Rabu, 12 Maret 2014

Program Kehamilan Rumah Sakit Royal Progress Sunter (Semoga Berhasil)

Saat Ini Prof Endy M yang melayani kami
Tahun 2014 ini kami mencoba untuk tetap terus berusaha, setelah 1 tahun (2013)  penuh kami berupaya di Sam Marrie Basuki Rahmat. PLI (Patternal Leuokosit Immunology) sudah selesai kami laksanakan, pada saat itu di tangani olhe Dr. Lutfi, beliau sendiri pun sudah menyatakan selesai, tinggal kembali ke dokter Spog yang merujuk sebelumnya. Hanya saja kami terbentur beberapa kali dengan keadaan yang kurang meng-enakan, Dr. Rizky yang menangani kami sedari awal dan yang merujuk kami ke Dr. Lutfi, entah kenapa sulit untuk ditemui. Ahlasill kami mencoba  peruntungan ditempat lainnya.


Berdasarkan informasi dari sejumlah teman, Rumah Sakit RoyalProgress yang terletak di Bilangan Sunter Jakarta utara adalah salah satu rumah sakit terbaik terutama yang ingin memiliki keturunan. Dan berdasarkan rujukan teman-teman pula kami konsultasi ke Prof. Dr. Endy. M Moegni, SPOG. Awalnya tidak mudah untuk membuat janji dengan beliau mengingat begitu banyaknya pasien. Bahkan untuk setiap kali praktek akan dibatasi, 15 untuk psaien lama dan 5 untuk pasien baru. 

Kunjungan pertama kali adalah bulan februari 2014, beruntungnya Prof ini mau melakukan pemeriksaan tetapi tidak mengulangi proses yang sudah pernah kami lewati. Di tahapan awal beliau melihat semua kondisi  saya dan istri. Seperti kebanyakan diagnosa beberapa dokter sebelumnya, tidak ditemukan keanehan-keanehan yang berarti, dalam kacamata beliau semuanya masih dalam batasan normal. 

Beliau juga melihat semua riwayat pemeriksaan yang pernah kami lakukan. Alhasil beliau mencoba memberikan semacam obat penyubur (sejenis itu) Femarra. Nach kalau melihat namanya dan browsing di internet mengenai Femara pastinya akan menemukan bahwa ini adalah obat untuk kanker, sayapun menanyakan ke beliau perihal obatnya, memang diawal sebagian menggunakan obat ini untuk terapi kanker terutama kanker payudara. Tetapi saat ini ditemui manfaatnya tidak hanya untuk terapi kanker, sudah diteliti bahwa Femara, berguna,  terutama untuk yang kurang subur sekaligus untuk menguatkan posisi rahim jika terjadi kehamilan. Sebagai Info Tambahan, penggunaan Femara ini harus berdasrkan resep dokter, selain termasuk obat yang keras, ditambah sulit didapat dan harganya lumayan mahal dan penggunaannya pun harus berdasarkan anjuran dokter.

11 Maret 2014, kami dijadwalkan kembali melakukan kunjungan, hanya saja kami mendapatkan prioritas, tidak perlu konfirmasi dan daftar seperti semula karena prof Endy mau bertemu setelah 14 hari menstruasi. semuanya diperiksa, mulai dari adakah sel telur, bagaimana pertumbuhannya? Dan Thanks God, semuaya ada dan berjalan normal.

Beliau pun menyuntikan sebuah  Obat dibagian perut istri, fungsinya obat ini adalah membuat sel telur pecah 1 X 24 jam. maka itu lah masuk masa subur yang paling produktif, setelah pecahnya sel telur di harapkan akan berhasil terjadi kehamilan.

Tak lupa pula beliau selalu mengingatkan, semua upaya kita tidak akan berhasil jika tidak ada campur tangan Tuhan. Hmm, dari beberapa dokter yang saya jumpai, baru beberapa yang mengingatkan hal ini, selebihnya hanya berfokus pada logika berfikir umum seorang dokter. Saya pun berfikir demikian, "jika semuanya berlangsung normal dan tidak ada kendala lalu mengapa hingga saat ini belum terjadi kehamilan". Yah mungkin in yang dinamakan RAHASIA ILAHI kali ya.

Yup, Thats all
 




2 komentar:

  1. Apakah program kehamilan dgn Prof.dr endy berhasil? Brp lama program tsb anda jalankan? Trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. @Anonim,,,, saya sudah menjalankan terapi bersama beliau sekitar 1 tahun. Hanya saja tahapan berikutnya adalah operasi yang menurut pendapat saya masih belum diperlukan. Sementara menurut hemat beiau itu adalah tahapan selanjutnya.. meskipun kemungkinan berhasilnya belum bisa dipastikan..

      Hapus

Untuk Sementara Pesan di Moderasi....
Menghindari Beberapa konten2 yang negatif ...
Berfikir yang Baik dan tinggalkan jejak yang baik..
Terima kasih