Kamis, 18 April 2013

Hati-hati, penipuan modus baru dalam berkendaraan.


 Sebenarnya mode kasus seperti ini bukan hal baru. Sampai nyata saya alami sendiri. Modusnya beberapa orang pengendara sepeda motor memberitahukan ada suatu masalah dengan mobil yang kita kendarai. Baik itu pecah ban, bannya tidak kencang ataupun lainnya. Pengendara ini menunjuk ke mobil kita, hendak memberitahukan ada sesuatu yang berjalan dengan tidak baik.
Ketika kita berhenti, mereka melakukan aksinya. Mengambil barang milik kita, baik itu secara halus ataupu secara kasar. Secara halus disini, pengendara motor tadi berusaha menolong sementara temannya menguras barang kita. Ataupun secara kasar menodongkan senjata dan secara jelas mengancam keselamatan kita.

Nah, yang saya alami secara halus. Syukurnya Tuhan masih menemani dengan memberikan penalaran normal dan tidak panik.  Jelas saya alami ketika "klik" pintu samping  berusaha dibuka. Beruntung sudah dikunci rapat semua pintu, hanya pintu sopir yang terbuka.
Dari pengalaman ini saya menyimpulkan beberapa hal yang perlu diperhatikan. Inilah beberapa hal itu: 
  1. Jika ada beberapa pengendara roda 2 yang menunjuk-nunjuk kendaraan kita. Tetap tenang. Kalau saya, coba menunggu kendaraan roda 2 lainnya, ± 6-7 roda 2, apakah akan mengatakan hal yang sama. Kalau memang kita merasakan ada yang tidak beres. Demikian pun dengan orang diluar mobil kita.
  2. Jangan langsung berhenti ketika kita mengetahui ada yang tidak beres. Meskipun kita bisa merasakannya. Cari tempat yang ramai dan kemungkinan aman. Atau coba masuk ke tempat terdekat. Baik itu kantor ataupun sejenisnya. Lebih baik mobil kita yang rusak daripada memeriksa kerusakan plus digarong ditempat yang tidak jelas.
  3. Sebisa mungkin ketika melakukan pemeriksaan kendaraan kita. Kunci semua pintu. Dalam hal ini berlaku untuk semua hal, bahkan ketika kita melakukan pengisian bahan bakar. Kunci semua pintu dan jendela. Kalau mau salah satu dibuka, baiknya itu pintu sopir dan jendela sopir saja.
  4. Jika keadaan tidak mungkin untuk melakukan pemeriksaan. Paksakan kendaraan kita. Kunci semua pintu. Dan banyak berdoa serta bersiap melakukan perlawanan. Bukan tidak mungkin, kerusakan kendaraan kita karena ulah orang itu. Pilihannya ada 2, kita yang mati atau mereka yang mati. Yah kecuali kita bersedia memenuhi kemauan begundal jalanan tersebut.
Semakin banyaknya kendaraan yang melintas berarti semakin banyak pula orang  mapan secara ekonomi. Tetapi tidak menutup kemungkinan tetap akan ada orang jahatnya. Tetap waspada dan berhati-hati.
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Untuk Sementara Pesan di Moderasi....
Menghindari Beberapa konten2 yang negatif ...
Berfikir yang Baik dan tinggalkan jejak yang baik..
Terima kasih