Senin, 02 Maret 2015

Kehidupan yang berbuah

Rupanya hari ini adalah hari dimana Ps Jefrey dilahirkan dan saat ini beliau berusia tepat 50 tahun. Ada acara ucapan ulang tahun sederhana yang dihadiri keluarga inti Ps. Jefrey yang dimulai dengan "this is my story-nya Jefrey" dan diakhiri dengan doa khusus dari sang ayah.

Ok.. Itu intro kebaktian minggu... Lanjut ke inti yang bisa kita pelajari minggu ini adalah kehidupan yang berbuah.

"2 hal yang paling penting dari hidup ini adalah hari pertama kita dilahirkan dan hari berikutnya adalah hari dimana kita mengerti mengapa kita dilahirkan" Mark Twain.

Alasan kita hidup kita tidak lepas dari Tuhan pencipta kita. Meskipun dosa membuat kita jauh dari Tuhan.

Ada banyak orang mensia-siakan kehidupan yang kita miliki. Kalau kita tidak mengerti mengapa kita dilahirkan pastinya hidup tidak akan maksimal.  Kehidupan yang berbuah adalah kehidupan yang bermanfaat bagi orang lain.

"You're born originally not a copy"  Mazmur 139:13-16  Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku. Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah; Mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satu pun dari padanya. 

Tuhan begitu excited ketika menciptakan kita. Alangkah kecewanya sang pencipta ketika kita hidup biasa-biasa saja atau sia - sia atau kita tidak mengerti mengapa kita hidup. You're not an accident, kita memiliki tujuan hidup. 

Pada saat lahir kita belum bisa berbuat apa-apa,  sangat tergantung pada orang tua. Tetapi kita sudah diberi identitas sebuah nama dari orang tua. Hal yang sama berlaku dengan kita dihadapan Tuhan. Sebelum kita berguna bagi Tuhan, Ia ( Tuhan) sudah memberi identitas kepada kita. 1 Petrus 1:18  Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas. Melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.
Ingat, kita sudah diberi kuasa sebagai anak-anak Allah. 

Apapun Tuhan mampu lakukan untuk membuat kita bertemu dengan tujuan hidup. Yang perlu kita lakukan adalah menyadari sedari awal adalah kita memiliki tujuan hidup.

Apapun latar belakang dan siapapun kita dimasa lalu, kehilangan kita dan trauma, bukan berarti kehilangan arah tujuan hidup. Tidak ada sebuah kebetulan bagi Tuhan bahkan setiap hal negatif Tuhan mampu rubahkan itu menjadi hal yang luarbiasa. 

Kisah di 1 samuel 9 1- 27 menceritakan secara sederhana kisah luarbiasa Saul bertemu tujuan hidupnya.

Happy sundae.... :)

Happy birthday Ps. Jefrey Rahmat.
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Untuk Sementara Pesan di Moderasi....
Menghindari Beberapa konten2 yang negatif ...
Berfikir yang Baik dan tinggalkan jejak yang baik..
Terima kasih