Jumat, 22 Juni 2012

Dua Malam Bersama Lucifer (Buang Sine)

Buku yang bergenre Novel Kristiani ini menceritakan percakapan antara Lucifer dengan seorang manusia (Simon). Pertemuan mereka pun sebenarnya terjadi secara tidak sengaja, Lucifer sedang berjalan di depan kediaman simon (tidak dijelaskan secara detail alasan Lucifer berjalan jalan disana). Simon pun mengajak untuk singgah di rumahnya. Mungkin karena novel ini merupakan karya perdana dari Buang Sine, jadi wajar saja “greget” nya masih kurang. Tetapi secara keseluruhan isi Alkitab yang diceritakan sangat mendetail dan sangat dalam. Cocok untuk mereka yang ingin menggali isi Alkitab dalam perspektif yang berbeda.

Singkat cerita, Simon, di suguhkan cerita oleh Lucifer yang merupakan penguasa kerajaan kegelapan, tentang dampak negatif jika tidak melakukan perintah Allah. Dampak negatif jika menjadi pengikut Lucifer. Dalam hal ini Lucifer tidak mengajak Simon untuk menjadi seperti  dirinya. Tetapi lebih menekankan kepada Simon untuk berbalik dari jalan yang salah ke jalan yang benar. Agak sedikit aneh aja jalan ceritanya, biasanya kita tahu Lucifer selalu mengajak manusia untuk mengikuti jalannya, pengecualian untuk Simon. Bahkan Lucifer juga menceritakan sekaligus memberikan Simon Alkitab untuk dibaca. Bahwa sumber semua dosa berasal dari Lucifer. Berasal dari pembunuhan Kain dan Habel, perzinahan Daud dan Betseba, dijualnya Yusuf oleh saudara-saudaranya. Semuanya diceritakan Lucifer bukan semata dongeng tetapi didasarkan pada fakta yang tertulis di Alkitab.


Diakhir cerita, Simon diajak oleh Lucifer untuk melihat skenario akhir jaman yang tertulis di kitab Wahyu. Apa yang akan terjadi pada saatnya nanti. Semuanya detil diperlihatkan oleh Lucifer kepada simon. Bahwasanya Lucifer juga akan dihukum jelas disana diceritakan. Ditengah cerita di selipkan juga tentang seorang keluarga yang terlihat sangat dermawan, tetangga Simon. Rupanya dia juga merupakan pengikut Lucifer, tetapi mengucapkan syukur dan terima kasihnya kepada Tuhan. Lucifer mengatakan bahwa orang seperti ini merupakan orang yang dibenci setan dan dibenci Tuhan. Karena meminta bantuan dengan cara–cara setan tetapi mengucapkan syukur kepada Tuhan, seolah–oleh usahanya berhasil karena berkat pertolongan Tuhan. ( Bukankah segala keberhasilan yang kita miliki meskipun caranya salah adalah tetap merupakan karya Tuhan, atau “yah” minimal seijin Tuhan) Sejatinya yang sempurna kita bergantung kepada Tuhan dan keberhasilan kita juga datangnya dari Tuhan.

Ada juga cerita dimana seorang anak kecil yang  menerapkan jika ditampar pipi kirimu, maka berikan pipi kananmu. Disini diceritakan secara saklek seorang anak penjual roti, yang ketakutan ketika roti dagangannya diminta preman, dan tidak memberikan roti dagangannya tetapi memberikan pipinya untuk ditampar oleh preman yang kesal hatinya. Singkat cerita anak kecil ini meninggal akibat tamparan preman tersebut. Secara moral preman tadi merasa berdosa dan bersalah. Sehingga memutuskan untuk bertobat dan kembali ke jalan yang benar. Dan Penulis mengatakan bahwa pengorbanan anak itu tidak sia – sia. Jika ia melawan, bukan tidak mungkin preman tadi tidak akan bertobat. Hmmm, kalau yang ini saya juga masih bertanya–tanya apa iya itu jalannya Tuhan, masa iya Tuhan tidak menyediakan jalan lain. Bukannya lebih baik jika itu anak tetap memberikan rotinya dan menunjukkan kasihnya. Toch dengan cara itu kasih Tuhan tetap dapat di perlihatkan. Daripada kehilangan satu nyawa demi menyelamatkan lainnya. Hasilnya hanya impas tidak ada kemenangan.

