Kamis, 27 Maret 2014

Sosialisasi Bendahara (perdirjen Perbendaharaan Nomor Per3/PB/2014) dan PMK Nomor 210/PMK.05/2013


Suasana Sosialisasi Bendahara

Ini adalah sosialisasi pertama yang diadakan oleh KPPN VI Jakarta. KPPN VI (175) efektif mulai tahun2014 melayani satker yang berada di sekitaran Jakarta. Hal ini dilakukan mungkin setelah melihat KPPN sebelumnya yaitu KPPN IV sudah tidak lagi mampu melayani karena terlalu banyaknya satker.

Dominan dalam Sosialisasi kali ini yang di bahas adalah mengenai Perbendaharaan. Baik itu bendahara penerima dan bendahara pengeluaran. Point-point penting yang bisa disimpulkan adalah sebagai berikut.
Pengangkatan bendahara itu diangkat oleh Kepala Satker, dengan catatan harus memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan. Bendahara tidak boleh rangkap jabatan dengan KPA, PPSPM, PPK dan Kuasa BUN. Pun Bendahara Penerima tidak boleh merangkap sebagai bendahara Pengeluaran.  Tetapi jika terjadi keterbatasan sumber daya manusia,  rangkap jabatan diizinkan atas persetujuan dari kuasa BUN.

Selasa, 25 Maret 2014

Aplikasi SPT tahunan 2014 sederhana

Tanggal 28 Maret adalah hari terakhir penyerahan SPT pribadi tahun 2013. Sebenarnya Pajak sendiri sudah menyediakan aplikasi E-Spt untuk memudahkan  pelaporan via online. Sekedar membuktikan bahwa Instansi Pajak juga ikut perduli dengan program Go Green.

Nah masalah yang muncul adalah ketika semakin dekat dengan tanggal penyerahan, pastinya banyak yang akan berkunjung ke situs pajak dan akan membuat situs pajak padat dan sulit untuk diakses. Pun demikian dengan saya. Daripada berkutat dengan jaraingan yang tidak dapat diandalkan, saya mencoba browse untuk aplikasi sederhana.

dan aplikasi ini dibuat oleh    KP2KP Trenggalek  Trima kasih sudah membuatkan aplikasi sederhana ini...

atau bisa juga didapat diblog sebelah.


Aplikasi diatas berjalan baik jika status pegawainya... Pegawai Negeri Sipil, Nah kalau pegawai swasta baiknya gunakan SPT Pribadi 1770 S aja ya... :)

Bagi saya aplikasi ini berguna, semoga juga berguna bagi yang lain,... :) 


Minggu, 16 Maret 2014

From the inside out (Integritas)

Dari dalam keluar. Secara harfiah artinya seperti itu. Kebaktian kali ini dimulai dengan menyaksikan video-video dan berita-berita tentang kekerasan. Kondisinya banyak kita jumpai. Dalam 2 Timotius 3:1-5 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah. Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!

Tanpa kita sadari kita sering didikte oleh norma-norma yang berlaku yang belum tentu kebenarannya. Keselerasan antara hati, pikiran, perkataan dan perbuatan itulah yang dinamakan Integritas. Ada orang yang tasnya mewah tetapi perkataannya tidak mewah atau perkataannya tidak semewah tasnya.
Lawan dari integritas adalah kompromi. Lalu bagaimana membangun dan mempertahankan Integritas?

1. Know your identity. Tahu dan mengerti siapa kita. Identitas kita hanya ditemukan didalam Tuhan. Hal ini diperlukan untuk menjaga integritas kita. Apa yang belum kita capai tidak menentukan siapa kita. Siapa kita dimasa lalu tidak menentukan siapa kita. Fokuskan perhatian kepada Tuhan bukan kepada sekeliling kita lalu kita akan menjadi "from the inside out". 

2. Learn to syncronize. Belajar untuk ber-sinkronisasi. Belajar untuk menselaraskan perkataan dan perasaan. "mean what you say and say what you mean" sungkanisme harus diberantas. Matius 5:37  Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat. Belajar untuk menyamakan perkataan dan perbuatan. Walk the talk not talk the talk.
3. Find accountabilty friends. Betul kita hanya bergantung kepada Tuhan. Tapi salib ada sisi horizontalnya. Tuhan perlu orang lain terlibat dalam pembentukan kita. Kita harus menemukan teman yang "accountable".  Ada beda tumbuh sendiri dan tumbuh bersama-sama. Akan ada pertumbuhan yang kondusif dan bermakna jika kita memiliki teman yang accountable. Integritas dimulai dari dalam baru keluar. Temukan teman yang bisa membangun. "Salah tetap salah meski semua orang melakukannya, benar tetap benar meskipun tidak ada satu pun yang melakukannya."

