petir memaksa untuk memperlambat laju kendaraan.

Rehat sejenak di rest area  KM 97 sambil menunggu hujan reda. Guyuran hujan ditambah dinginnya angin yang menusuk. Setidaknya sempat khawatir akan terserang flu berat.
Beruntung stamina masih tetap dapat dijaga. Tiba di Jakarta kisaran pukul 19.00 WIB. Persis di Jatiasih pukul 21.00 WIB. 

Lumyan melelahkan memang, pulang- pergi Jakarta Bandung seharian. Tapi kembali lagi sebagai makhluk sosial sudah seharusnya kita (saya) menyambangi kerabat yang memiliki hajat. Sebab saya yakin ia sendiri pun pastinya akan hadir satu saat jika saya dan keluarga mengadakan sebuah hajatan.
Untuk mengantisipasi kelelahan yang hinggap, kehadiran Produk CNI dalam bentuk kopi Ginseng dan Vitamin C sangat membantu. Kemudahan berbelanja secara On Line di Gerai CNI memangkas waktu lebih singkat daripada harus mengunjungi gerai langsung.

Duduk manis bermodalkan smartphone, lakukan pembayaran dan binggo barang sudah dikirim. Yang diperlukan sedikit kesabaran hingga barang yang dipesan muncul di depan rumah.

Oh iya, CNI sendiri produknya banyak ya, tidak terbatas hanya produk makanan dan minuman, aneka ragam produk yang mereka tawarkan.






9 komentar:

  1. terbayang deh capenya, PP jakarta Bandung, kalau dari Bogor ke bandung bisa 3 jam lewat tol, nah kalo motoran lebih cape dan lama lagi kayanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya lumayan cape mba evrina :) tapi jalanin aja lah

      Hapus
  2. Kebetulan saya maagh ini, apa cocok minum ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau saya sich cocok aja mba Gustyanita

      Hapus
  3. PP Jakarta - Depok aja ngarentek semua ini badan, mbayangin Jakarta - Bandung *tiba2 ngilang :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau di jalanin ngereteknya hilang kok mba aya...

      Hapus
  4. Wah... jam 3 pagi dah jalan ya.. masih kucek2 mata, ngantukzzzz.. hihi.. tp ada Kopi Ginseng CNI selain bikin melek juga bikin hangat ya.. aku belum sempat nih icipin kopi ini, waktu dapat dari acara, pulang2 udah jadi minumannya pak suami, yowes.. emang tujuannya buat pak suami krn suka kopi, sesekali mnm kopi istimewa ikut seneng deh.. xixixix...

    BalasHapus

Untuk Sementara Pesan di Moderasi....
Menghindari Beberapa konten2 yang negatif ...
Berfikir yang Baik dan tinggalkan jejak yang baik..
Terima kasih