Selasa, 19 Februari 2013

Menerbitkan Buku … Siapa Takut (Kelas Akber ke 15)

 Bertempat di SMAN2 Bekasi, kelas akber kali ini membahas mengenai penerbitan buku. Dengan narasumbernya Windyariestanty. Beliau adalah editor sekaligus penulis dan Pemred di Penerbit Bukune / gagasmedia.
Langsung saja ke materi yang diberikan,
Tugas penerbit adalah “We have to create the regenaration of writers” . Penerbit adalah ujung tombak dalam menciptakan generasi – generasi penulis yang berkualitas. Tentunya hal ini tidak mudah bukan.
Lalu menjadi penulis itu sendiri apa keuntungannya :
  1. Royalti, artinya kita akan mendapatkan keuntungan dari setiap buku yang sudah kita tulis dan diterbitkan. Jumlah dan besarannya masing – masing berbeda tergantung penerbit dan perjanjian di awal penerbitan. Draft perjanjian ini harus di teliti dengan baik, jangan sampai terjadi salah paham anatara penulis dengan penerbit.
  2. Copyright, setiap tulisan yang sudah kita buat dan terbit tentunya akan mendapatkan sebuah Copyright. Biasanya hal ini berlangsung seumur hidup.
  3. Profession, dalam hal ini menjadi penulis yang “full time writers”. Penulis menjadi sebuah profesi sama seperti profesi – profesi lainnya seperti Hakim, Jaksa, Pengacara bahkan Dokter.
  4. Well Known,”Menjadi terkenal”  ini merupakan efek sampingan dari kegiatan menulis yang sudah kita tekuni. tentunya.
Kita ambil contoh Penulis Andrea Hirata “Laskar Pelangi” Berapa royalti yang sudah diterimanya. ditambah sudah diterjemahkan ke beberapa bahasa asing. Terakhir, ia tidak hanya dikenal di seantero Indonesia saja. Bahkan beberapa negara lain sudah mengenal dan mulai mengidolakannya.
Lalu bagaimana agar naskah yang sudah kita buat diterbitkan oleh penerbit :
  • Choose the right publisher. Carilah penerbit yang tepat. Artinya jika kita menulis sebuah tulisan yang bertemakan Traveling, kita harus menawarkan tulisan kita kepada penerbit yang memang fokus kepada Traveling. Jangan juga kita memberikan naskah kita kepada penerbit yang fokus kepada pertanian. bisa saja naskah kita diterima tetapi kecil kemungkinannnya.
  • Gain A lot of Information about the publisher, kita dituntut untuk mencari tahu lebih dalam mengenai penerbit yang akan menerbitkan naskah atau tulisan yang sudah kita susun. Dalam hal ini kita bisa mencari tahu melalui dunia maya, atau bertanya kepada penulis – penulis yang sudah pernah bekerja sama dengan penerbit itu sebelumnya.
  • Follow all the Requirements if you want to submit your manuscipt. Kita dituntut untuk harus memenuhi dan mematuhi setiap keinginan yang diinginkan penerbit. Sebagai contoh, penerbit mensyaratkan minimal naskah adalah 120 halaman A4, jangan juga kita mengirimkan naskah kurang dari yang diminta penerbit.
  • Just wait for the Publisher Reply. Tunggu balasan dan jawaban dari penerbit. Memang dibutuhkan waktu bagi penerbit untuk memutuskan apakah akan menerbitkan karya kita atau tidak. tentunya hal ini juga berkaitan dengan banyaknya naskah yang masuk ke penerbit.
Hal yang perlu diperhatikan :
  1. Type Your Manuscript, hal ini mencegah terjadinya Plagiat suatu saat nanti. dan tentunya ini akan membuat karya kita tersusun dan terarsipkan dengan baik.
  2. Attach The Synopsis, sertakan sinopsis. untuk membantu penerbit mengetahui jalan cerita dan isi dari naskah kita.
  3. Give some reasons why they’ve to publish it, kita harus meyakinkan dan memberikan beberapa alasan kepada penerbit, sehingga penerbit berniat menerbitkan tulisan kita.
  4. Package Your Manuscript Nicely, Buat kemasan yang baik dalam tulisan kita. bila perlu dikemas dalam bentuk yang menarik mata. Tentunya hal ini akan menarik mata editor. Mungkin saja karena tertarik akan kemasan kita, ia mendahulukan membaca karya kita dibanding dengan yang lain.
  5. Make sure you leave your name, Adress, email and contact number. Inilah terkadang hal sepele yang kurang diperhatikan oleh para penulis. Terutama penulis – penulis pemula. Karena terlalu bersemangatnya menyerahkan tulisan ke penerbit, hal penting ini terlewat. Tentunya hal ini akan menyulitkan penerbit untuk melakukan komunikasi dengan penulis.
