Selasa, 24 November 2015

Bapak memang keras tetapi mendidik.

Mungkin pada saat itu saya kecewa, tapi mengingat kejadian lalu disaat ini membuat saya tersadar, mungkin pengalaman orang tua  di didik adalah seperti itu. 

Anak sejatinya adalah kebanggaan orangtuannya. Pun berlaku sebaliknya. Tetapi tidak mungkin kita pungkiri cara mendidik yang diajarkan akan berpengaruh kepada si anak di masa akan datang.

Saya sendiri mengalaminya secara langsung. Sebagai seorang anak yang dilahirkan dari keluarga yang dapat dikatakan tidak memiliki apa-apa pada saat itu. 

Hendak memiliki sesuatu adalah sebuah perjuangan. Terlebih jika barang tersebut sebuah kebutuhan yang mendesak. Bahkan untuk sebuah kebutuhan yang mendesak saja, perlu dipilah kembali apakah memang mendesak atau sangat mendesak.

Ekonomi yang memang masih serba kekurangan memaksa orangtua  untuk sangat teliti terhadap semua pengeluaran. Tetapi tidak untuk pendidikan. Sebisa mungkin semua kebutuhan pendidikan akan disediakan dengan baik.

Jumat, 20 November 2015

Perilaku bijak dalam mengelola keuangan.





Uang selalu mejadi topik yang tidak habis jika dibicarakan. Sebagian kita merasakan   pendapatan dengan pengeluaran tidak sebanding. Mendapatkan uang dengan segala upaya, tidak kenal waktu, apapun dilakukan. 

Tetapi tahukah kita? Seberapapun hasilnya tanpa didukung dengan perilaku menghargai uang yang baik, pastinya akan menguap begitu saja. Ketidakperdulian terhadap uang sama buruknya dengan mencintai uang secara berlebihan, begitu Dwita menyimpulkan.

Dwita Ariani seorang Financial Planner menjelaskan, perilaku mempengaruhi uang yang kita miliki.
Berbeda sedikit  dengan buku-buku keuangan sejenis, ia mencoba menjelaskan  dari sisi Filosofi uang itu sendiri. 

Dwita mengambil sebuah contoh ketika berada dijalan, disenggol dengan mobil mewah, biasanya akan mengatakan (terutama yang belum berubah) “dasar orang kaya sialan, baru punya mobil aja berlagu padahal  mobil hasil korupsi.”

Minggu, 15 November 2015

Salah satu Budaya Batak Karo yang unik

Bekasi Selatan pagi ini cuacanya cerah, pagi-pagi sekali sudah siap untuk menghadiri acara blogger di bilangan Pondok Indah. Tiba-tiba telp berdering, orang tua  mengabarkan ada kerabat dekat yang kedukaan. Alhasil semua  acara yang dijadwalkan hari di reschedule ulang. 

Ya sudah daripada kecewa tidak menuliskan sesuatu di Blog, mari kita bahas mengenai adat Batak Karo saja :) 

Sumber gambar : http://silima-merga.blogspot.co.id/2011/04/sistem-teknolologi-suku-karo.html
Sebagai salah satu bagian dari Keluarga besar Batak. Batak Karo memiliki tradisi yang unik dan berbeda. Meskipun secara garis hampir serupa dengan Batak umumnya. 

Pastinya kalian akan bertanya bedanya dimana bukan? Selain dari segi bahasa, beberapa yang membuat Batak Karo berbeda dengan batak lain adalah Struktur susunan acara dalam sebuah acara dan penyebutan beberapa istilah-istilah.

Dan inilah yang membuat Suku Karo merasa berbeda dengan suku batak lainnya. Pastinya kalau dibahas ngga akan pernah selesai. Sebagai satu rumpun dalam suku batak ada baiknya saling menghargai dan tidak membahas perbedaan yang ada.

Ok, mari kita lanjutkan. saya pun menghadiri pemakaman salah satu kerabat. Mengambil lokasi di sekitaran Cibubur. Lokasinya cukup panas tapi cenderung bersahabat. Jam 9 pagi, Jambur (sebutan untuk tempat berkumpul dalam bahasa karo) sudah hadir kira-kira 50 orang terdiri dari kerabat dekat. Sementara yang lain masih berada di jalan. 

Kamis, 12 November 2015

Pesona Hotel Bahtera Balik Papan


Hotel Bahtera sendiri hanyak berjarak sekitar 15 menit dari bandara Balik Papan Sepinggan. Pilihan kamar dengan berbagai macam variasinya tersedia dari lantai 3 hingga 18.  

Balik papan selalu menawarkan pesonanya sendiri. Dua tahun lalu pernah juga kesini tapi belum sempat menceritakan kemeriahan balik papan.

Demi menolak lupa di kemudian hari ada baiknya perjalanan kali ini dituliskan saja. Setidaknya kalau berkunjung ke balik papan, Bahtera Hotel dapatlah kalian jadikan rujukan untuk tempat menginap. 

Selasa, 10 November 2015

Santai Sejenak di Ocean's resto Balik Papan




Baiknya memang mengunjungi resto pinggir pantai seperti Ocean's The Fish Connections adalah sore menjelang malam. Setidaknya pemandangan pantai dan hilir mudik pesawat yang masuk ke Bandara Sepinggan  masih bisa dinikmati. Berbeda halnya kalau malam, hanya kesegaran udara pantai saja yang ternikmati.  

Balik Papan kota tepian pantai. Pastinya akan ada banyak olahan hasil laut disana. Sebut saja salah satu yang paling terkenal adalah Kepiting lada hitam. Sangat mudah menemukan olahan seperti itu di sini.