Jumat, 30 Oktober 2015

Jakarta Corners menceritakan sisi lain Jakarta



Siapa yang tidak kenal dengan Jakarta? Keterlaluan... kalau sampai ada yang tidak mengenalnya. Jakarta sebagai ibukota dari Republik Indonesia memiliki luas wilayah 661,52 KM2  dengan jumlah penduduk yang mendiaminya sekitaran 10.187.595 jiwa (2011).
 
Kalau ditanya ke masing-masing kalian apa yang terlintas tentang Jakarta? Pastinya akan ramai sekali jawabannya. Dari yang positif hingga yang negatif. Positifnya Jakarta sebagai ibukota mudah dicapai dari kota penyangga sekitar seperti Bekasi dan Bogor dengan moda transportasi masal seperti Busway dan Commuter Iine.

Tapi jujur saya selaku pekerja di ibukota dan tinggal di Bekasi, hal yang terlintas tentang Jakarta adalah kota dengan sebutan MACET. Butuh waktu lebih lama dari satu tempat ke tempat lainnya meskipun terkesan jaraknya dekat. Dan kesan macet inilah yang membuat mata saya selalu tertutup untuk melakukan explorasi sisi indahnya Jakarta.

Rabu, 28 Oktober 2015

Naik Commuterline atau Motor?



Beberapa perubahan kereta yang saat ini biasa disebut CL  ke arah yang positif, sebut saja tidak ada lagi pengamen dan pedagang asongan yang masuk ke dalam kereta. Tidak ada lagi penumpang yang naik ke atap kereta. Adanya kereta khusus wanita di gerbong awal dan terakhir. Banyaknya petugas keamanan yang berjaga-jaga. Sementara moda transportasi kendaraan roda 2 butuh tenaga ekstra, ekstra konsentrasi, ekstra sabar, ekstra lelah tapi mampu mengantar ke mana saja. 


Kemacetan Jakarta

Jakarta selalu saja dihadapi dengan cerita macetnya yang tiada henti. Ditambah pembangunan infrastruktur dimana-mana. Sebut saja salah satunya pembangunan jalan Tol BECA KAYU (Bekasi Cawang Kampung Melayu), jangan coba-coba melewati jalanan Kalimalang raya selama pembangunan berlangsung. Selain banyaknya pengalihan-pengalihan arus lalulintas  hingga kondisi jalan yang tidak rata alias bergelombang. 

4 Langkah mudah melakukan perpanjangan STNK tidak melalui calo.

Perpanjangan Surat Tanda nomor kendaraan  (STNK) harus dilakukan tiap tahunnya. Kalau tidak, akan ada sanksi yang diberikan, seperti pengenaan denda  keterlambatan. 

Pengurusan perpanjangan itu sendiri sebenarnya sudah dibuat mudah dan tidak berbelit-belit. Berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya. 

Menurut perhitungan saya, kurang lebih butuh waktu 45 menit untuk perpanjangan STNK normal, tidak ada pemeriksaan fisik kendaraan, biasanya pemeriksaan fisik kendaraan yang meliputi pemeriksaan nomor mesin dan nomor rangka dilakukan rutin setiap 5 tahun.

Minggu, 25 Oktober 2015

GrandZuri BSD, Hotel dengan citarasa rumah.



GrandZuri berada bawah naungan Zuri Management Hotel yang berpusat di RIAU, saat ini memiliki 18 hotel. Tiga diantaranya adalah hotel Premium Bintang Lima. GrandZuri BSD sendiri memiliki 132 kamar yang terdiri dari Superior Room, Deluxe Room dan Junior Sweet.

Menjadi seorang blogger selain akan memiliki banyak teman dan kenalan pastinya akan tergabung dalam sebuah komunitas. Nah keuntungannya tergabung dalam sebuah komunitas  biasanya akan di update  dengan berbagai macam  informasi. Begitu pun sabtu kemarin, Jakarta Corners mengundang para blogger untuk hadir di Hotel GranZuri, selain soflaunching Jakarta Corners, blogger diajak juga touring keliling Hotel GrandZuri.

Selasa, 20 Oktober 2015

Pecel Lele warung tenda samping KPPN VI


Kalau merunut dari namanya "pecel" harusnya memang terdiri dari sayuran di tambah sambal kacang sebagai temannya.

Jakarta pusat, terutama daerah sabang terkenal dengan kulinernya. Ngga jauh-jauh dari sana sich, tepatnya sekitaran jalan veteran, persis samping Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jalan H. Juanda. Ada jejeran warung tenda yang menyediakan ragam makanan untuk santap siap.