Keterbukaan adalah awal dari sebuah pemulihan.

Rabu, 12 Maret 2014

Program Kehamilan Rumah Sakit Royal Progress Sunter (Semoga Berhasil)

Saat Ini Prof Endy M yang melayani kami
Tahun 2014 ini kami mencoba untuk tetap terus berusaha, setelah 1 tahun (2013)  penuh kami berupaya di Sam Marrie Basuki Rahmat. PLI (Patternal Leuokosit Immunology) sudah selesai kami laksanakan, pada saat itu di tangani olhe Dr. Lutfi, beliau sendiri pun sudah menyatakan selesai, tinggal kembali ke dokter Spog yang merujuk sebelumnya. Hanya saja kami terbentur beberapa kali dengan keadaan yang kurang meng-enakan, Dr. Rizky yang menangani kami sedari awal dan yang merujuk kami ke Dr. Lutfi, entah kenapa sulit untuk ditemui. Ahlasill kami mencoba  peruntungan ditempat lainnya.

Minggu, 09 Maret 2014

Sekali lagi tentang Integritas.. :)

Suasana Sebelum Kebaktian @Jpcc kota Kasablanca
Pergumulan dalam hidup adalah ketika kita jujur sementara yang lain tidak, analoginya ketika kita terjebak macet sementara yang lain bisa menerobos jalur busway. Pertanyaannya masihkah ada untungnya hidup jujur di hari gini? Di Amsal 10:9  Siapa bersih kelakuannya, aman jalannya, tetapi siapa berliku-liku jalannya, akan diketahui. Sepintar-pintarnya tupai melompat suatu saat akan jatuh juga. Value tentang integritas selalu dihadapkan pada kerasnya kehidupan. 

Karakter adalah  dasar dimana diatas seseorang berpijak maupun menapak, kalau dasarnya tidak kokoh bisa dipastikan akan roboh atau jatuh. Karakter itu perlu dibangun terus menerus. Karakter dibangun dengan perbuatan bukan dibangun dengan perkataan. Integritas adalah bahan baku yang diperlukan. "Can I Walk the talk". 

Sabtu, 08 Maret 2014

300 The Rise Of An Empire ... Film yang luar biasa Brutal :(



Artemsia dengan armadanya
Sedari beberapa bulan yang lalu, melihat cuplikan yang disajikan, jujur saya tertarik untuk menyaksikannya. Berharap, merupakan sekuel lanjutan dari Film  sebelumnya yang berjudul 300. Setelah keluar dibioskop, buru-buru saya menyaksikannya.  Penasaran, bagaimana kelanjutan ceritanya setelah Leonidas dengan 300 prajuritnya tewas.

Sekilas saya ceritakan, 300 itu adalah film heroik yang menceritakan kehebatan raja Leonidas dalam menentang jajahan dari penguasa Persia Xerxes, hanya saja pada waktu itu tidak dijelaskan mengapa Xerxes ujug-ujug datang ke Spartan dan mau menjajahnya. Leonidas tidak terima, tetapi jika menunggu keputusan senat akan memakan waktu lama terlebih ramalan orang suci (yang telah disuap) mengatakan Spartan akan jatuh kalah.   Yang ada Leonidas  mengumpulkan 300 prajurit terbaiknya untuk melawan Xerxes, dilembah “Hot Gates” Leonidas berhasil membunuh pasukan persia lebih dari yang bisa dibayakan siapapun. Meskipun diakhir cerita ia dan pasukkannya tewas mengenaskan.

Kamis, 06 Maret 2014

Perhatikan ucapanmu

Kembali saya ditegur dengan renungan malam ini. Mulut yang diberikan kepada kita tidak hanya sekedar digunakan sebagai alat untuk berbicara. Tapi dari mulut inilah akan keluar perkataan-perkataan yang tidak hanya bisa membangun tetapi dapat pula meluluhlantakan sebuah peradaban.
Masih ingat menara babel yang karena perpecahan bahasa yang keluar dari mulut yang akhirnya membuyarkan dan mencerai beraikan umat manusia ke seluruh penjuru dunia.

Pun demikian dengan Seorang Tentara  Harold Russel, kakinya putus dan menyebabkannya pincang. Hidupnya hancur lebur. Tapi komandannya menguatkan dengan mengatakan "kamu bukan penyandang pincang tetapi kamu adalah seorang diffabel sekarang" jika dikatakan pincang maka semakin putus asalah Ruseel tetapi dengan mengatakan difabel yang artinya "different ability" orang yang memiliki kemampuan berbeda, akan terlihat nuansa yang ditampilkan tidaklah sama. Ia akan termotivasi bahwa ia tetaplah sama dengan manusia lainnya hanya saja ia memiliki kemampuan yang berbeda.