Buku yang cetakan pertamanya bulan Maret 2012 ini sarat sekali dengan pengetahuan Alkitab yang luas. Mampu menambah iman dan wawasan kita akan pengenalan Alkitabiah yang lebih dalam. Sebagai contoh, upah atas perselingkuhan Daud dengan Batseba istri Uria, adalah anak yang dikandung Batseba akan meninggal tak lama setelah di lahirkan. Dan keturunan Daud dari Batseba akan berakhir dibunuh dengan pedang. Tetapi jika kita baca ini tanpa disertai logika berfikir yang jelas, akan kita temui Allah yang pemurka dan akan mendatangkan balasan bagi umat yang tidak turut perintahnya. Allah yang sangat tidak penuh kasih. Allah yang sangat geram, dan lainnya.

Berbeda dengan Allah yang sudah kita kenal selama ini. Allah yang selalu terbuka terhadap kita, apapun dosa kita. Allah yang selalu mau menerima kita apa adanya. Allah yang selalu dipermainkan oleh manusia, berbuat dosa minta ampun lalu berbuat dosa lagi. Bukankah dari dulu seperti itu, bahkan Daud juga melakukan hal serupa. Sebab jika Allah yang seperti kita baca dikitab wahyu, pastinya akan banyak orang yang sangat takut akan Allah Tuhan. Sebab yang bisa menyelamatkan manusia, murni adalah kasih Karunia Allah, bukankah itu tujuan Yesus di Salib untuk menebus dosa kita. Jadi terlepas apapun yang kita lakukan kita sudah diselamatkan. Sejatinya dengan memegang predikat "diselamatkan" ini tidak serta merta membuat kita hidup semena-mena, melainkan menunjukkan perilaku hidup yang berbeda dari yang belum diselamatkan.

Secara keseluruhan buku tetap layak untuk di baca dan dimiliki.

Dan buku ini juga merupakan buku pertama yang saya beli via on line melaui buku kita
www.bukukita.com
Fakta seputar buku ini,
Diterbitkan oleh penerbit Andi Yogyakarta
320 halaman
ISBN 978-979-29-2843-3

8 komentar:

  1. Widodo S.P. (P&RD ANDI)27 Juli 2012 12.58

    Terima kasih atas ulasan bukunya yang sangat menarik.Kiranya pembaca lain dan pengunjung blog ini juga boleh mendapat pencerahan setelah membaca buku ini. Jika ada yang berminat untuk memesan buku ini, bisa kontak lewat FB "AYo Membaca Buku Rohani".Terima kasih. Tuhan Yesus memberkati

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih sudah mampir juga,,, Tuhan yesus memberkati kita semua ya :)

      Hapus
  2. Terima kasih Pak Kornelius sudah mengulas buku saya ini.Terima kasih atas saran kritiknya.Saya akan membenahi kekurangan-kekurangan novel saya ini,dalam edisi revisi.Sekali lagi terima kasih Pak Kornelius.Tuhan YESUS memberkati Pak dan keluarga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo.. Bang Buang Terima kasih juga sudah mampir... Tetap terus berkarya ya,,, Tuhan Yesus Memberkati Bang Buang Sekeluarga..Ditunggu karya berikutnya... Kabar-- kabarin.. saya tidak sabar menunggu karya bang buang Selanjutnya... GBU

      Hapus
  3. Hi! Thx untuk artikelnya.
    Perkenalkan kami dari VISI CHRISTIAN STORE. Silahkan visit http://visichristianstore.com

    Tuhan berkati pelayanan kita bersama.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siap... Tuhan Berkati Pak Jostein Adams juga :) #Salam kenalan ya :)

      Hapus
  4. Gara2 membaca berita hari ini (4-7-2016). Kutemukan Blog ini krn penasaran dgn beritanya... Betulkah Novel Bapak Buang Sine akan di filmkan oleh Studio Film Besar Amerika..?? kalau benar selamat ya untuk P. Buang Sine.

    http://www.jpnn.com/read/2016/07/04/451641/Hebat!-Menyamar-jadi-Porter-Bandara-Bekuk-Buron-Kasus-Pembunuhan-/

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga aja berita itu benar adanya pa Endy :)

      Hapus

Untuk Sementara Pesan di Moderasi....
Menghindari Beberapa konten2 yang negatif ...
Berfikir yang Baik dan tinggalkan jejak yang baik..
Terima kasih