  6. Create The Title, Ciptakan dan temukan judul  yang semenarik mungkin dan menggugah orang untuk tertarik membacanya.
  7. Call The editors at the perfect time.Hal ini penting, perlu juga diperhatikan etika bertanya kepada editor. Jangan sampai menggangu waktu pribadinya. Perkirakan jam kantor.
  8. Keep Spirit. Ini yang penting, pastinya tidak semua naskah akan diterima penerbit. Pastinya akan ada penolakan – penolakan. Tetap menjaga semangat adalah yang terbaik. Ditolak bukan akhir dari segala – galanya. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dari penolakan. Kita bisa belajar bagian mana yang kurang dan perlu di perbaiki, Kita perbaiki dan tawarkan ke penerbit lain. Mungkin penerbit yang ini bukan fokus kepada tulisan yang kitab tawarkan. Intinya tetap semangat dan jangan pernah putus asa dalam menulis dan menebitkan buku.
Peserta Akber Kelas 15
“Terkadang kemudahan membuat diri kita menjadi malas”  Bisa kita sadari terlalu banyak informasi yang bisa kita dapatkan melalui internet, bukan. Tergantung bagimana kita mengolah dan menggunakannya.
Yaang harus penulis ketahui :
Suasana kelas
  1. You don’t have to pay at all, penerbit yang profesional tidak membebankan segala biaya roduksi kepada penulisnya.Ini harus kita perhatikan.Jangan juga kita terjebak dengan penerbit yang membebanan biaya kepada kita (penulis)
  2. Royalti and it’s Payment System, ini yang perlu diperhatikan. Karena setiap penerbit memiliki peraturan yang berbeda – beda. Pahami lebih dahulu baru tandatangani persetujuan. Untuk menghindari kesalahpahaman dikemudian hari.
  3. Understanding The Aggrement. Kita dituntut untuk memahami setiap detil perjanjian. Kalau kurang jelas dan masih membingungkan sebaiknya ditanyakan terlebih dahulu. Jangan sungkan, sekali lagi hal ini untuk menghindari kesalahpahaman di kemudian hari.
  4. Taxation, Pajak,  juga yang harus menjadi perhatian dari penulis. Ada pajak yang harus dibayarkan penulis dan harus di bayarkan oleh penerbit.
  5. Does The Copy Rights belongs to you. Perhatikan! apakah hak ciptanya akan jatuh kepada kita atau bagaimana?  Sebaiknya dibicarakan secara detail dengan penerbit.
  6. How to promote the Book. Bagaiman cara promosi buku yang kita buat,apakah kita serahkan sepenuhnya kepada penerbit. Atau kita ikut membantu penerbit dalam melakukan pemasaran terhadap buku yang kita sudah tulis.
Perhatikan baik – baik, dengan MENULIS :
  • To Share Your Mind , membagikan apa yang ada didalam pikiran kita
  • To Share your Heart , membagikan apa yang kita rasakan.
  • To Share Your World , membagikan dunia yang kita ketahui denga lengkap.
Terakhir yang perlu diperhatikan adalah :
  • Having powerfull theme, menentukan tema yang tepat, menarik dan unik. sehingga pembaca akan langsung tertarik.
  • The “it” Topic, sederhananya “greget” tulisan itu ada dan sedang marak / trend untuk saat ini.
  • Answering Market needs, menjawab kebutuhan konsumen. dalam hal ini kita melihat apa yang dibutuhkan pembaca ? Tulisan seperti apa yang diinginkan pembaca.
  • Well Written, Tentunya ditulis dengan baik. Dimulai dari ejaan yang terstruktur dan enak dilihat. serta gaya penyampaian bahasa yang ditampilkan. Tidak monoton dan menarik bagi pembaca.
  • Different and unique. Menjadi berbeda dan Unik. Bahkan didunia penulisan dan penerbitan pun, kebutuhan akan menjadi berbeda dengan yang lain dan tampil unik adalah sebagai salah satu syrarat mutlak untuk bisa memenangkan hati pembaca.
Mba Windya

“There is no always oroginal ini this creative world” Inovasi adalah menyajikan sebuah karya dengan cara yang berbeda’
Berminat menjadi penulis, coba kirim naskah ke :
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Untuk Sementara Pesan di Moderasi....
Menghindari Beberapa konten2 yang negatif ...
Berfikir yang Baik dan tinggalkan jejak yang baik..
Terima kasih