Kamis, 29 Mei 2014

Bangkit dari bullying (kisah inspiratif #kickandy)

Jakarta, sore ini sama seperti sore-sore lainnya, macet panjang didaerah manapun. Terlebih kemarin dan esok adalah hari libur pun tidak mengurangi jumlah kendaraan yang beredar disekitarannya. Rencana kami yang semula akan tiba sekitar pukul 18.30 Wib di Studio Metro TV menjadi molor hingga jam 19.00 Wib. Beruntung kami (saya  dan istri) yang mendapatkan 2 tiket untuk menyaksikan acara Kick Andy secara tapping, masih dibukakan pintu masuk. Nantinya acara ini akan ditayangkan malam  (29 Mei2014). Kick Andy membahas orang - orang yang tidak hanya selamat dari korban Bullying tetapi bangkit dan menunjukkan kepada dunia, keberhasilannya. Ok.. Mari kita simak saja kisah para narasumbernya.....

Tantia (Sumber gambar)
Tantia Dwi Permana di bully hingga 15 tahun. Berbeda dengan kisah Evi yang kecewa dengan keberadaan orangtuanya sebagai tukang bubur dan memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Tanti mampu merubah penderitaan di bully sebagai motivasi untuk berubah menjadi lebih baik lagi. Tantia selalu berprestasi, itupun membuat kecemberuan teman2nya semakin menjadi-jadi. Bayangkan, 15 tahun dari SD, SMP dan SMA hingga kuliah bahkan pekerjaan, bully selalu menemani Tantia. Bahkan pada waktu SMP Tantia didaulat sebagai siswa tergaring, ini yang menyakitkan dan selalu diingat seunur hidupnya. Masih segar diingatannya perkataan untuk membela diri "masih mending saya mendapat sebutan siswa tergaring daripada kalian tidak mendapat sebutan apa2, jawab tantia".


Bill clinton pun pernah mengalami hal yang sama seperti Tantia. Dendam membullylah yang membuat bill bangkit untuk menunjukkan lebih baik siapa dirinya. Yang dilakukan Tantia untuk bertahan dari bully adalah tidak selalu percaya kepada teman. Dan berusaha selalu bangkit ketika dijatuhkan. Ketika S1 ekonomi ia mampu memperoleh IP 3.91 dan S2 IPnya 3.99. 

Kalau melihat saat ini sedikit yang akan percaya kalau ia pernah melewati masa sulit. Pesan Tantia kepada para korban Bullying adalah ketika kita menjadi target dari bullying harus berani mengatakan kepada diri sendiri bahwa kita tidak mau menjadi korban. Temukan kelebihan diri dan berani untuk maju. Tantia saat ini juga aktif dalam Yayasan Pondok Cerdas. (Mengenai Yayasan ini akan ditayangkan pada saat Kick Andy tayang di TV)

Lanjut ke kisah berikutnya...
Sumber Gambar
Jamil  Azzaini sebagai Trainer, Inspirator dan Pebisnis. Pun pernah mengalami masa-masa sulit, bahkan semenjak SD, ia sempat pindah SD  hingga 3 kali. Cita-citanyanya menjadi Insinyur Pertanian membuat ia diolok-olok dan dilecehkan. Pesan ayahnya yang selalu diingat "Jamil kita boleh miskin harta tetapi kita tidak boleh miskin cita-cita"
Tinggal di Lampung, diperkebunan tepatnya. Sosok Administrator Kebun yang notabene Insinyur Pertanianlah  menjadi inspirasi dan cita-citanya.
 
Bahkan ketika SMA ia pun kerap dibully hanya saja kali ini wanita. "Jamil itu jelek, hitem, gigi ngga rata.. Masa iya bisa naksir perempuan'.
Filosofi jagung pun ia ingat hingga saat ini. Dulu ketika sang ayah menunjukkan bagaimana Biji Jagung ditanam didalam tanah. Hal ini dilakukan agar jagung dapat bertumbuh dan terhindar dari santapan para burung. Ketika jagung sudah tumbuh dan keluar dari tanah, maka jagung pun harus disiram dan diberi pupuk. Pun demkian dengan hidup, Jamil kecil harus hidup dalam kemiskinan yang membuat ia tetap berjuang demi mimpinya. Dan setiap ejekan dan hinaan yang singgah ia anggap sebagai Pupuk Kandang yang semakin mebuatnya subur dan kuat.

Buat prestasi yang membanggakan. Salah satu resep ia bisa bangkit. Tuliskan cita-cita di kertas dan bayangkan akan berhasil.Pada waktu S1 IPnya 2.29 tapi ketika S2 melonjak menjadi 2.93. Yang terberat ketika dibully adalah membuat kita kehilangan kepercayaan diri dan tidak percaya kepada orang lain. Saat ini Jamil sudah berhasil mendirikan sekolah gratis buat orang-orang miskin.

Lanjut ke ketamu berikutnya. .
Sumber Gambar
Seorang artis siapa yang ngga kenal ... Igor saykoji ???.. Nama Lengkapnya Ignatius Rosoinawa Penyami. . "Jalan panjang" lirik yang mewakili perasaan igor dulu kala. SMP ia pernah dibully. Tidak hanya dari teman sejenis.. Teman Lawan jenis pun ikut andil dalam membully igor. Dampak bully ke igor.. Adalah membuat igor tidak berani menyapa terlebih dulu ke lawan jenis.

Pada waktu sekolah dulu ia bukanlah orang gaul, tapi seorang penyendiri, sampai pernah disebut sebagai pschyo. Nach dari julukan inilah, nama Saykoji muncul. Pesannya kepada para korban Apapun yg orang katakan... Bukan itu yang menentukan masa depan kita.. Tapi perkataan diri kita yang akan menentukan masa depan kita. 

That's all
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Untuk Sementara Pesan di Moderasi....
Menghindari Beberapa konten2 yang negatif ...
Berfikir yang Baik dan tinggalkan jejak yang baik..
Terima kasih