Senin, 27 Januari 2014

Cinta itu layak diperjuangkan meskipun jalannya panjang dan berliku (Perempuan Suci)

Sepertinya kalau ada versi filmnya, lebih baik nonton filmnya dech. Buku setebal 700 halaman ini menceritakan perjuangan seorang perempuan, Zarri Barno namanya. Berawal dari perjumpaannya dengan seorang pria,  Sikander, awalnya memang mereka dijodohkan. Sebelum acara perjodohan dimulai Sikander dan Zarri Barni sudah bertemu padang di sebuah acara. Mereka jatuh cinta padapandangan pertama, dan memutuskan untuk segera menikah. tapi entah kenapa takdir sepertinya tidak berniat menyatukan mereka. Dengan latar belakang kebudayaan Paskistan dan dibalut dengan nuansa Muslim yang kental. Perempuan suci mengangkat cerita Zarri barno yang secara tiba-tiba karena kematian adik laki-laki satu-satunya terpaksa harus menanggung sesuatu yang seharusnya tidak ditanggungnya. Zarri barno anak pertama dari 3 bersaudara, ia memiliki 1 orang adik perempuan dan terakhir ada lagi saudaranya laki-laki. Entah kenapa, ketika penetuan hari pernikahan mereka sudah siap, sang adik, megalami kecelakan yang meyebakan dirinya harus meninggalkan keluarganya lebih awal.

Keluarga Zari Barno merupakan keluarga terpandang didaerah itu, bahkan ibunya pun mendapat panggilan Sahiba (sebutan wanita untuk kasta yang tinggi), maka iapun tak luput dari sebutan sahiba muda. Tapi karena kekayaan jugalah yang membuat Zari Barno mengorbankan cintanya dengan Sikander.  Ayahnya yang didukung oleh kakeknya menetapkan Zari Barno sebagai Shazadi Ibadat (perempuan Suci), hal ini bertujuan agar setiap kekayaan yang dimiliki ayahnya tidak jatuh ke tangan yang lain. Dengan penyematan perempuan suci kepada diri Zari Barno, ia dituntut untuk tidak menikah dan hanya fokus untuk mempelajari dan mendalami ajara agama Islam saja. Berat sebenarnya Zari barno menerima semua hal ini, Sikander pun bersusah payah meyakinkan Zari Barno, bahwa Zari adalah seorang permpuan dewasa yang matang dan seorang sarjana dimana ia bebas menentukan kemauannya dan lepas dari dogma dan paradigma dari ayah dan kakeknya. Alih-alih membuat Zari sadar, yang ada perseteruan terjadi diantara mereka, Sikander tak habis pikir mengapa dizaman yang sudah maju dan orang yang berpendidikan pun harus tunduk kepada sesuatu yang tidak masuk akal. 

Meskipun berat tetapi Zari Barno berhasil menaklukan hatinya sendiri dan serius untuk mnjadikannya dirinya seorang perempuan suci. Tetapi rupanya perjalanan perjuangan Zari Barno tidak hanya berhenti disitu. Sikander yang sakit hati kepada Zari mampu bangkit. untuk mengobati sakit hatinya ia mengambil adik perempuannya Zari barno sebagai istrinya (ini dilakukan sekalgus untuk membalas sakit dan mengobati rindunya kepada Zari karena adik permpuannya sedikitnya mirip dengannya). Mendengar kabar ini, Zari tidak tahu harus bagaimana bersikap apakah ia harusnya bahagia atau ia kecewa. mengapa Sikander mengambil adik perempuannya sebagai istrinya, tidakkah ada perempuan lagi didunia ini, selain adik perempuannya.  

Bahkan untuk menghindari semua keluarganya, Zari memutuskann untuk menimba ilmu agama di Mesir, disini ia menumpang dan bertemu dengan berbagai macam orang. Pun demikian tetap saja ada orang-orang yang mendekati dirinya, meskipun ia sudah menjadi perempuan suci dan menutup seluruh rubuhnya dengan burqa (penutup badan khas pakistan, yang terlihat hanya mata saja). Tapi tidak dapat dipungkiri juga dengan kecerdasan yang dimiliknya membuat ia mampu hanya dalam sekejap saja paham akan ilmu agama. Ini tentunya menjadikan dirinya sebagai orang yang bisa ditanykan berhubungan dengan agama.

Tapi semenjak Zari menerima keputusan untuk menjadi perempuan suci, keadaan dirumahnya berubah total. Ibunya yang sedari awal bersikeras menentang keputusan itu, harus berhadapan dengan ayah Zari. Jika ia bersikukuh untuk menolak keputusan ayah dan kakek Zari, maka ia akan diceraikan pada saat itu juga. Maka mulai detik Zari Barno ditahbiskan menjadi seorang  Shazadi Ibadat sang ibu memutuskan untuk tidak berbicara lagi dengan sang ayah, hubungan mereka sudah habis.Sang ayahpun merasakan kegundahan yang luarbiasa, semenjak Zari Barni menjadi perempuan suci, ia tidak hanya kehilangan sanga anak tapi kehilangan sebuah keluarga. Hal inipun ia utarakan kepada ayahnya. Ketika anak laki-lakinya tidak ada, dan keputusan yang diambilnya untuk menjadikan Zari Barno seorang perempuan suci sudah tepat, tetapi ia merasa kebalikannya. ia merasa  sendiri ditengah-tengah luasnya rumahnya. 

Cerita yang diangkat tidak hanya berputar kepada kehidupan Zari Barno saja, masih ada lingkaran-lingkaran kecil diluar Zari Barno. Saat salah satu pelayan dari keluarga Zari, memiliki seorang putri, manakala sang putri jatuh cinta dengan pemuda yang tidak se-kasta dengannya. terlebih sang ibu dari pemuda ini tidak setuju, jika anak laki satu-satunya menikah dengan anak pembantu. 

Ceritanya khas film India, kalau ada yang sudah menyaksikan filmnya, beritahu saya judulnya apa ya? (penasaran juga versi filmnya seperti apasich?)


























 















 
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Untuk Sementara Pesan di Moderasi....
Menghindari Beberapa konten2 yang negatif ...
Berfikir yang Baik dan tinggalkan jejak yang baik..
Terima kasih