Minggu, 14 Oktober 2012

Kuasa Firman Tuhan (@jefrey rahmat)

Banyak kita yang tidak sadar kita memiliki kuasa. Kita hanya sadar bahwa yang memiliki kuasa biasanya yang memiliki pangkat, jabatan dan lainnya. Faktanya Tuhan sudah menaruh kuasa di mulut kita masing masing. Melalui perkataan kita. Dengan perkataan kita bisa menaikkan semangat atau menurunkan semangat tergantung kita menggunakannya. Sebab pada dasarnya kita cenderung lebih mudah untuk menjatuhkan seseorang daripada memuji ataupun menghiburnya. Maka dari itu kita harus bisa saling mendukung dengan perkataan.  Contoh : apakah kamu mau menikah dengan saya? Jawaban iya bisa membuat motivasi seseorang bertambah sementara jawaban tidak juga bisa meruntuhkan dunia orang lain. Bahkan di kitab Kejadian kita lihat Tuhan menciptakan segala sesuatu melalui perkataan. Jadi perkataan pertama kali digunakan untuk menciptakan sesuatu. Artinya perkataan bisa membentuk dunia kita.


Terkadang kita yang menciptakan dunia kita menjadi buruk. Kita sering mengumpat, menggerutu dan lain sebagainya. Amsal 18 : 22, berkata hidup dan mati dikuasai lidah.  Ini mengajarkan kepada kita untuk tidak berkata kata secara sembarangan. Di matius pun di angkat, jika suatu pohon kamu katakan baik maka baik buahnya, jika kamu katakan buruk maka buruk pula buahnya. Sesederhana itu perkataan yang kita utarakan. Orang baik mengeluarkan perkataan yang baik dari perbendaharannya sementara yang jahat pun berlaku yang sama. Dan menurut perkataan kita, kita akan di benarkan dan menurut perkataan kita, kita juga akan di hukum.

Kata kata yang keluar mempunyai bobot terlebih ketika pendengar mengagumi si pembicara ini. Maka jika kita sadar bahwa kita pemimpin, kita harus sadar bahwa perkataan kita memiliki bobot yang bisa memberikan dampak positif ataupun negatif. Di Yakobus, kita diingatkan agar setiap orang  untuk cepat mendengar dan lambat berkata kata. Dan lambat marah sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di mata Tuhan.

Yang membuat hidup kita berubah  bukan karena nyanyian yang kita nyanyikan, kompaknya suara penyanyi didepan bahkan baiknya khotbah yang pendeta bawakan tetapi mendengarkan kuasa firman Tuhan dan melakukannya di dalam kehidupan sehari hari, inilah yang membuat hidup kita berubah. 

Didalam Tuhan tidak ada kesia siaan. Bayangkan ketika Tuhan berbicara karena Dia tidak pernah berkata sia sia, maka itu ketika Ia berfirman pasti besar KuasaNya. Dan perkataan Tuhan tidak bisa kembali kepada Tuhan secara sia sia. Bayangkan jika perkataan kita seperti perkataan Tuhan. Jika kita berkata sembarangan maka akan kembali secara sia sia . Mari mulai sekarang kita belajar untuk tidak berkata sembarangan dan sia sia. 

Selamat hari minggu....
 
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Untuk Sementara Pesan di Moderasi....
Menghindari Beberapa konten2 yang negatif ...
Berfikir yang Baik dan tinggalkan jejak yang baik..
Terima kasih