Kalau di budaya kita dikenal adanya istilah "mulutmu harimaumu"  mulut yang sejatinya dapat digunakan untuk membantu proses pencernaan dengan mengunyah dan menelan  tetapi dapat pula digunakan untuk menggigit teman.

Jadi teringat sebuah lagu pada masa lalu digereja.. "hati hati gunakan... Mulutmu... Karna Bapa disurga selalu lihat kebawah.. Hati hati gunakan mulutmu"....

Selamat beristirahat teman... Sekedar mengingatkan diri sendiri... :)

Selasa, 04 Maret 2014

Kearifan seorang hakim.... :)

Selamat pagi..sudah masuk hari selasa aja ya… semoga hari ini lebih baik dari kemarin…

Kali ini saya mencoba membagikan sebua kisah keadilan di sebuah negeri, Hukum itu adalah sebuah acuan yang dijadikan tolak ukur sebuah bangsa. Semakin tegak hukumnya semakin aman dan tentram kehidupan sebuah negara. 

Dikisahkan hiduplah seorang hakim yang sudah sangat terkenal kebijkasanaannya diseantero Negara, suatu hari datanglah seorang saudagar kaya yang membawa seorang nenek tua renta, nenek tua dituduh sang saudagar sudah mencuri beberapa buah-buahan dikebunnya. Ia pun meminta sang hakim memutuskan sebuah hukuman bagi nenek tua yang sudah berani mencuri barang yang bukan miliknya.
Sang hakim dengan bijaknya bertanya kepada sang nenek, apa yang mendasari tindakan sang nenek. Nenek pun meratap, ia tahu ia salah mencuri barang yang bukan miliknya. Tapi sang nenek terpaksa melakukannya. Demi bertahan hidup bagi dirinya dan ia memiliki 2 orang cucu yang harus ia hidupi. Sementara untuk mencari pekerjan, sangatlah sulit, tidak ada lagi orang yang mau memperkejakan orang yang sudah se-tua dirinya. 

Senin, 03 Maret 2014

Kekuatan di balik kata “terimakasih”



Semangat Pagiiii
Saat ini, penggunaan kata terima kasih sudah sering kali kita dengar. Meskipun sebagian mengucapkannya hanya sekedar, sambil lalu saja. Saya pun demikian, karena membiasakan diri mengucapkan kata terima kasih adalah baik. Memang sempurnanya harus diucapkan dengan niat dan hati tulus. Sehingga dampak dari ucapan terima kasih lebih bermakna.  

Dalam salah satu artikenya om Andrie Wongso menerangkan bahwa seringnya mengucapkan terima kasih tidak hanya berdampak kepada si penerima ucapan terima kasih tetapi juga kepada yang mengucapkan.  3 manfaat didalam dalam mengucapkan “terima kasih" adalah mengurangi stress, membantu kita memiliki tidur yang berkualitas dan meningkatkan sistem imun didalam tubuh kita. Dalam menggunakan kata “terimakasih’ akan memunculkan keajaiban-keajaibannya tersendiri.

Sabtu, 01 Maret 2014

Info yang baik mendapat Voucher yang baik Pula

Setidaknya berawal dari keinginan berbagi informasi seputar jalanan yang saya lalui, apakah  keadaan cuacanya hingga kemacetannya dan lainnya. Saya tuliskan di akun @banglius dan saya teruskan ke @sonorafm92. Rupanya saya beruntung, mendapatkan sekedar bingkisan Voucher Madison Cake dari Sonora. Yah, daripada menggerutu akan kemacetan di Jakarta yang tak pernah putus, lebih baik melakukan sesuatu yang berguna. 

Saya menyebut ini adalah pemanfaatan teknologi yang tepat guna. Menggunakan akun twiter bukan hanya untuk iseng-iseng, melainkan hal-hal yang bermanfaat. Ini kali ke 2 saya mendapatkan bingkisan dari Sonora, pertama kali ketika saya berpatisipasi dalam salah satu acara mereka, bisa dibaca disini

Pernah juga tahun lalu, skedar bertanya di Kompas akhirnya dapat bingkisan juga, disini

Beruntungnya kali ini saya dapat mengajak istri berkunjung ke Sonora. Semoga, keberuntungan ini tidak akan habis, indahnya berbagi.

Bukankah segala sesuatu yang diawali dengan baik, pastinya akan mendapatkan balasan baik pula.

Selamat Malam....