Sabtu, 20 September 2014

Sate Kambing Muda Khas Semarang @Pak Bustaman


RM Pak Bustaman Khas Semarang
Kalau ada waktu sekali-kali coba dech santap siang disekitaran Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Beberapa lapak kecil dibangun tepat berada dibawah rel kereta api tujuan Manggarai-Kota. Mulai dari jajanan khas pinggiran Jakarta hingga beberapa daerah yang tersebar di Indonesia. Sebut saja mulai dari Ketoprak, Karedok, Gado-gado, Masakan Padang dan Sop Kambing Khas Semarang Pak Bustaman salah satunya.

Kali ini saya mencoba menjajal kelezatan Sate Kambing Khas Semarang. Beberapa kali media cetak meliput kelezatan rumah makan ini. Memang dari tempat dan lokasi sedikit jauh dari kata nyaman. Tidak adanya pendingin ruangan menjadi salah satu indikatornya. Bisingnya kereta ketika melintas diatas. Tapi ketika jam makan siang datang, jangan ditanya, bahkan untuk hari-hari tertentu beberapa orang rela mengantri. Entahlah mungkin karena kelezatan yang disajikan atau ada faktor lainnya. Warung Pak Bustaman Khas Semarang memiliki spesialisasi di Sop Sumsum Kambing dan Sop Tengkleng Kambing.  Hal ini terlihat dari Spanduk yang dipajang cukup besar didepan warungnya. Terlebih kalau kita sudah mauk kedalam Rumah Makan ini akan kita dapati cuplikan-cuplikan media yang sudah mengulas kelezatan dari Sop Sumsum kambing dan Sop Tengklengnya.

Jumat, 05 September 2014

Selamat Memasuki Masa Purnabakti dan tetap berkarya.... ;)

Purnabakti PTTUN Jakarta
Jakarta 4 September 2014. Hari ini adalah hari bahagia, Salah Seorang Hakim Tinggi Ibu Elly Hadidjah, SH, MH  dan Salah satu  Staf perkara Ibu Lucyana Almeria sudah memasuki masa Purnabakti.  Mereka didaulat untuk membagi kesan dan pesan selama bergabung dalam Lembaga Peradilan. Cerita dimulai dari  ibu Elly Hadidjah, SH. Selaku Hakim tinggi yang telah puluhan tahun mengabdi di Peradilan TUN, tepatnya 46 tahun 5 bulan,  ia masuk pada 1968 bulan Juni. Tahun 1970 diangkat sebagai panitera pengganti, saat itu masih diangkat oleh KPT. Pada tahun 1995 aktif di Peradilan Tata Usaha Negara. Sebelumnya beliau aktif di Peradilan umum. Selama bergaul dan mengabdi di kedua badan peradilan Ibu Elly menuturkan terlalu banyak suka yang bisa diceritakan daripada duka yang dirasakan.

Terimakasih juga dihaturkan beliau kepada seluruh teman- teman jajaran peradilan yang sudah membantu kelancaran tugas selama ini dan tak lupa pula dihaturkan maaf yang sebesar-besarnya batas khilaf dan salah yang dilakukan baik sengaja maupun tidak.