Sebut saja nasi padang, warung touch screen (warteg) hingga ke olahan sate-sate-an, sate ayam, sate kambing semuanya lengkap. Jangan tanya soal rasa ya, kembali ke selera masing-masing.
Kalau tempatnya sendiri, jangan kamu bayangin resto dengan pendingin udara disetiap sudut ruangan. 

Minggu, 18 Oktober 2015

Saya sich senang bergabung dengan Funblogging

Funblogging....ketika mendengar namanya, tersirat kumpulan alay apa pula nich. Berawal dari beredarnya sebuah poster  mengajak untuk bergabung dalam sebuah acara. Waktu itu yang saya kenal adalah salah satu Narasumbernya ibu Ani Bertha. 

Tahun 2010 kami pernah bertemu di gedung Trans Tv, acara apa waktu itu ya? Kalau ngga salah launchingnya RAKUTEN. Saya masih ingat mc-nya waktu itu Erros Djarot.

Seingat saya ibu Ani bertha lebih dulu menyapa dengan memperkenalkan dirinya sebagai blogger, hah pekerjaan apa pula blogger ini? Ia aktif di blog detik.

Sabtu, 17 Oktober 2015

Developer Karya Makmur, dituntut warga memperbaiki Turap yang bemasalah.



Turap bermasalah, satu persatu batu kali yang merupakan bahan  dasar turap itu lepas. Dan khawatirnya jika musim penghujan datang akan menimbulkan masalah baru. Berbekal kekhawatiran itu beberapa warga Cluster Bali 2 mencoba mendatangi pihak PT. Karya Makmur selaku Developer dari perumahan ini. Tujuannya adalah membicarakan bagaimana kondisi kekuatan Turap.

Rumah sejatinya sebagai sebuah tempat tinggal harus memenuhi beberapa kriteria setidaknya Aman dan Nyaman. Aman sendiri melingkupi aman dari tangan pencuri (orang jahat) dan gangguan binatang liar dan semacamnya. Nyaman berarti kita selaku penghuninya merasakan kedamaian, ketenangan ketika tinggal di dalamnya.

Nah berangkat dari rasa aman dan nyaman itu, beberapa pesan saya untuk teman-teman blogger jika hendak membeli sebuah hunian. Perhatikan detil bangunannya, mulai dari spesifikasi bangunan hingga bentuk bangunan kasat mata yang terlihat. Mengapa demikian, terkadang antara spesifikasi bangunan dengan wujud nyata banyak yang berbeda. Entah karena ulah developer nakal atau karena ketidak sengajaan. 

Jangan hanyut karena penampilan fisik saja yang tampak indah di mata. Karena fisik sebuah bangunan dapat menipu. Jangan juga mentang-mentang fisiknya sederhana lalu mengambil kesimpulan rumah jadi murahan. 

Selasa, 13 Oktober 2015

Road Show Motivasi dari Tokopedia


Butuh 2 tahun dari ide hingga menjadi Tokopedia. Tokopedia konsepnya seperti sebuah kota. Yang jualan bisa datang dari berbagai kalangan.  Tokopedia fokus kepada solusi, Tokopedia gratis. Bangun ekosistem dengan pihak perbankan. Rangkul sebanyaknya orang masuk ke dunia online.
 
Beruntungnya saya diundang Tokopedia. Setidaknya membuat lebih kenal dengan Tokopedia. Secara selama ini hanya mendengar gaung kebesaran namanya saja.

Awalnya yang ada dipikiran, palingan hanya sekitar 50-100 orang yang akan hadir dalam acara roadshow kali ini. Melihat besarnya ruangan sepertinya lebih dari 200 orang dech. 

Ciptakan peluangmu, tagnya Tokopedia.  Roadshow sendiri dimulai tahun 2014, tahun ini setidaknya akan hadir di 10 kota besar. Tunggu acaranya di kota kalian ya.

Acaranya sendiri didukung oleh JNE, Smarfren, Bank Mandiri dan Bank BNI.

Jumat, 09 Oktober 2015

Santai Sejenak di Bali Jimbaran Ancol

Ancol Bali Jimbaran

Kopi bali ditemani pisang Rai (olahan pisang khas bali). Pisang yang direbus dicampur dengan kelapa dan gula merah... Hmmm Nikmatnya :)

Kemarin sempat terucap, kapan ya kita jalan-jalan ke Bali. Kangen dengan suasana Bali dan Budayanya.  Setidaknya kalaupun belum sempat ke Bali, berkunjung ke tempat yang suasananya serupa.

