Rabu, 29 Juli 2015

Akupunktur sebagai terapi dukungan dalam memperoleh keturunan.



suasana Klinik Akupunktur RS Pondok Indah
Akupunktur itu adalah terapi merangsang titik tertentu di permukaan tubuh dengan cara menusukkan jarum untuk menyembuhkan satu keadaan penyakit. Jumlah jarum dan tusukkan yang diperlukan berbeda-beda untuk masing-masing penyakit.  

Ragam cara yang dilakukan untuk mendapatkan keturunan. Ada yang melalui medis, beberapa menggunakan terapi herbal, lainnya juga menggunakan terapi pijat atau sudah mencoba akupunktur, bahkan ada juga yang menggabungkan beberapa metode sekaligus. Pun yang saya alami, setelah mencoba terapi medis lebih dari 4 tahun, sepertinya perlu dilakukan sebuah terobosan.

Analisa saya terhadap ketidakberhasilan Inseminasi yang kami lakukan tidak dapat kami katakan kesalahan dokter ataupun kelalaian kami selaku pasangan. Ada faktor yang kami sendiri sulit menjelaskan secara detail, menurut analisa dokter ahli seharusnya Inseminasi yang dilakukan tidak mengalami kendala. Sebab hal ini berhasil kepada pasangan-pasangan lainnya. Memang akan tetap ada kegagalan terhadap inseminasi tetapi biasanya akan dapat dijelaskan karena faktor yang ada.

Ok, cerita pun bergulir, Profesor yang aktif melakukan pemeriksaan terhadap kami selama tahun 2014 memutuskan untuk mengambil langkah selanjutnya. Meskipun beliau tidak yakin akan keberhasilannya,  secara teoritis Prof berusaha menjelaskan secara sederhana dan gamblang, bahwa tindakan yang diambil tidak bisa menjanjikan apa-apa, tetapi lebih kepada tahapan selanjutnya yang harus ditempuh.

Sepertinya jika seorang Profesor dengan segudang pengalaman saja masih bingung dengan keadaan yang ada, bagaimana dengan kami, hanya pasangan manusia biasa. Kami berada di persimpangan dilema. Memutuskan untuk terus tanpa tahu seberapa pasti program akan berhasil, atau mencoba mencari terapi-terapi lainnya. 

Sempat vakum beberapa bulan, Januari hingga April, kami sibuk dengan memikirkan langkah apa yang sebaiknya kami ambil. Hingga mendengar kabar seorang sahabat yang memiliki masalah infertilitas dan sudah melakukan berbagai macam terapi, terakhir mereka sudah melakukan program bayi tabung tetapi belum juga berhasil. Syukurlah dengan program akupunktur mereka sudah memiliki janin yang berusia beberapa bulan. Dan kami percaya kami berikutnya.


Akupunktur.
Akupunktur  berasal dari 2 suku kata yaitu Acus yang berasal dari jarum dan Punktur yang berarti menusuk. Akupunktur sendiri bukan sebuah metode baru, setidaknya demikian yang dijelaskan oleh Dr. H.R. Handaya Dipanegara, Sp. AK (Sp. Ak itu untuk Spesialis Akupunktur Medik ya bukan spesialis Akuntansi). Bahkan metode ini jauh lebih dahulu dikenal sebelum dunia kedokteran hadir. Kedokteran hadir itu ketika para filsuf Plato dan jajarannya ada, bersamaan dengan hadirnya penisilin dan teman-temannya. Tetapi sebelum itu ada, herbal dan akupunktur sudah lebih dulu di percaya.

Jadi akupunktur itu adalah terapi merangsang titik tertentu di permukaan tubuh dengan cara menusukkan jarum untuk menyembuhkan satu keadaan penyakit. Jumlah jarum dan tusukkan yang diperlukan berbeda-beda untuk masing-masing penyakit.

Jarum2 yang ditempeli di sekujur punggung dan betis
Akupunktur dulunya masih bercampur dengan budaya-budaya klenik penduduk sekitar. Nah saat ini, akupunktur sudah lebih bersahabat. Kedokteran mengadopsi ilmu Akupunktur dipadukan dengan uji klinis kedokteran. Tujuan yang hendak dicapai agar setiap keberhasilan Terapi  Akupunktur dapat dijelaskan secara Klinis dengan ilmu kedokteran.