Senin, 05 Oktober 2015

Seharian keliling Bandung, lelah tapi berkesan.




Jakarta Dengan Kemacetannya yang luar biasa :)
Misinya tidak hanya Piknik seputaran Bandung, tetapi sekalian menyambung silaturahmi yang ada. 

Jakarta, setiap harinya semakin padat. Kendaraan motor baik roda 2 ataupun roda 4 saling serobot. Bahkan kenyamanan para pejalan kaki terpaksa dirampas demi tiba di lokasi tujuan. Pun tidak berbeda dengan kendaraan umum, jejal-jejalan para penumpang ditingkahi pengamen jalanan yang tak peduli terus mendendangkan lagu sesukanya. Sepertinya keruwetan tadi sudah santapan setiap harinya di Jakarta. Harus kuat mental untuk dapat menghadapi itu semua.

Beberapa hal sederhana dapat dilakukan, mulai dari berganti rute yang dilewati, berganti jenis angkutan yang di naiki hingga bagi yang memiliki kendaraan lebih, berganti-ganti kendaraan bisa menjadi sebuah solusi untuk sekedar keluar rutinitas. 

Lalu apakah masalah berhenti sampai di situ? Tidak, pastinya  kejenuhan akan tetap muncul. Untuk saya pribadi, pastinya  akan melakukan sesuatu yang berbeda dari biasanya. Ambil cuti akhir Minggu lakukan sesuatu yang benar-benar berbeda. Mengunjungi sebuah tempat yang belum pernah dikunjungi sepertinya menjadi pilihan yang menarik. 

PIKNIK, itu bahasa yang akrab di telinga. PIKNIK sangat manjur untuk menurunkan tensi (baca: tekanan) pikiran yang ruwet.  Tidak harus jauh di luar pulau. Yah masih di dalam pulau yang sama selama itu  belum pernah di explore, sepertinya tidak masalah bukan. 

Sabtu, 03 Oktober 2015

Saham semakin "Down To Earth"


Mencari waktu yang tepat untuk investasi, jawabannya setiap waktu adalah tepat. Sepanjang waktu adalah tepat. Samakan menabung dengan saham. Dapat ditarik kapanpun juga.

Apa yang terlintas ketika kata saham di ucapkan? Pastinya akan muncul ragam jawaban. Mulai dari Mahal, Penipuan dan Ribet. Banyak ketidaktahuan dan informasi yang tidak berimbang beredar dan berkembang di masyarakat. Ini pula salah satu menjadi penyebab tidak banyaknya masyarakat yang berminat berinvestasi di saham. 

Bayangkan jika 250 juta jiwa peduduk Indonesia, 75% menyimpan dana di bursa saham pastinya negara  akan tidak terganggu dan tergantung dengan terpuruknya ekonomi dunia.

Sosok Dani Rahmat (Ketika 2 Bloger pekerja Kopi Darat)

Di sela-sela kesibukannya "ngantor"  dari BSD ke Kuningan tiap harinya. "Working hours"nya dari jam 8 ke 5. Belum ditambah kemacetan di jalan. Masih bisa  luangkan waktu untuk menulis. 

Jalanan sekitar kuningan cukup lengang selepas Sholat Jumat siang kemarin. Biasanya sekitaran kuningan termasuk salah satu daerah yang padat. Agendanya hari ketemuan sama seorang blogger yang juga sekaligus pekerja disalah satu bank swasta di sekitaran Kuningan.

Setelah beberapa kali janjian untuk kopi darat. Akhirnya baru siang kemarin keinginan itu dapat terlaksana. Kesibukan dari masing-masing kami sepertinya yang menjadi penghalang. Maklumlah, secara kami berdua adalah pekerja yang terikat dengan jam kerja dan tidak bebas untuk keluar kantor.
Sebenarnya  tulisan ini merupakan komitment kami sedari awal untuk di sertakan dalam sebuah kegiatan (baca:kompetisi). Tapi kemenangan bukan menjadi tujuan utama, karena memang konsep dibuatnya acara networking adalah untuk saling mengenal antara blogger yang satu dengan lainnya. 

Biasalah blogger kan sibuk dengan rutinitas baik didunia maya maupun di dunia nyata. Terkadang interaksi fisik terabaikan begitu saja. Ada yang saling kenal wajah tapi tidak mengenal nama. Atau ada yang kebalikannya.