Setrum dengan tegangan rendah (rasanya seperti ada yang menjalar ditubuh)
Sebuah metode baru yang layak untuk dicoba. Memang sebelumnya kami mencoba mendatangi Klinik Akupunktur yang bertebaran di sekitaran Jakarta dan Bekasi. Biasanya dilayani oleh Sinse bukan dokter dan beberapa tempat sangat ramai dikunjungi, meskipun beberapa tempat klinik kurang memberikan privasi untuk berkonsultasi seputar masalah yang kita miliki. Tetapi harga yang ditawarkan sangat bersahabat. Terlebih  animo masyarakat yang hadir sangat luar biasa, bahkan untuk mengambil nomor antrian di perlukan satu hari sebelum berobat.

Informasi seorang sahabat yang sudah berhasil menyatakan saat ini Rumah Sakit Pondok Indah sudah menyediakan Terapi Akupunktur Medis. Dengan semangat  45 dan hati yang terbuka untuk selalu belajar hal-hal baru, kami mencoba mencari tahu dan membuat janji dengan  Dr. Handaya. Seperti biasanya kalau membuat janji dengan dokter ahli, harus jauh-jauh hari, itu pun harus siap dengan nomor antrian buncit.

Pertemuan Pertama.
Setelah sukses membuat janji dengan Dr. Handaya, berbagai macam pertanyaan sudah  siap kami berondong ke beliau. Sosok Dr. Handaya ini ketika pertama kali bertemu, orangnya ramah, supel dan sangat berhati-hati memberikan penjelasan dari setiap pertanyaan yang kami ajukan. Mungkin beliau sedikit cemas dengan setiap pertanyaan yang kami berikan. Alhasil di pertemuan pertama kami berkonsultasi dengan beliau hingga 1 jam sementara terapinya sendiri hanya memerlukan waktu 30 menit.

Bahkan di kepala (titik putih atas) juga dipasangkan jarum

Rupanya Akupunktur Medis itu sudah dikenal dari jaman Presiden Soekarno dan sudah ada program studinya di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Semoga salah satu dari keturunan kami kelak menjadi dokter dan bermanfaat bagi sesama (amen).

Program Akupunktur untuk mendapatkan keturunan dapat juga dijadikan sebagai program pendukung.  Penjelasan sederhananya adalah jika ada pasangan Suami Istri (Pasutri) yang sedang menjalankan terapi mendapatkan keturunan seperti Inseminasi dan Bayi Tabung, sebagai program utamanya. Maka boleh juga untuk melakukan terapi akupunktur sebagai program tambahan  yang tentunya harus  mendapat perhatian dan pengawasan dari ke dua pihak dokter, baik itu dokter Kandungan dan dokter ahli Akupunktur.

Saat ini rumah sakit  yang memiliki dokter spesialis Akupunktur masih sangat sedikit, maka tak pelak membuat dokter Handaya  membuka praktek tidak hanya di RS. Pondok Indah tetapi juga di beberapa rumah sakit swasta lainnya.  

Akupunktur itu sendiri mampu menyembuhkan berbagai macam sakit penyakit ya, tidak hanya pasangan yang ingin memiliki keturunan. Hanya saja jumlah jarum yang digunakan dan bagian mana yang perlu di tusukkan akan berbeda tergantung dari sakit yang diderita seseorang.

Sebenarnya masih banyak yang perlu di ceritakan dan tidak akan cukup jika disajikan dalam satu tulisan. 
Jarum yang dialiri listrik dengan tegangan rendah

Di tulisan berikutnya saya akan mencoba menceritakan apa saja yang perlu dilakukan dalam terapi akupunktur? Dan yang tidak boleh dilakukan selama mengikuti metode akupunktur? Tahapan-tahapan apa saja yang perlu dilewati  dalam terapi Akupunktur?

Saya masih semangat untuk menuliskannya, semoga kalian tidak bosan dan jenuh untuk membacanya ya .....

Doakan kami juga supaya kami berhasil dan pastinya akan ada cerita lanjutannya ... 
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Untuk Sementara Pesan di Moderasi....
Menghindari Beberapa konten2 yang negatif ...
Berfikir yang Baik dan tinggalkan jejak yang baik..
Terima kasih